Vasyha Aesthetic: Mudah Kelola Penjualan Klinik Kecantikan

Ditulis oleh Nisa Destiana

article thumbnail

Dr. Eva, pemilik Vasyha Aesthetic Clinic.

Bersamaan dengan meningkatnya awareness tentang self-care, melakukan perawatan kulit menjadi hal yang tak asing lagi bagi kebanyakan orang. Memiliki kulit yang sehat dan memesona kini memang sudah jadi dambaan setiap orang.

Mengerti akan kebutuhan tersebut, Vasyha Aesthetic Clinic hadir sebagai klinik kecantikan yang bisa diandalkan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.

Sejak awal berdirinya, yaitu tahun 2013, klinik ini telah dikunjungi oleh klien, baik laki-laki ataupun perempuan, yang ingin melakukan berbagai perawatan, mulai dari laser, botox, hingga Platelet Rich Plasma (PRP).

Meskipun perawatan kulit sudah menjadi perhatian banyak orang dan klinik ini cukup banyak pengunjung, tidak seketika operasional klinik menjadi mudah. Seperti bisnis lain, Vasyha Aesthetic Clinic pun harus menghadapi berbagai tantangan.

Beruntung, beauty clinic ini sudah menemukan aplikasi POS (Point of Sale) yang tepat untuk memudah pengelolaan operasional, terutama terkait penjualan dan manajemen SDM. 

Penjualan dan SDM Terkontrol Berkat Aplikasi Majoo

Membangun basis pelanggan yang loyal bukanlah hal mudah. Setiap pemilik usaha pasti akan menerapkan berbagai strategi agar para konsumennya berkunjung kembali ke gerai.

Baca juga: Loyalitas Pelanggan: Kenali Indikator dan Cara Membangunnya

Hal tersebut salah satunya bisa dicapai dengan menghadirkan solusi bagi permasalahan yang dihadapi pelanggan.

Sebagai contoh, Vasyha Aesthetic Clinic menyediakan layanan PRP yang memanfaatkan plasma darah pasien untuk mengatasi beberapa permasalahan kulit, seperti pori-pori yang tampak besar, bekas jerawat, serta kerutan-kerutan halus.

Seperti yang sudah diketahui, banyak sekali orang yang mengalami masalah-masalah kulit tersebut. Hadir dengan jawaban atas persoalan ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan atau pasien.

 Vasyha Aesthetic Clinic hadir dengan solusi yang dibutuhkan pelanggan.

Contoh lainnya, sebagian klien atau pasien mungkin memiliki masalah kerutan yang tampak dalam, terutama tampak jelas saat berekspresi. Memastikan persoalan pasien terjawab, Vasyha Aesthetic Clinic pun hadir dengan perawatan botox.

Cara-cara ini tentu dilakukan demi mencapai kepuasan pelanggan. Dengan begitu, harapannya pasien akan terus berkunjung dan melakukan perawatan kulit di klinik kecantikan yang satu ini.

Baca juga: Apa Itu Customer Experience? Simak Pengertian dan Contohnya!

Sebagai pemilik Vasyha Aesthetic Clinic, dr. Eva juga memanfaatkan aplikasi POS untuk membangun basis pelanggan yang setia. Sistem POS mendokumentasikan penjualan secara real time dan rinci.

Jadi, pemilik bisa mengetahui detail penjualan sekaligus pendapatan harian dengan mudah. Lebih dari itu, di setiap transaksi penjualan, informasi rinci pasien pun bisa tercatat. 

Dengan demikian, klinik memiliki data lengkap terkait perawatan yang dijalani pasien, produk yang dibeli, dan sebagainya. Hal tentu berperan penting pada strategi pemasaran berikutnya, yaitu promosi.

Seperti kebanyakan bisnis, Vasyha Aesthetic Clinic pun turut terdampak saat wabah COVID-19 melanda. Program promosi merupakan salah satu hal yang cukup menarik pasien tetap berkunjung.

Tentunya, program promosi yang tepat sasaran bisa dilakukan Vasyha Aesthetic Clinic berkat adanya data penjualan lengkap. Sebut saja, dalam hal pengambilan keputusan promosi.

Anggaplah klinik mau memberikan potongan harga untuk perawatan tertentu. Pemilik bisa memilih jenis perawatan yang favorit pasien sebab seluruh data penjualan terdokumentasi dengan baik di aplikasi aplikasi POS. Dengan kata lain, promosi yang dilakukan pun lebih tepat sasaran.

Di samping program promosi, Vasyha Aesthetic Clinic pun berupaya membangun dan meyakinkan pasien bahwa klinik tersebut menjalankan protokol kesehatan ketat demi keamanan serta kenyamanan pasien.

Upaya-upaya tersebut cukup berhasil mengantar klinik kecantikan ini bertahan di masa pandemi yang sulit.

Meskipun bisa bertahan di situasi krisis saat pandemi, dr. Eva tidak berpuas diri dan ingin memastikan pelayanan selalu optimal melalui manajemen SDM yang baik. Karena itu, fitur absensi karyawan juga dianggap sebagai fitur yang sangat memudahkan operasional.

Berkat fitur absensi, pemilik bisnis tidak perlu lagi menyiapkan daftar absensi manual atau mesin fingerprint yang berarti investasi tambahan. Seluruh pendataan kehadiran bisa dilakukan dengan sistem POS dan gadget yang tersedia.

Pada saat jam masuk dan jam pulang, karyawan bisa mencatatkan kehadirannya di sistem melalui absensi foto. Praktis, bukan?

Pemilik pun jadi lebih mudah memantau kehadiran karyawan yang tentu akan berdampak pada kepuasan pelanggan. Bila staf terlambat datang misalnya, pasien mungkin jadi harus menunggu dan membuatnya merasakan customer experience yang tidak menyenangkan.

Menariknya lagi, seluruh aspek situasi bisnis, baik penjualan ataupun SDM, dapat dipantau oleh pemilik kapan saja dan dari mana saja, selama ada gadget yang terhubung ke sistem.

Wah, pengelolaan bisnis makin efisien, ya? Kalau ingin memastikan pengelolaan penjualan serta manajemen SDM menjadi lebih mudah, yuk gunakan aplikasi POS yang bisa diandalkan sekarang!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo