Table of Content

    Data Penting Di Laporan Keuangan Untuk Dasar Strategi Bisnis


    Seberapa sering kamu memeriksa keuangan bisnis? Bila kamu rutin mengecek laporan keuangan minimal sebulan sekali atau lebih sering lagi, kemungkinan besar bisnismu dalam keadaan baik. Bahkan, mungkin lebih baik dibanding rata-rata bisnis di luar sana.

     

    Sayangnya, sebagian besar bisnis jarang memeriksa kondisi keuangannya. Hal ini tentu bukanlah strategi bisnis yang baik. Peluang untuk mengetahui baik atau tidaknya kondisi bisnis menjadi lebih kecil jika kamu jarang memeriksa kondisi keuangan bisnis.

     

    Ulaslah data-data berikut ini dalam laporan keuangan!

    Evaluasi terkait perencanaan dan pencapaian bisnis dapat dilakukan dengan mengulas laporan keuangan atau financial statement. Dalam mengulas financial statement, terdapat tiga laporan utama yang perlu kamu periksa, yaitu laporan rugi laba, laporan kas, dan neraca. Masing-masing laporan tersebut akan menunjukkan hal yang berbeda terkait bisnismu.

     

    Bila kamu berhasil mengaitkannya satu sama lain, kamu hampir memiliki semua data yang diperlukan untuk mengetahui performa bisnis. Data-data tersebut menjadi landasan penting bagi kamu untuk menyusun strategi bisnis yang lebih efektif ke depannya.

     

    Pertama, mari kita mulai dari ulasan tentang laporan rugi dan laba. Secara sederhana, laporan rugi laba memuat pendapatan yang kamu peroleh serta jumlah biaya yang dikeluarkan. Dengan membandingkan laporan rugi laba dengan forecast, kamu dapat memeriksa penjualan sudah sesuai target atau biaya tidak melebihi bujet.

     

    Berikutnya, kamu perlu menganalisis arus kas. Bagi kamu yang belum familier dengan arus kas, laporan ini akan menunjukkan perputaran uang. Jadi, pada data arus kas kamu bisa melihat uang yang masuk dan keluar.


    Apa maknanya untuk bisnis? Membandingkan laporan kas dengan forecast kas akan memberi tahu bahwa strategi bisnis sudah tepat dan menumbuhkan jumlah kas bisnis. Sebaliknya, jika pergerakan uang tidak seperti yang diharapkan, kamu juga bisa menganalisis faktor penyebabnya dengan melihat rincian arus kas.

     

    Terakhir, kamu juga perlu melihat kondisi keuangan secara keseluruhan pada saat ini. Informasi tersebut dapat kamu lihat melalui neraca. Sebagai contoh, kamu bisa memeriksa jumlah uang sekaligus utang yang kamu miliki atau jumlah aset yang dimiliki oleh bisnis. Dari neraca juga kami bisa menerjemahkan apakah harga jual yang berlaku saat ini sudah tepat atau apakah kamu mengambil terlalu banyak utang dibanding perencanaan.

     

    Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa financial statement memainkan peran penting dalam penyusunan strategi bisnis yang efektif. Tidak hanya itu, laporan keuangan yang dibandingkan dengan forecast juga dapat menjadi alat yang baik untuk memeriksa kesehatan keuangan bisnis.

     

    Namun, bagaimana bila kamu belum familier dengan penyusunan laporan keuangan? Tidak perlu khawatir, kamu bisa menggunakan aplikasi keuangan yang menyediakan fitur tersebut. Selamat memeriksa kondisi keuangan bisnis dan menyusun strategi yang efektif bagi usahamu!

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Bisnis Maju Dengan Aplikasi Toko Kelontong Modern
    Mengelola bisnis tradisional di tengah gempuran eCommerce tidaklah mudah. Kamu harus mulai mengadaptasi perkembangan teknologi, misalnya menggunakan aplikasi untuk mengelola toko kelontongmu.
    5 Hal Penting dalam Melakukan Market Research
    Informasi dari market research dapat membantumu menyampaikan kampanye pemasaran yang dapat menarik target pasar.
    Keuntungan Integrasi Online Bisnis F&B dengan GrabFood
    Di masa pandemi, integrasi online dengan layanan pesan antar seperti GrabFood bisa menjadi pilihan bijak. Nikmati program terbaru aplikasi majoo.
    Menentukan Jam Buka Restoran Terbaik selama Ramadan
    Apa saja yang perlu diperhatikan pelaku usaha di bidang kuliner saat menentukan jam buka restoran selama bulan puasa?