Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    • Solusi
    • Fitur
    • CVV adalah: Pengertian, Jenis, dan Tips Menggunakannya

    CVV adalah: Pengertian, Jenis, dan Tips Menggunakannya

    Pastikan situs online yang digunakan untuk melakukan transaksi adalah situs tepercaya.

    Apakah kamu pengguna kartu kredit? Jika, iya, pasti kamu sering mendengar istilah CVV atau CVC saat menggunakan kartu kredit kamu. CVV adalah singkatan dari Card Verification Value yang berfungsi sebagai kode pengaman yang hanya diketahui oleh pemilik kartu tersebut.

    Biasanya, CVV atau CVC digunakan saat akan melakukan pembelian secara online dengan memasukkan nama, nomor kartu, tanggal kadaluarsa, dan juga kode CVV yang tertera pada bagian belakang kartu kredit kamu.

    Kartu kredit tidak hanya bisa digunakan untuk bertransaksi di dalam negeri, tapi juga bisa digunakan di luar negeri. Semua tergantung dengan logo yang tertera pada kartu kredit tersebut.

    Nah, seberapa penting, sih, kode CVV ini? Temukan penjelasan lengkap mengenai pengertian CVV dan CVC beserta tips aman menggunakannya dalam artikel ini. Baca sampai tuntas, ya!

    Apa Itu CVV?

    Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa CVV adalah singkatan dari Card Verification Value berupa tiga digit angka terakhir yang terdapat pada kartu kredit atau debit. CVV ini memiliki fungsi sebagai bukti verifikasi keamanan saat kamu melakukan transaksi secara online.

    Kode CVV juga bisa dikategorikan sebagai kode pengganti PIN atau tanda tangan yang biasanya digunakan saat melakukan transaksi offline sebagai bukti bahwa kamu memang pemilik kartu tersebut.

    Bagi pihak bank penerbit kartu kredit tersebut, kode CVV merupakan jaminan yang digunakan untuk memercayai transaksi yang dilakukan oleh pemegang kartu. 

    Pasalnya, pihak bank penerbit kartu bisa menolak seluruh proses transaksi dan memblokir kartu tersebut jika pemegang kartu tidak bisa menyertakan kode CVV sebagai bukti verifikasinya.

    Bedanya CVV dengan CVC

    Jika CVV adalah Certificate Verification Value maka CVC singkatan dari Card Verification Code. Kode CVV dan CVC dengan 3 digit angka ini lebih sering ditemui pada kartu bertanda VISA, Mastercard, dan Discover, sedangkan pada kartu dengan tanda American Express kode CVV atau CVC ini berjumlah 4 digit.

    Berbeda dengan sebagian besar kartu yang menempatkan kode CVV atau CVC ini di bagian belakang, khusus pada kartu American Express kode CVV-nya terletak di bagian depan kartu.

    Sebagai salah satu fitur keamanan elektronik, informasi terkait kode CVV tidak boleh dibagikan kepada orang lain agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    Selain CVV dan CVC, ada beberapa istilah lain yang serupa dengan CVV atau CVC ini, di antaranya adalah CSC (Card Security Code), CVV2 (Card Verification Value 2), CVC2 (Card Validation Code 2), dan juga CID atau Card Identification Number.

    Baca juga: 5 Kelemahan Pembayaran Tunai, Pemilik Bisnis Harus Paham!

    Kode CVV merupakan kode yang bersifat rahasia.

    Jenis-Jenis Kartu yang Menggunakan CVV

    Setelah mengetahui apa itu kode CVV beserta fungsinya, kamu juga perlu memahami apa saja jenis kartu yang menggunakan CVV. Berikut penjelasannya!

    • Visa dan Mastercard

    Jenis kartu pertama yang menggunakan kode CVV atau CVC adalah kartu kredit atau kartu debit yang memiliki logo Visa atau Mastercard. Visa dan Mastercard merupakan dua jaringan pembayaran terbesar di dunia.

    Pada kedua jenis kartu ini, kode CVV atau CVC sama-sama menggunakan 3 digit angka. Visa dan Mastercard adalah perusahaan yang akan menangani seluruh transaksi yang menggunakan kartu kredit, debit, atau prabayar. 

    Satu hal yang mesti kamu perhatikan bahwa Visa dan Mastercard bukanlah perusahaan penerbit kartu kredit atau debit, melainkan perusahaan perantara antara pemilik kartu, bank, dan merchant.

    • American Express

    American Express merupakan perusahaan penerbit kartu yang sekaligus sebagai jaringan pembayaran yang menempatkan kode CVV-nya di bagian depan kartu. American Express mempunyai 4 digit kode yang ukurannya lebih kecil dan diletakkan di atas nomor kartu kredit.

    • Discover

    Serupa dengan American Express, Discover juga merupakan perusahaan penerbit kartu kredit yang sekaligus bekerja sebagai jaringan pembayaran yang umum ditemui di Amerika Serikat.

    Namun, letak kode CVV pada kartu Discover ini sama seperti kartu Visa atau Mastercard yang berada di bagian belakang kartu dan terdiri dari 3 digit angka.

    Baca juga: Keuntungan yang Didapatkan Pemilik Bisnis dari Sistem Paylater

    Tips Menggunakan CVV

    Agar kamu tidak mengalami kendala saat melakukan transaksi menggunakan kartu kredit atau debit kamu, coba perhatikan beberapa tips menggunakan CVV berikut ini.

    • Menutup Kode CVV dengan Selotip

    Tips pertama yang bisa kamu lakukan dengan mudah adalah menutup kode CVV dengan selotip agar tidak mudah dilihat oleh orang lain.

    Dengan menutup kode CVV yang tertera pada kartu bisa membantu menjaga kerahasiaan kode CVV yang tertera pada kartumu.

    • Jangan Simpan Kode CVV di Ponsel

    Karena sifat kode CVV ini yang rahasia, ada baiknya untuk tidak menyimpan kode tersebut di dalam ponsel kamu. Sebab, jika suatu saat kamu kehilangan ponsel, data tersebut bisa dengan mudah disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

    • Hindari Mengisi Formulir dengan Data Kartu Kredit

    Demi menghindari penyalahgunaan data pada kartu kredit kamu, sebaiknya jangan mengisi formulir yang meminta data-data kartu kreditmu, baik yang mengatasnamakan e-commerce maupun bank penerbit kartu.

    Jika kamu merasa ragu atas permintaan data-data tersebut, ada baiknya kamu menghubungi pihak bank penerbit atau langsung mendatangi bank yang bersangkutan.

    • Gunakan Sistem Keamanan Ganda

    Salah satu tips yang bisa kamu lakukan untuk menggunakan kartu kredit kamu dengan aman adalah dengan menerapkan sistem keamanan ganda. Contohnya dengan memakai kode PIN saat melakukan transaksi secara offline.

    • Lakukan Transaksi Online di Situs Tepercaya

    Melakukan transaksi online pada situs-situs yang terpercaya juga bisa meminimalisir terjadinya penyalahgunaan data pada kartu kredit kamu. Hal ini dilakukan guna menjaga kerahasiaan kode CVV supaya tidak bisa digunakan oleh orang lain.

    • Jangan Unggah Kartu dan Data Diri di Media Sosial

    Tips lainnya adalah tidak mengunggah data diri dan kartu kreditmu di media sosial. Seseorang bisa saja menggunakan data-data pribadimu untuk membobol sistem keamanan kartu kredit dan menggunakan data-data yang kamu posting di media sosial untuk melakukan transaksi.

    • Lakukan Pemblokiran Jika Menemukan Transaksi Mencurigakan

    Tips terakhir adalah selalu memeriksa aktivitas kartu kredit kamu secara teratur. Biasanya, pihak bank akan mengirimkan Credit Card Statement melalui email sebagai bukti transaksi yang kamu setujui. Jika kamu menemukan sebuah transaksi yang tidak kamu kenali, segera hubungi pihak bank penerbit kartu untuk melakukan pemblokiran.

    Baca juga: Merangkul Budaya Cashless Society dalam Mengembangkan Bisnis

    Kesimpulan

    Itulah penjelasan mengenai jenis, pengertian CVV dan CVC, serta tips yang bisa kamu lakukan untuk menghindari penyalahgunaan data kartu kredit yang kamu miliki.

    Dengan memperhatikan tips yang sudah disampaikan di atas, kamu jadi lebih memahami pentingnya kode CVV yang ada pada kartu kreditmu, sehingga kamu tidak mudah memberikan data-data tersebut kepada siapapun.

    Bagi sebagian orang, memiliki kartu kredit bisa memudahkan mereka dalam melakukan transaksi baik online maupun offline, namun kamu juga harus bisa mengatur keuangan dengan baik. Jangan sampai adanya kartu kredit malah membebani kamu untuk mengelola keuanganmu.

    Baik individu maupun perusahaan perlu memiliki laporan keuangan agar kamu bisa mengetahui sumber pemasukan, pengeluaran, dan aliran dana lainnya dengan lebih detail.

    Nah, aplikasi POS yang satu ini bisa kamu manfaatkan untuk membuat laporan keuangan, lho! Majoo merupakan aplikasi wirausaha lengkap yang bisa menjadi solusi untuk segala jenis usaha kamu.

    Di dalamnya, terdapat berbagai fitur yang akan memudahkan kamu mengelola keuangan seperti aplikasi absensi & karyawan, aplikasi inventory, aplikasi CRM, hingga aplikasi untuk menganalisa bisnis. Semua tersaji lengkap dalam satu aplikasi ini. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, coba majoo sekarang!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Marketing Mix 7P: Pentingnya Implementasi Dalam Bisnis
    Strategi marketing mix perlu diimplementasikan oleh perusahaan untuk memenuhi target penjualan produk guna mendapatkan profit yang optimal.
    Bank Garansi adalah: Contoh, Tujuan, Fungsi
    Berbeda dari banyak bank lain yang kita kenal, bank garansi adalah bentuk jaminan dari bank yang bisa dimanfaatkan untuk kembangkan bisnis. Apa maksudnya?
    5 Contoh Surat Pengalaman Kerja
    Bermaksud pindah kerja? Siapkan satu jenis surat penting sebagai penunjangnya. Surat pengalaman kerja biasanya tidak perlu dilampirkan bersama CV.
    Laporan Keuangan Perusahaan Jasa: Kenali Jenis & Contohnya!
    Tak hanya perusahaan dagang, bisnis yang bergerak di sektor jasa pun perlu membuat laporan keuangan perusahaan jasa. Yuk, kenali jenis dan contohnya!