Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Zama House, Sukses Memanfaatkan Tren Bisnis dan Inovasi

    Zama House berawal dari respons terhadap tren bisnis kedai kopi yang bergerak demikian pesat.

    Tren sering kali menjadi arah pasar dan sangat memengaruhi harga aset. Tidak heran bila tren bisnis kerap menjadi faktor yang memicu perubahan di industri. 

    Industri yang berkembang sebagai dampak tren salah satunya ialah industri kopi. Dari hulu, yaitu kebun kopi, hingga hilir yang berbentuk kopi kemasan atau coffee shop terus bergerak pesat sejak menjadi tren beberapa tahun belakangan ini.

    Nah, Zama House merupakan bisnis yang tak mau melewatkan peluang tersebut. Bagaimana kisah sukses kedai kopi yang satu ini? Mari simak cerita lengkapnya di bawah ini!

    Merespons Tren Bisnis

    Masyarakat Indonesia kental dengan budaya minum kopi, gaya hidup nongkrong di kafe tidak ada sebelumnya. Meskipun dalam bentuk yang berbeda, masyarakat Indonesia memang terbiasa berkumpul di warung kopi, angkringan, dan sejenisnya.

    Sejak awal 2000-an kebiasaan hang out dan minum kopi di kafe sudah mulai muncul, tepatnya sejak Starbucks masuk ke Indonesia pada 2002. Namun, tren specialty coffee belum meluas dan belum banyak bisnis kafe lokal kala itu.

    Seiring dengan berkembangnya third wave coffee, tren bisnis kedai kopi pun kian berkembang pesat. Berdasarkan riset independen Toffin, jumlah kafe pada 2019 mencapai 2950 gerai. Suatu peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan jumlah kafe tiga tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1000 gerai.

    Melihat adanya tren kedai kopi, Jihad pun memutuskan membuka coffee shop yang diberi nama Zama House. Terjun ke sektor bisnis yang sedang tren tentu berarti memiliki banyak kompetitor.

    Alih-alih berkecil hati, Jihad justru merasa tertantang dan termotivasi untuk bersaing di tengah pasar yang ketat. 

    Maka dari itu, Zama House tidak semata-mata hadir dengan menduplikasi tren. Sebagai pemilik, Jihad memasukkan twist dalam tema atau konsep Zama House. Tak hanya mengedepankan kopi sebagai tema utama, Jihad juga memasukkan teh dan cokelat sebagai bagian dari identitas Zama House.

    Suatu upaya untuk terlihat berbeda di tengah ketatnya persaingan di sektor bisnis kopi.

    Baca juga: 7 Cara Menarik Konsumen dari Kompetitor Bisnis 

    Jihad, pengelola dan founder dari Zama House

    Service Excellence, Salah Satu Kunci untuk Maju

    Mampu merespons tren dan melakukan inovasi memang dipercaya dapat membuat bisnis maju. Namun, apakah kedua hal tersebut cukup?

    Jihad menyampaikan bahwa salah satu hal penting yang bisa mengantarkan Zama House pada titik sekarang ialah pelayanan terbaik atau service excellence. Tentunya, pelayanan terbaik bisa disajikan karena Zama House melakukan evaluasi secara terus-menerus, baik terhadap produk maupun layanan.

    Seperti yang sudah diketahui, konsumen atau pengunjung kafe adalah orang yang akan menikmati produk atau layanan tim Zama House. Jadi, kesan atau penilaian konsumen menjadi salah satu elemen esensial dalam perkembangan kedai kopi tersebut.

    Karena itu, evaluasi Zama House salah satunya didasarkan pada kritik dan saran yang disampaikan oleh konsumen. Tim Zama House selalu terbuka terhadap kritik dan saran konsumen sebagai upaya perbaikan pada masa yang akan datang. 

    Dengan kata lain, kemajuan kedai kopi yang satu ini dapat tercapai salah satunya karena seluruh tim selalu berusaha untuk memuaskan pelanggan.

    Baca juga: Survei Kepuasan Pelanggan bagi Pengembangan Bisnis? Penting!

    Tak Hanya Maju, Tetapi Juga Bermanfaat

    Setiap bisnis tentu dibangun untuk menghasilkan profit. Akan tetapi, bukan rahasia lagi, tak terhitung bisnis yang makin mapan berkat kepeduliannya terhadap manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat atau lingkungannya. 

    Agar operasional dapat berjalan lancar, bisnis ini tentu memerlukan tim. Namun, alih-alih hanya menganggap proses rekrutmen sebagai ajang pencarian tim, Jihad memandangnya dengan berbagi manfaat melalui lapangan pekerjaan.

    Lebih dari itu, karyawan yang akhirnya bergabung dengan Zama House diberi edukasi terkait bisnis, khususnya bisnis food & beverage

    Di luar komitmen sebagai wadah manfaat melalui lapangan kerja dan edukasi, Zama House pun kerap berpartisipasi memberikan sumbangan untuk kegiatan-kegiatan masyarakat di sekitar lokasi kafe. 

    Memiliki bisnis yang maju memang membanggakan, tetapi bisnis yang bermanfaat gaungnya akan lebih kencang. Tampaknya, hal tersebut yang sedang berusaha diterapkan oleh Zama House.

    Sementara itu, operasional bisnis harian pun tentu tak luput dari perhatian. Pasalnya, bisnis harus terus berjalan secara efektif dan efisien bila terus ingin bisa bermanfaat bagi sekitar. 

    Untuk memastikan efisiensi dalam pengelolaan bisnis, Zama House menggunakan aplikasi majoo yang memiliki fitur lengkap. Apakah kamu juga sedang mencari aplikasi POS untuk bisnismu? Yuk, coba majoo sekarang!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Warkop Naik Kelas Hagios: Tantangan Jadi Semangat untuk Maju
    Warkop Naik Kelas Hagios lahir dari upaya mengubah tantangan sebagai bahan bakar untuk maju. Mau tahu kisah sukses coffee shop ini? Yuk, baca di sini!
    Bagi Ngopisore, Manajemen Bisnis Lebih Mudah dengan majoo
    Aplikasi majoo membuat manajemen bisnis Ngopisore jadi lebih mudah, tapi tetap hemat.
    Majoo Bikin Laporan Bisnis Tikum Bike Jadi Praktis
    Cerita dari Tikum Bike, spesialis service dan penjualan sepeda Brompton. Setelah mengambil #langkahmajoo, laporan bisnis jadi lebih praktis.
    Enzo Pet Shop: Fitur majoo, Memudahkan Operasional Bisnis
    Enzo Petshop and Clinic adalah bisnis jasa kesehatan hewan yang operasional bisnisnya terbantu dengan menggunakan fitur majoo.