Table of Content

    Rahasia Sukses Bisnis F&B ala Eight Burger

    Eight Burger  menghadirkan menu premium dan pemasaran digital demi customer experience yang optimal.

    Bisnis F&B (food and beverage) dikenal sebagai bidang yang menguntungkan dan tak lekang oleh zaman. Tak heran jika pengusaha bisnis yang satu ini terus bermunculan dari waktu ke waktu serta hadir dengan beragam konsep. Selalu ada bisnis kuliner baru, mulai dari coffee shop hingga resto burger.

    Menariknya lagi, tren tersebut melanda hampir seluruh daerah di Indonesia. Bergerak ke daerah Sumatra, kamu bisa menemukan salah satu bisnis F&B yang baru saja diluncurkan pada Agustus 2021 lalu, yaitu Eight Burger.

    Meskipun hadir pasca pandemi dan masuk ke sektor kuliner yang relatif kompetitif, ternyata Eight Burger tetap berhasil bergerak maju. Apa rahasianya? Yuk, simak kisah lengkapnya di bawah ini!

    Menu Berkualitas, Optimalkan Customer Experience

    Kalau melihat menu di Instagram Eight Burger, pasti kamu akan turut ngiler melihat menu-menu favorit resto burger yang satu ini.

    Ada menu Monalisa yang terdiri dari burger bun, patty, bawang bombai, dan telur dengan ukuran besar dan saus melimpah. Lalu, ada Classic Burger yang menghadirkan perpaduan cheese burger dengan pure patty lezat.

    Tak ketinggalan, Eight Burger juga menyajikan menu Tropical, yaitu burger dengan caramelized onion dan nanas. Menu yang satu ini banyak diminati karena rasanya yang manis, segar, dan juicy.

    Ketiga menu tersebut adalah beberapa contoh menu yang populer serta memiliki banyak penggemar. Hal ini sebetulnya tidak mengherankan sebab Eight Burger berkomitmen mengutamakan kualitas agar konsumen merasakan pengalaman makan terbaik.

    Semua menu di Eight Burger dibuat dengan daging pilihan, lengkap dengan keju serta saus premium. Tak berhenti di sana, restoran fast food yang satu ini juga menyediakan gerai yang menyenangkan untuk tempat menongkrong.

    Menariknya lagi, tak seperti kebanyakan resto burger yang hanya menyajikan menu burger, ayam goreng, dan french fries, Eight Burger melengkapi menunya dengan opsi kudapan tradisional, yaitu pempek. Unik, bukan?

    Melalui menu yang lezat dan menarik serta tempat yang nyaman, bisnis kuliner ini berusaha memberikan customer experience yang optimal.

    Baca juga: Apa Itu Customer Experience? Simak Pengertian dan Contohnya!

    Natasha, manajer dari Eight Burger Pekanbaru.

    Bersaing di Era Digital dengan Layanan Food Delivery

    Tentunya, pertumbuhan Eight Burger dicapai karena bisnis ini terus memikirkan kebutuhan dan kenyamanan pelanggan. Meskipun menunya banyak diminati serta tempatnya nyaman, bisnis ini bertekad memperbaiki pelayanan dengan menyediakan parkir yang lebih luas.

    Tak hanya itu, bisnis F&B ini juga terus berusaha meningkatkan kenyamanan berbelanja pelanggan dengan pemasaran online. Eight Burger menyadari bahwa pelayanannya harus terus dioptimalkan, salah satunya dengan menerima layanan food delivery.

    Pasalnya, dengan adanya perubahan perilaku konsumen, ternyata cukup banyak pelanggan yang melakukan pemesanan melalui layanan pesan antar makanan online.

    Baca juga: Ingin Memaksimalkan Layanan Food Order Online? Coba Trik Ini!

    Karena itu, Eight Burger memastikan agar para pelanggannya bisa mengakses menu-menu favorit mereka melalui GrabFood, GoFood, dan ShopeeFood. Menurut Natasha, manajer Eight Burger, penerapan layanan food delivery juga merupakan bagian dari strategi supaya bisnis dapat bersaing di era digital ini.

    Bergerak Maju Bersama Aplikasi majoo

    Bersaing di era digital juga berarti harus memantau bisnis secara real time dan mengambil keputusan terkait strategi bisnis berdasarkan situasi terkini. Untungnya, Eight Burger sudah menggunakan aplikasi majoo.

    majoo adalah aplikasi point of sale (POS) yang berusaha membantu para wirausaha atau pemilik bisnis, terutama UMKM, untuk bisa sukses melalui berbagai fiturnya, mulai dari aplikasi kasir online hingga Ecommerce Omnichannel.

    Menariknya, data-data di aplikasi majoo otomatis tersimpan di cloud sehingga dapat diakses dari mana saja. Hal ini juga yang membuat pemantauan bisnis lebih mudah, aku Andre Vabiano, sang pemilik Eight Burger.

    Menurut Andre, hampir seluruh fitur majoo sangat membantu bisnisnya. Namun, fitur penjualan menjadi fitur yang sangat memudahkan pekerjaannya. Berkat adanya fitur penjualan dari majoo, Andre terbantu sekali dalam memantau penjualan secara langsung ketika ia sedang tidak berada di resto.

    Lebih dari itu, proses mengoptimalkan layanan food delivery, terutama GrabFood, juga menjadi lebih mudah sebab majoo menyediakan fitur Ecommerce Omnichannel.

    Fitur ini membuat Eight Burger bisa mengelola penjualan di layanan food delivery melalui satu aplikasi, yaitu aplikasi majoo. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, gunakan aplikasi majoo juga sekarang dan buat bisnismu makin maju!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Bagi Ngopisore, Manajemen Bisnis Lebih Mudah dengan majoo
    Aplikasi majoo membuat manajemen bisnis Ngopisore jadi lebih mudah, tapi tetap hemat.
    Majoo Bikin Laporan Bisnis Tikum Bike Jadi Praktis
    Cerita dari Tikum Bike, spesialis service dan penjualan sepeda Brompton. Setelah mengambil #langkahmajoo, laporan bisnis jadi lebih praktis.
    Enzo Pet Shop: Fitur majoo, Memudahkan Operasional Bisnis
    Enzo Petshop and Clinic adalah bisnis jasa kesehatan hewan yang operasional bisnisnya terbantu dengan menggunakan fitur majoo.
    #langkahmajoo SE.MA.RAI Pastry and Cake Shop Raih Sukses
    SE.MA.RAI Pastry and Cake Shop tidak hanya menjadi pelopor toko pastry dine in di Pekanbaru, tapi sukses bertahan selama pandemi. Bagaimana kisahnya?