Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Fitur
    • Mengenal Pengertian Bauran Pemasaran untuk Praktik Bisnis

    Mengenal Pengertian Bauran Pemasaran untuk Praktik Bisnis

    Bauran pemasaran dapat diterapkan dalam penyusunan strategi serta praktik bisnis

    Apa itu bauran pemasaran? Istilah yang satu ini memang merupakan istilah yang sangat kental dengan dunia bisnis sehingga mungkin tak semua orang pernah mendengarnya. Namun, jika kamu ingin memastikan angka penjualanmu terus meningkat, tak ada salahnya untuk mempelajari konsep yang juga dikenal dengan istilah mix marketing ini.

    Pengertian Bauran Pemasaran

    Bauran pemasaran adalah sebuah konsep dalam dunia bisnis, khususnya di bidang pemasaran. Konsep ini juga kerap digunakan sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan angka penjualan.

    Dalam buku Marketing for Non-Marketing Managers yang diterbitkan pada tahun 2019, pengertian bauran pemasaran juga dikembangkan menjadi sebuah manajemen pemasaran modern yang menggabungkan berbagai komponen berbeda dalam sebuah kegiatan pemasaran.

    Pengertian tersebut sedikit banyak juga menjelaskan apa itu bauran pemasaran. Dalam bukunya yang berjudul Marketing Plan dalam Bisnis, Tatik Wijayanti menjelaskan bahwa bauran pemasaran adalah serangkaian variabel pemasaran yang dapat dikuasai oleh perusahaan dan digunakan untuk mencapai tujuan berupa target pemasaran.

    Sampai sini, kamu tentu sudah tahu cara menjelaskan apa yang dimaksud dengan bauran pemasaran? Bauran pemasaran atau marketing mix adalah kumpulan variabel pemasaran yang dimanfaatkan untuk mencapai tujuan pemasaran pada pasar yang ditargetkan. Secara singkat, bauran pemasaran adalah strategi yang memadukan aktivitas pemasaran dalam satu waktu untuk meningkatkan penjualan produk atau jasa.

    Seperti sudah dijelaskan, bauran pemasaran merupakan gabungan dari beberapa komponen pemasaran yang berbeda, tetapi digunakan dalam sebuah konsep yang sama untuk memastikan keberhasilan pemasaran yang dilakukan. Di antara beberapa komponen yang dapat dipertimbangkan, setidaknya ada empat komponen awal yang patut menjadi perhatian utama setiap pelaku usaha yang ingin menyusun strategi pemasaran yang efisien dan juga efektif.

    Jadi, kamu sebelum menyusun strategi pemasaran, kamu harus bisa mendeskripsikan unsur-unsur bauran pemasaran. Unsur-unsur bauran pemasaran terdiri dari empat poin utama, yaitu product, price, promotion, dan place atau dikenal dengan 4P. Mari kita kenali unsur-unsur tersebut satu per satu!

    1. Product atau Produk yang akan Dipasarkan

    Apa pun bentuk kegiatan pemasaran yang ingin dilakukan, dan dengan metode yang bagaimana pun kegiatan itu akan dilakukan, pelaku usaha harus terlebih dahulu memiliki produk untuk dipasarkan. Oleh karena itu, produk menjadi salah satu komponen utama yang harus ada dalam setiap kegiatan bauran pemasaran.

    Dengan memasukkan produk sebagai komponen bauran pemasaran, pelaku usaha dapat memiliki dasar saat menyusun suatu strategi pemasaran. Bagaimana kegiatan pemasaran tersebut ingin dijalankan, tentu akan tergantung dari produk yang akan dipasarkan itu sendiri. Sebagai contoh, pemasaran produk kerajinan tanah liat tentu akan memiliki metode yang berbeda dengan pemasaran produk berupa perhiasan dari batu mulia.

