Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Definisi dan Jenis-Jenis Iklan yang Perlu Kamu Tahu!

    Iklan digunakan sebagai salah satu media untuk mempromosikan produk atau jasa yang perusahaan tawarkan.

    Iklan merupakan salah satu media yang digunakan untuk mengenalkan atau mempromosikan suatu produk, jasa, ataupun layanan kepada calon konsumennya dengan menggunakan media-media tertentu.

    Sering kali, iklan yang digunakan memiliki tujuan untuk mendapatkan perhatian atau membuat calon konsumen merasa tertarik membeli produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan tertentu.

    Secara sadar maupun tidak sadar, kamu pasti sering menemui iklan ditampilkan melalui media cetak atau media elektronik di lingkungan sekitarmu. Biasanya, iklan tersebut akan menawarkan suatu produk atau jasa tertentu agar kamu tertarik dan membeli produk atau jasa tersebut.

    Terdapat beberapa unsur yang dapat menjadi dasar pembuatan iklan ini, seperti nama produk, gambar, dan kalimat-kalimat persuasif yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. 

    Iklan yang dibuat juga memiliki tujuan-tujuan tertentu sesuai dengan jenis iklan yang akan digunakan. Umumnya, adanya iklan dapat memengaruhi minat, perhatian, keinginan, kepercayaan, serta tindakan dari para audiensnya.

    Kamu perlu mempertimbangkan banyak aspek sebelum mulai membuat iklan ini. Sebab, iklan memiliki kategori yang dibedakan menurut produk, media, isi, dan lain sebagainya. Kategori inilah yang nantinya akan memengaruhi seluruh tindakan dari para audiensnya.

    Nah, agar kamu mengetahui lebih dalam definisi, tujuan, serta jenis-jenis iklan yang bisa kamu gunakan, perhatikan penjelasan yang sudah kami siapkan dalam artikel ini!

    Definisi Iklan

    Apa itu iklan? Mungkin kamu bertanya-tanya apa definisi dari iklan itu sendiri. Ada beberapa ahli yang menyampaikan apa yang dimaksud dengan iklan, yaitu:

    1. Kotler, Philip & Amstrong

    Mereka menyebutkan bahwa periklanan merupakan seluruh bentuk promosi ide dari suatu barang atau jasa yang disajikan secara non-personal atau dikerjakan oleh pihak tertentu. 

    2. Kasali 

    Kasali menyebutkan bahwa periklanan adalah suatu media yang memiliki sifat statis. Umumnya, pesan-pesan yang disampaikan berupa pesan visual.

    3. Stanton 

    Stanton berpendapat bahwa iklan merupakan suatu hal yang berisi seluruh kegiatan untuk mempresentasikan sesuatu. Presentasi ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian dari para pendengar atau pembacanya secara non-personal. Umumnya, iklan dapat dilakukan jika memiliki sponsor yang jelas.

    4. Djaslim, Saladin

    Iklan merupakan semua bentuk penyajian yang bersifat non-personal. Iklan adalah sebuah promosi ide atau promosi barang jasa yang seluruh kegiatannya dibayarkan oleh sponsor.

    5. KBBI

    Sementara itu, menurut KBBI, iklan merupakan salah satu upaya untuk mendorong atau membujuk orang banyak agar memiliki ketertarikan pada barang atau jasa yang ditawarkan. 

    Iklan ini ditampilkan dengan menggunakan media seperti surat kabar dan majalah, atau ditayangkan di tempat-tempat umum agar mudah dijangkau oleh para pembacanya.

    Tujuan Iklan

    Adapun tujuan dibuatnya iklan adalah sebagai berikut:

    1. Meningkatkan Brand Awareness

    Salah satu tujuan penggunaan iklan yang mesti kamu pertimbangkan adalah untuk meningkatkan kesadaran akan sebuah merek. 

    Dengan adanya iklan di beberapa media iklan yang digunakan, masyarakat sebagai penonton dan calon konsumen menjadi lebih mengerti tentang keberadaan sebuah brand serta produk yang ditawarkan.

    Biasanya, di dalam sebuah iklan, perusahaan akan menyisipkan informasi-informasi mengenai produk yang dipasarkan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh konsumen, sehingga iklan ini dapat membuat calon konsumen menjadi lebih tertarik.

    2. Menarik Perhatian Konsumen

    Umumnya, iklan digunakan sebagai salah satu media untuk memasarkan suatu produk atau jasa. Proses ini dipilih untuk menarik perhatian para penontonnya untuk memiliki produk tersebut.

    Iklan yang dibuat juga tidak boleh sembarangan, sebab konsep iklan yang tidak menarik akan menurunkan minat konsumen untuk melihat atau membacanya.

    3. Membujuk Konsumen

    Tujuan iklan selanjutnya adalah membujuk konsumen untuk segera membeli produk yang kamu jual. Misalnya dengan menjual barang-barang dalam jumlah dan periode waktu yang terbatas.

    Hal ini dilakukan agar para konsumen merasa fear of missing out (FOMO) yang kemudian segera bertindak untuk membeli dan memiliki barang-barang tersebut.

    4. Meningkatkan Penjualan

    Tidak dapat dimungkiri jika iklan sering dijadikan sebagai media yang dapat membantu meningkatkan penjualan dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

    Oleh karena itu, iklan perlu dibuat semenarik mungkin agar para pembaca atau penontonnya menjadi yakin dengan nilai produk yang kamu tawarkan. Selanjutnya, calon konsumen tersebut akan tergoda untuk membeli produk tersebut saat itu juga.

    5. Melakukan Riset Pasar

    Iklan juga dipilih sebagai media untuk mengetahui kondisi dan respon pasar terhadap produk maupun brand yang kamu bangun. Nantinya data-data yang kamu dapatkan bisa dijadikan pertimbangan untuk membuat strategi marketing lanjutan bagi perusahaanmu.

    6. Meningkatkan Engagement

    Tujuan penggunaan iklan lainnya adalah untuk meningkatkan engagement yang sebelumnya telah terbentuk antara perusahaan dengan konsumennya. Engagement ini merupakan elemen yang penting untuk mendapatkan positioning di tengah pasar.

    Dengan adanya elemen-elemen ini, perusahaanmu bisa membentuk brand image yang baik di dalam masyarakat, sehingga perusahaan bisa menggiring calon konsumen tersebut untuk melakukan apa yang diinginkan oleh perusahaan.

    7. Penambahan Nilai

    Adanya iklan dapat memberi tambahan nilai berupa inovasi, perubahan sudut pandang pada konsumen, serta penyempurnaan dari kualitas produk atau layanan itu sendiri.

    Biasanya, konten pada iklan yang efektif dapat mengubah persepsi dan sudut pandang dari para konsumennya.

    8. Mendapatkan Konsumen Baru

    Kehilangan konsumen di dalam sebuah bisnis sering kali terjadi dan pasti akan memengaruhi bisnis yang kamu kelola. Oleh karena itu, perusahaan membuat sebuah iklan untuk mendapatkan calon konsumen baru untuk mengganti konsumen yang pergi atau berpindah menggunakan brand lain.

    Langkah ini perlu dilakukan, sebab untuk mengembalikan konsumen yang telah beralih akan lebih sulit jika dibandingkan dengan mencari calon konsumen baru.

    Baca juga: Belajar Digital Campaign agar Konten dan Bisnismu Melesat!

    Media elektronik menjadi salah satu media yang sering dipilih untuk menampilkan iklan.

    Jenis-Jenis Iklan yang Perlu Kamu Tahu

    Ada beberapa jenis iklan yang mesti kamu pahami agar mudah untuk mempraktikkannya dalam strategi bisnismu nanti. Jenis-jenis iklan tersebut di antaranya adalah:

    1. Iklan Berdasarkan Isinya

    Jenis iklan yang pertama adalah iklan yang dibuat berdasarkan isinya. Jenis iklan ini terbagi menjadi beberapa macam, yakni:

    • Iklan Penawaran

    Jenis iklan berdasarkan isinya yang pertama adalah iklan penawaran. Iklan ini bertujuan untuk menawarkan barang atau jasa kepada calon konsumen agar mereka tertarik untuk membeli dan menggunakan produk yang kamu tawarkan.

    Penawaran barang dapat berupa produk pakaian, sepatu, tas, makanan, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk produk jasa dapat berupa jasa penerjemah, jasa konsultan, jasa ojek online, jasa pengiriman, dan lain sebagainya.

    • Iklan Layanan Masyarakat

    Jenis iklan selanjutnya dapat berasal dari sebuah komunitas, lembaga, atau instansi. Biasanya, media iklan digunakan untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan hal tertentu, seperti menyampaikan tentang bahaya narkoba, membayar pajak, menjaga kebersihan, dan lain-lain.

    • Pengumuman

    Kemudian, ada jenis iklan berupa pengumuman yang berisi himbauan kepada masyarakat dan biasanya bersifat mengajak. Contohnya adalah iklan lomba, iklan event, peringatan HUT, dan lain sebagainya.

    • Permintaan

    Jenis iklan berdasarkan isinya yang terakhir adalah iklan permintaan. Umumnya, jenis iklan ini dibuat berdasarkan permintaan pribadi, lembaga, atau instansi agar informasi yang dimuat dapat diketahui oleh banyak orang. Salah satu contohnya adalah iklan lowongan pekerjaan.

    2. Iklan Berdasarkan Tujuannya

    Jenis iklan berdasarkan tujuannya terdiri dari dua macam, di antaranya:

    • Iklan Komersial

    Iklan komersial adalah jenis iklan yang dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan guna mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Iklan komersial terbagi menjadi tiga, yaitu iklan konsumen, iklan bisnis, dan juga iklan profesional.

    • Iklan Non-komersial

    Berbeda dengan iklan komersial, iklan non-komersial lebih mengarah pada pendapatan keuntungan-keuntungan sosial, bukan material. 

    Keuntungan sosial ini maksudnya adalah supaya masyarakat bisa mendapatkan tambahan pengetahuan, kesadaran diri, dan perubahan sikap serta perilaku terhadap permasalahan yang disampaikan dalam iklan tersebut.

    3. Iklan Berdasarkan Medianya

    Di bawah ini merupakan jenis iklan yang dibedakan berdasarkan media yang digunakan untuk menampilkannya, di antaranya:

    • Iklan Elektronik

    Iklan elektronik adalah jenis iklan yang menggunakan media elektronik sebagai media penyampaiannya, seperti iklan radio yang difokuskan pada penggunaan audionya, dan iklan televisi yang tidak hanya menggunakan audio tapi juga menggunakan video sebagai medianya.

    • Media Cetak

    Selanjutnya ada media cetak yang dicetak dan kemudian dibagikan kepada masyarakat luas. Jenis iklan yang satu ini bisa berupa majalah, brosur, koran, dan lain sebagainya.

    4. Iklan Berdasarkan Bentuk Penyampaiannya

    Jenis iklan yang terakhir dibedakan berdasarkan bentuk penyampaiannya. Jenis iklan ini terbagi menjadi empat macam, di antaranya:

    • Iklan Spot

    Jenis iklan yang pertama memiliki durasi yang lebih singkat dan biasanya disampaikan menggunakan media radio atau televisi dengan mengombinasikan antara gambar, suara, dan juga musik.

    • Iklan Kolom dan Baris

    Selanjutnya ada iklan yang berupa kolom dan baris. Iklan ini ditampilkan melalui media cetak yang disesuaikan dengan panjang kalimat serta luas kolom dari iklan yang ingin disampaikan. 

    Umumnya, iklan kolom dan baris dibuat dengan mengombinasikan kalimat serta gambar-gambar yang sesuai dengan konteks iklannya.

    • Adlib

    Adlib adalah jenis iklan yang cara penyampaiannya menggunakan ucapan dari pembawa iklannya, misalnya penyiar radio atau pembawa acara di televisi.

    Jenis iklan ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan jenis iklan lainnya, salah satunya adalah kemasan penyampaian iklan ini biasanya dilakukan dengan cara mengobrol, sehingga penontonnya tidak akan menyadari bahwa itu merupakan bagian dari iklan.

    • Sponsor

    Yang terakhir adalah sponsor. Sponsor merupakan jenis iklan yang biasanya dilakukan dengan cara menyewa atau membeli waktu atau ruang pada suatu media. Biasanya terdiri dari durasi waktu tertentu, seperti 30 menit atau lebih.

    Baca juga: Pemula Juga Bisa: Cara Membuat Iklan Sendiri di Media Sosial

    Penutup

    Setelah kamu memahami apa definisi, tujuan, serta jenis-jenis iklan ini. Langkah selanjutnya adalah memanfaatkan media iklan untuk mengembangkan serta memperbesar brand bisnis kamu kepada masyarakat luas.

    Salah satu media yang bisa kamu gunakan adalah aplikasi POS majoo. Aplikasi ini bisa kamu manfaatkan untuk menjangkau calon konsumen melalui kampanye digital. 

    Selain itu, majoo juga memiliki fitur-fitur yang memungkinkan perusahaan menjalin engagement dengan para konsumennya. Salah satunya adalah aplikasi CRM. dengan adanya jenis layanan ini, kamu bisa melakukan marketing campaign yang dapat membuat konsumen menggunakan kembali produk atau jasa yang kamu pasarkan.

    Mudah bukan? Jadi, tunggu apa lagi? Pakai majoo sekarang, dan nikmati kemudahan mengelola dan mengembangkan bisnis dengan layanan yang disediakan oleh majoo.

    Pertanyaan Terkait

    • Iklan elektronik adalah jenis iklan yang menggunakan media elektronik sebagai media penyampaiannya, seperti iklan radio yang difokuskan pada penggunaan audionya, dan iklan televisi yang tidak hanya menggunakan audio tapi juga menggunakan video sebagai medianya.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.