Takjil Gratis & Paket Ramadhan, Jaga Omzet Sambil Beramal

Bubur sumsum biji salak, salah satu pilihan menu takjil khas Indonesia.

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Bulan ini merupakan bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh sebagian besar umat Islam. Dalam keyakinan umat muslim, segala bentuk ibadah menjadi berlipat ganda nilainya di bulan Ramadhan ini.

Karena sebagian besar masyarakat Indonesia menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan, maka rata-rata omzet restoran mengalami penurunan. Namun, bukan berarti tidak ada strategi yang dapat kamu terapkan untuk menyiasatinya.

Sediakan takjil gratis

Meski ada pilihan untuk tetap beroperasi di siang hari, pengunjung restoran memang pasti akan menurun di bulan Ramadhan. Bila jam makan siang tidak bisa lagi menjadi puncak kunjungan konsumen, maka fokuslah pada waktu berbuka.

Menyediakan takjil gratis dapat dijadikan salah satu strategi untuk menggaet konsumen di bulan Ramadhan. Masyarakat Indonesia terbiasa dengan tradisi berbuka puasa dengan jenis makanan khusus, seperti aneka jajanan tradisional. Tidak ada keharusan sebetulnya. Tetapi, hampir semua orang memiliki kecenderungan tersebut. Hal tersebut merupakan peluang bagi pemilik usaha restoran sepertimu.

Kamu bisa menyediakan ragam pilihan kuliner khas nusantara sebagai menu takjil. Kolak, candil, serta sekoteng, hanya beberapa menu saja yang biasa disajikan untuk membatalkan puasa pertama kali. Nah, menu-menu tersebut dapat kamu jadikan menu khusus Ramadhan yang diberikan kepada konsumen secara gratis, tentu saja kamu bila berbelanja di restoran milikmu.

Terlepas dari apa pun tema restoranmu, sebaiknya sediakanlah takjil yang memiliki kedekatan emosi dengan masyarakat setempat. Sebab bagi banyak orang, Ramadhan sering kali bukan hanya soal menjalankan ibadah puasa, tetapi ada serangkaian kebiasaan atau tradisi yang selalu dirindukan dari tahun ke tahun.

Paket Ramadhan berbagi

Memasuki bulan Ramadhan, sudah lumrah sekali bila restoran menyediakan paket buka puasa. Paket yang ditawarkan sangat beragam. Mulai dari paket makanan dan minuman, hingga paket buka puasa bersama.

Di tengah situasi pandemi seperti sekarang, mungkin akan sulit untuk berbuka puasa di restoran, apalagi mengadakan buka puasa bersama. Sebab semua orang masih diimbau untuk tetap berada di rumah dan mengurangi berkumpul. Tapi, kamu tetap bisa menerapkan paket Ramadhan sebagai bagian dari strategi pemasaran. Sebagai contoh, kamu bisa berikan promo paket melalui aplikasi pesan antar GoFood, grabfood, atau yang lainnya.

Paket Ramadhan, beli satu porsi makanan, gratis satu porsi.

Agar bisa memberikan dampak yang lebih luas, kamu juga bisa saja mengajak konsumen bersama-sama berbagi. Caranya, kamu menyediakan paket Ramadhan berupa beli satu porsi makanan, dapat gratis satu porsi yang langsung diberikan kepada pengemudi GoFood atau grabfood misalnya. Tak hanya makanan, bisa juga bentuk gratis dari paket Ramadhan tersebut berupa takjil. Misal, setiap pembelian dua porsi makanan, konsumen turut berbagi takjil untuk pengemudi GoFood atau grabfood.

Di luar opsi tersebut, di tengah masa pandemi ini, kamu juga bisa mengambil peran. Seperti memberikan paket berbuka puasa dengan bonus makanan gratis yang didistribusikan bagi para petugas medis. Kamu bisa memberi nama ‘Paket Saling Jaga’ misalnya, setiap pembelian lima porsi makanan, maka gratis lima porsi yang akan diantar untuk petugas medis yang bertugas. Penamaan atau syarat dan ketentuan tiap paket di sini tentu hanya referensi, kamu dapat menyesuaikannya dengan kondisi bisnismu.

Kelebihan dari strategi tersebut, tentu kamu bukan hanya mempromosikan bisnis, tetapi juga beramal. Apalagi bagi muslim, diyakini bahwa menyediakan makanan berbuka itu akan dilimpahi pahala seperti menjalankan ibadah puasa itu sendiri. 

Upcoming Event

Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

Lihat semua event

Download Majalah

Cover majalah wirausaha Indonesia
Lihat semua edisi

Related Article

Manfaatkanlah Ragam Tren Digital Marketing Tahun 2022 Ini!
Digital marketing selalu berubah. Idealnya bisnis tidak sekadar mengikuti perubahan, akan tetapi memanfaatkannya agar lebih siap menghadapi tahun 2022.
Melirik Pasar Digital, Tren Bisnis bagi Pelaku UMKM
Dengan situasi pandemi yang saat ini tengah dihadapi, menarget pasar digital menjadi salah satu tren bisnis baru yang sebaiknya tak dilewatkan oleh UMKM.
UMKM: Penggerak Perekonomian di Tengah Pandemi
Pandemi COVID-19 berdampak terhadap perekonomian Indonesia. UMKM merupakan kelompok usaha yang berperan menggerakkan ekonomi di tengah pandemi.
Bantu Pelanggan Nikmati Produk? Weborder Jawabannya!
Dengan fitur weborder serta webtree, pelanggan dapat tetap berbelanja dengan aman dan nyaman, meski dalam situasi pandemi!