Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    The Soultan Coffee: Bertahan dengan Program Promo dari majoo


    The Soultan Coffee adalah salah satu coffee shop yang mampu bertahan melewati masa sulit pandemi

    Kita semua melalui masa new normal dengan mengalami adanya penetapan berlakunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah di berbagai wilayah di Indonesia dengan jangka waktu yang berbeda antara satu wilayah dan lainnya. Semuanya ini dilakukan demi mengurangi peluang terjadinya penyebaran virus. 

    Momen PPKM tentunya bukanlah sebuah fase yang mudah untuk dilalui para pelaku bisnis atau pemilik usaha, baik skala kecil maupun besar, termasuk coffee shop. Salah satu aturan dalam ketetapan PPKM adalah melarang adanya pertemuan tatap muka secara langsung antara pihak penjual dan pembeli. 

    Hal inilah yang menjadikan bisnis coffee shop mengalami kemunduran. Begitu pula yang dirasakan oleh pihak pemilik dan manajemen The Soultan coffee. Mereka merasakan betapa sulitnya mempertahankan bisnis yang sudah dijalankan di tengah masa pandemi. 

    Baca Juga: 3 Kisah UMKM yang Berhasil Bertahan di Era New Normal

    Tips Survive ala The Soultan Coffee

    The Soultan Coffee berlokasi di daerah Sungai Bangkong, Pontianak, Kalimantan Barat. Tidak berbeda dengan coffee shop lainnya, selain menawarkan berbagai menu kopi, di sini juga ada banyak pilihan makanan dan cemilan yang bisa dipesan. 

    Harga yang dipasang di sini juga tidak tergolong mahal, untuk berbagai jenis minumannya bisa dipesan dengan kisaran harga mulai dari Rp10.000 sampai dengan Rp25.000 saja. Begitu juga dengan makanan dan cemilan yang ada, mulai dari Rp8.000 saja kamu sudah bisa menikmati menu enak yang ditawarkan oleh The Soultan Coffee

    Ciri lain dari sebuah coffee shop tentu saja adanya faktor kenyamanan untuk dipakai nongkrong dan berkumpul dengan teman-teman. Dilihat dari desain kafenya yang cozy dan homey, The Soultan Coffee memenuhi syarat untuk hal ini. 

    Namun, saat fase PPKM diberlakukan di daerah Pontianak dan sekitarnya, otomatis tidak ada yang namanya nongkrong bersama di sebuah coffee shop. Orang-orang lebih memilih untuk melakukan order online dan menikmatinya di rumah. 

    Hal ini sangat berpengaruh pada pendapatan dan keuntungan The Soultan Coffee. Semua bentuk kafe dan restoran dilarang menerima order dine in, hanya order take away yang diperbolehkan. Pihak pemilik dan manajemen pun harus memutar otak mencari solusi atas permasalahan ini. 

    Baca Juga: Menggunakan Aplikasi Order Online sebagai Strategi Menghadapi New Normal

    The Soultan Coffee menerapkan program promo yang direkomendasikan oleh majoo

    Karena The Soultan Coffee merupakan salah satu pengguna aplikasi majoo, maka saat mereka sedang mencari solusi untuk mempertahankan bisnis dan meningkatkan pendapatan, rekomendasi promo yang disediakan oleh majoo pun mereka ikuti.

    Saat itu, majoo memberikan beberapa rekomendasi program promo untuk The Soultan Coffee, seperti buy 1 get 1, buy 2 get 1, dan juga promo potongan harga atau diskon. 

    Saran inilah yang akhirnya diikuti oleh pihak manajemen The Soultan Coffee. Hasilnya tentu saja tidak instan, tapi bisa dipastikan secara bertahap sedikit demi sedikit, mereka mampu membuktikan bisa bertahan di masa yang sulit. 

    Devi Sabranti, pengelola The Soultan Coffee mengungkapkan bahwa fitur-fitur yang ada di majoo sangat membantu mereka dalam mengelola bisnis. Fitur kasir mereka gunakan untuk mencatat semua transaksi masuk dan keluar di coffee shop. Dengan begitu, tidak ada lagi yang namanya kesalahan mencatat atau salah input transaksi. Fitur ini tergolong mudah dimengerti oleh para karyawan, sehingga tidak ditemukan adanya kesulitan dalam pengoperasiannya. 

    Sementara, fitur analisis bisnis dari majoo memberikan informasi yang mereka perlukan dalam proses evaluasi bisnis yang menilai apakah bisnis mereka mengalami kemajuan atau malah kemunduran untuk periode jangka waktu tertentu. 

    Baca Juga: Inilah Manfaat Menggunakan Aplikasi Kasir dalam Bisnis!

    Bukan itu saja, Devi merasa bahwa fitur absensi pada aplikasi owner yang disediakan oleh majoo pun sangat membantu mereka dalam hal pengelolaan karyawan. Jadwal masuk dan pulang karyawan tercatat secara otomatis di aplikasi, dan bisa dipantau dari jarak jauh oleh pihak owner dan manajemen. 

    Hal ini mengurangi peluang adanya kecurangan dalam pencatatan absensi yang bisa berpengaruh pada gaji dan insentif yang diterima oleh masing-masing karyawan. 

    Lantaran sudah merasakan secara langsung manfaat dan keuntungan dari berlangganan majoo, Devi dengan tegas menyarankan kepada seluruh pemilik bisnis yang lainnya untuk tidak ragu lagi mengambil #langkahmajoo dan memanfaatkan semua fitur yang sudah disediakan oleh majoo untuk membantu dalam hal pengelolaan bisnis. 

    The Soultan Coffee adalah coffee shop yang berani mengambil #langkahmajoo dan bisa membuktikan kalau mereka mampu bertahan melewati masa PPKM dan pandemi yang terjadi. 

    Kalau mereka bisa, pastinya kamu juga bisa kan? Tunggu apa lagi? Ambil #langkahmajoo sekarang juga! 

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Warkop Naik Kelas Hagios: Tantangan Jadi Semangat untuk Maju
    Warkop Naik Kelas Hagios lahir dari upaya mengubah tantangan sebagai bahan bakar untuk maju. Mau tahu kisah sukses coffee shop ini? Yuk, baca di sini!
    Bagi Ngopisore, Manajemen Bisnis Lebih Mudah dengan majoo
    Aplikasi majoo membuat manajemen bisnis Ngopisore jadi lebih mudah, tapi tetap hemat.
    Majoo Bikin Laporan Bisnis Tikum Bike Jadi Praktis
    Cerita dari Tikum Bike, spesialis service dan penjualan sepeda Brompton. Setelah mengambil #langkahmajoo, laporan bisnis jadi lebih praktis.
    Enzo Pet Shop: Fitur majoo, Memudahkan Operasional Bisnis
    Enzo Petshop and Clinic adalah bisnis jasa kesehatan hewan yang operasional bisnisnya terbantu dengan menggunakan fitur majoo.