Table of Content

    Alternatif THR 2020: Tips Cermat Mengelola Keuangan Bisnis

    Ada beberapa alternatif bagi pelaku usaha untuk tetap dapat memberikan THR 2020 kepada karyawan

    Dengan adanya pandemi COVID-19, pemberian THR 2020 mungkin terasa agak sulit bagi pemilik bisnis. Bagaimana tidak, COVID-19 bukan hanya merupakan masalah kesehatan semata. Dampaknya terasa hampir ke setiap sektor, termasuk sektor bisnis dan industri di mana produksi dan juga penjualan angkanya cenderung merosot. Di satu sisi, perusahaan tentunya tetap ingin memberikan hak yang dimiliki karyawan, tetapi di sisi lain mungkin juga tidak sanggup menganggarkan pengeluaran tambahan untuk memberikan THR.

    Dalam masa krisis seperti sekarang, mengelola keuangan bisnis memang perlu dilakukan dengan hati-hati. Berbagai faktor sepatutnya dijadikan pertimbangan agar THR yang diberikan kepada karyawan tidak membuat bisnis justru gulung tikar. Beberapa alternatif pemberian THR berikut, mungkin bisa dijadikan pilihan:

     

    1. Menunda pemberian THR

    Setiap pelaku usaha tentu memiliki harapan bahwa situasi COVID-19 ini akan segera berakhir dan angka penjualan kembali normal. Sifat optimis tersebut dapat dinyatakan dengan meminta karyawan bersabar menunggu bisnis kembali lancar untuk menerima THR yang sepatutnya mereka terima di bulan Ramadhan ini. Dengan meminta pengertian dari karyawan, pelaku usaha dapat menumbuhkan rasa memiliki di hati karyawan terhadap bisnis yang sedang dijalankan. Di sisi lain, dengan menunda pemberian THR, bisnis juga tak harus terbebani dengan pengeluaran tambahan di masa krisis ini. Namun, perlu diingat bahwa pemberian THR ini hanya ditunda saja waktunya, bukan dihilangkan sama sekali, sehingga pemilik bisnis tetap berkewajiban untuk membayarkan THR tersebut ketika situasi sudah kembali kondusif.

     

    2. Menawarkan pemberian THR dalam bentuk saham atau skema bagi hasil

    Untuk membantu mengelola keuangan bisnis, skema bagi hasil atau model saham dapat dipertimbangkan untuk menggantikan pemberian THR di tahun 2020 ini. Cara ini mungkin memang tak bisa diaplikasikan ke setiap jenis bisnis. Oleh karena itu, pemilik usaha perlu mengenali sifat bisnis yang dimilikinya dan menimbang-nimbang apakah alternatif yang satu ini dapat dilakukan.

    Dengan mengganti THR menjadi saham serta skema bagi hasil, bisnis dapat memangkas pengeluaran yang semestinya digunakan untuk memberikan THR kepada karyawan. Sebagai gantinya, pendapatan yang dihasilkan dari bisnis tersebut harus dibagi dengan karyawan sesuai dengan persentase yang sesuai. Ketika keadaan sudah mulai membaik dan keuangan bisnis sudah kembali lancar, pemilik usaha memiliki opsi untuk membeli kembali saham pengganti THR dari karyawan dan menghentikan skema bagi hasil. Namun, jika alternatif ini dirasa dapat lebih meningkatkan kepuasan serta kesejahteraan karyawan, pemilik usaha juga dapat memilih untuk terus melanjutkan metode ini.

    THR 2020 dapat diberikan dalam bentuk saham atau skema bagi hasil

     

    3. Mencari kredit lunak

    Situasi COVID-19 ini tidak hanya menurunkan angka penjualan saja, tetapi juga mengubah berbagai macam hal. Beberapa lembaga keuangan tepercaya sudah mulai memperkenalkan program kredit bunga lunak khusus agar pemilik usaha dapat membayarkan THR kepada karyawan. Bunga dari kredit mungkin terasa mengerikan bagi beberapa pelaku usaha, terlebih kredit ini tidak digunakan untuk mengembangkan usaha, tetapi untuk memberikan THR kepada karyawan. Dalam situasi normal, tentu pelaku usaha mana pun akan berpikir ribuan kali untuk melakukannya. Untungnya, masa krisis ini juga mengubah karakteristik lembaga keuangan yang bersedia memberikan kredit dengan bunga yang ringan untuk menjaga daya beli masyarakat tetap tinggi.

    Pemberian THR 2020 ini mungkin memang terasa membingungkan bagi pelaku usaha. Selain harus mengelola keuangan bisnis dengan hati-hati, hak yang dimiliki karyawan pun harus tetap diberikan. Bagi setiap pelaku usaha yang tetap ingin memberikan THR, tiga alternatif yang telah dijabarkan di atas patut dijadikan pertimbangan.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Bisnis Maju Dengan Aplikasi Toko Kelontong Modern
    Mengelola bisnis tradisional di tengah gempuran eCommerce tidaklah mudah. Kamu harus mulai mengadaptasi perkembangan teknologi, misalnya menggunakan aplikasi untuk mengelola toko kelontongmu.
    5 Hal Penting dalam Melakukan Market Research
    Informasi dari market research dapat membantumu menyampaikan kampanye pemasaran yang dapat menarik target pasar.
    Keuntungan Integrasi Online Bisnis F&B dengan GrabFood
    Di masa pandemi, integrasi online dengan layanan pesan antar seperti GrabFood bisa menjadi pilihan bijak. Nikmati program terbaru aplikasi majoo.
    Menentukan Jam Buka Restoran Terbaik selama Ramadan
    Apa saja yang perlu diperhatikan pelaku usaha di bidang kuliner saat menentukan jam buka restoran selama bulan puasa?