Seperti Apa Contoh Invoice Penjualan yang Kerap Digunakan?

Ditulis oleh Ajar Pamungkas

article thumbnail

Bagi pelaku usaha, khususnya yang bergerak di bidang perdagangan, berurusan dengan contoh invoice penjualan serta formulir-formulirnya jelas bukanlah sesuatu yang bisa dihindari.

Sayangnya, tak semua pelaku usaha berkesempatan untuk mempelajari akuntansi dan memahaminya secara mendetail. Tak apa, kok, fokus pada strategi bisnis dan pengelolaan operasional harian toh juga termasuk pekerjaan penting yang tak bisa ditinggalkan. Di samping itu, staf bagian keuangan tentu lebih andal untuk urusan invoice, kan?

Pun demikian, tak ada salahnya juga bagi pelaku usaha untuk belajar membuat invoice penjualan bagi bisnisnya. Siapa tahu, kan, sewaktu-waktu diperlukan? Nah, tak perlu cemas, karena di era yang sudah serba modern seperti sekarang, menemukan contoh invoice yang bisa dijadikan bahan belajar sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan, kok! Selama ada kemauan, pasti ada jalan!

Bagi pelaku usaha yang ingin mulai belajar serba-serbi terkait invoice penjualan, langsung saja simak artikel ini hingga selesai, ya! Let’s go!

Baca Juga: Begini Contoh Invoice Penagihan yang Bisa Kamu Sontek!

Beragam Contoh Invoice Penjualan dan Komponennya

Untuk aktivitasnya sendiri, invoicing kegiatan penjualan memang dapat disederhanakan sekadar sebagai mengirim tagihan untuk transaksi penjualan yang kita lakukan kepada klien atau pelanggan. Namun, sebenarnya ada beberapa perbedaan pada invoice yang dibuat karena kegiatan penjualan itu sendiri terbagi menjadi dua: penjualan dengan pembayaran yang dilakukan secara tunai dan juga penjualan yang diselesaikan dengan cara pembayaran kredit.

Karena kedua jenis penyelesaian pembayaran ini berbeda, tentu invoice yang harus dikirimkan pun juga akan sedikit berbeda. Namun, setiap invoice penjualan umumnya memiliki sejumlah komponen dasar yang sama.

Sebuah invoice umumnya akan mencakup keterangan seputar identitas penjual, produk yang dibeli secara detail, jumlah untuk setiap produk yang dibeli, besarnya harga satuan untuk produk-produk tersebut, dan juga harga total yang harus dibayarkan untuk menyelesaikan transaksi.

Ada banyak sekali contoh invoice penjualan yang bisa dijadikan inspirasi. Sebenarnya, karena format invoice penjualan tak jauh berbeda, kita bisa langsung menggunakan contoh-contoh tersebut dengan sedikit penyesuaian tergantung dari kebutuhan invoicing atau penagihan.

Dari sekian banyak contoh invoice, setidaknya ada tiga yang perlu diketahui dengan baik oleh pelaku usaha yang bergerak di bidang usaha dagang, yaitu invoice penjualan barang, penjualan sederhana, dan penjualan secara kredit. Agar lebih jelas, mari kita ulas satu per satu, yuk!

  • Contoh Invoice Penjualan Barang

Dalam contoh invoice penjualan barang, komponen yang paling penting jelas detail terkait barang yang dijual, mulai dari keterangan deskripsinya, harga satuannya, jumlah yang dibeli, dan juga harga total yang harus dibayarkan.

Namun, sebelum membahas detail terkait barang yang dijual, pastikan komponen pelengkap invoice sudah terisi terlebih dahulu. Komponen ini umumnya mencakup nomor invoice yang akan mempermudah kita saat proses pengarsipan atau pencatatan keuangan, kemudian nomor pesanan dan juga kode transaksi yang akan membantu pelanggan untuk melacak status penagihannya.

Setelah kelengkapan tersebut terisi dengan jelas, kita bisa masuk ke bagian penagihan yang juga merupakan bagian utama dari keseluruhan invoice. Pastikan dalam bagian penagihan ini, seluruh detail terkait penjualan yang dilakukan tercantum dengan jelas, karena bagian penagihan ini yang akan dijadikan rujukan oleh pelanggan atau klien saat menyelesaikan pembayaran.

Pastikan tidak salah menghitung serta menjumlahkan. Dengan demikian, pelanggan pun dapat memeriksa apakah tagihan yang diterimanya sesuai dengan detail barang yang dibeli dan nilai totalnya sudah benar. Jangan sampai salah, karena kesalahan sekecil apa pun, bisa saja menurunkan tingkat kepercayaan pelanggan terhadap kita, lho!

Baca Juga: Berikut Penjelasan Invoice Secara Lengkap Yang Harus Kamu Tahu

Contoh invoice penjualan umumnya terdiri dari tiga bagian dengan fungsinya masing-masing.

