Terdapat banyak faktor yang mendukung pertumbuhan ekonomi suatu negara. Kondisi ekonomi Indonesia sendiri didukung oleh bertumbuhnya usaha-usaha kecil yang dikelompokkan dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dari sisi skala, kelompok usaha tersebut mungkin tergolong kecil, tetapi perannya bagi perekonomian dalam negeri tidak dapat diabaikan. UMKM memberi sumbangan besar untuk pendapatan domestik bruto. Dengan demikian, bila terjadi krisis global, perekonomian Indonesia dapat terus berkembang berkat usaha mikro, kecil, dan menengah.
Melihat fakta tersebut, tidak heran bila pemerintah terus mendukung pelaku usaha kecil agar bisa maju. Menilik sumbangsih usaha mikro, kecil, dan menengah secara lebih seksama, di bawah ini beberapa kontribusi yang diberikan untuk perekonomian.
Menekan angka kemiskinan
Disadari atau tidak, kehadiran UMKM sangat membantu pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Bagaimana tidak? Untuk sebuah usaha kecil, ada banyak sumber daya manusia yang akan dilibatkan, mulai dari pengelolaan proses produksi hingga pemasaran.
Berdasarkan data yang dilansir Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, pada tahun 2018, usaha mikro, kecil, dan menengah menyerap tenaga kerja sampai 116.978.631 orang. Angka jauh sekali dibandingkan dengan usaha besar yang hanya menyerap 3.619.507 pekerja. Keterlibatan sumber daya tersebut berkontribusi pada 60% pendapatan domestic bruto (PDB) nasional.
Membantu pemerataan ekonomi
Usaha mikro, kecil, dan menengah tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia sehingga besar sekali peranannya dalam membantu pemerataan ekonomi masyarakat. Lapangan pekerjaan yang disediakan kelompok usaha ini menjangkau banyak masyarakat kecil dan menengah yang jauh dari kota-kota besar.
Oleh sebab itu, kesenjangan ekonomi di masyarakat lebih kecil berkat kehadiran bisnis-bisnis kecil ini. Secara tidak langsung, bisnis kecil juga membantu mencegah terjadinya urbanisasi besar-besaran akibat masyarakat berharap memiliki penghidupan lebih baik di kota besar.
Sumber devisa negara
Makin hari makin banyak UMKM yang dapat bersaing di kancah internasional. Sudah banyak usaha kecil yang mengekspor produk-produknya ke luar negeri. Maka dari itu, kehadiran bisnis kecil dan menengah juga berperan penting sebagai sumber devisa negara. Per tahun 2018, nilai total ekspor sektor nonmigas mencapai 293.840,9 miliar rupiah.
Menilik kontribusinya bagi perekonomian Indonesia, sudah sewajarnya pemerintah dan masyarakat mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Selain itu, bisnis kecil ini patut menjadi perhatian para pelaku bisnis di sektor teknologi. Mengingat keterbatasan teknologi sering kali menjadi hambatan bagi bisnis kecil untuk maju.
Demi kemajuan bisnis, para pemilik usaha kecil patut menimbang penggunaan teknologi dalam aktivitas bisnis harian seperti penggunaan aplikasi POS. Lebih baik lagi bila usaha kecil juga mulai melakukan analisis bisnis dan keuangan secara lebih profesional. Dengan cara tersebut, perkembangan usaha kecil dapat jauh lebih pesat dari saat ini.