Yuk, Intip Tone of Voice Adalah Kunci Sukses Brand!

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, tentunya ada cara untuk membuat merekmu berbeda dari pesaing, bukan? Salah satu elemen penting dalam membangun identitas merek yang kuat adalah penggunaan tone of voice. 

Tone of voice ini tentang gaya komunikasi dan penggunaan bahasa yang konsisten dalam pesan-pesan pemasaran dan interaksi dengan pelanggan atau target audiens. Artikel ini akan membahas pentingnya tone of voice demi kesuksesan suatu brand. Yuk, simak sampai selesai, ya! 

Apa Itu Tone of Voice?

Dalam dunia komunikasi, terutama dalam branding dan marketing, tone of voice adalah salah satu elemen yang kritis dalam membentuk citra dan identitas suatu merek atau organisasi. Tone of voice, atau sering disingkat menjadi TOV, adalah suara atau gaya komunikasi yang digunakan oleh suatu entitas untuk berbicara kepada audiensnya. Ini mencakup pilihan kata-kata, gaya penulisan, nada, serta pesan yang disampaikan. 

Tone of voice menciptakan kesan dan membantu audiens mengidentifikasi karakter, nilai, dan kepribadian merek yang kamu bangun. Tone of voice mempunyai peran yang penting dalam menjalin hubungan yang kuat dengan setiap audiens. Pasalnya dengan adanya tone of voice yang kuat, brand mempunyai hubungan emosional dengan target audiensnya. 

Manfaat Tone of Voice yang Efektif

Tone of voice memiliki peran penting dalam membedakan brand yang kamu miliki dengan brand kompetitor, meningkatkan kepuasan konsumen, meningkatkan efektivitas pemasaran, dan membangun loyalitas brand yang kuat. Penjelasan detail masing-masing dari beberapa manfaat tone of voice ada di bawah ini, ya. 

Diferensiasi dari Kompetitor

Tone of voice yang unik dan konsisten membantu brand milikmu muncul di tengah persaingan yang sengit di pasar. Tone of voice yang autentik, brand-mu memperkenalkan karakteristik unik yang berbeda dari pesaing. Tentunya, tone of voice ini akan menciptakan identitas yang mudah diingat dan dikenali oleh target audiens. Dengan memiliki tone of voice yang unik, brand-mu menciptakan kesan yang kuat dan konsumen pun dapat membedakan brand-mu dengan brand kompetitor. 

Meningkatkan Customer Loyalty

Tone of voice yang sesuai dengan nilai dan kepribadian brand, membuat target audiens merasa nyaman dan dipahami, lho! Oleh karena itu, adanya tone of voice yang tepat dapat menciptakan hubungan yang lebih dekat antara brand dan konsumen. Ketika konsumen merasa bahwa komunikasi brand konsisten dan relevan, mereka cenderung lebih puas dengan pengalaman mereka sehingga membantu membangun kepercayaan dan kesetiaan konsumen. 

Meningkatkan Efektivitas Pemasaran

Tone of voice yang konsisten membantu pesan marketing disampaikan dengan jelas dan efektif sehingga mengurangi risiko salah tafsir dan memastikan bahwa audiens memahami pesan tersebut dengan benar. Tone of voice yang kuat juga meningkatkan efektivitas marketing campaign brand-mu, lho! 

Membangun Loyalitas Brand

Ketika tone of voice mencerminkan nilai dan kepribadian brand, target audiens cenderung membentuk hubungan yang lebih mendalam. Brand yang memiliki tone of voice konsisten cenderung menciptakan pengalaman yang lebih kohesif dan bermakna bagi pelanggan, lho! Pada gilirannya akan membangun loyalitas brand yang kuat. Pelanggan yang loyal akan setia terhadap brand sehingga menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dalam jangka panjang, ya. 

Baca Juga: Pajak UMKM: Pengertian dan Cara Menghitungnya

Pentingnya Tone of Voice dalam Bisnis

Dalam dunia bisnis yang semakin terhubung dan kompetitif, tone of voice adalah elemen penting dalam mencapai kesuksesan suatu brand. Apa saja, sih, pentingnya tone of voice dalam bisnis ini? Yuk, simak di bawah ini! 

Mencerminkan Kepribadian dan Nilai Bisnis

Tone of voice adalah saluran utama untuk mengekspresikan kepribadian dan nilai-nilai bisnis. Apakah kamu ingin dikenal sebagai bisnis yang ramah, profesional, atau inovatif? Nah, tone of voice yang dipilih harus mencerminkan karakteristik unik bisnismu sehingga memberikan pandangan langsung kepada audiens mengenai siapa brand-mu dan apa yang kamu pedulikan terhadap bisnis yang kamu jalani ini. 

Membangun Identitas Merek yang Konsisten

Mempertahankan tone of voice konsisten adalah kunci dalam membangun identitas brand yang kuat. Saat target audiens melihat pesan yang selaras dan konsisten di seluruh platform komunikasi, brand-mu akan menjadi lebih mudah diidentifikasi, lho! Identitas merek yang konsisten menciptakan citra yang kuat dan dapat diandalkan di mata konsumen. 

