Kenali Serba-Serbi Remote Working Lebih Dalam, Di Sini!

Ditulis oleh Retna Kumalasari

article thumbnail

Pentingnya mempersiapkan tools untuk menunjang sistem kerja remote kamu.

Perkembangan teknologi yang semakin memudahkan akses membuat banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam bidang pekerjaan. Saat ini, sudah semakin banyak jenis pekerjaan yang bisa dilakukan secara remote, sehingga tidak perlu lagi datang dan bekerja di kantor.

Kamu hanya perlu memanfaatkan perangkat komputer beserta tools yang digunakan, serta koneksi internet yang stabil untuk dapat melakukan pekerjaan ini.

Seiring berjalannya waktu, tren remote working ini diperkirakan akan terus mengalami perkembangan. Sehingga, tidak bisa dimungkiri bahwa jenis pekerjaan remote ini mampu menarik perhatian banyak orang dan mungkin kamu adalah salah satunya.

Lalu, apa sih yang dimaksud dengan remote working? Sebelum kamu melangkah lebih jauh, alangkah baiknya jika kamu mencari tahu apa itu remote working beserta kelebihan dan kekurangannya.

Konsep Remote Working

Secara umum, remote working adalah jenis pekerjaan yang bisa kamu selesaikan tanpa perlu pergi ke kantor atau tempat kerja. Bisa dibilang, orang-orang yang melakukan kerja remote ini dapat bebas memilih lokasi kerjanya sendiri, seperti di rumah, cafe, coworking space, dan lain sebagainya.

Pada pelaksanaannya, perusahaan yang menerapkan sistem kerja jarak jauh ini, akan memanfaatkan berbagai tools, seperti Google Sheet, Google Docs, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, peran teknologi dan juga jaringan internet sangat penting dalam proses pekerjaan remote ini.

Jenis Pekerjaan yang Bisa Remote 

Ada banyak perusahaan yang menerapkan konsep remote working pada perusahaan mereka. Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua jenis profesi bisa menggunakan sistem kerja remote?

Nah, untuk mengetahui jenis pekerjaan apa saja yang bisa menggunakan cara ini, berikut adalah beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan dengan sistem remote.

1. Sales

Sales merupakan salah satu istilah yang digunakan untuk menggambarkan kegiatan penjualan pada barang atau jasa. 

Umumnya, sales juga menjadi salah satu profesi yang bisa dikerjakan secara fleksibel dan tidak harus pergi ke tempat kerja. Misalnya dengan berjualan di pasar, mall, supermarket, dan tempat-tempat umum lainnya.

Beberapa perusahaan yang mempekerjakan sales ini juga memberi kebebasan kepada mereka untuk berjualan di berbagai tempat dengan catatan, para sales tersebut harus bisa mencapai target yang telah diberikan dan melakukan laporan kepada perusahaan secara berkala.

2. Programmer

Bidang IT atau teknologi informasi identik dengan jenis pekerjaan yang bisa dilakukan secara remote. Seperti halnya sales, programmer dapat menentukan lokasi kerjanya sendiri. Programmer adalah seorang yang menulis kode untuk menciptakan perangkat lunak pada komputer.

Apalagi, jika kamu menggunakan perangkat komputermu sendiri, bekerja dengan sistem remote akan sangat mungkin dilakukan oleh seorang programmer.

3. Content Writer/ Editor

Untuk kamu yang memiliki kemampuan menulis atau membuat konten, menjadi seorang content writer bisa jadi alternatif yang bisa kamu pilih jika kamu ingin bekerja secara remote.

Content writer bertugas membuat konten yang relevan dengan platform yang akan diisi. Seorang content writer akan melakukan riset dan menganalisa sebelum mulai membuat sebuah tulisan. 

Jika ada revisi atau masukan, semua bisa disampaikan melalui tools yang menjadi media penulisan, telepon, atau pesan singkat. Dengan kata lain, menjadi seorang content writer tidak terlalu banyak membutuhkan tatap muka.

Bahkan, kamu juga bisa menentukan sendiri ingin menjadi seorang content writer yang terpaku pada satu perusahaan saja, atau freelancer yang bisa mendapatkan pekerjaan dari beberapa perusahaan sekaligus.

4. Graphic Designer

Bekerja secara remote juga bisa kamu dapatkan jika kamu adalah seorang desainer grafis. Untuk dapat melakukan pekerjaan ini, kamu perlu berkomunikasi dengan klien agar desain visual yang kamu buat sesuai dengan apa yang mereka minta.

Sama seperti seorang content writer, desainer grafis juga bisa menjalin kerjasama dengan satu perusahaan saja atau menjadi seorang freelancer yang bisa bekerja dengan lebih dari satu perusahaan.

5. Data Entry

Contoh remote working lain yang bisa dijadikan opsi pekerjaan yang adalah menjadi seorang data entry. Data entry adalah jenis pekerjaan yang meliputi pemrosesan data elektronik, pengolah kata, pengetikan, dan juga transkrip.

Menjadi seorang data entry juga tidak harus berada di kantor untuk bisa melakukan pekerjaannya, lho.

6. Customer Service

Menjadi seorang customer service mengharuskan seseorang untuk menjawab pertanyaan dari para pelanggan dan membantu mencari solusi dari jasa atau produk perusahaan. 

Untuk dapat menjadi seorang customer service diperlukan beberapa keterampilan, seperti time management, komunikasi, empati, persuasi, dan juga pengetahuan terkait produk atau layanan yang dimiliki oleh perusahaan.

7. UI / UX Designer

Walaupun bidang ini tergolong baru, untuk bisa menekuninya kamu perlu memiliki kemampuan desain dan pemahaman yang baik terhadap kebutuhan dan kebiasaan penggunanya.

Secara sederhana, pekerjaan UI dan UX designer adalah membuat tampilan aplikasi atau website menjadi menarik dan mudah untuk digunakan oleh konsumen.

Dan karena pekerjaan ini merupakan jenis pekerjaan yang berhubungan dengan dunia digital, kamu kamu bisa mengerjakannya hanya dari rumah.

Remote working menjadi jenis pekerjaan favorit masyarakat.

Manfaat Remote Working

Adanya remote working tidak hanya berdampak bagi pekerjanya saja, perusahaan juga mendapatkan manfaat dan juga tantangan dengan mempekerjakan karyawannya melalui sistem ini. 

Berikut ini adalah beberapa manfaat dan tantangan yang dirasakan oleh perusahaan dan juga karyawannya saat mereka menggunakan sistem remote working

1. Bagi pekerja

  • Meningkatkan produktivitas kerja

    Suasana kerja yang lebih fleksibel memberikan semangat para pekerjanya untuk dapat memulai pekerjaan tanpa terganggu dengan hiruk pikuk baik dalam perjalanan maupun di dalam kantor.

  • Menghemat biaya

    Remote working ternyata juga bisa membantu untuk menghemat pengeluaran, lho. Jika biasanya kamu perlu mengeluarkan biaya transportasi, bensin, dan lain-lain, dengan bekerja secara remote kamu tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tersebut.

    Hal ini sangat membantu kamu untuk bisa menyimpan uang lebih untuk kebutuhan pribadimu, seperti investasi, dana darurat, atau bahkan untuk membuka usaha rumahan secara online.

2. Bagi pemilik usaha

  • Mengurangi penggunaan biaya kantor

    Remote working juga ternyata tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh pekerja saja, para pemilik usaha juga sangat mungkin terkena imbas dari adanya sistem kerja remote ini.

    Perusahaan bisa menghemat biaya perawatan dan penggunaan fasilitas kantor, seperti internet, air, dan juga listrik. 

  • Membantu pertukaran informasi secara cepat

    Manfaat lain yang bisa didapatkan oleh perusahaan adalah kemudahan dalam pertukaran informasi dengan teman atau rekan kerja kamu.

    Kemudahan ini menguntungkan pihak perusahaan untuk bisa memantau alur kerja yang terjadi secara real time tanpa perlu datang ke lokasi tersebut.

    Data-data yang terkumpul juga dapat diakses dengan mudah melalui internet dan tidak perlu khawatir data-data tersebut akan hilang.

  • Meningkatkan penguasaan teknologi

    Untuk dapat memaksimalkan manajemen remote working ini, perusahaan harus bisa cepat beradaptasi dalam hal penguasaan teknologi. 

    Misalnya, dalam menggunakan aplikasi virtual meeting, otomatisasi administrasi bisnis, kolaborasi tim, hingga pemantauan jarak jauh karyawannya.

  • Mendukung perkembangan bisnis jangka panjang

    Penerapan remote working juga dapat menunjukkan fleksibilitas perusahaan dalam mengelola sumber daya dengan cara yang lebih dinamis. Apalagi di dalam berbisnis, kita tidak dapat secara tepat memprediksi hal apa yang akan terjadi selanjutnya.

Baca juga: Pentingnya Remote Work Bagi Pemilik Bisnis

Tantangan Remote Working

· Koneksi internet

Tantangan yang sering ditemukan saat kamu bekerja secara remote adalah koneksi internet yang tidak stabil. Remote working akan sangat bergantung pada adanya koneksi internet.

Apabila koneksi internet yang digunakan tidak stabil, tentu hal ini akan mempengaruhi kecepatan kamu bekerja. Alhasil, pekerjaan jadi tertunda atau bahkan kamu sama sekali tidak bisa melakukan pekerjaan tersebut.

· Banyak distraksi

Hal umum yang sering ditemui ketika kamu bekerja secara remote, baik itu di rumah maupun di luar rumah sekalipun adalah adanya distraksi, seperti godaan untuk cek media sosial, menonton video yang menghibur, hingga menemani anak belajar.

Hal-hal seperti ini bisa berpotensi membuat kamu menunda-nunda pekerjaan. Untuk itu, ada baiknya untuk kamu bisa membuat jadwal rutin harian agar pekerjaan yang menjadi prioritas bisa kamu kerjakan dengan disiplin waktu.

· Kurangnya sosialisasi

Dengan bekerja remote yang minim tatap muka secara langsung, berdampak pada kurangnya keakraban yang terjalin antarkaryawan maupun karyawan dengan atasannya.

Padahal, menjalin komunikasi yang baik di antara seluruh anggota adalah hal yang penting di dalam pekerjaan. Salah satu hal yang bisa meningkatkan hubungan sosial di lingkungan perusahaan adalah dengan melakukan virtual meeting.

Baca juga: Consumer Insight: Masukan Pelanggan yang Melejitkan Bisnis

Penutup

Itulah pembahasan mengenai apa itu remote working beserta kelebihan dan tantangan yang mungkin kamu temui saat sedang bekerja remote.

Sederhananya, remote working adalah suatu jenis pekerjaan yang bisa kamu kerjakan tanpa harus datang ke kantor. Jadi, kamu bisa dengan sangat fleksibel mengerjakan target-target yang perusahaan berikan kepadamu.

Beberapa perusahaan kini sudah mulai menerapkan sistem remote working pada karyawannya. Memang tidak semua aspek pekerjaan bisa dikerjakan secara remote

Untuk beberapa jenis pekerjaan yang membutuhkan kehadiran karyawan di kantor atau pekerjaan yang perlu dilakukan dengan tools yang hanya tersedia di kantor, jelas tidak bisa dikerjakan dengan sistem remote ini.

Ada beberapa hal yang perlu pekerja dan perusahaan perhatikan agar sistem kerja remote ini dapat berjalan dengan lancar.

Suatu perusahaan yang akan mempekerjakan karyawannya dengan sistem remote perlu memperhatikan hal-hal ini, seperti melakukan update kebijakan kerja di perusahaan, mempersiapkan tools yang akan digunakan bersama untuk menjalankan pekerjaan, serta kemampuan perusahaan untuk mengelola dan memimpin pekerja remote ini.

Beberapa hal tersebut tentu perlu dipahami bersama agar pekerjaan remote ini dapat berjalan dengan baik dan memberi kemudahan pada seluruh aspek baik pada pekerja maupun untuk perusahaan.

Nah, salah satu aplikasi POS majoo bisa kamu manfaatkan untuk menunjang pekerjaan dengan sistem remote ini. Fitur-fitur yang disediakan memungkinkan perusahaan memantau aktivitas perusahaan yang bisa di akses dari jarak jauh. Jadi, tunggu apa lagi? Pakai majoo sekarang!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Frequently Asked Question

Beberapa jenis pekerjaan yang bisa menggunakan cara remote working adalah: (1) Sales, (2) Programmer, (3) Content Writer/ Editor, (4) Graphic Designer, (5) Data Entry, (6) Customer Service, (7) UI / UX Designer, dan masih banyak lagi.
Remote full-time adalah sistem kerja yang bisa dikerjakan secara remote meskipun pekerjanya bekerja full-time. Biasanya, pekerja dituntut untuk dapat dijangkau sepanjang jam kerja, dan penilaian kinerjanya berdasarkan hasil, bukan presensi.
Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo