Memahami Pentingnya Branding dalam Pemasaran

Beberapa waktu lalu, membangun merek atau branding didefinisikan sebagai nama, slogan, logo, simbol atau desain, atau bisa juga kombinasi dari elemen-elemen tersebut, yang membedakan suatu perusahaan, produk, atau jasa, dari yang lainnya. Tapi, sebenarnya membangun merek lebih dari itu.

Membangun merek berarti memikirkan keseluruhan pengalaman konsumen. Mulai dari desain logo yang kamu buat, website yang kamu sediakan, pengalaman interaksi di media sosial, caramu atau karyawan menjawab telepon, sampai pengalaman konsumen berinteraksi langsung dengan karyawanmu. Kadang, memikirkan apa saja yang terlibat di dalam merek memang cukup membingungkan, tapi secara sederhana, merek itu tentang bagaimana konsumen memandangmu.

Jadi, membangun merek itu soal memiliki citra baik di mata konsumen dan memenangkan pasar? Itu betul. Tapi, branding bukan hanya soal membuat target pasar memilihmu dibanding kompetitor. Tetapi juga tentang prospek usahamu dilihat sebagai satu-satunya solusi untuk kebutuhan pasar. Itulah esensinya, menjadi solusi bagi keinginan dan kebutuhan konsumen.

Kemudian, bagaimana kita tahu bahwa merek yang kita bangun sudah baik?


Membangun merek, memahami konsumen

Merek atau brand yang baik akan menyampaikan pesan dengan jelas, memiliki kredibilitas di pasaran, dapat menghubungkan target pasar dengan barang atau jasa secara emosional, mendorong orang untuk melakukan pembelanjaan, dan yang terakhir, menciptakan pelanggan setia. Merek yang kamu bangun sudah bagus bila dapat melakukan hal-hal di atas.

Untuk dapat berhasil dalam membangun merek, kamu perlu mengerti keinginan dan kebutuhan konsumen. Hal ini dapat kamu capai bila kamu mengintegrasikan strategi brand dalam setiap aspek bisnismu yang melibatkan kontak dengan publik.

Ketika kamu ingin membangun merek, pikirkanlah perusahaan atau bisnis yang kamu jalankan seperti orang yang hidup. Bayangkanlah, orang tersebut menjelaskan siapa dirinya, mengapa dia berharga, dan apa yang dia tawarkan.

Kamu tentu pernah berbicara dengan seseorang dan penjelasannya terasa menarik, sehingga kamu bersedia mendengarkannya, bukan? Nah, bayangkan bisnismu, sebagai individu, sedang berusaha membuat orang lain tertarik.

Saat konsumen mulai mengidentifikasi bisnismu, merek kamu akan hidup dalam hati dan pikiran mereka, dan mereka akan terhubung secara emosional.


Pentingnya branding dalam strategi pemasaran

Sangat penting untuk menyadari bagaimana pengalaman konsumen dengan merek milikmu, serta memiliki rencana tentang merek seperti apa yang ingin kamu bangun. Sebab merek yang baik itu tidak terjadi begitu saja, ada rencana matang dan strategis di baliknya.

Banyak pemilik usaha kecil dan pemula yang tidak menginvestasikan waktu yang cukup untuk memikirkan tentang merek serta dampaknya pada bisnis.

Untuk memahami secara lebih konkret, berikut ini pentingnya branding yang perlu kamu ketahui.

  • Sebagai panduan untuk bisnismu

Dalam membangun rencana pemasaran, merek berfungsi sebagai panduan untuk memahami tujuan utama bisnismu dan memungkinkan kamu untuk menyelaraskan rencana dengan tujuan tersebut. Dan perlu diingat bahwa branding bukan hanya dihitung sebelum pembelian, melainkan pengalaman yang baik harus terus tertanam di benak konsumen sehingga dapat menciptakan kesetiaan pelanggan.

Kamu dapat menciptakan merek dengan efek jangka panjang, dimulai dengan menjawab tiga pertanyaan ini:

  1. Apakah produk atau jasa yang kamu sediakan sesuai harapan?

  2. Apakah kualitasnya sesuai yang dijanjikan, bahkan lebih baik?

  3. Apakah semua konsumen memiliki pengalaman yang positif?

Kalau kamu mendapat jawaban positif dari ketiga pertanyaan tersebut, kemungkinan besar kamu telah berhasil menciptakan pelanggan setia.

  • Merek yang kuat memberi motivasi dan arah bagi karyawan

Membangun merek yang baik juga bukan hanya soal menciptakan pelanggan setia. melainkan soal memiliki karyawan yang setia. Merek atau brand yang berkualitas memberi orang sesuatu untuk diyakini dan diperjuangkan.

Hal tersebut membantu karyawan memahami tujuan dari organisasi atau perusahaan tempat mereka bekerja. Mereka akan merasa menjadi bagian dari sesuatu yang penting, bukan hanya aksesoris atau pelengkap.

Lalu, bagaimana kamu tahu bahwa merek yang kamu bangun memiliki dampak cukup kuat, baik internal maupun eksternal?

Untuk membantumu mengevaluasi kualitas merek yang kamu bangun, kamu bisa tanyakan ini pada dirimu sendiri:

  • Apakah merek yang dibangun membuat konsumen merasa relate atau terhubung? Apakah konsumen akan langsung mengerti tanpa banyak berpikir?

  • Apakah merek tersebut mampu menyampaikan keunikan yang ingin ditawarkan serta mengapa hal tersebut penting?

  • Apakah merek ini merefleksikan janji yang dibuat kepada konsumen serta menjunjung nilai-nilai yang diyakini untuk pihak internal?

  • Apakah merek ini merefleksikan nilai yang ingin disampaikan kepada konsumen?

Jadikan pertanyaan di atas sebagai panduan sederhana saat kamu membangun merek. Bila kamu tidak yakin dengan jawaban-jawaban untuk pertanyaan di atas, mungkin ada yang perlu kamu ubah.

  • Merek merepresentasikan bisnis dan janjimu kepada konsumen

Merek menjadi semacam janji kamu kepada konsumen. Sebagai contoh, bila kamu menganggap dirimu sebagai produsen lampu tahan lama, maka kamu harus memenuhi standar tersebut. Dan seperti itulah kamu akan diingat oleh konsumen.

  • Membangun merek membuatmu mudah dikenali

Bagian ini salah satu bagian yang sangat penting dalam pemasaran. Branding menjadikan bisnismu mudah dikenali.

Orang memiliki kecenderungan untuk melakukan bisnis atau bertransaksi dengan perusahaan yang mereka kenali. Bila citra merek yang kamu bangun konsisten dan mudah dikenali, maka itu akan membuat orang lebih mudah untuk memutuskan membeli produk atau jasamu.

Merek yang baik dibangun dari ide yang kuat. Ide yang diyakini dan bisa dijalankan oleh dirimu dan semua orang yang terlibat dalam bisnismu. Sudahkah kamu meluangkan waktu untuk memikirkan citra merek dan membuat rencana matang untuk membangunnya?


Related Article

post-thumbnail

Pentingnya Invoice yang Rapi bagi Bisnis B2B

Invoice tentu sangat membantu sekaligus mempermudah dalam pengelolaan barang dan jasa yang telah dibeli oleh pelanggan. Terutama lagi dalam perhitungan laba dalam sebuah perusahaan maupun bisnis.
post-thumbnail

Transaksi Cashless, Solusi Aman Pembayaran Tanpa Kontak Fisik

Transaksi cashless di masa pandemi bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko transmisi virus karena tidak ada kontak fisik yang dilakukan.
post-thumbnail

5 Alasan Mengapa Podcast Penting untuk Marketing

Harus diakui bahwa popularitas podcast terus meningkat belakangan ini. Sadarkah kamu media ini dapat menjadi bagian dari strategi marketing yang efektif?
post-thumbnail

Menyusun Program Loyalitas, Cara Mudah Menjaga Tingkat Retensi Pelanggan

Menjaga tingkat kepuasan pelanggan merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan suatu bisnis, tidak heran jika program loyalitas pun menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan untuk memastikan bisnis dapat terus maju dan berkembang.

Pakai majoo sekarang

Tinggalkan cara lama dan mulai #langkahmajoo mu

Coba Gratis Hubungi Sales
instagram Klik untuk follow majoo.indonesia Banyak inspirasi harian wirausaha dan games seru ×
Whatsapp