  • Contoh Invoice Penjualan Sederhana

Sedikit berbeda dengan contoh invoice penjualan barang, contoh invoice penjualan sederhana benar-benar berfokus pada rincian penagihan yang perlu diselesaikan oleh pelanggan. Oleh karena itu, sesuai dengan namanya, format invoice yang satu ini bisa dibilang sederhana sekali tanpa ada komponen pelengkap yang umumnya bisa kita temukan dalam invoice penjualan barang.

Komponen pelengkap yang dimaksud di sini adalah identitas resmi bisnis kita seperti logo perusahaan atau toko maupun tempat usaha yang biasanya dicetak di bagian kop atau bagian atas invoice. Namun, yang bisa dihilangkan dalam invoice penjualan sederhana hanya komponen-komponen pelengkap itu saja, ya!

Komponen penagihan seperti rincian produk atau jasa yang dibeli tetap perlu ditulis secara lengkap dan jelas. Dalam contoh invoice penjualan sederhana, rincian penagihan ini kerap dibuat dalam bentuk tabel sederhana yang menunjukkan produk apa yang dibeli, berapa banyak, berapa harga satuannya, dan jumlah akhirnya.

Setelahnya, pastikan identitas pembeli tercantum secara jelas di dalam invoice. Bagian ini cukup penting karena dalam invoice penjualan sederhana, identitas penjual tidak diperlukan, sehingga identitas pembeli, lah, yang akan digunakan sebagai pembeda dengan transaksi-transaksi lainnya.

  • Contoh Invoice Penjualan secara Kredit

Lain invoice penjualan sederhana, lain pula contoh invoice penjualan secara kredit. Dalam jenis invoice yang satu ini, kop dan identitas pihak penjual tetap dicantumkan, demikian pula dengan rincian penagihan yang secara jelas menunjukkan produk apa yang dibeli, berapa harga satuannya, berapa jumlah unit yang dibeli, dan juga subtotal serta total yang harus dibayarkan oleh pelanggan.

Secara sekilas, invoice penjualan secara kredit memang tak ada bedanya dengan invoice penjualan biasa yang diselesaikan secara tunai. Namun, jika kita perhatikan dengan baik, di salah satu bagiannya kita akan menemukan keterangan yang menyatakan bahwa penjualan tersebut belum lunas.

Tak jarang pelaku usaha menambahkan keterangan terkait cara penyelesaian pembayaran, misalnya saja dengan mencantumkan nomor rekening dan bank yang bisa digunakan oleh pelanggan untuk melunasi pembayaran.

Nah, satu hal yang perlu diperhatikan dalam contoh invoice penjualan secara kredit adalah nilai yang terutang dari pelanggan. Apabila penjualan tersebut sudah dilunasi sebagian oleh pelanggan, kita perlu mencantumkan keterangan pengurangan senilai dengan pembayaran yang telah dilunasi, kemudian menghitung selisih yang masih harus dibayarkan oleh pelanggan.

Membuat invoice penjualan secara kredit memang sedikit rumit, jadi pastikan untuk melakukan setiap penghitungan dengan hati-hati, sehingga tidak ada pihak yang akan dirugikan.

Baca Juga: Apa Itu Invoice dan Apa Pentingnya Bagi Bisnis?

Membuat Contoh Form Invoice Penjualan

Jika kita melihat contoh form invoice penjualan, sebenarnya kita dapat membagi informasi di dalamnya menjadi tiga bagian. Bagian pertama atau bagian atas berisikan keterangan terkait invoice itu sendiri, seperti judul tagihan, kode penagihan, tanggal terjadinya transaksi, dan juga identitas kedua belah pihak yang terlibat dalam transaksi tersebut.

Selanjutnya, bagian kedua atau bagian tengah dalam contoh form invoice penjualan yang merupakan isi dari invoice tersebut merinci keseluruhan detail terkait barang atau penjualan yang dilakukan. Bagian ini merupakan komponen utama yang perlu dibuat serinci dan sehati-hati mungkin.

Melalui bagian kedua ini, pelaku usaha sebagai pihak penjual dapat mencatat produk apa saja yang terjual secara lengkap beserta dengan harga satuan dan harga totalnya. Di sisi lain, pelanggan selaku pihak pembeli juga dapat memeriksa rincian penagihan apakah sudah sesuai atau belum. Oleh karena itu, bagian ini perlu dibuat dengan serinci mungkin.

Bagian ketiga atau bagian bawah merupakan keterangan tambahan di luar layanan yang kita berikan, misalnya saja keterangan terkait biaya administrasi, ongkos kirim, atau sekadar ketentuan pembelian maupun pengembalian barang. Selain komponen tersebut, dalam contoh invoice penjualan kita juga akan menemukan identitas serta tanda tangan pelanggan di bagian ini.

Bagaimana? Cukup mudah, kan, sebenarnya! Agar pengelolaan bisnis bisa dilakukan dengan lebih mudah lagi, tetapi tetap efektif dan efisien, gunakan aplikasi majoo yang dirancang khusus untuk mempermudah pengelolaan operasional bisnis.

Sumber Data:

https://www.rumah.com/panduan-properti/apa-itu-invoice-63119 


Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo