Kenali 9 Fungsi Distributor, Kunci Rantai Pasok Lancar

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

 Fungsi distributor adalah menyalurkan barang atau jasa hingga ke konsumen.

Fungsi distributor yang paling utama yaitu menjadi perantara antara produsen dan pengecer atau konsumen. Distributor merupakan pihak pertama dalam rantai perdagangan setelah produsen. Tugas distributor adalah membeli produk langsung dari produsen dan menjualnya kembali kepada pengecer, atau bahkan langsung kepada konsumen akhir.

Distributor dapat berupa individu atau perusahaan yang membeli produk secara langsung dari produsen dalam jumlah besar. Agar kamu lebih memahami fungsi, tugas, dan strategi menjadi distributor sukses, yuk, baca artikel ini sampai selesai, ya! 

Apa Itu Distributor?

Distributor adalah sebagai jembatan perantara antara produsen dan konsumen. Mereka bertanggung jawab dalam menyalurkan barang dari produsen ke tangan konsumen akhir dengan cara yang efektif dan efisien. Distributor juga dapat melakukan kegiatan seperti penyimpanan, pengemasan, dan mengirimkan produk serta mereka juga memastikan barang tersebut sampai dengan aman dan tepat waktu.

Dalam konteks bisnis, distributor dapat memiliki wilayah distribusi tertentu yang mana mereka bertanggung jawab untuk memasarkan dan mendistribusikan produk-produk tertentu. Mereka juga dapat menjalin kerja sama dengan produsen atau pemasok lain untuk mendistribusikan produk-produk yang berbeda.

Secara keseluruhan, tugas distributor memainkan peran penting dalam rantai pasokan atau distribusi produk. Mereka memudahkan akses konsumen terhadap berbagai produk dan membantu produsen dalam mencapai pasar yang lebih luas. 

Baca Juga: Distributor: Fungsi, Jenis, dan Contoh

Fungsi Distributor

Proses distribusi merupakan elemen penting dalam rantai pasok karena berdampak pada biaya, kepuasan pelanggan, dan reputasi brand terkait. Oleh karena itu, peran distributor sangat vital dalam rantai pasok. Tertarik mengetahui beberapa fungsi distributor. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, ya! 

1.    Melakukan Pembelian Barang atau Jasa

Fungsi distributor yang pertama adalah sebagai pembeli langsung barang atau jasa dari produsen untuk kemudian disalurkan ke tahap berikutnya dalam rantai pasok. 

2.    Menyimpan Barang

Setelah melakukan pembelian, distributor menyimpan barang untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke konsumen atau pengecer. Oleh karena itu, penting bagi distributor memiliki fasilitas penyimpanan, seperti gudang, terutama jika barang yang dibeli berupa produk fisik. Selain itu, distributor juga menanggung risiko atas barang yang disimpan, seperti kerusakan, kedaluwarsa, atau tidak dapat dijual kembali. 

3.    Melakukan Penjualan

Fungsi distributor selanjutnya yaitu sebagai pihak yang menyalurkan barang kepada agen atau konsumen, dan di sinilah mereka memperoleh keuntungan. 

4.    Mengangkut Barang

Distributor juga bertanggung jawab dalam proses pengiriman barang dari gudang mereka kepada pembeli atau pengecer. 

5.    Memilah Barang

Sebagai distributor, mereka melakukan pemilahan produk berdasarkan jenis, ukuran, dan spesifikasi lainnya sesuai dengan produk yang telah dibeli. 

6.    Memberikan Informasi

Distributor berperan sebagai perantara dari produsen dalam menyampaikan informasi mengenai produk atau jasa yang mereka salurkan kepada pembeli. Informasi ini mencakup jenis produk, detail produk, harga produk, ketersediaan, dan syarat-syarat yang berlaku. 

7.    Melakukan Promosi

Fungsi distributor yaitu mempromosikan produk yang akan dijualnya. Promosi ini bisa berupa, memberikan diskon, melakukan perbandingan dengan produk kompetitor, menyediakan merchandise, dan lain sebagainya.

Distributor terlibat dalam kegiatan pemasaran produk yang mereka distribusikan. Mereka dapat melakukan promosi, iklan, atau strategi pemasaran lainnya agar mengetahui permintaan produk tersebut dan meningkatkan brand awareness kepada konsumen. 

8.    Pelayanan pelanggan

Distributor memiliki peran dalam memberikan pelayanan pelanggan yang baik. Mereka merespons pertanyaan, menangani masalah, dan memberikan dukungan teknis atau layanan purna jual kepada konsumen yang membutuhkan. 

9.    Analisis pasar

Fungsi distributor juga meliputi pemantauan dan analisis pasar. Mereka mengumpulkan data dan informasi tentang tren, permintaan konsumen, pesaing, dan perubahan dalam industri untuk membantu produsen dalam pengambilan keputusan strategis. 

Baca Juga: Memahami Pengertian dan Tugas Logistik dalam Rantai Pasokan

Jenis-Jenis Distributor

Terdapat beberapa jenis distributor berdasarkan barang yang disalurkan, antara lain: 

Distributor Barang

Jenis distributor satu ini tugasnya menyalurkan produk berupa barang. Distributor ini seringkali dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Produsen mengandalkan distributor barang untuk menjual produk kepada pengecer atau konsumen secara langsung. 

