Table of Content

    Menggelar Promo Diskon Tanpa Rugi di Momen Valentine



    Salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan dalam berbisnis adalah membuka bisnis baru atau mengeluarkan produk/jasa yang disesuaikan dengan momen tertentu. Misalnya dengan merilis produk di bulan kasih sayang seperti sekarang ini.


    Dengan memanfaatkan momentum Valentine, banyak pelaku usaha yang mendadak kebanjiran pesanan. Misal orderan buket bunga atau snack in box. Bisa juga dengan kaus couple atau aksesoris berwarna merah muda. 


    Banyak sekali cara kreatif yang dapat digunakan untuk menarik perhatian konsumen. Salah satu cara yang dikenal efektif adalah dengan memberikan promosi potongan harga atau diskon. Cara ini memang merupakan strategi yang ampuh untuk menarik pelanggan karena menawarkan harga yang lebih rendah dari biasanya.


    Namun, promo diskon tidak bisa digelar begitu saja, promo bisa merugikan pedagang bila dilakukan asal-asalan. Bukannya mendapat untung kamu malah menderita kerugian karena memberikan diskon. Untuk itu, sebelum membuat promo diskon, sebaiknya kamu merencanakannya dengan lebih matang. Diskon yang terencana dengan baik tidak cuma menghindarkan pebisnis dari kerugian tapi juga dapat memberikan untung yang besar. 


    Cara yang banyak dilakukan oleh para pebisnis salah satunya adalah dengan membuat harga paket. Cara ini menawarkan dua atau lebih produk dengan harga jual lebih rendah dibanding dengan harga total semua produk yang dipaketkan tersebut. Misalnya, kamu  menjual tiga cokelat yang harga masing-masingnya adalah 25 ribu menjadi 50 ribu (padahal harga total aslinya adalah 75 ribu). Cara ini efektif untuk semakin melariskan daganganmu karena lebih banyak produk yang terjual. Tapi kamu pastikan lebih dulu bahwa harga yang kamu pasang tidak lebih rendah dari harga produksi atau harga saat kamu membeli produk tersebut (harga kulak).


    Cara kedua adalah dengan menetapkan jumlah minimal pembelian tertentu untuk mendapatkan diskon. Misalnya, beli 1 gratis 1 atau beli 5 dapat diskon 50%, dsb. Cara ini juga cukup bagus untuk menarik pelanggan dan melariskan daganganmu. Dengan begitu konsumen akan membeli lebih banyak produkmu. 


    Yang berikutnya bisa juga dengan cara memanfaatkan teknologi digital yaitu promosi media sosial. Kamu bisa membuat pengumuman promo diskon di media sosial bisnismu dengan syarat konsumen harus membagikan konten tersebut di akun media sosial mereka. Dengan begitu, akun media sosial bisnismu akan banyak dilihat bahkan oleh para calon konsumen yang selama ini belum mengenal produkmu dan tidak mengikuti akun media sosial tersebut. Cara ini akan memberi dua keuntungan sekaligus: menarik perhatian pelanggan untuk membeli dan meningkatkan promosi akun media sosial bisnismu melalui para pelanggan.


    Dari semuanya, yang paling utama adalah kembali lagi ke strategi pemasaran yang tepat. Kalau pasar yang kamu targetkan sudah sesuai, maka umumnya promo apa pun yang kamu gelar akan menarik minat lebih dari mereka. Tidak juga melupakan daya kreativitas dan inovasi yang harus terus kamu kembangkan agar promosi produkmu menghasilkan keuntungan yang kamu inginkan. 

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Ingin Jualan di Media Sosial? Kamu Wajib Baca Ini!
    majoo punya beberapa tips nih, agar kamu bisa memaksimalkan penjualan melalui media sosial. Yuk, disimak!
    Memaksimalkan Bisnis secara Optimal dengan Integrasi GoFood
    Ada banyak cara untuk memaksimalkan bisnis, salah satunya dengan melakukan integrasi GoFood. Wah, maksudnya bagaimana, tuh?
    Bagaimana Digital Marketing Bisa Membantumu Perluas Pasar?
    Saat ini merupakan era menarik bagi digital marketing. Berkat pemasaran digital, bisnis lebih mudah berkomunikasi dengan konsumen dan memperluas pasar.
    Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Karakter Gen Z?
    Mengapa pelaku usaha perlu mempertimbangkan karakter Gen Z dalam menjalankan operasional bisnis? Apa, sih, yang akan terjadi jika tidak dilakukan?