Table of Content

    Ramadan Tiba, Intip Bisnis Sajadah dan Mukena Kekinian!

    Permintaan perlengkapan ibadah selalu meningkat setiap bulan Ramadan.

    Setiap kali bulan Ramadan tiba, bisnis perlengkapan ibadah seperti mukena dan sajadah meningkat. Terlebih, kini model perlengkapan ibadah makin variatif, mulai dari mukena kekinian hingga sajadah travel.

    Kabarnya, beberapa usaha kecil bahkan menerima kenaikan permintaan alat ibadah sampai 100% dibandingkan dengan hari-hari biasa. Sebuah angka yang fantastis, ya? 

    Tidak heran bila banyak yang memutuskan menjadi reseller produk perlengkapan ibadah pada bulan Ramadan. 

    Baca juga: Kenali Apa Itu Reseller serta Cara Menjadi Reseller

    Kalau berminat menilik peluang bisnis yang satu ini, pastikan kamu tidak ketinggalan dengan model-model perlengkapan ibadah terkini agar bisa bersaing di pasar. Yuk, intip aneka model mukena kekinian dan sajadah yang sedang tren saat ini!

    Model sajadah dan mukena kekinian

    Pada bulan Ramadan, umat muslim percaya bahwa berbagai ibadah akan bernilai lebih besar. Wajar saja bila sebagian besar umat muslim berlomba-lomba untuk lebih banyak beribadah selama Ramadan.

    Implikasinya bagi bisnis ialah adanya peningkatan omzet penjualan perlengkapan ibadah, terutama sajadah dan mukena. Lalu, apa saja sih model mukena dan sajadah yang sedang populer? Berikut ini ulasannya! 

    Mukena 2 in 1

    Mukena yang lazim dikenakan umat muslim atau sebut saja mukena konvensional terdiri dari dua potong, yaitu bagian bawahan dan atasan. Bagian atas mukena umumnya dilengkapi dengan karet atau tali untuk mengencangkannya saat dipakai sehingga bagian wajah terasa pas.

    Lalu, muncul mukena berbentuk ponco, tanpa bagian penutup kepala. Biasanya, model ini ditujukan bagi para perempuan berhijab agar jilbabnya tetap rapi. 

    Nah, salah satu model mukena yang sedang tren sekarang menggabungkan kedua desain di atas alias mukena 2 in 1. Ibarat makanan, model mukena kekinian ini merupakan jenis fusion. Sepintas, mukena ini terlihat seperti mukena konvensional dengan lubang wajah dan tali atau karet.

    Akan tetapi, di bagian leher terdapat ritsleting yang jika dibuka akan mengubah mukena menjadi model ponco. Model ini sangat diminati, terutama oleh para hijaber

    Baca juga: Peluang Bisnis Fesyen Muslim yang Ditangkap oleh Hijup

    Desainnya dianggap memudahkan sebab mereka bisa menggunakan mukena secara konvensional saat di rumah. Sementara itu, mukena tersebut juga cocok dibawa bepergian sebab bisa dipakai dengan model ponco saat sedang menggunakan jilbab di luar rumah.

     Penjualan sajadah travel meningkat, terutama pasca pandemi.

    Mukena abaya

    Berikutnya, model mukena yang tengah tren ialah model abaya. Bagi kamu yang belum familier, model abaya adalah mukena one piece dengan model terusan yang menyerupai abaya atau gamis.

    Layaknya abaya, model ini hadir dengan desain tanpa penutup kepala sebab ditargetkan untuk mukena traveling bagi perempuan berhijab. Model ini memang bukanlah model terbaru, melainkan sudah beredar di pasaran beberapa tahun belakangan.

    Namun, berbeda dari model mukena abaya biasanya, sekarang justru muncul mukena abaya dengan penutup kepala berbentuk hoodie yang bagian dagunya dapat dikencangkan. Jadi, perempuan yang tidak berhijab pun bisa memakai mukena ini. 

    Selain model hoodie, terdapat pula mukena abaya 2 in 1 yang bisa dipakai secara opsional, yaitu dengan atau tanpa penutup kepala. Pengguna cukup mengatur ritsleting pada bagian leher saja.

    Di samping itu, eksplorasi mukena abaya juga makin luas. Sebagai contoh, beberapa model yang juga sedang tren ialah mukena abaya v-neck dan mukena abaya dengan ruffle di bagian bawah.

    Sajadah travel

    Jika dibandingkan dengan mukena, orang memang tidak terlalu sering membeli sajadah. Akan tetapi, khusus untuk sajadah travel, penjualannya meningkat cukup signifikan beberapa waktu terakhir.

    Perubahan ini didorong oleh adanya pandemi COVID-19. Orang khawatir dengan lantai atau karpet yang tidak bersih saat harus salat di luar rumah. Akhirnya, banyak orang memutuskan membeli sajadah.

    Fenomena ini ditangkap dengan baik oleh para pemilik usaha. Kalau dahulu, sajadah travel hanya dibuat dengan bahan yang lebih ringan atau ukuran lebih kecil, kini konsumen bisa memperoleh lebih dari itu.

    Pertama, konsumen akan mendapatkan sajadah dengan desain yang tidak monoton.  Kini kebanyakan sajadah untuk bepergian merupakan sajadah printing sehingga kamu bisa memilih beragam desain, mulai dari desain kubah minimalis hingga bohemian tersedia di pasaran.

    Lalu, berbicara pilihan warna pun, kini lebih variatif. Dari penyuka warna monokrom sampai penggemar warna pastel bisa menemukan sajadah yang sesuai seleranya.

    Tidak hanya itu, kualitasnya pun sudah sangat diperhitungkan. Mengingat bahan-bahan yang ringan cenderung licin, sajadah sekarang dilengkapi dengan antiselip di bagian bawahnya. Bahkan, sebagian besar produk sajadah travel sudah tahan air sehingga leluasa untuk dipakai salat di mana saja.

    Inovasi yang luar biasa dari para pebisnis perlengkapan ibadah. Apakah kamu juga tertarik terjun ke dalam bisnis yang satu ini? 

    Jika iya, selain mengenali model-model perlengkapan ibadah yang tengah populer, pastikan kamu juga mempersiapkan sisi operasional dengan maksimal seperti mulai berlangganan aplikasi POS

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Marketplace Indonesia Ini Turut Dorong Pertumbuhan UMKM Lho!
    Marketplace Indonesia memegang peranan besar dalam mendukung perkembangan UMKM. Apa saja marketplace karya anak bangsa tersebut? Simak daftarnya di sini!
    4 Bidang UMKM yang Meraih Sukses Sepanjang Tahun 2021
    Sepanjang tahun 2021, 4 bidang yang digerakkan UMKM ini bisa menyandang status sebagai bisnis sukses dan mampu bertahan. Apa saja bidang UMKM ini?
    Melayani Pelanggan Setia Melalui Sistem Keanggotaan
    Bagaimana melayani pelanggan setia secara maksimal, tetapi juga tidak merepotkan? Mungkin program pelanggan setia bisa menjadi solusi yang patut dicoba!
    Promosi Digital untuk Pemasaran Produk dan Jasa
    Ada berbagai cara dalam melakukan kegiatan pemasaran produk dan jasa, salah satunya dengan memanfaatkan platform digital seperti media sosial.