Distributor Jasa

Jenis distributor ini menyalurkan produk dalam bentuk jasa, bukan barang. Dalam distribusi ini, distributor dapat menargetkan konsumen akhir secara langsung. Sebagai contoh, kamu dapat melihat alur distribusi jasa keuangan dari bank kepada nasabah. 

Distribusi Perorangan

Distribusi ini melibatkan penyaluran jasa atau produk dari produsen langsung ke individu. Contoh nyata dari jenis distributor ini adalah bisnis MLM (Multi Level Marketing).

Dengan adanya berbagai jenis distributor ini, memungkinkan produsen untuk memilih metode distribusi yang sesuai dengan produk atau jasa yang mereka tawarkan. 

Peran Distributor dalam Kegiatan Ekonomi

Distributor memainkan beberapa peran penting dalam kegiatan ekonomi. Peran distributor yaitu menjadi penghubung antara produsen dan konsumen. Distributor membantu produsen mencapai pasar yang lebih luas dengan mendistribusikan produk ke berbagai titik penjualan dan konsumen akhir.

Secara keseluruhan, peran distributor dalam kegiatan ekonomi adalah menghubungkan produsen dengan konsumen, mendistribusikan produk secara efisien, mengelola persediaan, melakukan pemasaran, memberikan pelayanan pelanggan, dan melakukan analisis pasar untuk mengoptimalkan aliran barang dan memenuhi kebutuhan pasar. 

Baca Juga: Laporan Stok Barang Gudang untuk Mengelola Inventori

Strategi Menjadi Distributor yang Sukses

Loyalitas pelanggan terhadap distributor adalah tanda keberhasilan dari tugas distributor. Lalu, bagaimana caranya agar kamu menjadi distributor sukses? Berikut ini beberapa strategi yang perlu kamu perhatikan, yakni: 

Pertahankan kepercayaan pelanggan

Kepercayaan pelanggan adalah kunci kesuksesan bisnis distribusi. Jangan sampai kamu kehilangan pelanggan atau klien karena kurangnya kepercayaan mereka terhadap bisnismu. Hindari kesalahan-kesalahan kecil yang dapat merusak kepercayaan, misalnya mengabaikan pesanan dari klien yang memesan dalam jumlah besar. Utamakan pelayanan yang baik dan perhatian kepada semua klien agar mereka merasa dihargai. 

Gunakan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) distributor

Permintaan barang semakin meningkat dan pembeli menginginkan pengiriman yang cepat. Sebagai distributor, kamu harus mampu memenuhi permintaan pelanggan sesuai waktu yang telah disepakati. Untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, sebaiknya terapkan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dari bisnismu. Sistem ERP memiliki kelebihan dalam mempercepat proses distribusi, mengurangi jumlah tenaga kerja, dan memantau pergerakan barang dan stok secara real-time melalui berbagai perangkat. 

Pantau arus kas secara teratur

Kesuksesan menjadi distributor tak lepas dari melibatkan kemampuan dalam merancang dan mengelola manajemen keuangan dengan cepat dan otomatis. Pastikan transaksi ter-update secara real-time, termasuk mengontrol tagihan, piutang, dan kewajiban bisnis lainnya yang harus dipatuhi sesuai jatuh temponya. Dengan informasi yang terintegrasi, kamu dapat dengan mudah melakukan eksekusi dan prediksi. 

Kendalikan persediaan barang

Agar sukses menjadi distributor, kamu harus memastikan stok barang di gudang selalu tersedia dan berkualitas baik. Jangan sampai terjadi keterlambatan pengiriman yang dapat menyebabkan barang kadaluarsa. Terutama pada bisnis distributor consumer goods atau makanan, kamu perlu memperhatikan tanggal masuk dan tanggal keluar  barang dengan tepat, ya. Gunakan sistem inventory untuk memantau jumlah dan kebutuhan barang secara real-time.  

Pertimbangkan kemampuan dan waktu pembayaran konsumen

Jika kamu menerapkan sistem pembelian secara kredit, perhatikan kemampuan konsumen dalam membayar tepat waktu sesuai jatuh temponya. Hindari memberikan kredit tanpa mempertimbangkan kemampuan pembayaran konsumen, sebab dapat menghambat bisnismu. Kamu harus mampu melihat kondisi pasar dan target pasar dengan tepat, memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan konsumen, serta menjaga kelancaran arus kas pendapatan bisnismu. 


aplikasi inventori

Kesimpulan

Sebagai seorang distributor, peranmu sangat penting dalam kegiatan ekonomi. Fungsi distributor selain untuk mengirimkan barang kepada konsumen, terdapat beberapa tips agar bisnis distribusi menjadi sukses dan memberikan keuntungan. 

Dalam menjalani bisnis distribusi, yang tak kalah penting adalah kemampuanmu dalam mengelola keuangan dan inventory bisnis. Pasalnya keduanya menjadi faktor krusial dalam menjalankan bisnis distribusi.

Kini kamu tak perlu khawatir, kamu bisa menggunakan aplikasi wirausaha online berbasis cloud storage yang bisa membantu segala operasional bisnismu, mulai dari membuat laporan, cek stok produk, hingga analisis bisnis. Kamu juga bisa berlanggan selama 14 hari, gratis!

Yuk, segera berlangganan layanan aplikasi majoo!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo