Menghitung Gross margin Untuk Menilai Efektivitas Bisnis

Ditulis oleh Dwi Ernanda

article thumbnail


Menghitung gross margin sangat penting bagi perusahaan supaya dapat menilai efektivitas pada bisnis

Gross margin atau laba kotor merupakan salah satu ukuran keuangan yang memiliki peranan yang cukup penting dalam sebuah perusahaan. Gross margin ini bertujuan untuk menunjukkan kinerja penjualan apakah sudah efisien atau tidak. Dengan begitu, perusahaan dapat melihat apakah penjualan sudah mencapai keuntungan atau belum.

Pengertian Gross margin

Gross margin adalah rasio keuangan yang sering digunakan oleh perusahaan guna menilai efisiensi dalam proses produksi suatu barang atau produk yang dijual oleh perusahaan. 

Dalam beberapa bisnis mungkin akan lebih efisien untuk memproduksi serta menjual hanya satu produk saja dibandingkan dengan yang lain. Gross margin atau laba kotor bisa dihitung untuk masing-masing produk. Hal ini dengan syarat perusahaan bisa membedakan antara biaya langsung untuk kebutuhan produksi tiap-tiap produk dari yang lain. 

Pada laporan keuangan laba rugi perusahaan, harga pokok penjualan memperhitungkan biaya langsung untuk proses produksi. Biaya langsung ini meliputi biaya produk, biaya proyek, atau biaya departemen.

Harga pokok penjualan meliputi biaya langsung dari perusahaan. Di sini yang dipertimbangkan adalah biaya langsung bukan biaya tidak langsung. Biaya langsung memiliki sifat variabel atau dapat berubah-ubah yang didasarkan pada banyaknya produk yang diproduksi. 

Faktor Yang Mempengaruhi Gross margin

Dalam melakukan perhitungan gross margin, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Margin adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis Margin

  1. Harga jual produk


Harga jual produk merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi gross margin

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi gross margin atau laba kotor adalah harga jual produk. Jika produk yang dijual mempunyai harga yang semakin tinggi, maka keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan juga akan semakin besar.


Selain itu, perbedaan antara harga jual pada waktu tertentu juga dapat menentukan berapa nilai pendapatan kotor. Hal inilah yang menyebabkan pendapatan kotor yang bisa diperoleh perusahaan di tiap waktu akan selalu berbeda. Sehingga jika harga penjualan barang berbeda maka gross margin juga akan ikut berubah.

  1. Jumlah barang


Salam satu faktor yang dapat mempengaruhi gross margin adalah jumlah barang atau produk

Faktor berikutnya yang dapat mempengaruhi gross margin yaitu jumlah barang. Artinya, semakin banyak barang atau produk yang dijual, maka akan semakin besar pula potensi keuntungan yang akan diperoleh oleh perusahaan. Begitupun sebaliknya, jika barang yang dijual sedikit maka laba kotor yang diperoleh juga akan semakin kecil.

  1. HPP (Harga pokok penjualan)

Harga pokok penjualan juga merupakan salah satu komponen yang dapat mempengaruhi gross margin

Jika harga pokok penjualan suatu barang atau produk dikatakan stabil seimbang, dan tetap dengan harga penjualan produk, maka keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan juga akan semakin besar.


Berbeda halnya jika harga pokok penjualan ditingkatkan, namun harga jual untuk barang tidak mengalami perubahan. Dalam hal ini biasanya keuntungan yang akan diperoleh oleh perusahaan akan menjadi lebih kecil. Hal ini dapat berdampak pada pendapatan kotor yang tidak menguntungkan.


Idealnya yaitu harga pokok penjualan harus lebih kecil dibandingkan dengan harga jual dari suatu produk supaya perusahaan bisa memperoleh keuntungan. 


Jika nantinya dilakukan perhitungan, maka gross margin yang diperoleh adalah keuntungan. Keuntungan ini memang masih bersifat parsial dikarenakan harus dipotong dengan biaya gaji pekerja, beban pajak, ataupun suku bunga.


Untuk memudahkan kamu dalam menghitung gross margin dalam bisnis atau perusahaan, kamu bisa menggunakan aplikasi akuntansi majoo. Aplikasi ini merupakan aplikasi pendukung bisnis terbaik bagi wirausaha dan memiliki fitur yang lengkap berguna untuk mengelola semua kegiatan yang berhubungan dengan keuangan. 

Beberapa fitur yang tersedia pada aplikasi ini yaitu kas dan bank, biaya dan pengeluaran, faktur penjualan, buku besar, hingga laporan keuangan secara rinci dan akurat. Dengan mengetahui semua informasi keuangan ini kamu akan lebih mudah untuk menghitung gross margin pada bisnis.

Segera Upgrade bisnis kamu sekarang juga dengan beralih ke aplikasi Akuntansi Majoo. Hitung gross margin secara mudah dan mulailah membuat perubahan dalam perusahaan agar menjadi lebih baik.

Cara Menghitung Gross Profit Margin

Untuk dapat menghitung gross margin, ada 2 variabel yaitu penjualan bersih dan HPP (Harga pokok penjualan). Dua variabel ini bisa diambil dari laporan laba rugi suatu perusahaan.

  • Penjualan bersih

Penjualan bersih atau disebut juga dengan pendapatan bersih dapat digunakan dalam gross margin dikarenakan pendapatan total tidak akan akurat. Perusahaan wajib untuk mengurangi diskon, pengembalian, dan tunjangan dari total penjualan supaya bisa mendapatkan angka bersih.

  • HPP (Harga pokok penjualan)

HPP (Harga pokok penjualan) merupakan total dari jumlah biaya proses produksi suatu barang atau produk di perusahaan. Hal ini meliputi biaya langsung supaya bisa memperoleh produk atau barang seperti bahan langsung serta tenaga kerja langsung.


Dalam perhitungan gross margin, biaya tidak langsung tidak masuk ke dalam perhitungan. Hal ini bisa berbeda dengan industri tempat dimana perusahaan beroperasi. Pengeluaran umum perusahaan seperti biaya administrasi, biaya penjualan, biaya pemasaran, dan sebagian besar biaya tetap tidak termasuk ke dalam HPP (Harga pokok penjualan).

Rumus Untuk Menghitung Gross margin

Gross margin merupakan persentase yang dihasilkan dari pendapatan yang tersisa setelah dikurangi dengan HPP atau harga pokok penjualan. Adapun rumus untuk menghitungnya yaitu sebagai berikut:



Contoh kasus:

PT.Lestari mempunyai penjualan bersih senilai Rp.100.000.000 dan harga pokok dari penjualan sebesar Rp.80.000.000 yang didapat dari laporan laba rugi. Sehingga perhitungannya adalah:

= (100.000.000 – 80.000.000) / 100.000.000 x 100%

= 0.2 x 100%

= 20%

Fungsi Menghitung Gross margin

Gross margin mempunyai beberapa fungsi dalam bisnis atau perusahaan. Tentu saja fungsi utamanya untuk menghitung laba kotor pada bisnis. Berikut beberapa fungsi dari gross margin:

  1. Margin dan arus kas

Arus kas dalam bisnis juga dapat terpengaruh dengan laba kotor. Umumnya, perusahaan akan mengeluarkan biaya untuk persediaan secara signifikan supaya dapat memperoleh barang atau produk tersebut. 


Jika perusahaan menjual stok dengan keuntungan markup, maka perusahaan akan mengubah tiap unit menjadi uang tunai yang lebih besar dibandingkan dengan yang diinvestasikan.


Selain itu, perusahaan akan lebih mudah untuk dapat menginvestasikan uang untuk mengembakan bisnis sehingga dapat mengubah inventaris serta penjualan menjadi laba bagi perusahaan. Dengan mengetahui gross margin maka dapat membantu perusahaan dalam merumuskan kembali strategi investasi serta membantu mendorong arus kas pada perusahaan.

  1. Strategi penetapan harga

Fungsi dari gross margin juga dapat digunakan untuk menentukan harga penjualan. biasanya, harga barang atau produk didasarkan pada harga pasar supaya dapat kompetitif. Artinya, perusahaan dapat memberikan harga yang sama dengan kompetitor dan akan memperoleh keuntungan standar sambil dapat mencoba melakukan penjualan produk.


Terdapat juga kondisi dimana harga yang rendah dibandingkan pasar sehingga juga akan memperoleh gross margin yang rendah pula. Keuntungan yang menurun bisa berdampak pada meningkatnya penjualan dikarenakan perusahaan menawarkan harga pada titik terbaik.


Hal ini juga dapat menimbulkan bumerang dikarenakan kompetitor menurunkan harga serta tiap orang mendapatkan keuntungan yang rendah dikarenakan adanya tren penjualan yang sama.


Salah satu hal yang dapat dilakukan yaitu menetapkan harga yang lebih tinggi dibandingkan pasar supaya dapat memaksimalkan keuntungan. Hal ini terkadang disertai dengan kampanye pasar yang besar-besaran dengan tujuan untuk menjual merek sebanyak dengan produknya supaya bisa memperoleh penjualan yang disertai harga yang tinggi.

Gross margin atau laba kotor merupakan salah satu komponen penting dalam perusahaan. Dengan adanya gross margin ini maka perusahaan dapat melihat apakah bisnis sudah berjalan secara efisien atau tidak. Hal ini juga dapat membantu perusahaan dalam merumuskan strategi penjualan guna mendapatkan banyak keuntungan.

Baca Juga: Mengenal Profit Margin: Konsep Dasar dan Cara Menghitungnya

Sumber: 

  • https://accurate.id/akuntansi/gross-profit-margin/

  • https://runsystem.id/id/blog/laba-kotor/

  • https://www.freepik.com/

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo