Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Raup Keuntungan dari Peluang Bisnis Frozen Food

    Peluang bisnis frozen food ternyata cukup menjanjikan.

    Bisnis frozen food merupakan salah satu bidang bisnis yang ternyata terus berkembang seiring berjalannya waktu. Salah satu alasannya adalah karena masyarakat semakin lama semakin menginginkan segala sesuatu yang praktis, termasuk dalam hal pemilihan makanan. 

    Istilah frozen food memang sudah tidak asing lagi. Frozen food atau makanan beku adalah makanan yang dibekukan dengan tujuan untuk mengawetkan makanan hingga siap dimakan. Tujuan dari adanya proses pembekuan ini adalah memperlambat dekomposisi dengan mengubah kadar air menjadi es serta menghambat pertumbuhan sebagian besar spesies bakteri.

    Ada dua jenis proses pembekuan makanan, yaitu secara mekanik dan kriogenik. Pembekuan yang cepat bisa menyebabkan partikel dalam makanan membeku dan membentuk partikel es berukuran kecil. Sedangkan pembekuan yang lambat akan membuat partikel es menjadi besar sehingga merusak tekstur bagian dalam makanan.

    Frozen food memang bukan produk baru bagi masyarakat yang sudah mengenal beberapa makanan seperti nugget atau sosis yang biasa dipasarkan dan disimpan beku sebelum dikonsumsi. Namun, variasi jenis makanan frozen food kini hadir bukan hanya sebagai sebuah menu sederhana, melainkan menu yang biasa kita temukan di restoran. 

    Hal inilah yang akhirnya menjadikan peluang bisnis frozen food terbuka lebar dan dinilai mampu mendatangkan keuntungan besar jika dikelola dengan baik. Menjamurnya bisnis frozen food rumahan menjadi bukti bahwa bisnis ini tidak bisa dipandang sebelah mata. 

    Baca Juga: 10 Contoh Bisnis yang Menguntungkan Tanpa Batasan Waktu

    Peluang Bisnis Frozen Food

    Di era yang serba praktis seperti sekarang ini, bisnis frozen food memberikan solusi untuk kebutuhan konsumsi harian masyarakat. Mudahnya pengolahan frozen food menjadikan permintaan akan produk ini terus meningkat sehingga membuka peluang bisnis frozen food rumahan semakin terbuka. 

    Faktor yang memengaruhi peluang bisnis frozen food, antara lain:

    Praktis

    Hadirnya bisnis frozen food sangat sesuai dengan gaya hidup serba praktis. Konsumen hanya perlu menghangatkan frozen food sebelum menghidangkannya. Hal ini jauh lebih praktis dibandingkan dengan memasak dari bahan mentah.

    Tanpa Pengawet dan MSG

    Beberapa produk frozen food saat ini sudah diklaim tidak mengandung bahan pengawet serta penguat rasa (MSG). Produk tanpa pengawet dan penguat rasa tentu lebih disukai oleh para orang tua yang ingin memberikan makanan yang sehat bagi anaknya. 

    Tidak Kehilangan Nutrisi

    Siapa bilang frozen food minim nutrisi? Beberapa produk makanan ini bahkan memiliki nutrisi tinggi. Frozen food dinilai dapat menyimpan vitamin dan mineral dengan rapi. Produk ini juga tidak mengubah kandungan yang ada di dalamnya.

    Tahan Lama

    Peluang bisnis frozen food juga hadir karena produknya yang dikenal tahan lama dibandingkan produk makanan lain. Meski mampu bertahan untuk beberapa waktu ke depan, frozen food juga mampu untuk tetap mempertahankan nutrisi yang terkandung di dalamnya. 

    Higienis

    Menjaga kebersihan dari proses pembuatan dan penyimpanan frozen food tidak perlu lagi diragukan. Lantaran itulah, para pengusaha kuliner yang menghadirkan produk frozen food meningkatkan pengawasan mereka dari segi kebersihan. Sehingga, makanan bisa lebih awet dan konsumen pun tidak perlu khawatir soal kebersihan.

    Cara Memulai Bisnis Frozen Food

    Buat Komitmen

    Sama seperti saat akan memulai bisnis lainnya, sebelum memulai bisnis frozen food kamu perlu menanamkan niat yang kuat dan komitmen untuk mengembangkan sebuah usaha. 

    Jika sejak awal komitmen dari diri sendiri sudah kuat, rencana mendirikan bisnis frozen food ini bisa berjalan meskipun banyak rintangan di depan. 

    Kenali Produk

    Cara memulai bisnis frozen food setelah memastikan komitmen diri adalah dengan mengenali produk yang akan kamu jual. Frozen food bukan hanya nugget atau sosis. Tanamkan hal itu dalam benakmu karena memang ternyata ada cukup banyak jenis produk makanan beku ini di pasaran. 

    Berikut ini beberapa jenis frozen food yang bisa dijadikan pilihan untuk kamu jual:

    Makanan Siap Masak

    Frozen food yang siap dimasak adalah makanan yang penyajiannya cukup sederhana dan bisa langsung disantap. Kamu hanya perlu menggoreng, merebus, atau mengukus makanan beku jenis ini. 

    Makanan yang masuk dalam kategori ini adalah:

    • Nugget
    • Sosis
    • Dimsum
    • Bakso

    Makanan Siap Santap

    Jenis frozen food siap santap adalah solusi buat kamu yang ingin praktis dalam menyajikan masakan. Makanan beku siap santap memungkinkan kamu hanya menghangatkannya di microwave atau rice cooker saja. 

    Biasanya makanan jenis ini cukup beragam mulai dari masakan berat hingga makanan ringan. Biasanya makanan siap santap ini berupa lauk pauk untuk disajikan bersama nasi putih.

    Makanan Siap Olah

    Sebagian orang mungkin merasa kurang nyaman atau kurang paham jika harus membersihkan daging mentah atau jenis seafood. Hal ini yang membuat makanan siap olah berjenis frozen food menjadi pilihan solutif. 

    Berbagai makanan siap oleh jenis ini biasanya adalah:

    • Daging sapi segar
    • Daging ayam segar
    • Ikan segar

    Sayur dan Buah Beku

    Frozen food ternyata juga bisa didapatkan dalam bentuk sayur dan buah. Beberapa penelitian menyatakan bahwa kandungan vitamin C dalam sayur dan buah yang dibekukan bisa menjadi jauh lebih tinggi. Untuk lama penyimpanannya, sayur dan buah beku bisa bertahan hingga 2 bulan di dalam freezer.

    Pilih Produk Frozen Food yang Unik

    Pebisnis pemula yang akan memulai bisnis frozen food sebaiknya perlu memahami yang namanya positioning, differentiation, branding (PDB) untuk produk yang ditawarkannya. Artinya, untuk produk apapun yang mau dijual harus memiliki ciri khas tersendiri sehingga tidak mudah diikuti oleh pesaing. 

    Tentukan Target Pasar 

    Menentukan target pasar dan pelanggan sebenarnya bukanlah perkara mudah.  Hal ini membutuhkan pengamatan yang mendalam. Target pelanggan bisa didapatkan dari online maupun offline

    Pelajari Persaingan

    Apapun bentuk bisnisnya, persaingan akan selalu ada. Memulai bisnis frozen food tentu perlu siap dengan yang namanya persaingan. Untuk menyikapi persaingan tersebut, kamu perlu siap mental dan menerima persaingan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sebuah bisnis. 

    Modal

    Modal adalah hal utama dalam cara memulai bisnis frozen food. Perhitungkan semua keperluan secara rinci untuk menentukan jumlah modal yang dibutuhkan.

    Beberapa hal yang perlu disiapkan yaitu:

    • Grosir frozen food atau bahan-bahan untuk membuat frozen food homemade
    • Lemari pembeku atau freezer
    • Kemasan kedap udara
    • Alat press kemasan
    • Alat vakum kemasan
    • Biaya promosi
    • Biaya operasional (tagihan listrik, ongkos transportasi, dan sebagainya)

    Peralatan dan juga bahan yang dibeli di awal tak perlu langsung banyak. Sesuaikan saja dengan jumlah modal yang kamu miliki.

    Baca Juga: Mempertimbangkan Berbagai Jenis Modal Usaha untuk Bisnis

    Pahami Jangka Waktu Penyimpanan Frozen Food

    Salah satu hal yang harus kamu pahami dalam urutan cara memulai bisnis frozen food adalah jangka waktu penyimpanan setiap jenis frozen food nyatanya  berbeda-beda. Kamu perlu mengetahui daya tahan makanan yang disimpan di dalam freezer

    Berikut beberapa ketentuan penyimpanan dan jangka waktu terbaik menyimpan berbagai jenis frozen food.

    Hot Dog

    Mampu bertahan dalam kondisi tertutup selama 1 minggu pada suhu di bawah 4°C, dan bertahan 1-2 bulan pada suhu -17°C. 

    Sedangkan pada kemasan yang belum pernah dibuka akan bertahan selama 2 minggu pada suhu di bawah 4°C, dan bertahan 1-2 bulan pada suhu -17°C.

     Ada berbagai ide bisnis frozen food yang bisa kamu coba.

    Sosis, ayam, dan daging

    Mampu bertahan pada kondisi mentah selama 1-2 hari pada suhu di bawah 4°C, dan bertahan 1-2 bulan pada suhu -17°C. 

    Sedangkan pada kondisi matang akan bertahan selama 1 minggu pada suhu di bawah 4°C dan 1-2 bulan pada suhu -17°C.

    Hamburger dan daging giling

    Mampu bertahan selama 1-2 hari pada suhu di bawah 4°C, dan 3-4 bulan pada suhu -17°C.

    Nugget

    Mampu bertahan selama 3-4 hari pada suhu di bawah 4°C, dan 1-3 bulan pada suhu -17°C.

    Pizza

    Mampu bertahan selama 3-4 hari pada suhu di bawah 4°C, dan 1-2 bulan pada suhu -17°C.

    Metode Pemasaran

    Salah satu metode pemasaran konvensional untuk memperkenalkan bisnis frozen food rumahan yang kamu jalankan adalah dengan cara promosi dari mulut ke mulut. 

    Selain itu, ada satu lagi cara yang dapat kamu lakukan, yaitu melalui media online. Bisnis frozen food memang sebuah bisnis rumahan. Namun bukan berarti pemasarannya hanya di sekitar rumah saja. Kamu bisa memasarkan produk dengan memasang iklan di berbagai platform media sosial yang kamu miliki, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan juga membuka toko online di beberapa marketplace

    Reseller atau Agen Penjualan

    Sangat memungkinkan di awal merintis bisnis frozen food ini kamu menjadi reseller dan bekerja sama dengan beberapa distributor. Hal ini memungkinkan kamu untuk memiliki banyak macam-macam frozen food dari distributor yang berbeda dan semakin mudah untuk menjualnya. 

    Dengan menjadi reseller produk yang sudah ada, kamu tidak perlu lagi membangun brand dari awal dan product development dari nol. Namun, menjadi reseller atau agen penjualan frozen food resmi distributor membutuhkan modal yang cukup banyak di awal sebagai bagian dari kemitraan dibandingkan kamu mencoba mengolah sendiri produk frozen food ala rumahan. 

    Baca Juga: 10+ Peluang Usaha Rumahan 2022

    Ide Bisnis Frozen Food

    Memulai bisnis frozen food artinya juga siap berinovasi dan berpikir kreatif agar penjualan bisa berada dalam angka stabil. Dengan banyaknya jenis frozen food yang ada di pasaran, kamu harus bisa selektif memilih produk mana yang lebih digemari oleh konsumen dan bisa mendatangkan keuntungan. 

    Beberapa ide bisnis frozen food yang bisa kamu coba, antara lain:

    • Kebab
    • Cireng Isi
    • Dimsum
    • Donat
    • Nugget
    • Aneka jenis sosis
    • Tahu bakso
    • Chicken Wings
    • Risol Mayo
    • Cireng bumbu rujak

    Beberapa ide bisnis frozen food di atas termasuk dalam jenis makanan yang memiliki banyak penggemar sehingga kemungkinan untuk menurunnya angka penjualan bisa diminimalisir. 

    Dengan pertimbangan yang matang mulai dari ketersediaan modal dan juga potensi bisnis di sekitar tempat tinggal, kamu bisa menilai bahwa sebenarnya bisnis frozen food ini cukup menggiurkan dan berpotensi menjadi besar. 

    Ditambah lagi adanya kemudahan dalam proses pengelolaan, penyimpanan produk semakin mudah dan siap dipasarkan kapan saja. 

    Jangan lupa untuk menerapkan berbagai program promo yang menarik agar konsumen tidak berpaling dari bisnismu. Aplikasi toko online yang disediakan oleh majoo juga bisa membantu kamu dalam mengelola toko online agar manajemennya menjadi lebih rapi. Dengan program integrasi marketplace, akan lebih mudah bagi kamu untuk mempromosikan bisnis yang kamu jalankan. Sudah jadi pelanggan setia majoo, kan? 

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.
    9 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Singkat
    Berikut beberapa contoh surat izin tidak masuk kerja yang dibuat secara singkat dan ringkas. Bisa digunakan sebagai referensi.