    Pelaku usaha yang ingin menerapkan konsep bauran pemasaran dalam bisnisnya perlu mengenal terlebih dahulu produk yang dimiliki. Termasuk jika pelaku usaha tersebut bergerak di bidang jasa, di mana jasa tersebutlah yang akan menjadi produknya. Sama seperti produk berbentuk barang, strategi pemasaran suatu jasa tentu akan berbeda-beda pula dengan menyesuaikan jasa yang ingin ditawarkan.

    2. Price atau Harga dari Produk atau Jasa yang akan Dipasarkan

    Komponen kedua dalam bauran pemasaran adalah harga dari produk atau jasa yang ingin dipasarkan. Komponen ini tak dapat ditinggalkan karena sama seperti produk, harga juga dapat menentukan strategi pemasaran terbaik yang bisa dilakukan.

    Setiap pelaku usaha tentunya sudah paham bagaimana cara menetapkan harga jual suatu produk atau jasa dengan menghitung biaya produksinya. Namun, dalam strategi pemasaran, tak jarang harga yang ditetapkan sepenuhnya terbatas pada biaya produksi.

    Suatu produk atau jasa dapat ditawarkan dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding biaya yang perlu dikeluarkan untuk produksi jika produk tersebut memiliki nilai tambah yang tak dimiliki oleh produk maupun jasa serupa. Penetapan harga yang benar-benar sesuai dengan segala aspek pertimbangan akan sangat membantu penyusunan strategi pemasarannya.

    Dalam konsep bauran pemasaran, penetapan harga akan dipertimbangkan bersama komponen-komponen lainnya sehingga aktivitas pemasaran yang dilakukan dapat secara maksimal menghasilkan keuntungan.

    3. Promotion atau Cara Informasi Produk Dikemas

    Komponen ketiga bauran pemasaran adalah promosi. Sebagai komponen terpisah, promosi bisa dibilang sebagai kegiatan utama dalam strategi pemasaran.

    Bagaimana sebuah produk atau jasa dikemas untuk disajikan kepada publik sangat memengaruhi minat beli yang dimiliki oleh pelanggan. Itulah mengapa kegiatan promosi menjadi sangat penting dalam sebuah strategi pemasaran, termasuk ketika konsep bauran pemasaran diterapkan dalam strategi tersebut.

    Mengingat perannya yang penting dalam kegiatan promosi itu sendiri, tak heran jika dalam konsep bauran pemasaran pun promosi menjadi komponen yang tidak boleh ditinggalkan. Untuk hasil pemasaran yang maksimal dalam mendorong angka penjualan, promosi perlu dilakukan dengan tepat sembari mempertimbangkan setiap komponen lain dalam bauran yang dilakukan.

    Pelaku usaha yang ingin menjalankan bauran pemasaran perlu benar-benar tahu apa yang perlu ditawarkan dalam kegiatan promosi sehingga pelanggan potensial menjadi tertarik untuk melakukan pembelian. Kenali berbagai bentuk promosi yang bisa dilakukan, kemudian pertimbangkan yang paling sesuai dengan situasi atau kondisi yang dihadapi.

    Sebagai sebuah bentuk aktivitas, promosi kerap membutuhkan biaya. Untuk itu, prinsip ekonomi dasar perlu diingat selalu dalam menetapkan strategi promosi yang sesuai: bagaimana mendapatkan hasil yang maksimal dengan biaya yang seminimal mungkin. Tanpa memahami bagaimana promosi akan dilakukan, sulit bagi pelaku usaha untuk memperoleh capaian promosi yang memuaskan.

    Untuk menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan, misalnya saja dengan melakukan kegiatan promosi yang tidak memiliki korelasi tertentu terhadap penjualan produk, perhatikan selalu komponen bauran pemasaran yang satu ini.

    4. Place atau Tempat Pemasaran akan Dilakukan

    Komponen terakhir dalam bauran pemasaran adalah tempat yang tepat untuk melakukan pemasaran. Secara kasar, komponen ini menentukan distribusi produk atau jasa sehingga dapat dijangkau oleh publik di pasaran.

    Akan terasa sia-sia jika seluruh komponen, mulai dari produk, harga, dan juga promosi sudah dipikirkan dengan masak, tetapi kegiatan pemasaran itu sendiri dilakukan di tempat atau media yang kurang tepat. Oleh karena itu, tempat menjadi komponen yang perlu diperhatikan juga dalam konsep bauran pemasaran.

    Tentukan di mana produk atau jasa akan didistribusikan atau ditawarkan. Terkait hal ini, pengetahuan akan situasi pasar menjadi sesuatu yang sangat krusial dan sepatutnya dimiliki oleh setiap pelaku usaha.

    Masukkan komponen distribusi dalam strategi bauran pemasaran yang ingin dilakukan untuk memastikan kegiatan pemasaran yang nantinya akan dilakukan dapat dijalankan secara optimal. Ingat bahwa tujuan dalam berbisnis adalah untuk mencari keuntungan bisnis, sehingga setiap langkah yang diambil pun harus bermuara pada capaian tersebut.

    Pastikan setiap rantai distribusi sudah terkait dalam proses produksi maupun promosi, sehingga ketika nantinya pemasaran berhasil dijalankan, pelanggan dapat langsung menikmati produk maupun jasa yang ditawarkan. Kegagalan dalam memastikan produk atau jasa sudah tersedia di pasaran akan berakibat fatal bagi bisnis, terlebih jika kegiatan pemasaran yang dilakukan tersebut memakan biaya yang juga tidak sedikit.

    Semakin strategis tempat usaha atau rantai distribusi yang dimiliki, akan semakin tinggi pula tingkat kesuksesan pemasaran yang dilakukan. Jadi, jangan meremehkan komponen bauran pemasaran yang satu ini. Jika memungkinkan, carilah tempat atau media usaha yang seefektif dan seefisien mungkin dalam menghasilkan keuntungan bisnis.

    Komponen Lain dalam Bauran Pemasaran

    Selain keempat komponen bauran pemasaran atau konsep 4P yang telah dijelaskan di atas (product, price, promotion, dan place), sebenarnya masih ada beberapa komponen lain yang juga dapat dipertimbangkan untuk memastikan kesuksesan kegiatan pemasaran yang akan dilakukan.

    Beberapa konsep bauran pemasaran kerap menggunakan konsep 7P dengan menambahkan tiga komponen lain pada konsep 4P:

    1. People atau Sumber Daya Manusia yang Dimiliki

    Dalam setiap tindakan atau langkah yang diambil, akan ada seseorang yang perlu menjalankannya. Itulah mengapa tenaga kerja yang dimiliki oleh suatu bisnis tak jarang menjadi pertimbangan saat melakukan pemasaran, khususnya bagi pelaku usaha yang memang memilih untuk menerapkan konsep pemasaran.

    Komponen bauran pemasaran yang satu ini dapat dipertimbangkan pada saat penyusunan strategi pemasaran dan juga pada saat implementasi. Beberapa pelaku usaha memilih untuk menghitung kebutuhan sumber daya manusia dalam menjalankan suatu aktivitas pemasaran di awal; sementara beberapa pelaku usaha yang lain memilih untuk mengeluarkannya dari pertimbangan.

    Tentu saja setiap pelaku usaha disarankan untuk mempertimbangkan komponen sumber daya manusia di awal ketika mulai menyusun rencana bauran pemasaran yang ingin dijalankan. Namun, tak ada salahnya untuk melihat terlebih dahulu seperti apa kegiatan pemasaran yang dijalankan untuk mengetahui apakah memang kegiatan tersebut secara khusus membutuhkan sumber daya manusia.

    Mempekerjakan orang yang memang kompeten di bidangnya akan membantu memastikan implementasi bauran pemasaran yang sempurna. Namun, sekali lagi, mempekerjakan karyawan baru, terutama yang memang sudah berpengalaman, membutuhkan biaya yang juga tidak sedikit.

    Hitung dengan baik kebutuhan sumber daya manusia yang diperlukan, apakah memang harus mempekerjakan seseorang yang memang sudah sangat ahli? Atau mungkin bauran pemasaran yang dilakukan dapat dirancang agar pemasaran dapat tetap dijalankan tanpa kebutuhan sumber daya manusia yang spesifik.

    Selain keterampilan, sikap yang dimiliki oleh seorang tenaga kerja juga dapat memengaruhi hasil pemasaran. Mengingat kegiatan ini mungkin mengharuskan bisnis bersentuhan secara langsung dengan pelanggan, mempekerjakan seseorang dengan perangai yang buruk justru dapat mengacaukan target capaian bauran pemasaran yang dilakukan.

    Susun aktivitas pemasaran yang akurat menggunakan bauran pemasaran, dan tempatkan pula orang yang tepat untuk menjalankan setiap aktivitas pemasaran yang ada agar dapat mendorong angka penjualan bisnis.

    2. Process atau Proses Pelayanan Terhadap Pelanggan

    Komponen lain yang juga perlu diperhatikan dalam menerapkan konsep bauran pemasaran terletak pada proses operasional bisnis itu sendiri. Pelaku usaha harus dapat memastikan bahwa pelanggan menerima pelayanan yang baik dari awal hingga akhirnya melakukan pembelian.

    Tujuan yang ingin dicapai dengan mempertimbangkan proses dalam bauran pemasaran adalah memberikan nilai tambah bagi produk atau jasa yang tengah ditawarkan melalui proses operasionalnya. Sebagai contoh, pelanggan besar kemungkinan akan lebih tertarik untuk melakukan pembelian di tempat-tempat usaha yang menyediakan berbagai pilihan pembayaran; mulai dari pembayaran tunai hingga pilihan penyedia jasa dompet digital jika dibanding tempat usaha yang hanya menerima pembayaran secara tunai saja.

    Dalam kasus di atas, proses pelayanan yang diberikan kepada pelanggan oleh tempat usaha dengan beragam pilihan pembayaran akan menjadi nilai tambah bisnis dibanding usaha serupa yang tidak melakukannya.

    Temukan alternatif atau ide-ide lain yang mungkin bisa diterapkan yang dapat membuat pelanggan memperoleh kenyamanan dalam melakukan pembelian untuk memastikan bauran pemasaran yang diterapkan dapat diimplementasikan secara optimal. Tak ada salahnya melakukan riset pasar atau riset pengguna untuk mengetahui tingkat kenyamanan pelanggan terhadap proses operasional bisnis yang diterima.

    3. Physical Evidence atau Tampilan Fisik sebagai Sebuah Jaminan

    Komponen terakhir yang bisa dipertimbangkan dalam bauran pemasaran adalah tampilan fisik; baik tampilan fisik dari produk yang ingin dipasarkan maupun tampilan fisik tempat usaha di mana bisnis dijalankan.

    Komponen bauran pemasaran yang satu ini mungkin terlihat remeh dan mengada-ada, tetapi sesungguhnya memiliki pengaruh yang tak dapat disepelekan pula. Bagaimanapun juga, tampilan fisik ini bisa menjadi nilai tambah untuk meyakinkan pelanggan dalam melakukan pembelian.

    Sebagian contohnya dapat dilihat pada sejumlah kafe maupun tempat makan yang interior maupun eksteriornya didesain supaya dapat terlihat cantik ketika difoto. Tak jarang orang memilih untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut untuk menikmati makanan yang disajikan, tetapi lebih untuk mendapatkan latar belakang foto yang cantik untuk dipasang di akun-akun media sosial yang mereka miliki.

    Dari contoh di atas, tak heran jika tampilan fisik pun terkadang dimasukkan dalam komponen bauran pemasaran, karena dengan adanya tampilan yang meyakinkan, pelanggan pun akan lebih mudah dalam memutuskan untuk melakukan transaksi; dan lebih lanjut lagi mendorong angka penjualan produk maupun jasa yang ditawarkan.

