Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Ketahui Dampak Negatif Globalisasi di Berbagai Bidang

    Lingkungan menjadi salah satu bidang yang merasakan dampak negatif globalisasi.

    Globalisasi tentu tidak lagi menjadi istilah yang asing di telinga. Globalisasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “globalization” yang merupakan gabungan dari dua kata, “globe” yang berarti bumi dan “ization” yang berarti proses. Dari segi etimologis, globalisasi dapat diartikan sebagai proses yang mendunia. Istilah globalisasi merujuk pada sebuah proses tumbuhnya kesadaran global bahwa dunia adalah sebuah lingkungan yang terbangun sebagai satu kesatuan yang utuh. Dengan demikian, globalisasi memunculkan proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak lagi mengenal batas wilayah.

    Globalisasi memberikan dampak yang besar bagi tatanan kehidupan manusia, baik dampak positif maupun negatif. Lantas, apa saja dampak negatif globalisasi? Benarkah dampak negatif globalisasi dapat dirasakan di berbagai bidang? Langsung saja, simak ulasannya berikut ini! 

    Apa yang Dimaksud dengan Globalisasi?

    Sebelum membahas lebih jauh mengenai dampak negatif globalisasi, penting untuk mengetahui pengertian globalisasi itu sendiri. Globalisasi adalah istilah yang sering dibicarakan di era perkembangan teknologi seperti saat ini. Globalisasi dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat baik secara positif maupun negatif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) globalisasi merupakan proses masuknya ke ruang lingkup dunia.

    Sementara itu, pengertian globalisasi menurut para ahli adalah sebagai berikut:

    A.G. Me Gew

    Mengacu pada keterkaitan antarnegara untuk membentuk sistem dunia modern. Proses globalisasi bisa menjadi keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang membawa konsekuensi penting pada masyarakat.

    Giddens

    Globalisasi adalah ketergantungan masyarakat di dunia yang semakin meningkat. Ketergantungan ini membuat kesenjangan antara masyarakat industri dan dunia ketiga.

    Heywood

    Globalisasi mengacu pada munculnya sebuah jaringan saling-ketergantungan yang kompleks yang menunjukan kehidupan seseorang kian dipengaruhi peristiwa dan keputusan yang dibuat di sebuah tempat yang jauh dari orang tersebut.

    Winarno

    Winarno mendefinisikan globalisasi sebagai suatu proses yang memposisikan masyarakat dunia dapat menjangkau satu dengan lain atau saling berhubungan dalam semua aspek kehidupan, baik budaya, politik, ekonomi, teknologi, maupun lingkungan.

    Malcom Waters

    Menurut Malcom Waters, profesor Sosiologi dari Universitas Tasmania, globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting yang terjelma di dalam kesadaran orang.

    Emanuel Ritcher

    Akademisi Ilmu Politik asal Universitas Aachen, Emanuel Ritcher menjabarkan bahwa globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan yang menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi dalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.

    Princenton N Lyman

    Ahli diplomasi asal Amerika Serikat, Princenton N Lyman memiliki gagasan mengenai globalisasi. Menurutnya, globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan hubungan antara Negara-negara di dunia dalam hal perdagangan dan keuangan.

    Selo Soemardjan

    Sosiolog asli Indonesia, Selo Soemardjan ini turut serta mengawali kajian mengenai globalisasi di Indonesia. Selo menuliskan dalam beberapa literasinya bahwa globalisasi adalah terbentuknya organisasi dan komunikasi antara masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama.

    Baca juga: Globalisasi Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Contoh

    Penyebab Globalisasi yang Penting untuk Diketahui

    Lantas, apa penyebab terjadinya globalisasi? Ini dia empat penyebab globalisasi yang penting untuk diketahui.

    Perkembangan Teknologi Informasi dan Transportasi

    Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan transportasi membuat kegiatan jual beli antar negara menjadi lebih mudah. Tidak perlu repot, saat ini kita bisa melakukan transaksi dengan penjual/pembeli di negara lain tanpa tatap muka melalui e-commerce.

    Meningkatnya Kerja Sama Internasional

    Kerja sama internasional memudahkan terjadinya transaksi antar negara. Hal ini juga turut meningkatkan jumlah produk yang masuk dari luar negeri dan juga sebaliknya. Dengan demikian, kerja sama internasional juga semakin meningkat.

    Kemudahan Transportasi

    Pengiriman barang dan jasa antar negara menjadi lebih mudah, sehingga banyak produk dari luar negeri yang masuk ke dalam negeri dan menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat. Tidak jarang produk dari luar negerti tersebut diadaptasi oleh masyarakat setempat dan menjadi produk baru hasil dari percampuran budaya.

    Ekonomi yang Semakin Terbuka

    Saat ini, perdagangan global yang terjadi disebabkan oleh berbagai negara yang semakin terbuka (terjadi pertukaran produk dari satu negara ke negara lain). Pertukaran dan penggunaan produk tersebut tentu juga memengaruhi masyarakat di negara lainnya.

    Baca juga: Pengertian dan Contoh Pasar Bebas sebagai Bentuk Globalisasi

    Selain dampak positif, globalisasi juga memiliki dampak negatif di berbagai bidang. 

    Dampak Negatif Globalisasi di Berbagai Bidang

    Awalnya, proses globalisasi ditandai dengan kemajuan bidang teknologi informasi dan komunikasi. Bidang ini menjadi penggerak globalisasi yang memengaruhi berbagai bidang lain dalam kehidupan, seperti ekonomi, politik, pendidikan, sosial, dan transportasi. Dampak globalisasi juga memberikan manfaat dan akibat buruk yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dampak negatif globalisasi di berbagai bidang adalah sebagai berikut:

    Dampak Negatif Globalisasi di Bidang Ekonomi

    Dampak negatif globalisasi di bidang ekonomi adalah sebagai berikut:

    • Industrialisasi di kota-kota besar telah meningkatkan berbagai macam polusi, seperti polusi air, udara, tanah, dan lingkungan. Sebab, limbah kimia yang tidak dikelola dengan baik pada akhirnya merusak lingkungan dan menyebabkan terjadinya pemanasan global.
    • Meningkatnya kesenjangan pembangunan antara negara maju dan negara berkembang. Secara tidak langsung, negara berkembang yang kaya akan sumber daya alam menjadi tempat eksploitasi negara maju dalam mengembangkan usahanya untuk mendapatkan keuntungan yang sangat besar.
    • Eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran oleh perusahaan asing maupun lokal menyebabkan kondisi lingkungan semakin rusak dan membahayakan kesehatan manusia juga menyebabkan terjadinya bencana alam.
    • Perusahaan besar yang memiliki teknologi dan modal besar menghambat berkembangnya industri rumah tangga dengan skala modal kecil. Dampak lebih lanjut adalah muncul pengangguran dan meningkatnya angka kriminalitas.

    Dampak Negatif Globalisasi di Bidang Politik

    Dampak negatif globalisasi di bidang politik adalah sebagai berikut:

    • Meningkatnya gerakan separatis dan radikalisme di sejumlah wilayah. Separatis menjadi dampak adanya ketidakberdayaan dan kecemburuan ekonomi atas kondisi ekonomi dan politik yang begitu timpang.
    • Adanya campur tangan negara-negara maju, khususnya Amerika Serikat yang sering memaksakan kepentingan dan ideologinya ke negara berkembang.
    • Isu penegakkan hak asasi manusia atau HAM di suatu negara, khususnya negara berkembang dijadikan alat politik negara maju dalam memasukkan kepentingan politiknya.

    Dampak Negatif Globalisasi di Bidang Pendidikan

    Dampak negatif globalisasi di bidang pendidikan adalah sebagai berikut:

    • Penyalahgunaan kemajuan iptek untuk kegiatan ilegal, seperti membuat situs porno, penyebaran berita bohong atau hoax, serta penggunaan alat teknologi untuk melakukan tindakan kriminal.
    • Meningkatnya kejahatan global dan kriminalitas perbankan yang menggunakan kecanggihan teknologi seperti tindak pencucian uang dan penyelundupan barang-barang terlarang.

    Dampak Negatif Globalisasi di Bidang Sosial

    Dampak negatif globalisasi di bidang sosial adalah sebagai berikut:

    • Meningkatnya berbagai macam gaya hidup modern yang merusak moral, kepribadian, dan budaya setempat, seperti meningkatnya individualisme, sekularisme, hedonisme, dan pragmatisme.
    • Penyebaran paham barat terutama ideologi liberal membentuk sikap kebebasan yang tidak sesuai dengan budaya timur. Sikap kebarat-baratan atau westernisasi, seperti seks bebas, penyalahgunaan narkoba, dan lain sebagainya.
    • Pengikisan bahasa nasional dan penguatan bahasa internasional seperti bahasa Inggris, Perancis, Jepang, dan lain-lain.
    • Memudarnya kecintaan terhadap budaya bangsa sendiri dan lebih mencintai budaya populer. Meningkatnya pornografi dan pornoaksi di masyarakat. Akibatnya meningkatkan kejahatan pemerkosaan, pelecehan seksual, tindakan prostitusi di berbagai kalangan.

    Dampak Negatif Globalisasi di Bidang Transportasi

    Dampak negatif globalisasi di bidang transportasi adalah meningkatnya daya beli membuat masyarakat bersifat konsumtif. Masyarakat cenderung untuk memuaskan kepentingan dan kenyamanan pribadi masyarakat membeli mobil atau motor, sehingga membuat kemacetan dan polusi baik polusi suara maupun polusi udara. Di kota-kota besar, kemacetan dan polusi menjadi masalah yang utama dan sulit untuk diselesaikan. Banyaknya transportasi yang tidak diimbangi oleh pelebaran jalan membuat kemacetan yang dapat merugikan dari sudut ekonomi maupun lingkungan.

    Baca juga: Apa itu Globalisasi? Memahami Arti Hingga Dampak Globalisasi

    Penutup

    Globalisasi terjadi ketika batas antarnegara terasa semakin memudar. Tidak hanya dampak positif, globalisasi juga memiliki dampak negatif. Dampak negatif globalisasi daoat dirasakan di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, politik, pendidikan, sosial, dan transportasi.

    Selain informasi mengenai dampak negatif globalisasi, temukan juga berbagai informasi seputar kredit, digital marketing, peluang usaha, dan strategi bisnis yang tepat di sini. Jangan ragu memilih majoo yang setia menemani langkahmu dalam bekerja dan membangun bisnis, terutama untuk urusan partner pembayaran. Dalam aplikasi majoo, terdapat berbagai fitur praktis dan menarik yang dapat disesuaikan dengan segala kebutuhanmu. Tunggu apa lagi? Yuk, berlangganan sekarang!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.