Pahami Jurnal Khusus Pembelian dan Cara Membuatnya, di Sini!

Ditulis oleh Dini N. Rizeki

article thumbnail

Pernahkah kamu mendengar istilah jurnal khusus pembelian? Pebisnis yang akrab dengan dunia pencatatan transaksi atau akuntansi mungkin sudah akrab dengan istilah tersebut. Kalau ternyata kamu belum pernah tahu dan belum pernah membuatnya, tidak apa. Kali ini akan kita bahas bersama-sama.

Jurnal khusus pembelian adalah satu dari jenis jurnal khusus yang biasa digunakan untuk mencatat transaksi. jenis yang lain adalah jurnal khusus penjualan dengan fungsi yang sama. 

Sebagai pebisnis, rasanya cukup penting kamu untuk memahami pencatatan jurnal khusus ini, karena memang ada banyak manfaatnya. Mulai dari untuk mencatat berbagai transaksi pembelian secara rinci sampai dengan sebagai suatu laporan yang bisa digunakan untuk memantau kondisi keuangan bisnis.

Baca Juga: Memahami Contoh Jurnal Khusus Pembelian dan Penjualan Bisnis

Apa Itu Jurnal Khusus Pembelian?

Pengertian jurnal khusus pembelian adalah catatan akuntansi yang mencatat transaksi pembelian barang atau jasa oleh suatu bisnis atau perusahaan. Jurnal ini berfungsi untuk merekam semua aktivitas pembelian yang terjadi dalam bisnis, termasuk pembelian inventaris, bahan baku, perlengkapan kantor, dan layanan lainnya. 

Bisa juga diartikan sebagai catatan yang digunakan untuk merekam transaksi pembelian berbagai jenis barang dagangan dan produk lainnya yang dilakukan dalam bentuk kredit. Dalam jurnal khusus pembelian, ada beberapa informasi yang biasanya dicatat. Seperti tanggal terjadinya transaksi, nama supplier, deskripsi barang atau jasa yang dibeli, jumlah, harga, dan akun yang terkait.

Jurnal khusus pembelian seringkali berhubungan dengan jurnal lainnya dalam siklus akuntansi, seperti jurnal umum dan jurnal penjualan. Informasi dari jurnal khusus pembelian nantinya akan digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan lain. Bisa dalam bentuk laporan laba rugi, laporan arus kas, atau neraca. 

Baca Juga: Memilih Jenis-Jenis Jurnal Khusus yang Dibutuhkan Bisnis!

Format Jurnal Khusus Pembelian

Format jurnal khusus pembelian dibuat secara khusus agar transaksi dapat tercatat dengan baik. Jurnal dibuat dalam tabel khusus yang memiliki baris atau kolom berisi data transaksi secara lengkap. 

Beberapa hal yang biasanya ada dalam tabel jurnal khusus pembelian adalah:

  • Nomor urut transaksi pembelian

  • Tanggal terjadinya transaksi pembelian 

  • Nama supplier, yaitu nama pihak atau perusahaan yang menjual barang atau jasa.

  • Deskripsi atau penjelasan tentang barang yang dibeli secara singkat

  • Debit (Pembelian), menyatakan jumlah uang yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk pembelian barang atau jasa. 

  • Kredit (Utang), menyatakan Jumlah uang yang harus dibayarkan kepada pihak supplier.

Inilah contoh bentuk jurnal khusus pembelian yang umum digunakan oleh banyak pemilik bisnis atau perusahaan.

Contoh jurnal khusus pembelian yang umum digunakan.

Cara Membuat Jurnal Khusus Pembelian 

Cara membuat jurnal khusus pembelian sebenarnya tidaklah sulit. Asalkan data transaksi yang kamu gunakan sudah tepat dan akurat. Selain itu, dibutuhkan ketelitian dan kecermatan agar tidak sampai melakukan salah input data transaksi.

Langkah-langkah yang perlu kamu lakukan antara lain adalah:

Membuat Format Jurnal Khusus Pembelian 

Di kertas jurnal, buatlah tabel dengan kolom-kolom untuk mencatat informasi transaksi. Isi kolom tersebut sesuai dengan yang sudah disebutkan di dalam penjelasan mengenai format jurnal khusus pembelian tadi.

Catat Setiap Transaksi

Setiap kali terjadi transaksi pembelian dengan pembayaran kredit, langsung masukkan detail transaksi ke dalam jurnal. Mulailah dengan mencatat tanggal transaksi, kemudian isi kolom lainnya.

Bagaimana cara membuat jurnal khusus pembelian?

Memahami Akun Debit dan Kredit

Akun debit dan kredit yang terkait dengan transaksi pembelian harus dicatat dengan benar. Akun debit yang umumnya digunakan adalah akun yang relevan dengan barang atau jasa yang dibeli, seperti "Persediaan" atau "Perlengkapan." 

Sementara, akun kredit yang digunakan adalah "Utang Usaha" atau akun serupa yang menunjukkan kewajiban membayar supplier.

Jangan Lupa untuk Menghitung Jumlah Totalnya

Setelah mencatat beberapa transaksi, usahakan kamu langsung menghitung total jumlah dan nilai transaksi pembelian tersebut. Ini akan sangat membantu dalam pemantauan arus kas dan penyusunan laporan keuangan.

Lakukan Rekonsiliasi

Secara berkala, lakukan rekonsiliasi jurnal dengan bukti fisik seperti faktur pembelian atau dokumen pendukung lainnya. Pastikan bahwa catatan di jurnal selalu sesuai dengan dokumen transaksi aslinya.

Penutupan Jurnal

Pada akhir periode akuntansi tertentu (biasanya bulanan atau tahunan), jurnal khusus pembelian akan ditutup. Artinya kamu perlu mentransfer total jumlah transaksi pembelian ke dalam akun akumulasi atau buku besar, sehingga jurnal siap untuk digunakan dalam periode akuntansi selanjutnya.

Baca Juga: Cara Membuat Jurnal Khusus yang Mudah untuk Bisnismu


Aplikasi Kasir Online majoo

Contoh Jurnal Khusus Pembelian

Berikut adalah salah satu contoh jurnal khusus pembelian salah satu usaha dagang di bidang frozen food. Bisa kamu perhatikan bahwa ada beberapa transaksi yang tercatat di situ. Detail transaksinya adalah:

Perusahaan Dagang Satu Selera mencatat transaksi-transaksi berikut pada periode Agustus 2023.

  • 2 Agustus 2023: Dibeli peralatan pabrik dari CV. Bumi Jaya sebesar Rp500.000

  • 7 Agustus 2023: Dibeli produk bahan makanan dari CV. Langgeng sebesar Rp2.100.000


Bila transaksi-transaksi tersebut dicatat ke dalam jurnal khusus pembelian, kurang lebih seperti ini bentuk jurnal khusus pembelian yang digunakan:

bentuk jurnal khusus pembelian

Mengapa Jurnal Khusus Pembelian Sangat Penting?

Setelah mengetahui pengertian dan cara membuat jurnal khusus pembelian tadi, apakah kamu sudah tahu kenapa jurnal ini penting bagi bisnismu? Alasannya adalah karena jurnal khusus pembelian memang memiliki peran yang penting dalam akuntansi bisnis. 

Beberapa alasan lain mengapa jurnal khusus pembelian sangat penting adalah:

  • Jurnal khusus pembelian memudahkan pemilik bisnis mencatat setiap transaksi pembelian dengan rinci. Mulai dari informasi tentang barang atau jasa yang dibeli, jumlah, harga, dan supplier yang terlibat. 

  • Jurnal ini dapat membantu pemilik bisnis memantau utang-utang dan mengatur pembayaran sesuai dengan persyaratan pembelian yang telah disepakati.

  • Berguna untuk mencatat pembelian bahan baku atau barang dagangan. Ini akan sangat membantu pebisnis dalam mengelola persediaan dengan efektif.

  • Dengan mencatat transaksi pembelian, pebisnis dapat memantau arus kas yang terkait dengan pembelian barang atau jasa. 

  • Data yang tercatat dalam jurnal khusus pembelian digunakan untuk menyusun berbagai jenis laporan keuangan. Laporan ini merupakan basis data kinerja bisnis, posisi keuangan, dan aktivitas operasional.

  • Menyediakan catatan lengkap tentang transaksi pembelian yang berguna saat menjalani proses audit internal atau eksternal. 

  • Dengan memiliki jurnal khusus pembelian, mencari dan melacak informasi tentang transaksi pembelian tertentu menjadi lebih mudah. 

Baca Juga: Jurnal Khusus Penjualan: Cara Cerdas Catat Penjualan Bisnis

Kesimpulan

Pengertian jurnal khusus pembelian adalah catatan akuntansi untuk berbagai transaksi pembelian barang atau jasa oleh suatu bisnis atau perusahaan. Transaksi yang dicatat antara lain adalah pembelian inventaris, bahan baku, perlengkapan kantor, dan layanan lainnya. 

Jurnal khusus pembelian berperan yang penting dalam akuntansi bisnis. Itulah sebabnya kamu dan pemilik bisnis lainnya perlu memahami jurnal ini lebih dalam. Salah satu langkah inovatif yang bisa kamu lakukan untuk memastikan cara membuat jurnal pembelian sudah dilakukan dengan benar adalah dengan menggunakan aplikasi kasir online.

Aplikasi kasir online dari majoo menjadi pilihan yang tepat karena memiliki banyak kelebihan. Di antaranya adalah kamu sudah bisa langsung mengoperasikan aplikasi Point of Sales (POS) di sini. Dengan begitu, akan sangat memudahkan pebisnis untuk mengotomatisasi proses penjualan, mengelola persediaan barang, dan melacak transaksi dengan lebih efisien. 

Data transaksi pembelian dari aplikasi kasir online dapat secara langsung terintegrasi ke dalam sistem akuntansi bisnismu, termasuk untuk proses pembuatan jurnal khusus pembelian. Melalui integrasi ini, informasi tentang pembelian barang atau jasa, termasuk jumlah, tanggal, dan supplier yang terlibat, dapat diambil secara otomatis dan diarahkan ke dalam format jurnal yang sesuai. 

Praktis dan sangat memudahkan ya kalau pakai majoo untuk bisnismu? Yuk, daftar sekarang! 



Sumber Data:

https://www.zenius.net/blog/cara-membuat-jurnal-khusus-pembelian-contoh

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo