Table of Content

    Kedai Kopi Gerobak: Unik dan Menarik di Mata Pelanggan

    Kedai kopi dengan model gerobak unik merupakan inovasi yang perlu dilakukan untuk membuat bisnismu tampil beda

    Tren bisnis kedai kopi kini sudah semakin inovatif, mulai dari menggunakan gula aren, penyajian single origin yang beragam, hingga penggunaan gerobak unik yang menarik. Tren yang terakhir bisa dibilang cukup baru, berbeda, tetapi juga banyak peminatnya. Jika biasanya kita menikmati kopi di kafe, kedai, maupun warung kopi tradisional, penggunaan gerobak tentu memiliki nilai lebih dalam menarik perhatian calon pembeli. Di samping itu, ada beberapa keunggulan lain yang dimiliki oleh bisnis kopi yang memilih untuk berjualan menggunakan gerobak.

    Kedai kopi tradisional yang modern

    Saat membahas berjualan kopi menggunakan gerobak, mungkin kamu akan membayangkan pedagang kaki lima yang berjualan dengan cara berkeliling menjajakan kopi. Namun, tentu saja tren bisnis kopi yang dimaksud tidak seperti itu. Meski masih menonjolkan unsur tradisional dan konvensional yang dimiliki oleh gerobak, pelaku usaha yang mencoba tren ini tetap menghias gerobak jualannya dengan ornamen-ornamen serta karakter khas kafe. Misalnya saja warna gerobaknya. Jika gerobak konvensional kerap diberi warna yang gelap seperti cokelat tua atau hijau, gerobak kopi tradisional yang modern ini justru mengusung warna-warna cerah seperti kuning atau cokelat muda untuk warna cat gerobaknya. Kopi yang ditawarkan pun dapat dipilih lewat buku menu atau tulisan di papan tulis yang sangat modern sekali, dan bahkan transaksi pemesanan dan pembayaran bisa dilakukan melalui aplikasi kasir cafe. Selain itu, tempat usahanya juga tetap dan tidak berpindah-pindah, persis seperti kafe pada umumnya, hanya saja meja bar dan dapur diganti menjadi gerobak besar. Menarik sekali, kan?

    Mendorong interaksi antarpelanggan

    Salah satu nilai lebih yang dimiliki kedai kopi dengan model gerobak unik adalah interaksi yang lebih luwes antara pelanggan dengan barista maupun pelanggan lainnya

    Saat menikmati secangkir kopi di kafe, kita bisa melakukannya dengan santai di meja kita sendiri, sementara pelanggan lain melakukan hal yang sama di meja mereka masing-masing. Namun, karakter tersebut sedikit diubah oleh model bisnis kopi dengan gerobak. Meski tempat khusus pelanggan sudah disediakan, kursi pada meja-meja yang menempel pada gerobak menjadi sorotan utama. Karena bersama-sama menempati meja panjang yang ada pada gerobak tersebut, pelanggan bisa mengobrol langsung dengan barista yang melayani sekaligus pelanggan lain yang juga mampir ke kedai gerobak tersebut. Model seperti ini tentu sesuai dengan budaya kebanyakan dari kita yang senang menyesap kopi sembari mengobrol membicarakan berbagai macam hal, mulai dari karakter kopi yang dipesan, bisnis, hingga keadaan politik negara.

    Proses pembuatan kopi dapat dilihat dengan mudah

    Dengan ruang untuk pelanggan yang saling berdekatan, setiap pelanggan dapat melihat langsung bagaimana secangkir kopi dibuat, mulai dari proses penggilingan biji kopi, menimbang takaran kopi yang dibutuhkan, hingga metode penyeduhannya hingga kopi disajikan kepada pelanggan. Proses ini memang juga bisa ditemukan saat kita mengunjungi kedai kopi pada umumnya, tetapi kerap kita langsung duduk dan memesan, kemudian menunggu hingga kopi yang kita inginkan datang. Jarang sekali kita tertarik untuk mengintip ke balik meja bar dan melihat sendiri bagaimana kopi yang kita pesan tersebut diracik, kan? Saat berjualan dengan gerobak, jarak antara pelanggan dan barista sangat dekat sehingga pelanggan tidak lagi perlu repot-repot menghampiri meja bar. Cukup duduk di meja gerobak pun pelanggan tersebut sudah dapat melihat kerja para barista.

    Ragam pilihan kopi yang dibuat secara kustom

    Poin utama berjualan kopi menggunakan gerobak adalah kedekatan antara barista atau penjual kopi dengan pelanggan, baik secara fisik maupun personal. Pelanggan yang duduk di meja gerobak dapat melihat sendiri pilihan biji kopi yang diletakkan di atas gerobak, kemudian memesan secara kustom, misalnya dengan meminta rekomendasi kepada barista secara langsung. Beberapa pelaku usaha yang menekuni tren kopi dengan gerobak bahkan mengizinkan pelanggan untuk mencoba menggiling sendiri biji kopi yang diinginkannya, sehingga pelanggan dapat menentukan seberapa halus hasil gilingan biji kopi yang dimauinya. Jika sedang tidak terlalu ramai, pelanggan juga bisa bertanya seputar jenis-jenis kopi yang dipamerkan di atas gerobak kepada barista, sekaligus mencari tahu cara seduh bagaimana yang paling pas untuk jenis kopi tersebut. 

    Bisnis kopi memang sudah menjadi tren sehingga kita mudah menemukan kedai kopi hampir di semua tempat. Dengan demikian, penting sekali memberikan nilai tambah pada bisnis yang kamu miliki agar bisnismu tersebut dapat tampil beda dan menarik minat lebih banyak pelanggan. Menggunakan model gerobak unik, misalnya, bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dicoba, bukan?

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Migrasi Bisnis Menjadi Usaha Online saat Ramadan? Why not?!
    Migrasi bisnis menjadi usaha online tergolong praktik baru yang mulai dilirik. Apa alasan untuk melakukannya, terlebih di bulan Ramadan seperti sekarang?
    Ide Hampers Lebaran yang Unik dan Menarik untuk Dicoba!
    Ada banyak ide hampers lebaran yang unik dan menarik untuk dicoba guna meningkatkan pendapatan bisnis. Tertarik memanfaatkan salah satu ide berikut?
    Melirik Pasar Digital, Tren Bisnis bagi Pelaku UMKM
    Dengan situasi pandemi yang saat ini tengah dihadapi, menarget pasar digital menjadi salah satu tren bisnis baru yang sebaiknya tak dilewatkan oleh UMKM.
    Tren Bisnis yang Diprediksi Akan Mendominasi Pada 2022
    Perubahan dan tantangan global akan membentuk tren bisnis baru pada 2022. Jika kamu ingin usaha sukses, tentunya bisnis milikmu perlu beradaptasi.