Table of Content

    Investor Malaikat Adalah: Ciri, Jenis, dan Contoh 

    Para pebisnis perusahaan rintisan yang tidak memiliki modal sama sekali bisa mendapatkannya melalui investor malaikat yang mereka kenal.

    Apakah kamu pernah mendengar istilah investor malaikat atau angel investor? Jika kamu terlibat atau berkecimpung di dunia startup, istilah investor malaikat ini tidak asing. 

    Seseorang atau pihak yang disebut angel investor ini biasanya berasal dari keluarga dan teman pengusaha. Bisa juga investor malaikat ini seorang yang asing dan tidak pernah berinteraksi dengan para pelaku usaha dalam permulaan bisnisnya. 

    Pendanaan malaikat telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena individu telah memperoleh hasil investasi yang lebih baik dibandingkan dengan metode investasi konvensional.

    Dana yang diberikan oleh investor malaikat bisa berupa investasi satu kali untuk membantu bisnis muncul ke permukaan atau suntikan berkelanjutan untuk mendukung dan membawa perusahaan melalui tahap awal yang cukup berat. 

    Mari lanjutkan pembahasan dalam artikel ini, majoopreneurs!

    Pengertian Investor Malaikat

    Jika kamu ditanya, “Jelaskan apa yang dimaksud dengan angel investor?” Inilah jawabanya. Secara singkat, angel investor juga biasa dikenal sebagai malaikat bisnis, pemodal malaikat, atau bahkan pemodal mulia.

    Dikutip dari Wikipedia, investor malaikat atau angel investor biasanya adalah wirausahawan atau eksekutif yang sudah pensiun dan tertarik untuk mendanai sebuah usaha dengan alasan keterlibatan lebih dari sekadar imbalan uang, seperti agar terus memantau perkembangan di area bisnis tertentu, mengajari generasi wirausahawan di bawahnya dan memanfaatkan pengalaman dan jaringan mereka.

    Sering disebut sebagai malaikat bisnis atau pemodal malaikat, investor malaikat adalah individu yang makmur atau sanggup secara finansial, dan dapat menyuntikkan sejumlah uang ke perusahaan rintisan atau startup untuk pertumbuhan dan ekspansi di tahap awal.

    Malaikat bisnis bisa jadi orang terdekat yang kamu kenal, seperti anggota keluarga atau teman; atau seseorang yang tidak kamu kenal sama sekali, misalnya dokter, pengacara, atau pengusaha lain.

    Dilansir dari Investopedia, angel investor adalah seseorang kaya raya yang memberikan dukungan keuangan kepada perusahaan kecil seperti startup. Biasanya, orang tersebut akan meminta imbalan untuk mendapatkan kepemilikan saham dari startup tersebut.

    Pada umumnya, angel investor lebih berfokus untuk membantu startup dalam pembangunannya daripada mengutamakan keuntungan yang mungkin akan didapatkan.

    Meskipun risiko mereka terdengar sangat tinggi, keuntungan yang akan mereka dapatkan tentu sangat menggiurkan.

    Baca juga: Return on Equity: Definisi dan Cara Menghitung RoE

    Jenis-jenis Investor Malaikat

    Sekilas sudah disebutkan pada bagian awal bahwa investor malaikat berasal dari keluarga atau orang terdekat. Namun bisa jadi, mereka adalah seorang yang asing bagi kita yang makmur dan kaya raya. 

    Di bawah ini adalah pihak yang bisa disebut investor malaikat bagi para pengusaha perusahaan rintisan. 

    1. Keluarga dan Teman Dekat

    Keluarga dan teman merupakan salah satu angel investor yang menguntungkan bagi startup. Tidak heran jika keluarga dan teman dekat merupakan pilihan pertama bahkan utama bagi orang-orang yang ingin membangun startup dari nol.

    Kamu pasti paham jika tidak semua orang dapat membangun startup sampai berhasil. Makanya, kemungkinan ada perusahaan rintisan yang mengalami kegagalan di tengah perjalanan bisnisnya.

    Keluarga atau teman dekat tentu diharapkan bisa lebih memahami keadaan tersebut dibandingkan dengan orang-orang profesional lainnya di luar lingkaran terdekat pebisnis pemula tersebut. 

    2. Orang-Orang Kaya

    Orang-orang kaya dan makmur kemungkinan besar bukan orang yang kamu kenal secara dekat. Bisa jadi kamu kenal dengan orang kaya seperti ini dalam event tertentu atau pertemuan lainnya.

    Contoh dari sosok-sosok ini adalah dokter, pebisnis sukses, dan lain-lain yang memiliki kekayaan bersih cukup atau bahkan sangat tinggi dan bersedia untuk berinvestasi ke perusahaan kecil seperti startup.

    Jika dibandingkan dengan keluarga atau teman dekat, mungkin jenis yang satu ini agak sulit dicari, bahkan seandainya kamu mengusahakannya sendiri. Namun, kamu bisa menemukannya apabila mempunyai jaringan yang luas.

