Tips Cara Menjadi Investor Pemula di Bidang Bisnis Tertentu

Ditulis oleh Dini N. Rizeki

article thumbnail

Ternyata untuk bisa mengembangkan usaha dan mendapatkan keuntungan lebih, kamu bisa mencoba cara menjadi investor. Jadi, memperluas bisnis tidak selalu bisa dilakukan dengan membuka cabang bisnis baru atau memiliki suatu usaha, ya. 

Pelaku bisnis yang memahami cara menjadi investor pada bisnis tertentu berpeluang untuk memiliki keuntungan besar. Alasannya, pengetahuan tentang investasi memungkinkan kamu atau pelaku bisnis lain untuk dapat mengakses sumber modal tambahan yang mungkin diperlukan untuk pertumbuhan bisnis atau proyek ekspansi. 

Dengan mengetahui cara menjadi investor di perusahaan tertentu, akan membuat kamu memahami perspektif investor. Jadi, kamu bisa menerapkan tindakan yang dapat meningkatkan daya tarik bisnis di mata investor. 

Baca Juga: Risiko Investasi adalah Potensi Rugi Investor. Bahayakah?

Apa Saja yang Perlu Disiapkan sebagai Cara Menjadi Investor?

Jika kamu tertarik dengan cara jadi investor saham pada bisnis milik orang lain, tentunya ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Beberapa hal tersebut antara lain adalah:

Modal Investasi

Menjadi investor tentunya harus punya modal untuk diinvestasikan. Tentukan besaran modal yang akan kamu investasikan dalam bisnis tersebut. Pastikan kamu memiliki dana yang cukup untuk mengatasi kemungkinan kerugian dan memenuhi komitmen investasi.

Rencana Keuangan

Buat rencana keuangan yang lebih detail. Meliputi proyeksi pendapatan, pengeluaran, dan potensi pengembalian investasi. Rencana ini akan membantu kamu memahami kapan kira-kira bisa mendapatkan mengharapkan pengembalian modal.

Tujuan Investasi

Tentukan tujuan investasi kamu dengan jelas. Apakah ingin mencari pertumbuhan modal jangka panjang, pendapatan rutin, atau tujuan lainnya. Ini akan sangat membantu kamu untuk memilih jenis investasi yang sesuai.

Strategi Investasi

Pertimbangkan apakah kamu akan menjadi investor aktif atau pasif dalam bisnis tersebut. Apakah kamu mungkin ingin terlibat dalam pengelolaan sehari-hari atau hanya ingin menginvestasikan modal dan mendapatkan keuntungan?

Pengetahuan Industri

Pelajari dengan baik tentang industri atau sektor bisnis yang akan kamu jadikan sebagai sarana investasi. Bila perlu pahami tren, risiko, dan peluang dalam industri tersebut.

Due Diligence

Lakukan due diligence atau investasi yang cermat terhadap bisnis yang menurut kamu menarik untuk ditanami investasi. Termasuk pemeriksaan mendalam terhadap laporan keuangan, manajemen, persaingan, dan potensi risiko.

Pemahaman Hukum

Pahami hukum dan peraturan terkait investasi, baik di tingkat nasional maupun lokal. Jika diperlukan, konsultasikan dengan ahli hukum atau profesional keuangan.

Toleransi Risiko

Tentukan seberapa besar risiko yang dapat kamu tanggung. Semua investasi pastinya memiliki risiko, dan penting untuk memiliki rencana jika ternyata investasi kamu tidak berjalan sesuai yang diharapkan.

Setelah mempersiapkan semuanya, kamu akan lebih siap untuk memasuki dunia investasi dalam bisnis tertentu. Ingatlah bahwa keberhasilan sebagai investor seringkali memerlukan pemahaman yang baik tentang industri, kesabaran, dan kemampuan untuk mengambil risiko yang terukur.

Baca Juga: Investor adalah: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-Jenisnya

Apa yang perlu disiapkan dalam cara menjadi investor pemula?

Cara Menjadi Investor Pemula di Bidang Bisnis Tertentu 

Memulai cara menjadi investor dalam usaha atau bisnis tertentu adalah langkah yang dapat memberikan potensi keuntungan finansial bagi kamu. Namun, kamu harus paham benar langkah-langkahnya.

Berikut langkah-langkah umum dalam cara menjadi investor pemula pada sebuah usaha atau bisnis:

Pertama-tama, tentukan tujuan investasi kamu. Apakah kamu mencari pertumbuhan modal jangka panjang, pendapatan rutin, atau kombinasi keduanya? Tentukan juga strategi investasi. Apakah kamu akan menjadi seorang investor pasif atau aktif dalam operasional bisnis. Ini akan memengaruhi jenis investasi yang kamu pertimbangkan.

Lakukan penelitian secara mendalam tentang industri atau sektor bisnis yang kamu minati. Pahami tren, potensi pertumbuhan, persaingan, dan risiko yang terkait dengan sektor tersebut. Usahakan untuk mempertimbangkan berbagai risiko yang bisa muncul terkait dengan investasi. 

Apakah bisnis tersebut memiliki risiko yang tinggi atau rendah? Bagaimana faktor-faktor eksternal seperti perubahan regulasi atau kondisi ekonomi dapat memengaruhi investasi kamu?

Diversifikasi portofolio kamu dengan berinvestasi dalam berbagai aset atau bisnis untuk mengurangi risiko. Jangan mengalokasikan seluruh modal kamu ke satu usaha atau bisnis. Kemudian, tentukan berapa banyak modal yang akan kamu investasikan dalam usaha atau bisnis tersebut. Pastikan kamu memiliki cadangan atau back up keuangan yang cukup untuk mengatasi kemungkinan kerugian.

Temukan peluang investasi yang sesuai dengan tujuan dan strategi investasi kamu. Kamu bisa mencari kesempatan melalui jaringan pribadi, platform investasi online, atau melalui perusahaan modal ventura.

Baca Juga: Investor Malaikat Adalah: Ciri, Jenis, dan Contoh 

Jika sudah menemukan bisnis yang tepat, cara untuk menjadi investor yang perlu diterapkan yaitu:

  • Lakukan analisis menyeluruh terhadap usaha atau bisnis yang akan kamu investasikan. Pertimbangkan hal-hal seperti model bisnis, tim manajemen, proyeksi keuangan, dan pangsa pasar.

  • Melakukan due diligence adalah langkah penting sebelum berinvestasi. Ini melibatkan pemeriksaan mendalam terhadap semua aspek bisnis, termasuk legalitas, keuangan, dan manajemen.

  • Setelah puas dengan hasil due diligence, diskusikan dan buat perjanjian investasi dengan pemilik bisnis atau perusahaan. Isinya mengatur semua detail investasi kamu, termasuk jumlah modal yang akan diinvestasikan, kepemilikan, dan hak kamu sebagai investor.

  • Setelah investasi terwujud, kelola dengan baik dan terus pantau kinerja bisnis atau usaha tersebut. Jika memilih untuk jadi investor aktif, pastikan kamu memang benar-benar aktif. 

  • Terus diversifikasi portofolio investasi kamu dan lakukan reevaluasi secara berkala. Tujuannya untuk memastikan bahwa investasi tersebut sudah sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko kamu.

Contoh Cara Menjadi Investor di Perusahaan Tertentu 

Inilah beberapa contoh penerapan cara menjadi investor di perusahaan tertentu. Contoh ini hanya sebagai gambaran, untuk realisasinya bisa saja mengalami perbedaan berdasarkan situasi dan kondisi tertentu.

1. Cara Menjadi Investor pada Bisnis F&B

Dalam cara menjadi investor dalam bisnis F&B (Food and Beverage), ada beberapa langkah penting yang harus kamu pertimbangkan. Pertama, kamu perlu mengidentifikasi jenis bisnis F&B yang ingin kamu investasikan. Apakah itu restoran, kafe, warung makan, atau bahkan produsen makanan dan minuman. 

Selanjutnya, lakukan riset pasar menyeluruh untuk memahami tren dan potensi pertumbuhan dalam industri ini. Lakukan analisis mendalam terhadap calon bisnis, termasuk pemeriksaan keuangan, reputasi, dan potensi pasar lokal. Penting pula untuk memahami dinamika operasional dalam bisnis F&B, seperti manajemen persediaan, kualitas produk, dan layanan pelanggan. 

Jangan lupa untuk mendiskusikan perjanjian investasi dengan pemilik bisnis. Termasuk soal jumlah investasi, pembagian kepemilikan, dan peran kamu dalam pengelolaan atau pengawasan bisnis tersebut. 

Aplikasi Wirausaha majoo

2. Cara Menjadi Investor pada Bisnis Cafe

Untuk menjadi seorang investor dalam bisnis cafe, langkah pertama adalah menemukan peluang yang sesuai dengan tujuan investasi kamu. Identifikasi cafe yang menarik perhatian dan cocok dengan visi kamu sebagai investor. 

Lakukan riset pasar untuk memahami tren di industri kafe, persaingan lokal, dan potensi pelanggan. Kamu juga bisa melakukan due diligence secara teliti terhadap cafe yang akan kamu investasikan. Termasuk mengkaji laporan keuangan, mencari informasi tentang reputasi cafe, dan mengevaluasi lokasi serta konsep bisnisnya.

Setelah kamu yakin dengan peluang investasi, ajukan pertanyaan kepada pemilik cafe tentang perjanjian investasi. Diskusikan hal-hal seperti jumlah modal yang akan kamu investasikan, persentase kepemilikan, dan peran kamu dalam pengelolaan kafe. Pastikan perjanjian tersebut sudah mencakup hak dan kewajiban kamu sebagai investor.

Jika kamu berniat untuk terlibat dalam pengelolaan sehari-hari, pastikan sudah memiliki pengetahuan atau pengalaman yang relevan dalam bisnis cafe. Namun, jika kamu hanya ingin menjadi investor pasif, pastikan tim manajemen yang ada sudah memiliki kredibilitas dan kompetensi yang memadai.

Satu hal yang perlu kamu ingat adalah bahwa cafe memiliki tantangan sendiri, termasuk fluktuasi musiman dan persaingan yang ketat. Oleh karena itu, untuk penerapan cara jadi investor dalam bisnis cafe memerlukan perencanaan yang matang, pemahaman yang baik tentang industri, dan komitmen untuk mendukung kesuksesannya.

Kesimpulan

Pada dasarnya, cara menjadi investor pada bisnis tertentu, tidaklah terlalu sulit. Kamu hanya perlu memahami lebih baik tujuan investasi dan jenis bidang bisnis seperti apa yang cocok dengan tujuan investasi tersebut.

Salah satu langkah yang bisa kamu lakukan jika ternyata kamu memilih menjadi investor aktif adalah memastikan penggunaan aplikasi wirausaha. Aplikasi wirausaha majoo akan mempermudah pengelolaan bisnis tersebut, sehingga kamu bisa lebih fokus mengurus diversifikasi investasi atau rencana pengembangan bisnis lainnya.

Jangan takut bisnismu akan keteteran dan kurang terurus, karena majoo akan memastikan semua aspek dikelola dengan baik dan sistematis. Mulai dari pengelolaan produk dan inventaris, karyawan, sampai dengan pencatatan transaksi dan pembuatan laporan keuangan, semuanya bisa kamu dapatkan dengan praktis.

So, tunggu apa lagi? Dapatkan majoo sekarang juga sebagai penunjang bisnismu!



Sumber Data:

https://entrepreneur.bisnis.com/read/20220324/52/1514708/6-langkah-memulai-investasi-agar-cepat-dapat-cuan

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo