Table of Content

    • Solusi
    • Knowledge
    • Akuntabilitas adalah Kunci: Prinsip dan Contoh Akuntabilitas

    Akuntabilitas adalah Kunci: Prinsip dan Contoh Akuntabilitas


    Akuntabilitas adalah hal yang berkaitan dengan pertanggungjawaban

    Istilah akuntabilitas adalah hal yang mungkin sering kamu temukan dalam manajemen atau pengelolaan perusahaan atau bahkan pemerintahan. Akuntabilitas memiliki kaitan erat dengan pertanggungjawaban atau kondisi yang membutuhkan tanggung jawab.


    Jika dilihat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti akuntabilitas adalah pertanggungjawaban atau keadaan yang dapat dimintai pertanggungjawaban. Lantas, apa itu akuntabilitas dalam maknanya secara umum? Tanggung jawab seperti apa yang dimaksud? Siapa yang bertanggung jawab? Hal-hal apa sajakah yang memerlukan akuntabilitas ini?

    Memahami Arti Akuntabilitas

    Accountability menurut Oxford Advanced Learner's Dictionary, Oxford University Press, 1989 adalah required or expected to give an explanation for one's action. Secara umum, arti akuntabilitas adalah suatu tanggung jawab dari tugas atau kewajiban yang sudah dilakukan. Akuntabilitas biasanya terkait dengan akuntansi dan manajemen dalam perusahaan. 


    Bila dijelaskan secara lengkap, pengertian akuntabilitas adalah bentuk pertanggungjawaban seseorang (pebisnis, pemilik usaha, pemimpin, manajer, dll) atau sebuah organisasi kepada pihak yang berhak untuk mendapatkan dan meminta keterangan mengenai kegiatan bisnis atau kinerja dalam menjalankan tugas demi mencapai tujuan tertentu. 

    Apa itu Akuntabilitas Menurut Para Ahli

    1. Mahmudi

    Akuntabilitas adalah kewajiban agen (pemerintah) untuk mengelola sumber daya, melaporkan, dan mengungkapkan segala aktivitas dan kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan sumber daya publik kepada pemberi mandat (prinsipal).

    2. Syahrudin Rasul

    Pengertian akuntabilitas adalah kemampuan memberi jawaban kepada otoritas yang lebih tinggi atas tindakan seseorang/sekelompok orang terhadap masyarakat luas dalam suatu organisasi.

    3. Sedarmayanti

    Akuntabilitas adalah kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban atau menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang atau suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban. 

    4. Mursyidi

    Akuntabilitas adalah mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya serta pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepada entitas pelaporan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara periodik. 

    5. Turner and Hulme

    Pengertian akuntabilitas menurut Turner dan Hulme adalah keharusan lembaga-lembaga sektor publik untuk lebih menekankan pada pertanggungjawaban horizontal (masyarakat) bukan hanya pertanggungjawaban vertikal (otoritas yang lebih tinggi).

    6. Mardiasmo

    Akuntabilitas adalah suatu bentuk kewajiban mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya, melalui suatu media pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara periodik.

    7. Sujarweni

    Akuntabilitas adalah bentuk keharusan seorang (pimpinan/pejabat/pelaksana) untuk menjamin bahwa tugas dan kewajiban yang diembannya sudah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. 

    8. Halim

    Akuntabilitas adalah kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban serta menerangkan kinerja dan tindakan seseorang, badan hukum atau pimpinan organisasi kepada pihak yang lain yang memiliki hak dan kewajiban untuk meminta kewajiban pertanggungjawaban dan keterangan.

    9. Simbolon 

    Pengertian akuntabilitas menurut Simbolon adalah kewajiban untuk menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang/badan hukum/pimpinan kolektif atau organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban.

    10. Teguh Arifiyadi 

    Pengertian akuntabilitas menurut Teguh Arifiyadi adalah kewajiban dari individu atau penguasa yang dipercayakan untuk mengelola sumber daya publik dan yang bersangkutan dengannya kemudian dapat menjawab hal yang menyangkut pertanggungjawabannya. Akuntabilitas terkait erat dengan instrumen untuk kegiatan kontrol terutama dalam hal pencapaian hasil pada pelayanan publik dan menyampaikannya secara transparan kepada masyarakat.

    Akuntabilitas adalah prinsip yang harus dipegang semua orang saat menjalankan tugas dengan baik.

    Prinsip Akuntabilitas 

    Prinsip akuntabilitas adalah batasan dalam menentukan apakah hal tersebut benar termasuk dalam akuntabilitas atau tidak. Akuntabilitas yang dilaksanakan dengan baik berarti sudah menuruti prinsip tersebut dengan benar. Berikut ini adalah beberapa prinsip akuntabilitas yang perlu kamu ketahui.

    • Prinsip akuntabilitas yang pertama adalah adanya komitmen dari pimpinan dan seluruh staf untuk melakukan pengelolaan organisasi yang memiliki nilai akuntabel.

    • Akuntabilitas adalah sistem yang menjamin penggunaan sumber daya secara konsisten berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    • Menunjukkan tingkat pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

    • Akuntabilitas berorientasi pada visi, misi, hasil, dan manfaat yang diperoleh organisasi.

    • Memegang erat nilai kejujuran, transparan, objektif dan inovatif.

    Fungsi Akuntabilitas 

    Menurut Bowen, prinsip akuntabilitas memiliki 3 fungsi penting, yaitu:

    1. Berfungsi sebagai alat monitor

    Alat monitor di sini maksudnya adalah fungsi akuntabilitas sebagai cara untuk memonitor tugas atau kewajiban yang dikerjakan oleh seseorang untuk kemudian dipertanggungjawabkan kepada atasannya.


    Akuntabilitas juga bisa digunakan sebagai alat ukur keberhasilan dari tugas yang sudah dijalankan tersebut saat diadakan evaluasi kerja. Suatu pekerjaan dianggap berhasil jika mampu diselesaikan dengan baik dan kemudian dipertanggungjawabkan dengan baik pula. 

    2. Berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja

    Fungsi akuntabilitas yang berikutnya adalah menjadikan kinerja lebih efektif dan efisien. Dengan adanya akuntabilitas, seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan akan menjadi lebih efektif. Dikatakan lebih efisien pun karena adanya evaluasi yang dilakukan secara rutin dan terus menerus. 

    3. Berfungsi untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan jabatan

    Bisa dibilang mungkin ini adalah fungsi akuntabilitas yang sangat penting. Kamu tahu bahwa penyalahgunaan jabatan, salah satu contohnya korupsi, bisa saja terjadi dalam bisnis. 


    Dengan adanya konsep akuntabilitas, kemungkinan terjadinya penyelewengan tugas dan jabatan bisa diminimalisasi. Dalam akuntabilitas, dituntut adanya laporan pertanggungjawaban yang dibuat dengan benar dan akurat untuk menghindari adanya indikasi atau potensi korupsi dalam sebuah bisnis atau perusahaan.

    Jenis Akuntabilitas 

    Selain menjelaskan mengenai apa itu akuntabilitas, Mardiasmo juga menerangkan bahwa akuntabilitas bisa dikategorikan menjadi dua jenis. Dua jenis akuntabilitas tersebut, yaitu:

    Akuntabilitas Vertikal 

    Jenis akuntabilitas yang pertama adalah akuntabilitas vertikal. Pengertian akuntabilitas vertikal merupakan kondisi seseorang yang harus mempertanggungjawabkan suatu keputusan yang diambilnya kepada pihak lain yang memiliki kedudukan dan pangkat lebih tinggi. 


    Contoh akuntabilitas vertikal adalah beberapa pertanggungjawaban yang harus dilakukan oleh pimpinan kantor cabang kepada pimpinan pusat. 

    Akuntabilitas Horizontal 

    Akuntabilitas horizontal merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban kepada konsumen, masyarakat, atau lingkungan sekitar. Jenis akuntabilitas yang satu ini tidak memiliki hubungan dengan pertanggungjawaban kepada atasan atau orang yang memiliki kedudukan lebih tinggi.


    Contoh akuntabilitas horizontal adalah tugas untuk memberikan layanan publik atau masyarakat. 

    Mengapa seseorang perlu akuntabel?

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata akuntabilitas berarti pertanggungjawaban atau keadaan dapat dimintai pertanggungjawaban. Sedangkan akuntabel artinya adalah dapat dipertanggungjawabkan. Jadi, bisa dikatakan bahwa dua kata ini memiliki pengertian yang tidak sama.


    Pada pelaksanaannya, makna akuntabel adalah suatu kemampuan untuk mempertanggungjawabkan atau dipertanggungjawabkan. Lantas, mengapa seseorang perlu dianggap akuntabel? 


    Dengan memiliki sikap akuntabel, maka seseorang, dalam hal ini karyawan atau pegawai, berarti dapat diandalkan dalam suatu pekerjaan yang diserahkan kepadanya dan dianggap mampu mempertanggungjawabkan hasilnya nanti. 


    Seseorang yang dianggap akuntabel artinya mampu bertanggung jawab secara penuh atas ide, pemikiran, tindakan, perkataan, dan emosi di tempat kerja atau dalam sebuah bisnis tempat dia berkecimpung. Jika kamu adalah seorang individu yang akuntabel, kamu tidak akan melemparkan tanggung jawab yang dibebankan kepada orang lain.


    Akuntabilitas adalah hal penting dan bukan merupakan hal yang mudah untuk diterapkan secara langsung, butuh proses untuk melakukannya. Dibutuhkan juga adanya pengendalian diri, sikap transparansi, keikhlasan, dan juga kejujuran dalam pelaksanaannya.


    Pengendalian diri di sini maksudnya adalah sebisa mungkin tidak mengobral janji pada orang lain, tidak mengambil pekerjaan yang sejak awal sudah dirasa tidak akan mampu dilakukan, mampu menjaga sikap dan kata-kata agar tidak berlebihan. 


    Seseorang yang akuntabel maka hidupnya akan penuh dengan integritas yang tinggi, semua yang dilakukannya, mulai dari tutur kata sampai dengan sikap dan perilaku mampu dipertanggungjawabkan secara baik dan bisa diterima oleh akal sehat. Jika sikap seperti ini mampu dipertahankan, maka reputasi dan kredibilitas yang baik akan didapatkan. Hal ini tentu penting untuk kemajuan dan perkembangan karir di masa yang akan datang. 


    Contoh Akuntabilitas

    Contoh akuntabilitas dalam sebuah bisnis, misalnya seorang karyawan yang dipercaya untuk memegang urusan stok barang, maka dia harus mampu memenuhi tanggung jawab yang berupa laporan stok di setiap akhir bulan.


    Contoh akuntabilitas berikutnya adalah seorang yang dipercaya memegang kedudukan sebagai manajer cabang sebuah outlet, maka dia harus bertanggung jawab atas kondisi dan permasalahan yang ada. Selain itu, dia juga bertanggung jawab atas perkembangan outlet, dan perlu untuk melaporkannya kepada pimpinan atau manajer pusat.


    Kemudian, seorang customer service juga memiliki tanggung jawab untuk melayani konsumen dengan baik. Mulai dari menjaga tutur kata, mengatur kalimat yang diucapkan, sampai dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Hal ini perlu dilakukan karena customer service dianggap sebagai ujung tombak sebuah bisnis atau perusahaan untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen.


    Jika kamu memiliki sebuah bisnis dan mempekerjakan seseorang sebagai staf pemasaran, maka orang tersebut secara otomatis bertanggung jawab untuk menjual atau memasarkan produk sebanyak mungkin. Dengan kepercayaan yang sudah diberikan, dia memiliki tanggung jawab untuk melakukan tugasnya dengan optimal dan memberikan laporan penjualan kepada kamu setiap periodenya untuk kemudian dilakukan evaluasi atas kinerjanya. 


    Seorang akuntan juga bertanggung jawab atas laporan keuangan dalam bisnis atau perusahaan tempat dia bekerja. Dia wajib memberikan laporan yang terbuka, transparan, sesuai dengan data, tanpa adanya manipulasi atau upaya curang. Ini dikarenakan kesalahan kecil saja akan berakibat besar pada kondisi finansial dalam bisnis atau perusahaan.


    Contoh akuntabilitas yang terakhir adalah seorang pelaku bisnis dalam bidang layanan jasa, seperti laundry atau potong rambut, maka dia memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan terbaik seperti apa yang diinginkan oleh konsumen. Sekali saja melakukan kesalahan atau sesuatu yang kurang cocok dengan kemauan konsumen, maka hal tersebut akan memberikan kesan buruk pada diri dan bisnis yang dijalankannya. 


    Kesimpulan 

    Jika menurut makna secara umum, konsep akuntabilitas adalah suatu bentuk pertanggungjawaban dari kegiatan atau tindakan yang sudah dilakukan. Akuntabilitas adalah sesuatu yang erat kaitannya dengan dunia kerja, bisnis, dan juga pemerintahan. Akuntabilitas umumnya berkaitan dengan akuntansi dan manajemen. 


    Kamu bisa melihat bahwa akuntabilitas memiliki beberapa fungsi. Fungsi akuntabilitas yang pertama adalah sebagai alat kontrol kinerja dan tolak ukur keberhasilan kinerja. Berikutnya adalah untuk sebagai salah satu cara untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Fungsi terakhir yang juga penting adalah untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang atau penyelewengan jabatan, khususnya dalam hal korupsi. 


    Jenis akuntabilitas bisa digolongkan menjadi dua, yaitu akuntabilitas vertikal dan horizontal. Seseorang yang memiliki akuntabilitas dianggap sebagai pribadi yang akuntabel. Akuntabel adalah sesuatu yang bisa dipertanggungjawabkan dan pastinya orang dengan sikap seperti itu akan melakukan yang terbaik dalam setiap tugas yang diberikan kepadanya. Tidak akan ada yang namanya pelemparan tanggung jawab karena umumnya orang seperti ini sudah bisa mempertanggungjawabkan semua tindakannya sendiri dengan baik.


    Dari contoh akuntabilitas yang sudah diberikan tadi, bisa dilihat bahwa dalam sebuah bisnis, bahkan pada skala kecil, akuntabilitas juga diperlukan. Contohnya adalah pada proses pembuatan laporan keuangan atau laporan stok barang dan inventaris yang perlu dilakukan secara rutin. Hal ini berkaitan dengan kontrol bisnis yang perlu dilakukan oleh pihak owner


    Bagi sebagian orang, melakukan hal ini tidaklah mudah. Memeriksa stok barang atau inventaris kemudian mencatatnya secara manual lalu menyusun semuanya dalam sebuah laporan juga memerlukan waktu dan tenaga lebih. Jika kamu masih mengalami hal seperti ini pada bisnis yang kamu jalankan, maka itu adalah sebuah tanda bahwa sudah saatnya kamu beralih pada aplikasi keuangan yang bisa membantu melakukan semuanya hanya dengan satu aplikasi.


    Dalam hal ini, majoo adalah solusi yang tepat untuk semua hal tersebut. Bukan hanya bisa membantumu menyusun laporan keuangan, majoo juga memiliki fitur aplikasi owner yang memberikan semua bantuan untuk mengontrol bisnismu secara online.


    Mulai dari monitor penjualan, monitor kas kasir, sampai dengan memeriksa stok barang dan inventaris, bisa kamu lakukan hanya dengan satu aplikasi ini. Dengan begitu, tidak akan ada lagi yang namanya kesalahan memasukkan data penjualan atau pencatatan yang tidak akurat. Jadi, tidak ada salahnya untuk segera berlangganan majoo dan mendapatkan semua kemudahan dalam pengelolaan bisnis tersebut kan?


    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kenali Apa Itu CV ATS Friendly
    CV ATS Friendly adalah CV yang secara otomatis dapat disortir melalui sebuah aplikasi yang disebut ATS. Lalu, bagaimana membuat CV ATS Friendly yang baik?
    NPV adalah: Rumus, Contoh, dan Cara Menghitung
    Tidak hanya bermanfaat untuk menganalisis untung rugi, perhitungan NPV juga akan sangat membantu dalam menyusun perencanaan keuangan perusahaan.
    Bisnis Proposal atau Proposal Bisnis? Mana yang Benar?
    Apa itu bisnis proposal? Apakah sama dengan proposal bisnis? Sebelum membuatnya, pahami pengertian dan ciri-ciri proposal bisnis lebih dulu.
    Bank Digital adalah Kebutuhan Masyarakat Saat Ini. Kok Bisa?
    Bank digital adalah transformasi layanan perbankan dari luring menjadi daring. Kemunculannya semakin marak di Indonesia. Mau jadi nasabahnya?