Apa itu Inventaris Konsinyasi dan Bagaimana Cara Kerjanya

Ditulis oleh Dwi Ernanda

article thumbnail


Inventaris konsinyasi adalah suatu bentuk kerjasama bisnis di mana pemilik barang atau produsen menyerahkan barang kepada pengecer

Inventaris konsinyasi adalah suatu bentuk kerjasama bisnis di mana pemilik barang atau produsen menyerahkan barang kepada pengecer atau penjual dengan kesepakatan bahwa barang tersebut hanya akan dibayar jika terjual. Dalam skenario ini, pengecer bertindak sebagai agen yang menjual barang atas nama pemiliknya. Jika barang tersebut terjual, pengecer akan menerima komisi atas penjualan tersebut.


Dalam inventaris konsinyasi, pengecer tidak mengeluarkan modal untuk membeli barang secara langsung. Sebaliknya, barang tersebut tetap menjadi milik pemilik atau produsen hingga terjadi penjualan. Hal ini memberikan keuntungan bagi pemilik barang karena mereka dapat menempatkan produk mereka di toko fisik atau toko online pengecer tanpa harus mengeluarkan biaya modal awal.

Bagaimana Cara Kerja Inventaris Konsinyasi?

Untuk memulai kerjasama inventaris konsinyasi, pemilik barang dan pengecer biasanya membuat kesepakatan tertulis yang mencakup persyaratan dan kondisi yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Berikut adalah langkah-langkah umum yang terlibat dalam kerja inventaris konsinyasi:

Penyerahan Barang

Pemilik barang menyerahkan barang kepada pengecer dengan perjanjian bahwa barang tersebut tetap menjadi milik pemilik hingga terjadi penjualan.

Pencatatan Inventaris

Pengecer mencatat barang yang diterimanya secara terpisah dalam sistem inventarisnya. Hal ini membantu memastikan transparansi dan pemantauan yang akurat terhadap stok barang.

Penjualan dan Pemasaran

Pengecer bertanggung jawab untuk memasarkan dan menjual barang kepada konsumen. Mereka menggunakan strategi pemasaran dan promosi untuk meningkatkan visibilitas produk di pasar.

Kamu butuh bantuan untuk menganalisis performa bisnismu? Gunakan Aplikasi Analisa Bisnis dari Majoo! Aplikasi ini akan membantu kamu mengetahui tren, mengukur kinerja, dan membuat keputusan bisnis yang tepat berdasarkan data. Jangan biarkan bisnismu tumbuh tanpa arah. Mulai gunakan Aplikasi Analisa Bisnis Majoo dan buatlah keputusan cerdas untuk perkembangan bisnismu!

Pelaporan dan Pembayaran

Setelah terjadi penjualan, pengecer melaporkan penjualan kepada pemilik barang dan mengirimkan pembayaran komisi sesuai dengan kesepakatan yang dibuat sebelumnya. Pembayaran komisi dapat dilakukan secara berkala, misalnya setiap bulan atau setelah periode penjualan tertentu.

Pembaruan Stok

Jika ada barang yang tidak terjual setelah jangka waktu tertentu, pemilik barang dan pengecer dapat memutuskan untuk mengembalikan barang tersebut atau melakukan diskusi mengenai strategi penjualan lebih lanjut.

Keuntungan Inventaris Konsinyasi

Beberapa keuntungan yang dapat kamu dapatkan dengan menerapkan inventaris konsinyasi dalam bisnismu

Jika kamu memiliki bisnis dan ingin menjual produk tanpa harus mengeluarkan modal awal yang besar, inventaris konsinyasi bisa menjadi pilihan yang menguntungkan. Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang dapat kamu dapatkan dengan menerapkan inventaris konsinyasi dalam bisnismu:

Minimalkan Risiko Finansial

Dengan inventaris konsinyasi, kamu tidak perlu mengeluarkan modal awal untuk membeli barang dagangan. Hal ini sangat menguntungkan karena kamu tidak harus menanggung risiko finansial yang terkait dengan pembelian dan penyimpanan barang yang mungkin tidak laku terjual. Kamu hanya membayar pemilik barang setelah terjadi penjualan, sehingga risiko kerugian yang timbul menjadi lebih rendah.

Lebih Banyak Pilihan Produk

Dengan inventaris konsinyasi, kamu dapat menawarkan berbagai macam produk kepada pelanggan tanpa harus mengeluarkan modal besar untuk membeli stok. Kamu dapat menjalin kerjasama dengan pemilik barang yang menawarkan beragam produk yang sesuai dengan target pasar kamu. Hal ini memberi kamu fleksibilitas dalam menyesuaikan penawaranmu dengan kebutuhan dan preferensi pelanggan.

Perluasan Jangkauan Pasar

Dengan menjalankan inventaris konsinyasi, kamu dapat menempatkan produkmu di berbagai toko fisik atau platform e-commerce yang bekerja sama denganmu. Ini membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan menarik calon pembeli dari berbagai wilayah. Dengan lebih banyak tempat penjualan, kamu memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan penjualan dan meningkatkan eksposur merekmu.

Mengurangi Biaya Persediaan

Salah satu keuntungan besar inventaris konsinyasi adalah kamu tidak perlu menyimpan dan mengelola persediaan di tempat kamu sendiri. Kamu dapat menghindari biaya penyimpanan, biaya pemeliharaan, dan risiko kerusakan atau kehilangan barang. Selain itu, kamu juga tidak perlu khawatir tentang pengaturan logistik atau pengiriman produk kepada pelanggan, karena biasanya hal ini menjadi tanggung jawab pemilik barang atau pengecer.

Memperkuat Hubungan Bisnis

Inventaris konsinyasi memungkinkan kamu menjalin hubungan yang saling menguntungkan dengan pemilik barang atau produsen. Kamu dapat bekerja sama untuk meningkatkan penjualan dan mencapai tujuan bersama. Keterlibatan yang erat antara kamu dan pemilik barang juga membuka peluang untuk berbagi pengetahuan, strategi pemasaran, dan pengembangan produk yang lebih baik.

Meningkatkan Cash Flow

Dalam inventaris konsinyasi, kamu hanya membayar pemilik barang setelah terjadi penjualan. Hal ini berarti kamu dapat menjaga aliran kas yang lebih baik dalam bisnismu. Kamu tidak perlu mengeluarkan uang secara langsung untuk membeli stok barang, sehingga kamu memiliki lebih banyak sumber daya untuk digunakan dalam operasional bisnis lainnya.


Dengan memanfaatkan inventaris konsinyasi dalam bisnismu, kamu dapat mengurangi risiko finansial, menawarkan berbagai pilihan produk kepada pelanggan, memperluas jangkauan pasar, mengurangi biaya persediaan, memperkuat hubungan bisnis, dan meningkatkan aliran kas. Dalam hal ini, inventaris konsinyasi menjadi strategi yang cerdas untuk mengoptimalkan bisnismu tanpa harus menghadapi beban modal awal yang besar.

Kekurangan Inventaris Konsinyasi dalam Bisnismu beserta Solusinya

Meskipun inventaris konsinyasi memiliki banyak keuntungan, namun tidak ada sistem bisnis yang sempurna. Ada beberapa kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan sebelum menerapkan inventaris konsinyasi dalam bisnismu. Berikut ini adalah beberapa kekurangan umum yang mungkin kamu hadapi, serta solusi yang dapat kamu terapkan untuk mengatasi mereka:

Kendali Stok Terbatas

Dalam inventaris konsinyasi, kamu tidak memiliki kendali langsung terhadap stok barang dagangan. Hal ini dapat menyulitkanmu dalam mengelola persediaan dan merespon perubahan permintaan pasar dengan cepat. 


Solusinya, kamu dapat melakukan komunikasi yang baik dengan pemilik barang atau produsen untuk memantau stok yang tersedia secara teratur. Dengan memperoleh pemahaman yang jelas tentang persediaan, kamu dapat mengatur ulang atau memperbarui stok barang sesuai kebutuhan pelanggan.

Ketergantungan pada Pengecer

Keberhasilan inventaris konsinyasi bergantung pada kemampuan pengecer dalam memasarkan dan menjual produk. Jika pengecer tidak efektif dalam promosi atau penjualan, hal ini dapat mempengaruhi hasil penjualan dan keuntungan bisnismu. 


Solusinya, kamu dapat memilih pengecer yang memiliki reputasi baik, pemahaman pasar yang baik, dan strategi pemasaran yang kuat. Lakukan riset dan pilih pengecer yang sesuai dengan produkmu dan memiliki kemampuan yang baik untuk memasarkannya.


Risiko Kerugian: Jika produk tidak terjual dalam jangka waktu yang lama, kamu tetap bertanggung jawab atas barang tersebut dan berisiko mengalami kerugian finansial. Solusinya, kamu perlu melakukan analisis pasar yang baik sebelum memasukkan produk ke dalam inventaris konsinyasi. Tinjau tren penjualan, permintaan pasar, dan pertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi penjualan. Selain itu, buat kesepakatan dengan pemilik barang yang adil dan tetap berkomunikasi secara teratur untuk memastikan penjualan yang optimal.

Kesulitan dalam Pengendalian Kualitas

Dalam inventaris konsinyasi, kamu tidak memiliki kendali penuh atas kualitas produk yang ditawarkan kepada pelanggan. Hal ini dapat memengaruhi reputasi bisnismu jika produk yang disediakan kurang baik. 


Solusinya, pastikan kamu bekerja dengan pemilik barang atau produsen yang memiliki reputasi baik dan produk berkualitas tinggi. Lakukan pemeriksaan kualitas secara berkala dan berkomunikasi dengan pemilik barang untuk memastikan produk yang kamu tawarkan tetap memenuhi standar yang diinginkan.

