Table of Content

    5 Pertimbangan Sebelum Memulai Usaha Bersama Pasangan


    Mampu membuka dan menjalankan sebuah bisnis bersama pasangan kelihatannya seru dan menyenangkan. Bukan cuma karena ada orang yang membantu dan menemani, bisnis bersama pasangan bisa menjadi motivasi tersendiri. Akan banyak pengalaman baru yang dilalui bersama selama membangun dan mengembangkan bisnis. Bukan cuma pengalaman, kamu dan pasanganmu bisa mendapatkan banyak keuntungan dari bisnis bersama ini. 


    Namun, sebelum memulai membuka usaha bersama, sebaiknya kamu dan pasanganmu mempersiapkan segala sesuatunya. Banyak hal yang menjadi pertimbangan dan perlu dipikirkan sebelum mulai menjalani sebuah bisnis bersama pasangan. Beberapa hal di artikel ini bisa menjadi bahan acuanmu sebelum memulai bisnis supaya usaha bersama tetap berjalan lancar dan hubunganmu juga masih baik-baik saja. 


    1. Tentukan bidang usahanya

    Ini hal yang pertama kali selayaknya kamu tentukan sebelum memulai sebuah bisnis baru bersama pasanganmu. Bidang usaha yang kamu pilih bisa didasarkan dari berbagai opsi. Misalnya membuka usaha laundry karena lokasimu dan pasanganmu dekat dengan kampus yang mahasiswanya banyak membutuhkan jasa laundry. Bisa juga membuka usaha berdasarkan hal yang kalian suka. Kamu dan pasanganmu suka makan bakso tapi belum pernah menemukan bakso yang pas dengan selera kalian? Buka saja sendiri! Atau mungkin kamu dan pasanganmu gemar berolahraga, kalian bisa memulai berjualan alat-alat dan baju olahraga.


    2. Sumber modal 

    Hal kedua yang tak kalah penting dari poin nomor satu adalah sumber modal. Dari mana modal yang akan kamu dan pasanganmu gunakan untuk bisnis perlu diperjelas. Pastikan semuanya transparan sejak awal. Kamu menyumbang berapa persen dari keseluruhan modal, begitu pula pasanganmu. Jangan sampai hanya karena kalian menganggap bahwa pasangan harusnya berbagi, lalu kalian menganggap enteng soal ini. 



    3. Membagi tugas dan tanggung jawab

    Banyak yang harus dilakukan dalam menjalankan sebuah bisnis. Maka sejak awal sebaiknya kamu dan pasanganmu mulai membagi job description masing-masing. Siapa yang akan mengerjakan apa, siapa yang memegang tanggung jawab atas apa. 


    Termasuk siapa yang memegang peranan dalam bidang produksi, juga siapa yang bertanggung jawab dalam promosi dan strategi pemasaran nantinya.


    4. Bersikap profesional

    Business is business. Sedekat apa pun hubungan kamu dan pasanganmu, dalam berbisnis profesionalisme harus dijaga. Saling menjaga kepercayaan, tidak mencampuradukkan urusan dan masalah pribadi dengan urusan bisnis, termasuk juga berani saling mengingatkan bila salah satu melakukan kesalahan. 


    Sudah banyak contoh usaha bersama yang akhirnya jatuh dan berakhir karena ketidakprofesionalan pemiliknya yang mencampurkan urusan pribadi. 


    5. Tertib administrasi

    Yang dimaksud tertib administrasi adalah kamu tidak bisa seenaknya memakai dan memanfaatkan fasilitas bisnis untuk keperluan pribadimu. Walau memang kamu adalah salah seorang pemiliknya. Begitu pula dengan pasanganmu. 


    Apalagi bila sampai menggunakan uang dari modal dan pendapatan bisnis untuk keperluan pribadi masing-masing. Bukan tidak mungkin bisnismu malah akan menjadi hancur. Jika memang terpaksa memakai fasilitas atau sumber keuangan bisnis, maka bicarakan terlebih dulu dengan pasanganmu dan berikan laporan yang benar dan jujur. Agar kepercayaan tetap terjaga.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Bisnis Maju Dengan Aplikasi Toko Kelontong Modern
    Mengelola bisnis tradisional di tengah gempuran eCommerce tidaklah mudah. Kamu harus mulai mengadaptasi perkembangan teknologi, misalnya menggunakan aplikasi untuk mengelola toko kelontongmu.
    5 Hal Penting dalam Melakukan Market Research
    Informasi dari market research dapat membantumu menyampaikan kampanye pemasaran yang dapat menarik target pasar.
    Keuntungan Integrasi Online Bisnis F&B dengan GrabFood
    Di masa pandemi, integrasi online dengan layanan pesan antar seperti GrabFood bisa menjadi pilihan bijak. Nikmati program terbaru aplikasi majoo.
    Menentukan Jam Buka Restoran Terbaik selama Ramadan
    Apa saja yang perlu diperhatikan pelaku usaha di bidang kuliner saat menentukan jam buka restoran selama bulan puasa?