Table of Content

    • Solusi
    • Fitur
    • 5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Pebisnis Harus Tahu!

    5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Pebisnis Harus Tahu!

    Di dalam dunia bisnis, sales dan marketing merupakan dua hal yang berbeda.

    Bagi sebagian orang, sales dan marketing dianggap sebagai dua hal yang sama. Pada kenyataannya, sales dan marketing mempunyai arti yang berbeda. Di dalam dunia bisnis, kedua kata tersebut memiliki perbedaan yang dapat ditinjau melalui beberapa aspek.

    Bila kamu berencana membuka bisnis atau usaha, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu definisi sales dan marketing serta perbedaan keduanya. Menyepelekan definisi dari sales dan marketing ini bisa berujung bisnis yang kamu bangun tidak berkembang, lho!

    Yuk, simak penjelasan lebih dalam mengenai definisi sales dan marketing hingga perbedaannya!

    Pengertian Sales dan Marketing

    Agar kamu bisa memahami perbedaan terkait sales dan marketing, hal pertama yang harus kamu ketahui adalah pengertiannya. Di dalam sebuah bisnis dan perusahaan, sales dan marketing hadir sebagai divisi yang berbeda. Berikut ini pembahasan lebih dalam tentang pengertian sales dan marketing.

    Pengertian Sales

    Sales berasal dari bahasa Inggris yang berarti penjualan. Sales adalah penggambaran kegiatan penjualan barang atau jasa. Bisa dipastikan, setiap perusahaan mempunyai tim sales yang bertanggung jawab terhadap penjualan.

    Unsur yang melatarbelakangi kinerja dan tanggung jawab tim sales yaitu area penjualan, produk barang atau jasa yang dijual, dan target pelanggan. Penjelasan tentang ketiga unsur tersebut, adalah:

    • Area Penjualan

      Tim sales akan mengetahui ke mana saja mereka harus menjual produk atau jasa perusahaannya ketika mereka sudah bisa memetakan area penjualannya.

    • Produk Barang atau Jasa yang Dijual

      Tim sales akan mengetahui strategi pemasaran yang akan diterapkan ketika mereka sudah memahami secara mendalam terkait barang atau jasa yang dijual.

    • Target Pelanggan

      Tim sales akan mengetahui target pelanggan yang tepat untuk keberhasilan penjualan barang dan jasa yang mereka jual. Unsur yang ketiga ini adalah salah satu kunci dari keberhasilan proses penjualan.

    Sales juga mempunyai beberapa faktor yang dapat memengaruhinya, antara lain:

    • Kondisi pasar
    • Kemampuan penjual (sales)
    • Status perusahaan
    • Model
    • Strategi marketing: pemasaran produk, event, gift dan diskon
    • Customer

    Baca Juga: 5 Strategi Pemasaran: Tujuan, Contoh, Jenis Strategi

    Pengertian Marketing

    Dalam sebuah bisnis, marketing adalah proses yang lebih luas dan mendalam. Proses ini meliputi perencanaan pembuatan produk, penetapan harga, cara promosi, hingga pendistribusian barang, yang tujuannya untuk memuaskan kebutuhan pelanggan.

    Saat ini sebagian besar perusahaan menggunakan marketing mix. Dulunya marketing mix hanya memiliki empat strategi atau sering disebut 4P. 4P ini antara lain product, price, promotion, dan place. Seiring berjalannya waktu, konsep marketing mix 4P bertambah menjadi marketing mix 7P, yaitu people, process, dan physical evidence. Tujuan marketing adalah barang atau jasa yang dibeli harus tetap diingat pelanggan lalu mereka promosikan ke orang lain, dan dibeli oleh pelanggan lain. Istilah ini sering disebut brand awareness, sehingga setiap kali barang atau jasa sejenis muncul di pasar, produk yang kamu jual akan ada di dalam pikiran customer-mu.

     Penggunaan sales dan marketing secara bersamaan agar bisnis dapat berkembang di tengah ketatnya persaingan.

    Tugas Sales

    Bagian sales dan marketing tidak akan pernah lepas dari suatu perusahaan. Tugas sales yang terpenting yaitu menjalankan proses penjualan. Tugas sales, antara lain:

    • Menawarkan barang atau jasa ke
    • Menjelaskan spesifikasi atau detail produk yang dijual kepada customer.
    • Memberikan simulasi hitungan biaya yang harus dikeluarkan dan menjelaskan manfaat yang akan diperoleh jika membeli produk yang ditawarkan.
    • Melakukan komunikasi dengan customer.
    • Memberi konsultasi barang atau jasa yang akan dijual kepada calon pembeli.

    Baca Juga: Memahami Branding Sebagai Strategi Kesuksesan Bisnis

    Tugas Marketing

    Sangat penting bagi suatu bisnis untuk memiliki tim marketing yang andal. Pasalnya, tim marketing yang andal inilah yang akan mengenalkan produk atau jasa yang dijual kepada customer ataupun calon pembeli. Bila kamu mempunyai sebuah bisnis, penting halnya untukmu mengetahui tugas marketing sebelum kamu merekrut seseorang untuk dimasukkan ke dalam tim marketing. Inilah tugas marketing yang perlu kamu ketahui, ya!

    1. Memenuhi Kebutuhan Konsumen

    Tugas marketing tidak selalu menawarkan barang atau jasa saja melainkan pelayanan terhadap konsumen. Marketing adalah salah satu kunci utama bisnis yang harus dijalankan dengan baik, sehingga tercipta keberhasilan bisnis. Bisa dikatakan bahwa marketing adalah jembatan antara perusahan dengan customer.

    2. Merencanakan Produk

    Merencanakan produk yang akan dijual merupakan hal penting yang perlu dilakukan sebelum menjual produk tersebut ke pasar. Tugas marketing adalah mengamati kebutuhan pasar, sehingga produk yang dijual perusahaan diharapkan sesuai dengan demand pasar saat itu

    3. Menetapkan Harga

    Tugas marketing selain memasarkan barang atau jasa adalah menetapkan harga jual. Cara menentukan harga barang atau jasa yang dijual ini dengan mencari tahu kisaran harga di pasar.

    Setelah mengetahui harga rata-rata produk di market, barulah menentukan harga yang tepat untuk barang atau jasa yang akan dikeluarkan perusahaan. Penetapan harga ini bisa dengan mendekati harga rata-rata produk di pasar.

    Berikanlah penawaran harga barang yang sesuai. Harga barang yang terlalu tinggi membuat produk akan tidak laku dan ketika harga barang rendah, perusahaan akan mengalami kerugian.

    4. Merencanakan Kegiatan Promosi

    Merencanakan kegiatan promosi yang baik juga akan memperlancar penjualan produk. Seorang marketing harus mengetahui media promosi yang ingin digunakan, seperti brosur, banner, flyer, dan lain sebagainya.

    Tujuan dari kegiatan promosi untuk mengenalkan produk kepada masyarakat. Cara berpromosi ini dapat berupa publikasi maupun pemberian bonus. Pada umumnya, para customer akan tertarik dengan adanya pemberian bonus, berupa diskon, souvenir, voucher, cashback, garansi, dan lain sebagainya. Sebaiknya, pemberian bonus perlu dibatasi waktunya untuk menghindari kerugian bagi perusahaan.

    5. Merencanakan Proses Distribusi

    Proses distribusi yang dilakukan marketing dengan meyakinkan customer terkait barang yang dibelinya akan sampai tepat waktu. Oleh sebab itu, bagian marketing harus merencanakan proses distribusi produk dengan baik.

    6. Melayani Konsumen

    Tugas marketing selanjutnya adalah melayani konsumen, sehingga konsumen merasa nyaman serta mengerti apa yang sedang kamu sampaikan terkait produk yang kamu jual.

    Meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan akan membangun citra baik perusahaan di mereka. Menjaga hubungan baik dengan konsumen, agar konsumen tetap memilih produkmu sebagai produk unggulan pilihan mereka. Kamu juga bisa menanyakan ke customer tentang feedback pelayanan yang sudah diberikan, sehingga tim marketing dapat melayani customer dengan lebih baik lagi.

    Cara di atas diharapkan membuat konsumen tetap loyal menggunakan produk yang dijual perusahaan, sehingga akan meningkatkan penjualan produk dan jumlah pelanggan.

    7. Mengatur Kerjasama dengan Sales

    Bila terdapat peluang calon pembeli yang dapat diprospek, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengoordinasikannya dengan bagian sales. Bisa juga menerapkan strategi marketing baru supaya calon pembeli membeli produk.

    Baca Juga: Memaksimalkan Digital Marketing dengan Engagement Rate

    Perbedaan Sales dan Marketing

    Setelah mengetahui pengertian sales dan marketing serta tugas masing-masing, berikut ini perbedaan sales dan marketing.

    1. Fokus Atas Tujuan

    Berdasarkan pengertian yang sudah dijelaskan di atas, fokus dari sales adalah menjual barang atau jasa. Jadi fokus dari kegiatan sales adalah pencapaian target.

    Prinsip dari sales adalah semakin banyak barang atau jasa yang bisa terjual, kondisi perusahaan semakin bagus. Hal ini disebabkan jumlah penjualan akan berpengaruh pada cash flow perusahaan.

    Fokus marketing tidak hanya menjual produk saja, akan tetapi membuat brand awareness. Cara ini dilakukan agar produk bisa diingat oleh para konsumen, dipromosikan oleh konsumen kepada orang lain tanpa diminta, dan customer akan terus membeli produk tersebut (repurchase).

    Memang tujuan utama dari marketing adalah membuat citra produk (branding). Walaupun banyak produk sejenis di pasar, konsumen tetap akan memilih produk yang kamu jual.

    Bersamaan dengan kegiatan marketing yang dijalankan, kepercayaan customer pun bisa dibangun secara otomatis.

    Dapat disimpulkan bahwa perbedaan sales dan marketing dilihat dari fokus dan tujuan. Fokus sales yaitu membuat audiens menjadi pelanggan potensial, sedangkan fokus marketing yaitu membangun kepuasan customer yang nantinya membuat penjualan jangka panjang dan mengubah pelanggan potensial menjadi pelanggan tetap (loyal customer).

    2. Proses Kerja

    Perbedaan sales dan marketing juga dapat dilihat dari proses kerja. Proses kerja sales adalah bertemu langsung dengan konsumen. Bentuk pertemuan ini bisa dengan bertatap muka, melalui telepon, mengirimkan messages, dan lain sebagainya.

    Sedangkan proses kerja marketing terjadi di belakang customer, sehingga para marketer tidak perlu bertemu langsung dengan konsumen. Hal ini karena para marketer akan lebih memikirkan pangsa pasar, cara promosi, identifikasi kekurangan dan kelebihan produk, dan lain-lain.

    3. Hubungan dengan Pelanggan

    Seringkali hubungan dengan customer dalam kegiatan penjualan tidaklah penting sebab fokus dari kegiatan sales adalah menjual produk sebanyak mungkin. Saat produk sudah diterima konsumen, tugas sales telah berakhir. Untuk kepuasan pelanggan terkait produk yang dibelinya dan berbagai hal sejenisnya tidak perlu ditanyakan.

    Namun berbeda halnya dengan marketing yang harus menjaga hubungan baik jangka panjang dengan customer pasca melakukan pembelian produk. Cara yang biasanya dilakukan oleh marketer untuk menjalin relasi terhadap customer seperti meminta customer untuk memberikan review terkait produk yang sudah dibeli, customer diminta memberikan feedback, dan lain-lain.

    4. Ruang Lingkup Kerja

    Ruang lingkup kerja sales tidak begitu luas dan durasi kerjanya cenderung pendek, sebab tujuan sales adalah menjual produk dan melakukan transaksi.

    Ruang lingkup kerja marketing lebih besar, dan dengan durasi kerja yang cenderung lebih panjang. Pasalnya, ruang lingkup kerja marketing ini meliputi market research (riset pasar), public relations (menjaga hubungan baik dengan customer), dan customer satisfaction (menjaga kepuasan pelanggan).

    5. Prospek

    Prospek sales adalah bekerja dengan target yang sudah ditentukan oleh perusahaan lewat marketing, sedangkan prospek marketing adalah menciptakan prospek baru secara continue agar produk yang dijual tidak mudah tenggelam di tengahnya persaingan pasar dan perkembangan zaman.

    Perbedaan Strategi Sales dan Marketing

    Setiap divisi sales dan marketing tentu saja memiliki perbedaan strategi agar nantinya perusahaan memperoleh profit yang optimal. Berikut ini perbedaan strategi sales dan marketing untuk kamu ketahui.

    Strategi marketing terdiri dari:

    • Visi dan tujuan perusahaan
    • Value proposition
    • Analisis SWOT
    • Tujuan marketing
    • Inisiatif
    • Hakikat Merek
    • Penentuan posisi
    • Buyer persona
    • Competitive landscape

    Strategi penjualan terdiri dari:

    • Forecasting
    • Prospecting
    • Pelacakan prospek
    • Channel support
    • Pertemuan pelanggan
    • Strategi potongan harga
    • Opportunity tracking

    Cara Membuat Sales dan Marketing yang Sukses

    Strategi marketing yang sukses membutuhkan komunikasi yang konsisten. Semua orang yang ada di dalam satu tim marketing perlu memahami strategi pemasaran yang tepat guna mencapai tujuan perusahaan. Tim marketing juga berfokus pada brand awareness, model bisnis, analisis kompetitif, hingga penelitian demografis.

    Strategi sales yang sukses bisa dibangun dari keberhasilan strategi yang dilakukan tim pemasaran dengan mengacu pada prospek tertentu seperti membuat prospek ke customer agar tertarik membeli atau menggunakan produk yang sedang ditawarkan. Dengan hal ini, hasil dari sales akan mendorong persentase pendapatan perusahaan yang signifikan.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penjelasan di atas, bisa dikatakan bahwa perbedaan sales dan marketing dapat dilihat dari lingkup kerjanya. Sales adalah kegiatan penjualan, sementara marketing mengarah pada strategi untuk meningkatkan penjualan produk yang ditawarkan kepada customer.

    Jadi agar tim sales bisa mencapai target penjualan yang sudah ditentukan melakukan tugasnya dengan baik, dibutuhkan tim marketing yang andal dalam melakukan analisis pasar dan mengidentifikasi keinginan serta kebutuhan dari target pasar.

    Kamu dapat menggunakan sales dan marketing secara bersamaan agar bisnis yang kamu jalankan dapat berkembang di tengah ketatnya persaingan bisnis dan bisnismu pun berumur panjang.

    Memiliki bisnis yang ingin berkembang dan memiliki loyal customer adalah impian setiap para pengusaha. Untuk membantu semua operasional bisnis, baik penjualan dan pemasaran, kamu bisa menggunakan aplikasi majoo. Sudah banyak majoopreneur yang menggunakan aplikasi majoo untuk membantu operasional bisnisnya agar bisnisnya lebih mudah dipantau dan dikontrol dari mana pun.

    Aplikasi majoo juga memiliki fitur kasir online atau point of sales (POS) dan fitur customer relationship management (CRM). Kedua fitur tersebut dapat kamu gunakan bersamaan untuk memajukan bisnismu.

    Fitur kasir online majoo memiliki kemampuan multi kasir, multi cabang, multi gudang. Dilengkapi dengan navigasi berbeda untuk setiap jenis usaha, pencatatan alur jasa, pencatatan komisi karyawan, dan fungsi operasional penjualan yang lengkap.

    Fitur CRM majoo dapat mengatur promosi untuk meningkatkan penjualan. Promo yang dilakukan dengan menggunakan poin atau voucher, sehingga loyal customer akan melakukan banyak transaksi.

    Nah, sudah siapkah kamu menjadi majoopreneur? #langkahmajoo untuk upgrade level bisnismu! majoo, aplikasi wirausaha yang lengkap dan dapat diandalkan, untuk solusi segala jenis bisnis agar lebih maju.

     

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    18 Contoh Surat Lamaran Kerja dan Jenis nya 2022 Terbaru
    Mengambil inspirasi dari contoh surat lamaran kerja dapat dilakukan untuk memastikan kemungkinan diterima kerja lebih tinggi. Namun, perhatikan jenisnya!
    Freelancer adalah: Contoh dan Tips Menggeluti Profesi Ini
    Dunia Internet mendorong manusia untuk selalu beradaptasi. Saat ini banyak orang mencari cara menjadi freelancer. Freelancer adalah tenaga kerja lepas yang bekerja secara mandiri.
    Beragam Jenis Laporan Keuangan untuk Bisnismu
    Selain laporan keuangan laba rugi, apa saja jenis laporan keuangan yang kamu ketahui? Apakah kamu tahu pengertian laporan keuangan?
    Peran Penting Strategi Customer Relationship dalam Bisnis
    Customer relationship adalah strategi untuk menjaga hubungan baik antara pihak pemilik bisnis dan konsumen. Hal ini penting bagi perkembangan bisnis.