Table of Content

    Faktor yang Bisa Diperbarui Untuk Bisnis di Tahun Baru


    Sebelum mendirikan sebuah usaha, ada beberapa faktor utama bisnis yang sudah selayaknya kamu penuhi. Tapi dalam perjalanannya, faktor-faktor ini tidak berdiri statis. Semuanya bersifat dinamis, dalam artian kamu sebagai pemilik bisnis harus selalu melakukan pembaruan faktor bisnis untuk beradaptasi dengan kondisi yang ada dan tahun yang baru.


    Di tahun yang baru, selain beberapa resolusi yang bisa kamu terapkan dalam bisnismu, tidak ada salahnya bila menilik ulang beberapa faktor utama lalu mencoba memperbaruinya. 


    1. Keuangan

    Mencoba melihat kembali modal yang kamu punya akan berpengaruh pada perjalanan bisnismu. Cobalah untuk mengecek laporan keuangan, mencoba menerapkan manajemen produksi untuk menghasilkan produk lebih banyak dengan modal lebih rendah, contohnya. Sehingga sisa modal yang ada bisa dialihkan ke biaya pemasaran atau biaya lainnya.


    Jangan lupakan juga untuk selalu membuat laporan keuanganmu rapi, jelas, dan terperinci. Karena hal ini bisa menjadi kunci kontrolmu dalam mengelola bisnis. Bila di tahun sebelumnya laporan keuangan yang ada belum tertata dengan rapi, maka di tahun baru ini cobalah untuk lebih fokus, bila perlu carilah sumber daya manusia yang bisa membantumu dalam hal ini.


    2. Inovasi Produk

    Inovasi produk tidak selamanya berarti menciptakan produk baru. Bisa jadi berarti mengolah produk lama menjadi produk yang terlihat baru, semuanya tergantung pada kreativitasmu sebagai pemilik bisnis. Intinya adalah mampu menghasilkan produk baru sesuai permintaan pasar atau mempertahankan produk lama dengan kualitas yang tetap sangat baik. Awet atau tidaknya sebuah produk akan berpengaruh pada nama baik bisnismu. 


    Yang perlu diperhatikan juga adalah kemasan produk. Kemasan produk yang lebih menarik akan menarik para konsumen untuk mencoba produk yang kamu tawarkan. 


    3. Pendekatan ke Konsumen

    Kaji ulang siapa sebenarnya pangsa pasar yang kamu tuju, kenali lagi pangsa pasar yang tepat untuk produk yang kamu tawarkan. Setelah itu, maksimalkan peran customer service agar paham apa saja yang dibutuhkan oleh konsumen. Salah satu caranya adalah dengan mendengarkan dan menyimak apa kata konsumen, komplain dan masukan dari mereka bisa jadi tolak ukur penilaian bisnis yang baik untukmu. 


    4. Strategi Pemasaran

    Faktor utama bisnis yang juga tidak boleh luput adalah strategi pemasaran yang tepat. Modalmu besar, paham mana pangsa pasar yang dituju, tapi bila strategimu tidak tepat maka produkmu tidak akan tersampaikan dengan baik ke tangan konsumen yang benar-benar membutuhkan dan menginginkannya. 


    Sebagai pemilik bisnis, cobalah untuk melakukan pemasaran tidak hanya dari jalur biasa saja. Kalau mungkin biasanya kamu memasarkan produk hanya lewat iklan cetak, misalnya, maka kali ini cobalah untuk memanfaatkan teknologi digital. Pemasaran secara online sedang banyak dilirik oleh para pebisnis karena selain efisien dan praktis, beberapa orang membuktikan bahwa hal ini bisa membidik pangsa pasar yang tepat yang pada akhirnya akan menjadikan bisnismu lebih maju di tahun yang baru.

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Bisnis Maju Dengan Aplikasi Toko Kelontong Modern
    Mengelola bisnis tradisional di tengah gempuran eCommerce tidaklah mudah. Kamu harus mulai mengadaptasi perkembangan teknologi, misalnya menggunakan aplikasi untuk mengelola toko kelontongmu.
    5 Hal Penting dalam Melakukan Market Research
    Informasi dari market research dapat membantumu menyampaikan kampanye pemasaran yang dapat menarik target pasar.
    Keuntungan Integrasi Online Bisnis F&B dengan GrabFood
    Di masa pandemi, integrasi online dengan layanan pesan antar seperti GrabFood bisa menjadi pilihan bijak. Nikmati program terbaru aplikasi majoo.
    Menentukan Jam Buka Restoran Terbaik selama Ramadan
    Apa saja yang perlu diperhatikan pelaku usaha di bidang kuliner saat menentukan jam buka restoran selama bulan puasa?