    Sama seperti komponen proses, komponen tampilan fisik dalam bauran pemasaran adalah nilai tambah bagi bisnis yang rasanya terlalu sayang untuk dilewatkan, khususnya bagi bidang-bidang bisnis tertentu dengan kolam kompetitor yang terlalu sesak. Tampil unik dan berbeda di antara kompetitor lain yang menawarkan produk atau jasa serupa akan menjadi elemen yang penting pula dalam memastikan adanya transaksi atau pembelian.

    Bauran pemasaran memiliki hingga tujuh komponen yang perlu diperhatikan

    Melakukan Bauran Pemasaran Secara Tepat

    Setelah memahami pengertian bauran pemasaran serta komponen-komponen di dalamnya yang perlu diperhatikan, hal berikutnya yang perlu dilakukan oleh setiap pelaku usaha adalah meracik bauran yang tepat dan sesuai dengan kondisi bisnis yang dihadapi.

    Dalam konsep pemasaran umum yang konvensional, kegiatan pemasaran akan lebih banyak menitikberatkan pada promosi yang dilakukan; misalnya saja dengan berupaya menginformasikan keunggulan produk atau jasa yang ditawarkan untuk menarik minat beli pelanggan. Namun, dalam konsep bauran pemasaran, promosi bukan menjadi satu-satunya kegiatan serta pertimbangan utama.

    Bauran pemasaran menempatkan setiap komponen secara sesuai, baik yang dilakukan secara bertahap atau dengan alur tertentu maupun yang dilakukan berdasarkan kebutuhan.

    Komponen promosi dalam bauran pemasaran, misalnya saja, tidak dapat dilakukan begitu saja, tetapi juga harus mempertimbangkan bentuk promosi seperti apa yang tepat untuk produk yang ingin dipasarkan dengan harga tertentu dan memiliki tempat usaha yang tak dapat dibilang strategis. Perbedaan pada komponen antara satu bisnis dengan bisnis yang lain akan menghasilkan model pemasaran yang berbeda pula.

    Sebagai contoh, produk-produk dengan harga yang dibandrol tinggi, misalnya saja, akan dipasarkan dengan nilai eksklusivitas. Pemasaran model ini akan menarik minat pelanggan untuk berlomba-lomba mendapatkan produk tersebut dengan anggapan bahwa mereka yang memiliki produk tersebut memiliki nilai prestise yang lebih besar dibanding mereka yang tidak memilikinya.

    Lalu, apakah berarti produk serupa dengan penetapan harga yang lebih rendah menjadi berkurang nilainya? Tentu tidak. Produk serupa dengan harga yang lebih terjangkau tetap memiliki nilai yang sama, hanya saja produk tersebut tidak memiliki nilai tambah berupa eksklusivitas.

    Untuk produk-produk semacam itu, model pemasaran yang diambil pun lebih ke arah nilai produk tersebut berdasarkan fungsi dan keandalan yang dimilikinya. Pembeli potensial yang ditarget pun bergeser dari mereka yang mengejar keeksklusifan suatu produk menjadi mereka yang ingin mempergunakan suatu produk berdasarkan fungsi yang dibutuhkan.

    Dari contoh di atas, dapat dilihat bahwa strategi pemasaran yang dipilih oleh pelaku usaha dapat berbeda-beda dengan mempertimbangkan setiap komponen. Dalam bauran pemasaran, komponen-komponen yang telah dijelaskan sebelumnya dianggap sebagai satu kesatuan dan perlu dipertimbangkan secara proporsional.

    Untuk dapat melakukan bauran pemasaran yang baik secara tepat, tentunya pelaku usaha perlu memahami dengan benar setiap komponen yang ingin dipertimbangkan. Memahami manfaat yang dimiliki oleh produk atau jasa yang ditawarkan saja belum cukup, tetapi juga perlu mempertimbangkan harga yang ditetapkan, bentuk promosi yang ingin dilakukan, serta tempat di mana pemasaran tersebut akan dijalankan.

    Setiap komponen dalam bauran pemasaran memiliki target pasarnya masing-masing, sehingga diperlukan pemahaman yang mendalam untuk memasarkan produk serta jasa kepada target pasar yang tepat. Ketika pelaku usaha tidak memiliki pemahaman ini, pemasaran yang dilakukan pun hanya akan menghasilkan beban pengeluaran tanpa ada proyeksi keuntungan.

    Sebagai contoh, pemasaran yang dilakukan secara asal tanpa memperhatikan komponen bauran pemasaran bisa menyebabkan produk atau jasa yang dimiliki ditawarkan kepada target pasar yang tidak memiliki daya beli seimbang. Akibatnya produk atau jasa tersebut pun tidak bisa mencetak angka penjualan yang diharapkan karena pasar yang ditarget tidak dapat menjangkau harga produk tersebut.

    Contoh lainnya yang mungkin terjadi ketika bauran pemasaran tidak diterapkan dengan baik adalah adanya kemungkinan produk atau jasa yang dimiliki sudah ditawarkan pada target pasar dengan daya beli yang sesuai, tetapi secara tempat, pemasaran dilakukan di wilayah yang tidak membutuhkan produk tersebut; misalnya saja menjual mantel musim dingin di negara tropis.

    Tanpa mempertimbangkan komponen bauran pemasaran, setiap aktivitas pemasaran yang dilakukan akan sulit dikonversikan menjadi penjualan. Padahal, pemasaran membutuhkan pengeluaran bisnis. Sebagai hasilnya, aktivitas pemasaran bukannya meningkatkan profit bisnis yang semestinya dapat dicapai, tetapi justru berujung pada kerugian bisnis.

    Manfaat Menyusun Strategi Berdasarkan Bauran Pemasaran

    Sebagai sebuah konsep, bauran pemasaran adalah pilihan yang penerapannya tetap berada di tangan pelaku usaha. Tidak ada aturan wajib yang mengharuskan pelaku usaha untuk menyusun strategi pemasaran berdasarkan bauran komponen-komponen ini jika memang tidak menginginkannya.

    Lalu, apa itu strategi bauran pemasaran? Strategi bauran pemasaran adalah strategi pemasaran yang penetapannya didasarkan pada unsur-unsur bauran pemasaran atau marketing mix.

    Jadi, sebelum melangkah pada inisiatif-inisiatif marketing, pelaku usaha menganalisis bisnis dari sisi product, price, promotion, dan place-nya terlebih dahulu. Jika mau lebih optimal, kamu juga bisa menambahkan tiga unsur bauran pemasaran lainnya.

    Bagi pelaku usaha yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan bisnis dalam setiap aktivitas pemasaran yang dilakukan, bauran pemasaran dapat dicoba karena manfaat yang ditawarkannya.

    Memastikan Pemasaran Dilakukan dengan Terarah

    Mempertimbangkan komponen serta pengertian bauran pemasaran, konsep ini dapat digunakan untuk menentukan kesesuaian antara aktivitas pemasaran yang dilakukan dengan kebutuhan pasar yang ditarget.

    Dengan memastikan kesesuaian tersebut, pelaku usaha dapat memperkirakan aktivitas pemasaran terbaik yang dapat dilakukan untuk meningkatkan angka penjualan.

    Strategi pemasaran yang disusun berdasarkan bauran pemasaran pun dapat terpetakan secara jelas, sehingga tidak perlu ada aktivitas pemasaran yang sia-sia tanpa ada konversi dari aktivitas yang dilakukan tersebut menjadi peningkatan penjualan. Umumnya, strategi yang disusun pun sudah dapat digunakan untuk memproyeksikan potensi profit yang akan diraup.

    Proyeksi ini juga dapat dijadikan acuan untuk menyusun strategi pemasaran selanjutnya, menjadikan aktivitas pemasaran terarah, efektif, serta efisien.

    Sebagai Bahan untuk Meyakinkan Investor

    Bagi pelaku usaha yang secara jauh ingin mengembangkan usaha, suntikan modal usaha merupakan elemen krusial yang sangat dibutuhkan. Pengembangan bisnis tidak dapat dilakukan tanpa adanya modal yang cukup, oleh karena itu campur tangan dari investor terkadang juga dibutuhkan untuk memastikan pengembangan bisnis dapat tetap dijalankan sesuai dengan rencana awal.

    Strategi pemasaran yang disusun dengan menerapkan bauran pemasaran akan memiliki gambaran yang jelas terkait bagaimana suatu aktivitas pemasaran, atau rangkaian aktivitas pemasaran akan dilakukan.

    Gambaran ini dapat digunakan oleh pelaku usaha untuk meyakinkan investor agar mau menyuntikkan modal usaha bagi bisnis yang dijalankan. Bagaimanapun, investasi merupakan kegiatan bisnis yang tidak dapat dilakukan secara asal, di mana setiap langkah yang diambil memerlukan justifikasi bisnis yang meyakinkan.

    Menjabarkan bauran pemasaran yang digunakan dalam strategi bisnis tidak hanya mempermudah pelaku usaha memproyeksikan strategi pemasaran yang ingin dilaksanakan untuk pihak internal, tetapi juga dapat digunakan sebagai justifikasi bisnis yang diperlukan oleh investor untuk menyuntikkan dana.

    Dengan menerapkan bauran pemasaran dalam strategi bisnis, investor dapat melihat bagaimana cara bisnis yang ditawarkan menghitung proyeksi konversi dari setiap aktivitas pemasaran yang dilakukan menjadi penjualan.

    Pada dasarnya, tak ada investor yang mau begitu saja meminjamkan modal usaha tanpa ada timbal balik bisnis yang sesuai. Padahal, tak semua bisnis yang dijalankan mampu memberikan jaminan bahwa modal usaha yang diberikan dapat menghasilkan keuntungan. Untuk itulah proyeksi dari strategi bisnis ini diperlukan dan pertimbangan komponen-komponen bauran pemasaran dapat menjadi jaminan adanya konversi tersebut.

    Meraup keuntungan bisnis sebesar mungkin merupakan harapan dari setiap pelaku usaha. Manfaatkan bauran pemasaran untuk memastikan harapan ini dapat terwujud dalam implementasi-implementasi bisnis yang dilakukan secara efektif dan efisien, sehingga margin keuntungan dapat semakin diperbesar.

    Agar margin keuntungan ini bisa semakin jauh antara pengeluaran dan pendapatan, gunakan aplikasi majoo untuk operasional bisnis! Setiap fitur yang ditawarkan dalam aplikasi majoo tak hanya dapat mempermudah pengelolaan serta penjalanan bisnis, tetapi juga menekan pengeluaran operasional harian. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo gunakan aplikasi majoo!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    10 Karakter Wirausaha untuk Meraih Kesuksesan Bisnis
    Menjadi seorang wirausahawan membutuhkan karakter wirausaha yang kuat agar bisa menjalankan bisnis dengan lancar sampai bisa meraih kesuksesan besar.
    Macam-Macam E-Wallet, Definisi, Kelebihan, dan Kekurangannya
    E-Wallet adalah suatu layanan elektronik yang berfungsi sebagai tempat menampung dana dan instrumen pembayaran digital untuk memudahkan segala transaksi.
    Vendor adalah: Jenis-Jenis Vendor dan Fungsinya dalam Bisnis
    Apa itu vendor? Tentu banyak yang sudah bisa menjawab. Namun, ada berapa jenis vendor dan apa saja fungsinya di dalam bisnis? Nah, simak artikel berikut!
    Pre Order adalah: Pengertian, Sistem, hingga Keuntungannya
    Pre order adalah aktivitas jual beli antara customer dan seller, yang mana customer memesanan dan membayar produk di awal, dengan estimasi waktu tertentu.