Cara Optimalkan Penjualan Melalui Discovery Commerce

E-commerce mengisi gap yang tidak disediakan oleh transaksi secara fisik

 

Beberapa waktu belakangan ini, e-commerce atau perdagangan elektronik mulai mengisi gap yang tidak disediakan oleh transaksi secara fisik.  Melalui perdagangan elektronik, konsumen dapat menemukan kebutuhannya kapan saja dan di mana saja.

 

Berbelanja tidak lagi terhalang batasan-batasan geografis. Meskipun demikian, bagi pemilik usaha, bukan rahasia lagi bahwa perdagangan elektronik akhirnya mengadopsi berbagai trik penjualan offline.

 

Misalnya, serupa dengan konsumen yang bertransaksi di gerai, kebanyakan konsumen yang bertransaksi di platform digital juga tidak tahu persis keinginannya. Tidak sedikit yang membuka situs berbelanja hanya untuk melihat lihat, lalu melakukan pembelian impulsif.

 

Tentunya karakter tersebut merupakan peluang yang tidak dilewatkan oleh pemilik bisnis. Sebab itu, strategi penjualan di gerai masih ada yang dapat diadopsi ke platform digital.

 

Dengan kata lain, adanya situs berbelanja online makin mempertegas aktivitas transaksi yang sudah populer sebelumnya, yaitu belanja berdasarkan spontanitas, kebaruan, dan penemuan atau discovery.  Dari sanalah para pemilik usaha mulai menerapkan discovery commerce.

 

Apa itu discovery commerce?

Discovery commerce adalah metode penjualan online yang menggiring konsumen terhadap produk. Selain itu, ada pula istilah discovery shopping yaitu saat konsumen mengunjungi suatu situs atau marketplace tanpa tujuan yang pasti.

 

Konsumen tersebut tidak secara spesifik mencari produk tertentu. Sebaliknya, ia justru terbuka terhadap penemuan atau kejutan yang mungkin muncul ketika mengamati katalog online atau menerima suggestion.

 

Salah satu tujuan utama e-commerce memang memenuhi kebutuhan spesifik calon pelanggan, tetapi strategi discovery commerce lumayan berkebalikan. Metode ini menarik konsumen untuk ‘berjalan-jalan’ dan melihat-lihat galeri digital tanpa tujuan pasti sampai menemukan produk yang menyita perhatiannya. 


Dengan memanfaatkan discovery commerce, pemilik usaha dapat meningkatkan penjualan online


Product discovery, kunci belanja digital

Setelah mencermati penjelasan di atas, discovery commerce mampu memenuhi salah satu tujuan perdagangan elektronik yaitu product discovery atau penemuan produk.

 

Jangan keliru, menggiring pembeli potensial untuk menemukan produk yang mereka cari di toko online atau marketplace praktiknya lebih sulit daripada yang terlihat. Tidak jarang konsumen gagal menemukan produk yang dicari sebab kurang sabar dalam memilah kategori dan subkategori di situs brand atau platform digital lainnya.

 

Kadang konsumen juga tidak berhasil menemukan produk karena kurang tepat dalam pemanfaatan filter atau kata kunci pada search engine.

 

Nah, umumnya discovery commerce didasarkan pada sistem yang lebih user friendly. Metode ini biasanya menyediakan filter dengan rentang yang luas sehingga konsumen bisa lebih mudah menentukan pencariannya.

 

Makin mudah dan spesifik pencarian ditentukan, makin mudah pula konsumen menemukan produk yang sesuai dengan ketertarikannya. Selanjutnya, makin besar peluang konsumen melakukan check out.

 

Untuk mencapai tujuan tersebut, kamu perlu memberikan deskripsi yang lebih detail pada setiap produk dalam katalog. Ini yang jarang dilakukan oleh banyak bisnis beberapa waktu lalu.

 

Bila kamu memiliki bisnis fesyen, hanya mencantumkan warna dan size produk tidak lagi cukup. Kamu perlu menambahkan informasi tentang material kain yang digunakan, panjang dan lebar produk, bahkan mungkin gaya yang cocok dipadukan dengan produk tersebut, contohnya formal atau nonformal.

 

Dengan begitu, discovery product yang tepat akan tercapai. Jika kamu kesulitan mengelola data produk yang kompleks, kamu selalu punya pilihan untuk memanfaatkan perangkat lunak Product Information Management (PIM).  

 

Keuntungan menerapkan discovery commerce bagi bisnis

Setelah berbicara tentang discovery commerce, beberapa dari kamu mungkin bertanya, sebetulnya apa keuntungan menerapkan metode tersebut bagi bisnis? Penjelasan detail terkait hal tersebut bisa kamu simak di bawah ini.

 

Menarik pembeli potensial

Ada peluang yang lebih besar calon konsumen akan menemukan brand atau produk milikmu jika melakukan pencarian dengan filter di e-commerce. Inilah cara paling umum yang membuat konsumen menemukan suatu bisnis, terlebih bila bisnis tersebut masih terbilang kecil serta belum populer.

 

Karena itu, pastikan merek atau produkmu mempunyai informasi detail sehingga saat konsumen menyaring kategori, bisnismu akan muncul. Luangkan waktu untuk mengisi kategori dan subkategori, terutama di marketplace. Perlu diingat, sekarang konsumen lebih suka berbelanja melalui marketplace daripada situs resmi sebuah brand.

 

Penemuan brand

Menemukan produkmu berpotensi membuat konsumen menaruh perhatian kepada brand milikmu. Berikutnya, tidak tertutup kemungkinan, konsumen akan mencari tahu lebih banyak tentang bisnismu.

 

Mereka mungkin akan mengeksplorasi media sosial ataupun situs resmi milik bisnis. Hal tentunya merupakan peluang berharga untuk memperoleh pelanggan. Apabila ada value bisnis yang sesuai dengan konsumen, discovery brand dapat bergeser menjadi pembentukan pelanggan setia.

 

Evaluasi katalog dan upsale

Menghadirkan produk di marketplace atau katalog dengan sistem filter yang baik memungkinkan kamu untuk menganalisis produk mana yang banyak muncul dalam pencarian.

 

Tidak hanya itu, cara ini juga membuat produk baru atau jenis produk yang jarang dicari dapat turut mendapat perhatian sebab konsumen sudah masuk ke beranda toko online milikmu. Dengan begitu, selalu ada potensi untuk upsell produk-produk yang slow moving.

 

Trik menerapkan discovery commerce

Untuk memastikan konsumen bisa menemukan produk dengan mudah dan tepat, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan:


  • Lebih banyak atribut yang disertakan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, adanya atribut atau informasi detail terkait produk memungkinkan konsumen memfilter pencarian sesuai keinginannya.


  •  Mengoptimalkan pencarian

Supaya hasil pencarian optimal, kamu harus mengoptimalkan penggunaan keyword yang dipakai untuk pencarian. Pastikan situs tetap memunculkan produk, meskipun ada tipo dalam kata kunci yang dipakai oleh konsumen.


  • Sistem pencarian yang efisien

Jika kamu memiliki official website, pastikan konsumen dapat menggunakan filter dan melihat hasilnya dengan mudah. Sebisa mungkin situs tidak harus reload setiap kali konsumen mengganti filter.


  • Laman kategori

Pastikan kamu memiliki laman kategori baik di marketplace maupun di official website. Kategori memudahkan konsumen menemukan rekomendasi khusus. Selain mengkategorikan produk berdasarkan jenisnya, buatlah rekomendasi produk baru, produk populer, serta rekomendasi produk untuk special occasion seperti idulfitri atau christmas


Upcoming Event

Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

Lihat semua event

Download Majalah

Cover majalah wirausaha Indonesia
Lihat semua edisi

Related Article

5 Tips Melakukan Inovasi Bisnis agar Usahamu Lebih Sukses

Inovasi bisnis penting untuk dilakukan secara terus menerus agar sebuah usaha tidak mengalami kekalahan dalam persaingan bisnis.

QRIS, Satu Langkah Penting Menuju Digitalisasi Bisnis!

QRIS agar pelanggan dapat melakukan pembayaran nontunai dengan mudah merupakan langkah yang tak boleh terlewat bila ingin melakukan digitalisasi bisnis!

majoo Maxima: Aplikasi Kasir + GrabFood untuk Bisnis Kuliner

majoo Maxima merupakan bundling majoo dengan GrabFood. Untuk kamu yang memiliki bisnis F&B, adanya fitur ini semakin mempermudah bisnismu.

Mau Inovasi Bisnis? Jangan Lupakan Hal-Hal Ini!

Setelah bisnis berjalan, pebisnis perlu melakukan inovasi untuk kelangsungan bisnisnya. Inovasi bisnis ini harus dilakukan dengan banyak pertimbangan.
Whatsapp