Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Sustainable Business: Pengertian dan Contohnya

    Sustainable business menjadi salah satu cara entrepreneur menjaga keseimbangan.

    Sebagai seorang entrepreneur, kamu tentu berharap bisnis milikmu menjadi sebuah bisnis yang bekelanjutan alias sustainable business. Akan tetapi, di zaman serba instan seperti saat ini, harapan tersebut tentu tidak mudah untuk diwujudkan. Apalagi, dengan semakin banyaknya individu yang terbuai dengan angan-angan jangka pendek dan akhirnya melakukan berbagai hal tanpa mempertimbangkan konsekuensi yang bisa muncul di masa mendatang.

    Terlepas dari permasalahan tersebut, pemahaman istilah “sustainable” dalam kehidupan yang berarti keseimbangan atau keberlanjutan dapat diartikan dengan menjaga keseimbangan kehidupan di bumi melalui kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa merusak keseimbangan.

    Lantas, bagaimana dengan sustainable business? Mungkinkah seorang entrepreneur memiliki bisnis yang berkelanjutan? Apa perbedaan sustainable business dengan monkey business? Langsung saja, simak pengertian mengenai sustainable business, contoh sustainable business, dan perbedaannya dengan monkey business selengkapnya melalui artikel ini.

    Apa yang Dimaksud dengan Sustainable Business?

    Sustainable business adalah istilah yang terdiri dari dua kata, yaitu “sustainable” yang berarti berkelanjutan dan “business” yang berarti bisnis. Mengacu pada dua kata tersebut, secara harfiah “sustainable business” dapat diartikan sebagai bisnis yang berkelanjutan, baik dalam menghasilkan manfaat jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam hal ini, manfaat yang dimaksud tidak terbatas pada keuntungan materi atau profit. Sebuah bisnis dapat dianggap sustainable jika mampu mencapai tujuan bisnisnya, meningkatkan nilai dalam jangka panjang, dan berkembang secara konsisten.

    Selain itu, sustainable business juga harus bisa mengimplementasikan nilai sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam strategi bisnisnya. Setidaknya ada tiga hal yang menjadi acuan dalam sustainable business, yaitu people, profit, dan planet.

    • People

    Dalam menjalankan bisnis, seseorang atau masyarakat adalah pemangku kepentingan yang sangat penting. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk kelangsungan dan perkembangan usaha. Oleh sebab itu, bisnis yang dijalankan wajib memberikan manfaat kepada masyarakat.

    • Profit

    Setiap bisnis tentu dijalankan dengan tujuan untuk mencari keuntungan. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan beberapa usaha, seperti meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya. Peningkatan produktivitas dapat diwujudkan dengan memperbaiki manajemen kerja, seperti menyederhanakan proses, mengurangi aktivitas, serta menghemat proses dan waktu servis. Sementara itu, efisiensi biaya dapat diwujudkan dengan menggunakan bahan secara maksimal untuk menekan biaya produksi.

    • Planet

    Sebagai pemilik bisnis maupun individu, kita sering kali kurang peduli terhadap lingkungan. Sikap tak acuh ini tentu harus diubah, sebab perlindungan dan pemeliharaan lingkungan sangat berkaitan erat dengan kelangsungan bisnis. Jika lingkungan yang dijaga dengan baik, kesehatan, kenyamanan, dan ketersediaan sumber daya untuk menjalankan bisnis tentu bukan hal yang perlu dikhawatirkan.

    Baca juga: Likuiditas Adalah Kemampuan Perusahaan dalam Hal Apa?

    Tujuan Sustainable Business

    Gagasan mengenai sustainable business sering dikaitkan dengan isu lingkungan. Tidak sedikit yang berpendapat bahwa bisnis yang sustainable adalah bisnis yang dapat menjaga kelestarian lingkungan. Walau menjadi isu utama, sustainable business tidak hanya terbatas pada aspek lingkungan. Beberapa aspek lain juga menjadi pertimbangan dalam menjalankan sustainable business, seperti hukum, ekonomi, sosial, budaya, dan masih banyak lagi. Sementara itu, tujuan sustainable business adalah sebagai berikut:

    • Meningkatkan Efisiensi

    Pada dasarnya, tujuan sustainable business adalah untuk menjamin kelangsungan bisnis. Untuk mewujudkan hal tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan efisiensi di beberapa aspek. Dengan efisiensi, perusahaan dapat menghemat banyak biaya dengan menekan pengeluaran yang tidak diperlukan dan meminimalisir dampak buruk pada lingkungan. Oleh sebab itu, tidak heran jika efisiensi menjadi salah satu karakteristik yang biasa dijumpai di perusahaan yang menerapkan sustainable business.

    • Meningkatkan Keuntungan

    Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa sustainable business adalah sesuatu yang mahal. Dengan menerapkan sustainability, biaya yang dikeluarkan tentu tidak sedikit. Jadi, bagaimana mungkin sustainable business dapat meningkatkan keuntungan bisnis? Pada dasarnya, menerapkan sustainable business sama halnya dengan membangun reputasi baik. Reputasi ini akan mendorong kepercayaan masyarakat, bahkan menarik simpati. Saat menerapkan sustainable business, perusahaan juga akan terdorong untuk mencari alternatif bahan baku yang ramah lingkungan. Bahan-bahan tersebut umumnya bersifat sustainable dan dapat direproduksi. Dari aspek bisnis, hal tersebut tentu lebih menguntungkan dalam jangka panjang.

    • Menjaga Keberlangsungan Lingkungan

    Sebuah bisnis tidak mungkin berjalan di dalam lingkungan yang rusak. Agar dapat tetap berbisnis, perusahaan juga harus ikut menjaga lingkungan di sekitarnya. Secara tidak langsung, sustainable business mendorong perusahaan untuk melakukan berbagai usaha yang dapat menjaga kelangsungan bisnis dalam jangka panjang, seperti mengadopsi sistem yang lebih baik, teknologi baru, maupun daur ulang limbah.

    Baca juga: Pengertian, Komponen, Tujuan, dan Contoh Bisnis Plan



    Contoh Sustainable Business

    Dikutip dari merdeka.com, berikut adalah beberapa contoh perusahaan yang menerapkan sustainable business dan berhasil mendapatkan penghargaan:

    1. Best, Strategy & Sustainability Management: Holcim. Special Recognition, Strategy & Sustainability Management: Bayer Indonesia.
    2. Best Workforce: Vale Indonesia. Special Recognition, Workforce: Trakindo Utama.
    3. Best Sustainability in the Community: Corteva Agriscience, melalui Program Benih Hibrida. Special Recognition, Sustainability in the Community: United Tractors.
    4. Best Energy Management: PT Pertamina. Special Recognition, Energy Management: Ispat Indo.
    5. Best Water Management: PT Multi Bintang. Special Recognition, Water Management: Asia Pulp and Paper (APP).
    6. Best Waste and Material Productivity: PT Multi Bintang. Special Recognition, Waste and Material Productivity: Kreskros.
    7. Best Supply Chain Management: H&M Indonesia. Special Recognition, Supply Chain Management dPT Astra International.
    8. Best Land Use and Biodiversity: Rimba Makmur. Special Recognition, Land Use and Biodiversity diterima oleh Chevron Indonesia.
    9. Best Business Responsibility & Ethics: Vale Indonesia. Special Recognition, Business Responsibility & Ethics: APRIL Group.
    10. Best Stakeholder Engagement & Materiality: PT Asia Pulp and Paper (APP). Special Recognition, Stakeholder Engagement & Materiality: PT Pertamina.
    11. Best UN SDGs: APRIL Group. Special Recognition, UN SDGs: PT Pertamina.
    12. Best Cooling Efficiency Award: Ispat. Special Recognition Cooling Efficiency: Nestle Indonesia dan United Tractors.

    Baca juga: Bisnis Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Tujuan

    Apa Perbedaan Sustainable Business dengan Monkey Business?

    Secara umum, yang dimaksud dengan monkey business adalah strategi berbisnis yang bertujuan untuk memberikan kerugian terhadap orang lain dengan cara meningkatkan keuntungan untuk diri sendiri, baik dengan menipu maupun kebohongan lainnya. Di sisi lain, sebagian besar produk yang diperjualbelikan pada model bisnis atau transaksi ini dilihat dari segi investasi alias tidak memiliki standar harga atau nilai yang jelas. Oleh sebab itu, monkey business dapat digolongkan sebagai cara kotor dalam berbisnis atau dirty business yang seharusnya tidak dilakukan oleh pemilik bisnis maupun pengusaha yang ingin mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang. Beberapa bentuk monkey business yang pernah ada, seperti arisan bodong, bisnis tanaman gelombang cinta, bisnis perhiasan batu akik.

    Penutup

    Dapat disimpulkan bahwa sustainable business adalah bisnis yang meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Sustainable business atau bisnis berkelanjutan juga merupakan syarat bagi perusahaan untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menyertakan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam keputusan bisnisnya, menghasilkan atau menyediakan produk yang ramah lingkungan, dan dengan tegas menjaga prinsip-prinsip lingkungan dalam perjalanan pengembangan bisnis.

    Sebagai contoh, perusahaan di bidang industri tidak hanya bergerak untuk menghasilkan produk, tetapi juga mengelola atau mendaur ulang sisa komponen atau limbah dari produk yang dihasilkan. Lebih dalam, perusahaan mendaur ulang limbah produksinya menjadi sumber daya yang dapat digunakan kembali dalam kegiatan produksi untuk dapat menghasilkan kembali.

    Jadi, tidak hanya mengejar keuntungan, bisnis juga dijalankan dengan memperhatikan berbagai aspek. Di sisi lain, sebagai seorang pemilik bisnis, kamu juga perlu menambah pengetahuan yang dapat mendukung kemajuan bisnismu. Melalui majoo, kamu bisa mencari berbagai informasi sekaligus memantau kemajuan bisnis. Sebab, majoo selalu setia menemani langkahmu dalam bekerja dan membangun bisnis, terutama untuk urusan partner pembayaran.

    Dalam aplikasi majoo, terdapat berbagai fitur praktis dan menarik yang dapat disesuaikan dengan segala kebutuhanmu. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan berbagai informasi menarik seputar kredit, digital marketing, peluang usaha, dan strategi bisnis yang tepat di sini. Tunggu apa lagi? Saatnya berlangganan sekarang!

    Pertanyaan Terkait

    • Sustainable business adalah dapat diartikan sebagai bisnis yang berkelanjutan, baik dalam menghasilkan manfaat jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam hal ini, manfaat yang dimaksud tidak terbatas pada keuntungan materi atau profit. Sebuah bisnis dapat dianggap sustainable jika mampu mencapai tujuan bisnisnya, meningkatkan nilai dalam jangka panjang, dan berkembang secara konsisten.
    • Business sustainability adalah kemampuan suatu bisnis untuk terus beroperasi secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan segala faktor yang memengaruhi.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.