Kesulitan dalam Penyesuaian Harga

Dalam inventaris konsinyasi, kamu mungkin menghadapi kendala dalam menyesuaikan harga produk sesuai dengan perubahan harga pasar. Hal ini dapat berdampak pada margin keuntungan bisnismu. 


Solusinya, kamu perlu menjalin hubungan yang baik dengan pemilik barang atau produsen untuk membahas dan menyesuaikan harga secara berkala. Komunikasikan perubahan harga dan diskusikan strategi penetapan harga yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.


Mengenali kekurangan inventaris konsinyasi dan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi mereka dapat membantu kamu meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan dari kerjasama ini. Dengan menjaga komunikasi yang baik, memilih mitra yang tepat, dan mengambil tindakan yang sesuai, kamu dapat mengoptimalkan inventaris konsinyasi dalam bisnismu dengan lebih baik.

Contoh Bisnis Inventaris Konsinyasi

Jika kamu tertarik untuk melihat contoh bisnis yang telah berhasil menerapkan inventaris konsinyasi, berikut ini adalah beberapa contoh yang dapat menjadi inspirasi bagimu:

Toko Pakaian

Sebagai pemilik toko pakaian, kamu dapat menjalin kerjasama dengan perancang atau produsen pakaian untuk menempatkan produk mereka di tokomu dengan skema inventaris konsinyasi. Dengan cara ini, kamu dapat menawarkan berbagai merek dan desain kepada pelanggan tanpa harus mengeluarkan modal besar untuk membeli stok. Kamu juga dapat memperluas jangkauan pasar dengan bekerja sama dengan lebih banyak perancang atau produsen yang ingin mempromosikan produk mereka.

Toko Perhiasan

Jika kamu memiliki toko perhiasan, kamu dapat menjalin kerjasama dengan perajin perhiasan lokal atau produsen perhiasan untuk menampilkan produk mereka di toko kamu dengan skema inventaris konsinyasi. 


Dengan cara ini, kamu dapat menawarkan berbagai macam perhiasan yang unik dan menarik kepada pelanggan. Kamu juga dapat memanfaatkan jaringan pemilik barang yang telah membangun reputasi baik untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk yang kamu tawarkan.

Toko Mainan

Jika kamu memiliki toko mainan, kamu dapat menjalin kerjasama dengan produsen mainan untuk menempatkan produk mereka di toko kamu melalui inventaris konsinyasi. Dengan cara ini, kamu dapat menawarkan berbagai macam mainan kepada pelanggan, mulai dari mainan edukatif hingga mainan hiburan. Kamu juga dapat memanfaatkan popularitas merek-merek mainan terkenal untuk menarik minat pelanggan dan meningkatkan penjualan.

Toko Buku

Sebagai pemilik toko buku, kamu dapat menjalin kerjasama dengan penerbit atau distributor buku untuk menampilkan karya mereka di toko kamu melalui inventaris konsinyasi. Dengan cara ini, kamu dapat menawarkan berbagai genre dan judul buku kepada pelanggan tanpa harus membeli stok secara besar-besaran. Kamu juga dapat memanfaatkan keberagaman penerbit dan penulis untuk menciptakan lingkungan yang menarik bagi para pecinta buku.

Toko Aksesoris

Jika kamu memiliki toko aksesoris, seperti toko perhiasan atau toko aksesoris fashion, kamu dapat menjalin kerjasama dengan perancang aksesoris atau produsen aksesoris untuk menampilkan produk mereka di toko kamu melalui inventaris konsinyasi. 


Dengan cara ini, kamu dapat menawarkan berbagai aksesoris yang modis dan trendi kepada pelanggan tanpa harus memiliki stok yang besar. Kamu juga dapat memanfaatkan keunikan dan kebaruan desain aksesoris dari pemilik barang untuk menarik minat pelanggan.


Itulah beberapa contoh bisnis yang berhasil menerapkan inventaris konsinyasi. Dengan mengikuti jejak bisnis-bisnis ini, kamu dapat mengoptimalkan inventaris konsinyasi dalam bisnismu dan menghadirkan berbagai produk menarik kepada pelanggan tanpa harus menghadapi beban modal awal yang besar.


Dengan memahami apa itu inventaris konsinyasi dan cara kerjanya, kamu dapat mempertimbangkan opsi ini jika ingin memasarkan produk tanpa harus mengeluarkan modal awal yang besar. Pastikan untuk membuat kesepakatan tertulis yang jelas dan melakukan pemantauan yang baik terhadap stok barang untuk memastikan keberhasilan kerjasama inventaris konsinyasi.


Sumber Data:

https://www.vendhq.com/blog/consignment-inventory/

https://www.netsuite.com/portal/resource/articles/inventory-management/consignment-inventory.shtml

https://www.ekrut.com/media/konsinyasi-adalah

https://unsplash.com/s/photos/deal


Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo