Perbedaan Akun Nominal Dengan Akun Riil Berikut Contohnya

Ditulis oleh Dwi Ernanda

article thumbnail


Definisi, penggunaan, dan karakteristik masing-masing akun nominal dan akun riil

Dalam dunia akuntansi, terdapat berbagai istilah dan konsep yang perlu dipahami dengan baik. Salah satu konsep penting adalah perbedaan antara akun nominal dan akun riil. Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari definisi, penggunaan, dan karakteristik masing-masing akun tersebut. Kami juga akan memberikan contoh-contoh yang menggambarkan perbedaan dan penerapan praktis dari akun nominal dan akun riil.

Definisi Akun Nominal

Akun nominal adalah jenis akun dalam akuntansi yang digunakan untuk mencatat semua pendapatan, beban, kerugian, dan keuntungan yang terjadi dalam suatu periode akuntansi. Akun ini mewakili transaksi-transaksi yang bersifat sementara atau tidak berhubungan dengan aset, kewajiban, atau ekuitas.

Penggunaan Akun Nominal

Akun nominal digunakan untuk menghitung laba atau rugi suatu perusahaan dalam suatu periode akuntansi. Pendapatan dan beban dicatat dalam akun nominal dan kemudian dihitung selisihnya untuk menentukan apakah perusahaan tersebut mencatat laba atau rugi. Akun nominal juga digunakan untuk menyajikan informasi keuangan kepada pemangku kepentingan, seperti pemilik perusahaan, investor, dan pihak-pihak lain yang terkait.

Akun Nominal Terdiri dari Apa Saja?

Akun nominal merupakan bagian penting dari sistem akuntansi perusahaan

Akun nominal merupakan bagian penting dari sistem akuntansi perusahaan. Akun ini mencatat pendapatan, beban, kerugian, dan keuntungan yang terjadi dalam periode akuntansi tertentu. Beberapa jenis akun nominal yang umum ditemui dalam akuntansi adalah:

Akun Pendapatan

Akun ini mencatat semua pendapatan yang diterima oleh perusahaan dari penjualan barang atau jasa. Contoh akun pendapatan meliputi penjualan produk, pendapatan dari jasa, atau pendapatan bunga.

Akun Beban

Akun beban mencatat semua biaya dan pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam menjalankan operasionalnya. Beban dapat mencakup biaya produksi, biaya gaji karyawan, biaya sewa, biaya iklan, dan lain sebagainya.

Akun Kerugian

Akun kerugian digunakan untuk mencatat kerugian yang timbul dalam operasional perusahaan. Misalnya, akun kerugian piutang digunakan untuk mencatat piutang yang tidak dapat tertagihkan oleh perusahaan.

Akun Keuntungan

Akun keuntungan mencatat keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan, seperti keuntungan dari penjualan aset tetap atau investasi.

Akun Pajak

Akun ini digunakan untuk mencatat pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan, seperti pajak penghasilan atau pajak penjualan.

Akun Dividen

Akun dividen mencatat pembagian dividen kepada pemegang saham perusahaan.

Akun Pendapatan Lainnya

Akun ini digunakan untuk mencatat pendapatan lain yang tidak termasuk dalam kategori-kategori di atas. Contohnya adalah pendapatan bunga bank atau pendapatan lain yang tidak terkait dengan aktivitas utama perusahaan.


Setiap perusahaan dapat memiliki jenis akun nominal yang berbeda-beda, tergantung pada sifat bisnis dan kegiatan operasionalnya. Penggunaan akun nominal yang tepat membantu perusahaan melacak pendapatan, beban, kerugian, dan keuntungan secara terperinci, serta menghasilkan informasi yang penting untuk menghitung laba atau rugi perusahaan dalam periode akuntansi tertentu.

Karakteristik Akun Nominal

Beberapa karakteristik akun nominal yang perlu kamu ketahui adalah:

Sifat Sementara

Akun nominal memiliki sifat sementara karena mencatat transaksi yang terjadi dalam periode akuntansi tertentu. Transaksi seperti pendapatan dan beban dicatat dalam akun nominal untuk menghitung laba atau rugi perusahaan dalam periode tersebut. Pada akhir periode, saldo akun nominal akan direset kembali untuk memulai periode akuntansi baru.

Pencatatan Pendapatan dan Beban

Akun nominal digunakan untuk mencatat pendapatan, beban, kerugian, dan keuntungan yang terjadi dalam suatu periode. Pendapatan seperti penjualan barang atau jasa dicatat dalam akun nominal pendapatan, sedangkan beban seperti biaya operasional atau gaji karyawan dicatat dalam akun nominal beban.

Penentuan Laba atau Rugi

Saldo akun nominal pendapatan dan akun nominal beban digunakan untuk menghitung laba atau rugi perusahaan. Laba dihasilkan jika pendapatan melebihi beban, sementara rugi terjadi jika beban melebihi pendapatan. Informasi ini penting untuk mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan dan membuat keputusan bisnis yang tepat.

Pemisahan Transaksi

Akun nominal membantu dalam pemisahan transaksi berdasarkan jenisnya. Dengan menggunakan akun nominal yang sesuai, perusahaan dapat melacak dengan jelas transaksi pendapatan dan beban yang terkait dengan kegiatan operasionalnya. Hal ini memudahkan dalam menganalisis kinerja perusahaan dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.

Presentasi Informasi Keuangan

Akun nominal juga digunakan untuk menyajikan informasi keuangan kepada pemangku kepentingan perusahaan, seperti pemilik, investor, atau pihak eksternal. Laporan keuangan yang memuat saldo akun nominal memberikan gambaran yang jelas tentang pendapatan, beban, dan laba atau rugi perusahaan.


Dengan memahami karakteristik-karakteristik ini, perusahaan dapat memanfaatkan akun nominal dengan lebih efektif dalam mengelola keuangan mereka. Pencatatan yang tepat dan analisis yang cermat terhadap akun nominal dapat memberikan wawasan yang berharga dalam kinerja keuangan perusahaan serta membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik.

Akun Riil

Akun riil merupakan salah satu jenis akun dalam akuntansi yang berfungsi untuk mencatat aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Akun ini mewakili transaksi-transaksi yang bersifat tetap dan berhubungan langsung dengan kegiatan operasional perusahaan.

Penggunaan Akun Riil

Akun riil digunakan untuk melacak aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Setiap perubahan dalam aset atau kewajiban akan dicatat dalam akun riil yang sesuai. Informasi yang terkandung dalam akun riil penting untuk mengevaluasi keadaan keuangan perusahaan, melakukan analisis, dan membuat keputusan yang berhubungan dengan aset dan kewajiban.

Mudahkan pengelolaan keuangan bisnismu dengan Aplikasi Akuntansi dari Majoo! Aplikasi ini didesain khusus untuk membantu kamu mencatat transaksi keuangan, mengelola laporan keuangan, dan memonitor performa bisnis secara efisien. Dengan Aplikasi Akuntansi Majoo, tingkatkan pengelolaan keuanganmu dan buat keputusan bisnis yang lebih cerdas. Manfaatkan aplikasi ini sekarang juga!

Karakteristik Akun Riil

Berikut adalah beberapa karakteristik akun riil yang perlu diketahui:

Sifat Tetap

Akun riil memiliki sifat tetap, yang berarti informasi yang dicatat dalam akun ini bersifat permanen dan tidak direset pada akhir periode akuntansi. Transaksi yang terkait dengan aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan dicatat dalam akun riil secara terus-menerus, membentuk sejarah yang dapat dilacak dari periode ke periode.

Pencatatan Aset, Kewajiban, dan Ekuitas

Aset mencakup hal-hal seperti kas, piutang usaha, persediaan, properti, peralatan, dan investasi. Kewajiban mencakup hutang dagang, hutang jangka panjang, dan kewajiban lainnya. Ekuitas mencerminkan klaim pemilik perusahaan terhadap aset bersih.

Perubahan Nilai Aset dan Kewajiban

Akun riil merekam perubahan nilai aset dan kewajiban seiring waktu. Misalnya, ketika perusahaan membeli peralatan baru, nilai aset peralatan akan meningkat dalam akun riil yang sesuai. Begitu juga ketika perusahaan membayar utang, nilai kewajiban akan berkurang dalam akun riil yang relevan.

Evaluasi Keadaan Keuangan

Akun riil memberikan informasi penting untuk mengevaluasi keadaan keuangan perusahaan. Dengan memantau saldo akun riil yang mencerminkan aset dan kewajiban, manajemen dapat melihat seberapa likuid perusahaan, berapa banyak hutang yang dimiliki, dan berapa nilainya dibandingkan dengan ekuitas.

Dasar Pengambilan Keputusan

Informasi yang terkandung dalam akun riil sangat berharga dalam pengambilan keputusan bisnis. Misalnya, dengan menganalisis saldo persediaan dalam akun riil, manajemen dapat menentukan tingkat inventaris yang optimal atau melacak adanya kekurangan stok yang mungkin mempengaruhi produksi atau penjualan.