    3. Grup/Jaringan

    Angel investor juga tergabung di dalam sebuah jaringan atau grup. Di Indonesia sendiri sudah ada yaitu Angel Investment Network Indonesia (ANGIN).

    Melalui ANGIN, wirausaha kecil seperti startup dapat mengajukan pendanaan dengan hanya mengisi kuesioner dan mengikuti tahapan-tahapan yang berlaku. Kemudian, perusahaan yang terpilih akan mendapatkan suntikan dana.

    Ciri Utama Investor Malaikat

    Jika dirangkum, ciri utama investor malaikat adalah seperti yang disebutkan di bawah ini menurut The Business Angel:

    • Investor individual
    • Berinvestasi pada startup atau bisnis tahap awal, serta perusahaan yang sudah mapan
    • Dana investasi: kurang dari USD $1 juta
    • Dapat turun campur tangan ataupun tidak

    Penting diingat sekali lagi bahwa Angel Investor menggunakan uang pribadi mereka sendiri.

    Apakah kamu bertanya, “Investor malaikat cenderung berinvestasi pada usaha apa”? Jawabannya adalah tergantung selera, ketertarikan, dan passion dari investor malaikat tersebut. Namun secara umum, investor malaikat cenderung berinvestasi pada usaha rintisan atau startup. 

    Berikut adalah daftar industri dengan pemodal malaikat terbanyak di Indonesia:

    • Teknologi mobile
    • Peminjaman peer-to-peer (P2P)
    • Restoran, katering dan makanan dan minuman
    • Teknologi Informasi (TI)
    • Logistik
    • Kesehatan
    • Teknologi properti
    • Hiburan anak-anak
    • Kerajinan tangan
    • Agensi ketenagakerjaan
    • Pendidikan
    • Kosmetik
    • Crowdfunding

    Baca juga: Pengertian, Manfaat, dan Resiko Investasi

    Perbedaan Investor Malaikat dengan Venture Capitalist

    Dari pembahasan di atas, mungkin kamu bertanya-tanya, apa perbedaan investor malaikat dengan venture capitalist?

    Perbedaan angel investor atau investor malaikat dengan venture capitalist terletak pada frekuensi pemberian modal dan sumber pendanaan.

    Pada umumnya angel investor akan sering kali melakukan investasi di tahap pertama. Biasanya, mereka akan menyasar perusahaan awal maupun perusahaan startup yang baru berdiri. Investor malaikat ini hanya memberikan investasi dana satu kali kepada startup untuk dapat melalui masa-masa sulitnya

    Sementara itu, venture capitalist biasanya akan menginvestasikan sebagian besar dari dana yang mereka miliki pada tahap selanjutnya. Jarang sekali menemukan venture capitalist yang berinvestasi pada tahap awal.

    Jumlah investasi modal dari venture capitalist bisa mencapai jutaan dolar AS rata-rata dalam satu perusahaan di dalam satu kurun waktu.

    Sedangkan untuk angel investor memiliki jumlah pendanaan investasi cukup kecil. Nominalnya sekitar 70 ribu dolar AS saja. Namun, jumlah tersebut juga bisa bertambah menjadi lebih tinggi tergantung dari kebutuhan perusahaan rintisan tersebut.

    Venture capitalist akan mengumpulkan dana dari beragam sumber. Mulai dari dana pensiun, lembaga keuangan serta dari perusahaan asuransi. Selain itu, venture capitalist sendiri juga bisa berinvestasi dengan perusahaan yang sama.

    Sementara angel investor merogoh kantong sendiri untuk mendanai startup yang mengajukan bantuan permodalan bisnis awalnya. Kadang, angel investor ini akan mengumpulkan uang secara berkelompok dan membentuk dana untuk berinvestasi di perusahaan. Sehingga, investor malaikat ini cenderung lebih mandiri dan independen.

    Dari segi waktu berjalan dan bidang bisnisnya pun juga berbeda. Venture capitalist cenderung menghindari risiko dan memilih berinvestasi ke perusahaan startup yang sudah matang. Tidak seperti angel investor yang bisa mendanai perusahaan rintisan dari awal berdiri. 

    Contoh Investor Malaikat

    Di bawah ini adalah sedikit dari sekian banyak contoh investor malaikat di Indonesia.

    1. Shinta Dhanuwardoyo


    (sumber: thejakartapost.com)

    Shinta Dhanurwardoyo atau dikenal Shinta Bubu adalah perintis perusahaan internet di Indonesia. Dia mengaku sudah berperan sebagai angel investor di banyak startup.

    Shinta telah menjadi angel investor di startup Catfiz (aplikasi messaging dan sosial media), Kartoo (financial technology-dalam proses inkubasi), DreadOut (aplikasi game horor), dan DewaNation (social networks berbasis negara).

    “Saya tidak hapal nama-namanya, karena banyak sekali. Semua menggunakan uang pribadi, karena saya memiliki minat dan passion di startup,” ujar Shinta.

    2. Amir Sambodo


    (sumber: suara.com)

    Amir Sambodo merupakan angel investor melalui TeknoVentura. Mantan CEO Berau Coal ini nggak hanya investasi di startup teknologi digital, tapi juga teknologi lebih luas seperti pembangkit listrik. 

    Perusahaan rintisan digital yang telah dibantu Amir antara lain T-files (vendor turbin pembangkit listrik tenaga arus laut) dan GNFI (media massa dengan platform sosial media).

    Selain itu, Amir juga membantu Bitread (platform penerbitan digital), Nuesto (software house untuk platform antrean online dan sosial media untuk masjid), dan beberapa startup dengan basis web. Menurutnya, investasi yang sudah digelontorkan berkisar Rp100 juta hingga Rp1 miliar.

    Amir yang dikenal bijak ini sudah wafat pada 24 Maret 2020. 

    3. Danny Oei Wirianto


    (sumber: jakartajive.com)

    Bagi para Kaskuser, nama Danny Oei Wirianto wajib kamu kenal. Dialah malaikat investornya Kaskus. Dia juga menjadi Chief Marketing Officer GDP Venture, perusahaan modal ventura lokal milik Djarum Group.

    Danny juga mengaku menjadi angel investor di startup seperti Carousell (Singapura), serta Ryce dan Eaze yang berbasis di Amerika Serikat. Dengan pengalaman 20 tahun di dunia internet, wajar jika Danny berani menginvestasikan uang pribadinya. 

    Danny pun pernah membuat startup, antara lain Mindtalk.com, SemutApi Colony, dan MerahPutih Inc.

    4. Victor Fungkong


    (sumber: indonusadwitama.com)

    Victor Fungkong merupakan angel investor yang sering mendanai startup. Perusahaan Victor bergerak di bisnis teknologi informasi dan internet, jasa keuangan, sumber daya mineral, dan energi. 

    Victor aktif memberikan hasil risetnya kepada William Tanujaya dan Leontinus Alpha Edison, saat Tokopedia masih berupa ide. Sejak 2007 William dan Leon adalah karyawan Indocom Group, kelompok usaha milik Victor. Kemudian ide-ide tersebut dilanjutkan dengan pendanaan tahap awal Tokopedia di tahun 2009-2010. 

    Victor sudah berpengalaman di bisnis internet. Dia telah membangun startup sejak 2000 di Amerika Serikat. 

    Sebuah usaha rintisan yang bisa meyakinkan investor malaikat akan mendapatkan dana segar untuk memulai bisnisnya.

    Kesimpulan

    Investor malaikat berfokus untuk membantu startup mengambil langkah pertama mereka. Pada dasarnya, investor malaikat adalah kebalikan dari pemodal ventura.

    Istilah "angel" berasal dari teater Broadway, ketika orang kaya memberikan uang untuk mendorong produksi teater. 

    Angel investor juga disebut investor informal, angel funder, investor swasta (private investors), investor benih (seed investors), atau malaikat bisnis (business angels). 

    Beberapa investor malaikat berinvestasi melalui platform crowdfunding online atau membangun jaringan investor malaikat untuk mengumpulkan modal bersama seperti ANGIN.

    Kamu sudah siap mendapatkan dana segar dari investor malaikat, Majoopreneurs? Jangan lupa siapkan juga wawasan seputar bisnis dan UMKM yang sudah disediakan majoo agar dapat meyakinkan pemodal awalmu, ya!

    Pertanyaan Terkait

    • Investor malaikat cenderung berinvestasi pada usaha yang sesuai dengan selera, ketertarikan, dan passion dari investor malaikat tersebut. Namun secara umum, investor malaikat cenderung berinvestasi pada usaha rintisan atau startup. 
    • Dilansir dari Investopedia, angel investor adalah seseorang kaya raya yang memberikan dukungan keuangan kepada perusahaan kecil seperti startup. Biasanya, orang tersebut akan meminta imbalan untuk mendapatkan kepemilikan saham dari startup tersebut.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Contoh Surat Bisnis dan Fungsinya
    Contoh surat bisnis ini akan bikin kamu lebih tahu dan paham cara membuat surat bisnis yang benar dan efektif.
    Sistem, Tujuan, Ciri-ciri, dan Contoh Bisnis MLM
    MLM adalah bisnis yang telah berlangsung lama dan tetap menarik perhatian masyarakat, meski dipandang negatif oleh sebagian orang. Kamu tertarik?
    Apa Itu Retargeting? Ketahui Pengertian & Cara Melakukannya!
    Retargeting adalah bentuk online advertising yang membantu brand berada di bagian depan bounced traffic setelah pengunjung meninggalkan website.
    Online Single Submission Adalah: Pengertian dan Penerapannya
    Online Single Submission (OSS) adalah izin berusaha terintegrasi secara elektronik yang diterbitkan oleh Kementerian Investasi/BKPM untuk para pelaku usaha.