SKBDN Adalah: Definisi, Fungsi, dan Contohnya

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Perbankan memiliki peran yang sangat signifikan dalam berbagai aspek, termasuk dukungan untuk individu, perusahaan, dan transaksi lintas negara, lho! Salah satu fungsi utama bank adalah menjadi perantara dalam pembayaran proyek menggunakan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN). Apa itu SKBDN? Yuk, baca sampai selesai artikel, ya! 

Definisi SKBDN

Kepanjangan SKBDN adalah Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri. SKBDN adalah instrumen keuangan yang penting dalam dunia bisnis, terutama dalam konteks perdagangan domestik di suatu negara. SKBDN sering digunakan sebagai alat untuk mendukung transaksi bisnis yang melibatkan pembayaran dan pengiriman barang atau jasa di dalam negeri.

SKBDN adalah sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh bank. Isi dari SKBDN ini tentang janji pembayaran sejumlah uang kepada pihak penerima (biasanya eksportir atau penyedia jasa) dalam transaksi perdagangan yang melibatkan barang atau jasa di dalam wilayah suatu negara.

Dokumen satu ini mencerminkan komitmen bank untuk membayar sejumlah uang kepada pihak penerima, selama pihak penerima dapat memenuhi syarat-syarat yang tercantum dalam dokumen tersebut, ya. 

Baca Juga: Agunan Adalah: Pengertian, Jenis, dan Contoh Agunan

Apa Fungsi SKBDN?

SKBDN juga memiliki beberapa fungsi yang perlu kamu ketahui, antara lain: 

Memberikan Kepercayaan

Salah satu fungsi utama SKBDN adalah memberikan kepercayaan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi bisnis dalam negeri. Pihak penerima (biasanya eksportir atau penyedia jasa) merasa yakin bahwa mereka akan menerima pembayaran sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam SKBDN sehingga menciptakan rasa aman dalam bertransaksi bisnis. 

Fasilitasi Perdagangan

Fungsi selanjutnya yaitu SKBDN memfasilitasi dan melancarkan transaksi bisnis dalam negeri dengan memberikan janji pembayaran dari bank kepada pihak penerima. Hal ini membuat pihak penerima lebih mungkin untuk menyetujui persyaratan dalam transaksi tersebut, seperti pengiriman barang atau penyediaan jasa. 

Pembiayaan Bisnis

SKBDN juga dapat digunakan sebagai alat pembiayaan bisnis dalam negeri. Pihak penerima dapat menggunakan SKBDN sebagai jaminan untuk mendapatkan pembiayaan dari bank. SKBDN akan membantu pihak penerima untuk memenuhi kewajiban pembayaran kepada pihak supplier atau penyedia jasa tanpa harus menunggu pembayaran dari pihak pembeli. 

Mengurangi Risiko

SKBDN membantu dalam mengurangi risiko dalam transaksi bisnis, lho! Bank yang mengeluarkan SKBDN bertanggung jawab untuk memastikan bahwa transaksi sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan dalam dokumen. Jika terjadi ketidaksesuaian atau masalah dalam transaksi, bank berperan dalam menyelesaikan masalah tersebut. 

Pembayaran yang Efisien

SKBDN memungkinkan pembayaran yang efisien dan tepat waktu dalam transaksi bisnis dalam negeri. Dengan janji pembayaran yang telah diberikan oleh bank, pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi merasa yakin bahwa pembayaran akan dilakukan sesuai dengan kesepakatan. 

Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Fungsi SKBDN yang terakhir yaitu mendorong pertumbuhan bisnis di dalam negeri. Dengan menggunakan SKBDN, tentunya akan menciptakan iklim bisnis yang sehat dan berkontribusi pada perkembangan ekonomi suatu negara, ya.

 

SKBDN memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kegiatan bisnis dalam negeri, bukan? Dokumen ini memberikan kepercayaan, memfasilitasi transaksi, mengurangi risiko, dan mendukung pembiayaan, yang semuanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan stabilitas perdagangan di dalam negeri.

Baca Juga: Pembiayaan adalah: Pengertian, Jenis, dan Cara Memperolehnya

Aplikasi wirausaha

Sublayanan dan Jenis SKBDN

Dalam konteks Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), terdapat 4 sublayanan yang mencakup penerbitan, perubahan, penerusan, dan pembiayaan. Selain itu, jenis SKBDN terbagi dua, yaitu sight dan usance. Penjelasannya adalah sebagai berikut: 

Sub Layanan SKBDN

  1. Penerbitan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri

Penerbitan SKBDN adalah layanan yang disediakan oleh bank kepada pihak penerima atau eksportir yang ingin mendapatkan jaminan pembayaran dalam suatu transaksi bisnis dalam negeri.

Pihak penerima akan mengajukan permohonan kepada bank untuk menerbitkan SKBDN dengan mencantumkan persyaratan pembayaran dan jangka waktu yang telah disepakati. Setelah diterbitkan, SKBDN menjadi bukti komitmen bank untuk membayar kepada pihak penerima sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam dokumen. 

  1. Perubahan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri

Terkadang di dalam proses bisnis, persyaratan atau ketentuan dalam SKBDN perlu diubah atau disesuaikan, lho! Layanan perubahan SKBDN ini memungkinkan pihak-pihak yang terlibat, seperti penerima dan pemberi SKBDN untuk mengajukan permohonan perubahan terhadap dokumen tersebut. 

Perubahan atau penyesuaian ini bisa berupa perubahan jumlah pembayaran, tanggal jatuh tempo, atau ketentuan lainnya. Setelah perubahan disetujui oleh bank, SKBDN yang diperbarui akan menjadi referensi dalam transaksi selanjutnya. 

  1. Penerusan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri

Penerusan SKBDN adalah sublayanan yang memungkinkan pihak penerima untuk meneruskan hak atau klaim pembayaran dalam SKBDN kepada pihak ketiga. Dalam situasi ini, pihak penerima dapat menjual atau meneruskan hak atas pembayaran yang tertera dalam SKBDN kepada pihak lain, yang kemudian akan menjadi penerima pembayaran dari bank. 

Penerusan ini dapat membantu pihak penerima untuk mendapatkan dana tunai lebih cepat tanpa harus menunggu tanggal jatuh tempo. 

  1. Pembiayaan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri

Pembiayaan SKBDN adalah layanan yang memungkinkan pihak penerima SKBDN untuk mendapatkan pembiayaan atau pinjaman dari bank dengan menggunakan SKBDN sebagai jaminan. Bank akan memberikan pinjaman kepada pihak penerima dengan tingkat bunga yang disepakati. 

Dalam situasi ini, SKBDN menjadi dasar untuk mendapatkan dana tambahan yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya modal kerja, investasi, atau pengembangan bisnis. 

Jenis-jenis SKBDN

  1. SKBDN Sight

SKBDN sight adalah pembayaran kepada pihak penerima akan dilakukan segera setelah dokumen yang diperlukan telah diterima oleh bank. Bisa dikatakan, nih, pembayaran dilakukan tanpa adanya jangka waktu tunggu atau penundaan. 

SKBDN sight umumnya digunakan dalam transaksi yang mengharuskan pembayaran langsung setelah pengiriman barang.

  1. SKBDN Usance

SKBDN usance adalah pembayaran kepada pihak penerima akan dilakukan pada tanggal jatuh tempo yang telah disepakati. Umumnya, pembayaran ini memiliki jangka waktu tertentu, misalnya 30, 60, atau 90 hari setelah tanggal SKBDN diterbitkan.

SKBDN usance memberikan fleksibilitas waktu kepada pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi untuk memenuhi kewajiban pembayaran sesuai dengan kesepakatan.

Dengan memahami sublayanan dan jenis-jenis SKBDN ini, para pelaku bisnis dapat lebih baik mengelola transaksi bisnis dalam negeri mereka dan memanfaatkan berbagai opsi yang tersedia untuk mendukung keberhasilan bisnis mereka, ya.

Baca Juga: Pinjaman Bank: Jenis, Syarat, dan Cara Meminjamnya

SKBDN adalah dokumen yang dikeluarkan oleh bank.

Ketentuan Penerbitan SKBDN

Penting untuk dicatat bahwa tiap bank yang menerbitkan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) memiliki persyaratan yang beragam, lho! Secara umum, berikut adalah beberapa syarat dan ketentuannya, antara lain:

  • Mereka harus memiliki alokasi plafon atau fasilitas penerbitan SKBDN yang tersedia di bank bersangkutan.

  • Proses dimulai dengan mengisi formulir permohonan penerbitan SKBDN dan mematuhi persyaratan umum yang diberlakukan oleh bank tersebut.

  • SKBDN hanya berlaku untuk transaksi yang melibatkan perdagangan barang atau komoditas.

  • Jika dalam transaksi tersebut terdapat unsur jasa, nilai barang harus lebih dominan.

  • Jika SKBDN diterbitkan untuk keperluan ekspor, perpindahan barang dari dalam negeri ke luar negeri harus dapat dilakukan.

  • Mata uang yang digunakan harus sesuai dengan mata uang negara yang bersangkutan.

  • Jika berlaku dalam konteks perdagangan internasional, SKBDN dapat diterbitkan dalam valuta asing.

Perlu diingat bahwa SKBDN tidak dapat diubah, ditarik, atau dibatalkan tanpa persetujuan dari bank yang menerbitkan, bank penerima, dan bank pengkonfirmasi.

Selain itu, ketentuan berlaku berdasarkan kesepakatan antara Pihak Pemohon dan Penerima.

Selain syarat-syarat tersebut, beberapa bank akan menyetujui penerbitan SKBDN jika Pihak Pemohon memenuhi persyaratan tambahan berikut ini, yakni:

  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),

  • Terdaftar dalam Tanda Daftar Perusahaan (TDP),

  • Memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP),

  • Mendapatkan surat pengesahan pendirian perusahaan dari Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia,

  • Memiliki rekening giro di bank yang bersangkutan,

  • Memberikan agunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,

  • Memiliki catatan kinerja yang baik dalam transaksi bisnis,

  • Tidak pernah terlibat dalam pelanggaran transaksi perdagangan baik di tingkat domestik maupun internasional,

  • Pastikan formulir diisi dengan tanda tangan asli.

Untuk informasi lebih lanjut, bank yang bersangkutan akan memberikan penjelasan mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi, cara kerja SKBDN, dan ketentuan-ketentuan lainnya, ya. 

Cara Membuat SKBDN

Setelah kamu mengetahui ketentuan SKBDN, kamu juga perlu mengetahui langkah-langkah dalam membuat SKBDN, bukan? Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan, ya.

  1. Pilih Bank Penerbit: Pilih bank yang akan menerbitkan SKBDN dan cobalah untuk menghubungi mereka.

  2. Ajukan Permohonan: Ajukan permohonan penerbitan SKBDN dengan menyediakan detail transaksi dan persyaratan yang sesuai.

  3. Verifikasi dan Persetujuan: Bank akan melakukan verifikasi transaksi dan persyaratan, lalu memberikan persetujuan.

  4. Pengisian SKBDN: Bank akan mengisi SKBDN sesuai persetujuan, termasuk tanggal jatuh tempo dan syarat-syarat lainnya.

  5. Tanda Tangan: SKBDN akan ditandatangani oleh bank dan penerima.

  6. Penyerahan Dokumen Pendukung: Sertakan dokumen pendukung seperti faktur atau kontrak, ya.

  7. Penerimaan SKBDN: Setelah penyerahan dokumen pendukung, pihak penerima akan menerima SKBDN dari bank.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat membuat SKBDN yang diperlukan untuk transaksi bisnis dalam negeri. 

Cara Pencairan SKBDN

Untuk melakukan pencairan SKBDN, langkah-langkah yang perlu diikuti adalah sebagai berikut, ya.

  1. Persiapan Dokumen: Siapkan SKBDN asli dan dokumen pendukung.

  2. Hubungi Bank Penerbit: Hubungi pihak bank yang menerbitkan SKBDN untuk memberi tahu akan ada pencairan SKBDN.

  3. Verifikasi Dokumen: Bank penerbit akan memeriksa dan memverifikasi dokumen.

  4. Ajukan Pencairan: Penerima mengajukan permohonan pencairan dengan detail yang jelas.

  5. Pemeriksaan Kesesuaian: Bank penerbit memeriksa kesesuaian dan keabsahan permohonan.

  6. Persetujuan Pencairan: Jika semua sesuai, bank memberi persetujuan.

  7. Pembayaran: Bank penerbit melakukan pembayaran sesuai persyaratan SKBDN.

  8. Pelaporan: Bank melaporkan pencairan kepada semua pihak terkait.

  9. Simpan Dokumen: Penerima harus menjaga dokumen-dokumen terkait dengan pencairan dengan baik. 

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, pencairan SKBDN dapat dilakukan dengan lancar. 

Contoh SKBDN

Ketika kamu ingin mengajukan SKBDN, peraturan dan persyaratannya setiap bank tentu bisa bervariasi. Agar kamu lebih mengerti bentuk formulir permohonan SKBDN, berikut ini salah satu contoh SKBDN dari bank UOB, ya.

contoh skbdn



 Contoh SKBDN

Kesimpulan

Nah, jadi SKBDN adalah instrumen yang memfasilitasi transaksi bisnis dalam negeri. SKBDN memberikan jaminan pembayaran yang dapat dipercaya kepada para pihak yang terlibat dalam perdagangan, serta meningkatkan kepercayaan di antara mitra bisnis.

Di era digital yang terus berkembang seperti saat ini, mengelola bisnis tentu mengalami kemudahan dan efisiensi. Kamu tak perlu bingung lagi, kok! Kini ada aplikasi majoo yang bisa membantu semua operasional bisnismu dalam satu dashboard saja.

Fitur yang ada di dalam aplikasi majoo, lengkap, lho!  Fitur-fitur yang bisa kamu gunakan, antara lain, fitur Point of Sales (POS), inventory, akuntansi, Customer Relationship Management (CRM).

Jadi, kenapa harus menunda berlanggan aplikasi majoo kalau kamu bisa berlanggan sekarang juga, bukan?

 

Sumber Data:

  • https://www.ocbcnisp.com/id/article/2021/02/22/apa-itu-skbdn

  • https://accurate.id/ekonomi-keuangan/skbdn-adalah

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo