Table of Content

    Faktor di Laporan Penjualan yang Bantu Pengembangan Bisnis


    Peran laporan penjualan penting dalam sebuah bisnis karena berpengaruh terhadap perkembangan suatu perusahaan agar kamu sebagai pemilik bisnis dapat mengetahui seberapa besar pendapatan perusahaan yang nantinya akan menentukan besar atau kecilnya keuntungan yang kamu dapat.


    Dengan rutin melakukan pencatatan, kamu dapat memantau perkembangan perusahaan setiap saat dan membandingkannya dengan periode penjualan sebelumnya. Dengan begitu, kamu bisa  mengetahui perusahaan mengalami kenaikan atau penurunan dalam pendapatan serta mampu memutuskan pengembangan bisnis seperti apa yang akan dilakukan selanjutnya. 


    Bila ingin mengembangkan usaha, ada beberapa hal di dalam laporan penjualan yang bisa membantumu. Apa saja hal tersebut?


    1. Catatan Pesanan yang Terperinci

    Mencatat setiap pesanan yang masuk akan menjadikan kamu mengerti berapa total produkmu yang keluar dari stok gudang. Jika ingin mengembangkan usaha maka hal ini menjadi penting. Bila produk yang kamu tawarkan tidak banyak yang memesan atau bisa disebut kurang laku, maka langkah selanjutnya bisa ditentukan. Bisa dengan menghentikan produksi atau berinovasi dengan produk yang baru. 


    2. Rincian Harga

    Dalam laporan penjualan kamu selayaknya memasukkan nominal harga ke salah satu kolomnya agar mengetahui progres kenaikan harga yang kamu tetapkan untuk sebuah produk. Rincian harga dalam periode tertentu bisa membantumu menganalisa perlu atau tidaknya diberikan diskon atau potongan harga di periode berikutnya atau malah dengan menaikkan harga. 


    3. Penjualan Kotor

    Yang dimaksud penjualan kotor di sini sebenarnya adalah laporan total penjualan yang sudah meliputi diskon, potongan harga juga biaya promosi serta biaya tambahan lainnya yang digunakan dalam penjualan produk dalam satu periode. 


    Dengan melihat naik atau turunnya laporan dalam kolom penjualan kotor ini lalu membandingkannya dengan periode sebelumnya maka kamu bisa mengetahui kondisi keuangan dalam perusahaan. Selanjutnya kamu bisa menentukan ulang bagaimana mengelola keuangan dan kinerja perusahaan supaya tahu berapa banyak keuntungan yang bisa diraih bila ingin mengembangkan usaha.


    4. Penyeimbang Neraca Laporan Keuangan

    Laporan keuangan perusahaan sepatutnya berisikan neraca laporan pembelian dan penjualan. Dengan rutin membuat laporan penjualan sederhana, maka laporan keuangan bisa disusun per periode. 


    Dalam proses pengembangan bisnis, apalagi yang melibatkan investor, laporan keuangan yang baik akan berpengaruh pada rasa percaya dari investor untuk menanamkan sahamnya. 


    Bagi perusahaan, laporan keuangan menjadi evaluasi tentang kondisi keuangan perusahaan. Dari laporan keuangan bisa kamu lihat mana aset yang berharga, mana produk yang paling laku terjual sampai yang kurang disukai oleh masyarakat. Kamu bisa menggunakan aplikasi keuangan yang akan memudahkanmu membuat laporan keuangan.


    Dengan memperhatikan beberapa hal tersebut, sebagai pemilik bisnis kamu dapat mengambil langkah untuk mengembangkan usaha di periode selanjutnya.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Ingin Jualan di Media Sosial? Kamu Wajib Baca Ini!
    majoo punya beberapa tips nih, agar kamu bisa memaksimalkan penjualan melalui media sosial. Yuk, disimak!
    Memaksimalkan Bisnis secara Optimal dengan Integrasi GoFood
    Ada banyak cara untuk memaksimalkan bisnis, salah satunya dengan melakukan integrasi GoFood. Wah, maksudnya bagaimana, tuh?
    Bagaimana Digital Marketing Bisa Membantumu Perluas Pasar?
    Saat ini merupakan era menarik bagi digital marketing. Berkat pemasaran digital, bisnis lebih mudah berkomunikasi dengan konsumen dan memperluas pasar.
    Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Karakter Gen Z?
    Mengapa pelaku usaha perlu mempertimbangkan karakter Gen Z dalam menjalankan operasional bisnis? Apa, sih, yang akan terjadi jika tidak dilakukan?