Meningkatkan Keterlibatan dan Brand Awareness

Tone of voice yang menarik dan relevan dapat meningkatkan keterlibatan target audiens dan brand awareness. Ketika audiens merasa terhubung dengan tone of voice brand-mu, mereka akan berinteraksi dengan konten yang kamu buat, menyebarkan pesan kontenmu, dan memperluas jangkauan merek milikmu. Jadi, tone of voice akan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan brand awareness. 

Membangun Hubungan yang Lebih Dekat dengan Konsumen

Memilih tone of voice yang sesuai dengan audiens membantu kamu dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen. Audiens merasa dipahami, dihargai, dan terlibat langsung dalam komunikasi yang kamu buat. Oleh karena itu, tone of voice akan menciptakan hubungan yang lebih mendalam, meningkatkan kepercayaan, dan mendukung kesetiaan merek yang kuat.

Sebagai pemilik sebuah brand, tentu saja penting untuk memahami target audiens dan menjalankan tone of voice yang sesuai dengan nilai bisnismu, sehingga kamu dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam dunia komunikasi bisnis yang dinamis, ya. 

Baca Juga: Pahami Tata Cara Pembayaran Pajak dengan Benar

Tone of voice berperan penting dalam menjalin hubungan yang kuat dengan target audiens. 

Jenis-jenis Tone of Voice

Terdapat beragam jenis tone of voice yang bisa kamu pilih, nih! Jenis-jenis tone of voice yang bisa kamu pilih, antara lain: 

1.    Friendly (Ramah)

Jenis tone of voice ramah digunakan oleh brand yang ingin terlihat akrab dan dekat dengan konsumen. Umumnya, tone of voice ini menjalin hubungan pribadi dengan konsumen dan menghindari kesan formal. 

2.    Professional (Profesional)

Tone of voice bersifat profesional digunakan oleh suatu merek yang ingin terlihat serius dan terpercaya. Biasanya, tone of voice ini menghindari penggunaan bahasa santai dan lebih memusatkan pada informasi yang spesifik. 

3.    Playful (Bermain-main)

Tone of voice playful cocok digunakan oleh merek yang ingin terlihat kreatif dan unik. Jenis tone of voice ini cenderung menggunakan bahasa kreatif dan humor untuk menarik perhatian konsumen. 

4.    Authoritative (Berwibawa)

Tone of voice berwibawa digunakan oleh merek yang ingin terlihat kuat dan berpengaruh. Pada umumnya, tone of voice ini menggunakan bahasa yang tegas dan langsung to the point. 

5.    Empathetic (Empati)

Jenis tone of voice empati digunakan untuk merek yang ingin terlihat peduli dan memahami perasaan konsumen. Tone of voice ini umumnya menggunakan bahasa yang mempertimbangkan emosi dan perasaan konsumen. 

6.    Inspirational (Inspiratif)

Tone of voice yang inspiratif cocok digunakan oleh merek yang ingin menginspirasi konsumen. Tone of voice ini sering menggunakan bahasa yang memotivasi konsumen dan menunjukkan kebaikan dari merek. 

Baca Juga: Bagaimana Cara Lapor Pajak Online? Simak di Sini!

Cara Menentukan Tone of Voice

Saat kamu ingin membangun identitas brand yang kuat dan berkomunikasi efektif dengan audiensmu, menentukan tone of voice yang sesuai adalah langkah penting, nih! Kamu bisa menentukan tone of voice brand-mu dengan beberapa langkah berikut ini, lho! 

1.    Kenali Audiensmu

Langkah pertama untuk menentukan tone of voice brand milikmu yaitu memahami audiensmu. Kamu perlu membuat list pertanyaan, misalnya Siapa mereka? Apa yang mereka butuhkan dan inginkan? List pertanyaan ini penting karena tone of voice harus berbicara langsung kepada audiensmu dan memenuhi ekspektasi mereka. 

2.    Definisikan Nilai dan Kepribadian Brand-mu

Bisnismu tentunya memiliki nilai-nilai dan kepribadian yang unik, bukan? Jadi, kamu bisa menentukan karakteristik yang kamu proyeksikan. Misalnya, Apa yang ingin kamu sampaikan kepada target audiensmu sebagai brand? Apakah kamu ingin terlihat bersahabat, profesional, inovatif, atau mungkin peduli terhadap lingkungan? 

3.    Identifikasi Kata Kunci dan Frasa Kunci

Pilih keyword (kata kunci) dan frasa kunci yang mendukung tone of voice brand-mu. Pemilihan kata kunci ini akan membantu dalam penulisan pesan yang konsisten dan relevan dengan brand-mu. Misalnya, jika kamu ingin terlihat inovatif, keyword yang bisa kamu pakai misalnya ‘revolusioner’ atau ‘terdepan’ bisa menjadi bagian dari tone of voice-mu. 

4.    Tentukan Gaya Penulisan

Gaya penulisan adalah elemen penting dalam pembuatan tone of voice. Apakah kamu ingin menggunakan bahasa formal atau lebih santai? Apakah kamu ingin menggunakan humor atau lebih serius? Pilihlah gaya penulisan yang sesuai dengan karakter brand-mu, ya. 

5.    Konsistensi adalah Kunci

Pastikan tone of voice-mu konsisten di seluruh platform komunikasi, mulai dari situs web hingga media sosial dan materi marketing bisnismu. Konsistensi ini akan menciptakan citra merek yang kuat dan dapat diandalkan, lho! 

6.    Uji dan Pelajari Respons Audiensmu

Setelah kamu menerapkan tone of voice untuk brand-mu, uji dan pelajari respons audiensmu, ya. Apakah mereka merasa terhubung? Apakah pesanmu tersampaikan dengan baik? Kamu dapat selalu mengubah dan menyempurnakan tone of voice-mu berdasarkan respons audiens ini. 

7.    Jangan Takut untuk Berkembang

Bisnismu dan audiensmu mungkin akan berubah seiring waktu. Jangan ragu untuk merevisi tone of voice-mu jika diperlukan sehingga isi dari tone of voice brand-mu tetap relevan dengan perkembangan bisnismu dan kebutuhan audiens.

Majoo Ads

Contoh Tone of Voice

Dalam dunia pemasaran, tone of voice adalah salah satu elemen kunci yang membantu merek berbicara dengan audiens mereka. Starbucks dan Coca-Cola adalah dua merek besar yang telah berhasil mengimplementasikan tone of voice secara khas dan efektif. Berikut ini brand voice dari keduanya yang membuat mereka mudah dikenali oleh target audiens mereka. 

Starbucks: Tone of Voice yang Akrab dan Ramah

Starbucks dikenal karena tone of voice yang akrab dan ramah. Mereka ingin memberikan pengalaman yang nyaman dan bersahabat bagi pelanggan mereka. Dalam komunikasi mereka, Starbucks sering menggunakan bahasa yang menekankan keterlibatan dengan pelanggan. Mereka memanggil pelanggan dengan nama, mendengarkan pesanan khusus mereka, dan menciptakan hubungan yang personal melalui komunikasi mereka.

Starbucks juga memiliki tone of voice yang berkelanjutan. Mereka aktif dalam menyoroti upaya lingkungan mereka, seperti penggunaan cup ramah lingkungan, earth hour, dan mendukung petani kopi. Dalam komunikasi mereka, mereka menggunakan tone of voice yang menekankan komitmen mereka terhadap isu-isu lingkungan, yang mencerminkan nilai-nilai mereka sebagai merek. 

Coca-Cola: Tone of Voice yang Meriah dan Penuh Semangat

Coca-Cola memiliki tone of voice yang meriah dan penuh semangat. Mereka ingin menginspirasi banyak orang untuk merayakan momen kebahagiaan. Tone of voice mereka sering mengandung kata-kata yang positif, seperti "bahagia," "bersama," dan "kenangan." Dalam komunikasi mereka, Coca-Cola ingin menciptakan perasaan kegembiraan dan mempersatukan konsumen mereka.

Coca-Cola juga menggunakan tone of voice yang konsisten dalam semua marketing campaign mereka di seluruh dunia. Mereka telah membangun identitas merek yang mudah dikenali dan menciptakan pesan yang serupa di seluruh platform komunikasi mereka sehingga membantu dalam memperkuat citra merek mereka dan membuatnya mudah diingat. 

Kesimpulan

Jadi, tone of voice bukan sekadar aspek penulisan, tapi membentuk identitas merek, membedakan diri dari pesaing, memenuhi harapan konsumen, meningkatkan efektivitas pemasaran, dan membangun hubungan yang mendalam dengan pelanggan.

Dengan membangun tone of voice yang konsisten dan sesuai dengan karakter merek, diharapkan akan mencapai hasil yang lebih baik dalam membangun merek yang kuat dan mendapatkan kepercayaan konsumen, ya.

Untuk membangun loyalitas pelanggan dan membantu operasional bisnismu, kamu perlu menggunakan tools pembantu seperti aplikasi majoo, lho! Aplikasi majoo memiliki fitur CRM (Customer Relationship Management) untuk membuat berbagai campaign marketing dan diskon agar pelangganmu selalu bertransaksi dan terus datang kembali. Selain itu, aplikasi majoo juga memiliki fitur menarik seperti majoo Ads, lho! Kamu bisa meningkatkan penjualan dengan iklan sehingga penjualan produkmu semakin optimal dengan adanya digital campaign.

Enggak perlu menunggu lama lagi, nih! Yuk, pilih paket dan berlangganan aplikasi majoo sekarang juga!

 

Sumber Data:

https://qontak.com/blog/brand-voice/


Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo