Table of Content

    5 Trik Facebook Ads Anti Boncos!

    Facebook, Twitter, Instagram, dan Tiktok adalah beberapa opsi platform media sosial populer yang bisa mendatangkan cuan bagi pengusaha.

    Saat ini, semua brand baik kecil maupun besar sudah berlomba-lomba meningkatkan brand awareness mereka di dunia digital, khususnya melalui media sosial. Facebook, Twitter, Instagram, dan Tiktok adalah beberapa opsi platform media sosial populer yang bisa mendatangkan cuan bagi pengusaha.

    Kalau kamu seorang pengusaha atau sedang membangun sebuah brand, ngiklan menjadi salah satu hal yang wajib kamu kuasai. Apalagi jika kamu ingin mengenalkan brand kamu di media sosial kepada audiens lebih luas dan meningkatkan sales produkmu. Menjadi jago di ads adalah kunci sukses kamu. 

    Tapi, nggak semua pebisnis bisa paham dan mau mengurus semua kegiatan marketing, sales, termasuk ngiklan ini. Kamu perlu tahu bahwa persaingan dunia ads di media sosial semakin berat dan sengit. Nggak semua iklan bisa tayang sesuai keinginan kamu, bahkan bisa saja kamu boncos karena mengiklan dengan asal-asalan. Nah, majoo punya beberapa tips yang bisa kamu catat agar kamu bisa ngiklan dengan optimal dan gak asal ngiklan.

    Pastikan Target Audience Sesuai

    Dalam marketing, ketika kamu memilih untuk menjual produkmu ke semua orang, bisa dipastikan produkmu akan sulit untuk terjual. Begitu pula dengan ngiklan. Kamu harus menargetkan iklanmu secara spesifik, terutama jika produk milikmu agak sulit untuk dikirim melalui ekspedisi. Penting untuk diingat bahwa kamu perlu membatasi radius iklan kamu agar sesuai dan bisa goal ke audiens. Memang sih, kalau bisnis kamu masih di tahap awal, kamu perlu banget mengenalkan brand, produk, dan keunggulan jualan kamu. Tapi, nggak mungkin kan kamu beriklan dengan radius yang gede dan berharap semua orang akan melihat brandmu dan tertarik untuk membelinya?

    Lakukan A/B Testing

    Salah satu hal terpenting ketika beriklan, kamu perlu melakukan A/B Testing terhadap konsep dan konten iklan kamu. Ada iklan yang memiliki performa yang bagus dengan desain dan konsep yang biasa saja, ada pula iklan yang sudah dibuat dengan konsep luar biasa oke, tapi punya performa yang jelek. Kamu perlu banget melihat kegemaran audiensmu dan konsep iklan yang memiliki engagement tinggi agar bisa menentukan jenis iklan yang akan kamu buat.

    Salah satu tips menarik dan bisa kamu coba adalah melakukan promosi terhadap konten kamu yang memiliki interaksi banyak dengan audience. Bisa berupa konten edukasi, promosi produk, atau konten testimonial. Kamu pasti pernah melihat iklan dengan jumlah komentar, likes, dan share yang banyak, bukan? Mereka menggunakan cara tersebut untuk menunjukkan bahwa produk dan brand mereka disukai oleh banyak orang.

    Riset Pasar

    Media sosial saat ini dipenuhi oleh warganet yang mencari hiburan, informasi, dan produk menarik bagi mereka. Kamu harus bisa menemukan tempat calon customer kamu berada, serta mencari jenis konten yang disukai oleh mereka. Misalnya, kamu memiliki target audiens anak muda dengan kegemaran simple fashion atau suka nongkrong. Kamu bisa membuat konten iklan berisi referensi minuman kekinian atau saran mix and match untuk mereka. Lalu, kamu bisa menyelipkan brand kamu di dalam konten tersebut.

    Pastikan juga jenis iklan yang kamu buat memiliki tujuan utama, seperti melakukan brand awareness atau langsung mengajak mereka untuk membeli produk kamu. Tentunya, jenis konten dan copywriting juga disesuaikan dengan perilaku calon pembelimu.

    Analisis Kompetitor

    Yang wajib dilakukan oleh pengusaha adalah mengamati kompetitor mereka. Hal ini juga berlaku ketika kamu ngiklan di sosial media. Kamu perlu tahu jenis iklan apa saja yang populer milik kompetitormu. Catat dan cari kelemahan mereka, misalnya kamu bisa memberikan diskon lebih tinggi atau deadline diskon lebih panjang. Kamu juga bisa membuat konten iklan yang serupa dengan kompetitormu, sehingga bisa reach out lebih banyak calon customer, terutama untuk brand baru. 

    Perhatikan juga caption, design, warna, dan interaksi audiens agar kamu bisa menentukan konten menarik apa yang bisa kamu produksi berikutnya.

    Desain & Ide Iklan Menarik

    Bagi sebagian pengguna media sosial, mereka berharap mendapatkan konten hiburan yang sesuai dengan kegemaran mereka. Jika iklan kamu muncul tapi nggak sesuai dengan yang dicari oleh calon audience, pasti akan lebih sering ‘di-skip’ dan nggak akan terjadi penjualan. Iklan yang kamu buat, bisa saja berisi konten edukatif atau entertainment, sehingga audience kamu nggak bosen ketika harus disajikan iklan yang itu-itu saja. Kamu bisa menggunakan ide-ide nyeleneh ketika membuat konten video maupun poster. 

    Jangan lupa untuk menarik perhatian audience dengan hook atau judul caption yang mudah membuat orang tertarik.



    Tertarik untuk berbagi insight tentang cara beriklan di media sosial agar produk kamu laris manis? Yuk, ikut webinar ‘Ruang Majoo’ di tanggal 29 Juli 2022 nanti yang akan membahas Digiads Majoo, Berjualan di Instagram jadi Gampang Banget. Kak Ratih akan membahas trik untuk beriklan bagi produk UMKM agar lebih gacor

    Kamu bisa bertanya tentang produk dan cara beriklan yang selama ini sudah kamu lakukan, serta berdiskusi mengenai cara meningkatkan performa iklan kamu tanpa harus menghabiskan banyak budget. Pastikan kamu segera mendaftar webinar ‘Ruang Majoo’ melalui link di bawah ini ya!


    bit.ly/webinarmajoo

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Bagaimana Digital Marketing Bisa Membantumu Perluas Pasar?
    Saat ini merupakan era menarik bagi digital marketing. Berkat pemasaran digital, bisnis lebih mudah berkomunikasi dengan konsumen dan memperluas pasar.
    Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Karakter Gen Z?
    Mengapa pelaku usaha perlu mempertimbangkan karakter Gen Z dalam menjalankan operasional bisnis? Apa, sih, yang akan terjadi jika tidak dilakukan?
    Kenali Strategi Digital Marketing yang Bisa Diterapkan UMKM
    Digital Marketing merupakan strategi pemasaran yang efektif. Dengan modal yang tidak terlalu besar, UMKM dapat menerapkannya untuk mempromosikan produk.
    5 Alasan Karyawan Merupakan Aset Perusahaan yang Nomor Satu
    Perusahaan yang memperhatikan kesejahteraan karyawan dan memahami bahwa karyawan merupakan aset cenderung bergerak lebih maju.