Pemahaman yang baik tentang karakteristik akun riil memungkinkan perusahaan untuk mengelola aset dan kewajiban mereka dengan lebih efisien. Melalui pencatatan yang akurat dan analisis yang tepat terhadap akun riil, manajemen dapat mengambil keputusan yang berdasarkan informasi keuangan yang kuat dan melacak perubahan dalam keadaan keuangan perusahaan dari waktu ke waktu.

Contoh Perbedaan dan Penerapan Praktis

Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai perbedaan antara akun nominal dan akun riil, berikut adalah beberapa contoh dan penerapan praktisnya:

Contoh 1

Perusahaan ABC melakukan penjualan barang senilai Rp 10.000.000. Penjualan ini akan dicatat dalam akun nominal yang disebut "Pendapatan Penjualan". Setelah itu, perusahaan akan mengurangi persediaan barang yang terjual dalam akun riil yang disebut "Persediaan Barang Dagang".

Contoh 2

Perusahaan XYZ membayar gaji karyawan sebesar Rp 5.000.000. Pembayaran ini akan dicatat dalam akun nominal yang disebut "Beban Gaji". Pada saat yang sama, perusahaan akan mengurangi kasnya dalam akun riil yang disebut "Kas".


Dari contoh-contoh di atas, terlihat bahwa akun nominal digunakan untuk mencatat pendapatan dan beban, sedangkan akun riil digunakan untuk mencatat aset dan kewajiban. Perbedaan ini memungkinkan perusahaan untuk melacak dan menganalisis kegiatan operasional serta mengevaluasi keuangan mereka.

Akun Nominal dan Akun Riil, Mana yang Lebih Unggul?

Akun Nominal dan Akun Riil adalah dua jenis akun yang penting dalam akuntansi. Namun, sulit untuk mengatakan bahwa salah satu akun lebih unggul daripada yang lain. Kedua jenis akun memiliki peran dan karakteristik yang berbeda dan saling melengkapi dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Mari kita bahas lebih lanjut.

Akun Nominal

Akun nominal mencatat pendapatan, beban, kerugian, dan keuntungan perusahaan. Akun ini memiliki sifat sementara dan digunakan untuk menghitung laba atau rugi dalam periode akuntansi tertentu. Akun nominal mencerminkan aktivitas operasional perusahaan, seperti pendapatan dari penjualan produk atau jasa, serta beban seperti biaya produksi, gaji karyawan, dan biaya operasional lainnya. Saldo akun nominal digunakan untuk menentukan laba atau rugi perusahaan dalam periode yang ditentukan.

Akun Riil

Di sisi lain, akun riil mencatat aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Akun riil memiliki sifat tetap, yang berarti informasi yang dicatat dalam akun ini bersifat permanen dan tidak direset pada akhir periode akuntansi. Akun riil mencakup aset seperti kas, piutang, persediaan, properti, peralatan, dan kewajiban seperti hutang dagang dan ekuitas perusahaan. Saldo akun riil digunakan untuk mengevaluasi keadaan keuangan perusahaan, melacak perubahan nilai aset dan kewajiban dari waktu ke waktu, dan memberikan dasar bagi pengambilan keputusan bisnis.


Sebagai bagian integral dari sistem akuntansi, baik akun nominal maupun akun riil memiliki peran yang penting dalam mengelola keuangan perusahaan. Keduanya saling melengkapi untuk memberikan informasi yang lengkap dan akurat tentang kinerja keuangan perusahaan. Akun nominal memberikan gambaran tentang pendapatan dan beban perusahaan serta menghitung laba atau rugi, sedangkan akun riil memantau aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan serta memberikan informasi tentang keadaan keuangan secara keseluruhan.


Jadi, tidak ada yang lebih unggul di antara akun nominal dan akun riil. Kedua jenis akun tersebut memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi dalam akuntansi perusahaan. Penting untuk memahami kedua jenis akun ini dan menggunakan informasinya dengan bijak untuk pengambilan keputusan yang tepat dalam pengelolaan keuangan perusahaan.


Dalam akuntansi, pemahaman tentang perbedaan antara akun nominal dan akun riil sangat penting. Akun nominal mencatat pendapatan dan beban, sementara akun riil mencatat aset dan kewajiban. Dengan memahami penggunaan dan karakteristik masing-masing akun, perusahaan dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih baik pula.


Sumber Data:

https://www.hashmicro.com/id/blog/akun-nominal-dan-akun-riil/

https://spenmo.id/blog/akun-nominal

https://accurate.id/akuntansi/akun-nominal/

https://unsplash.com/s/photos/accountant


Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo