Table of Content

    16+ Cara Memulai Bisnis Hampers Raup Untung

    Bisnis hampers memiliki peluang yang cukup besar.

    Momen hari raya keagamaan seperti Lebaran, Chinese New Year, dan Natal selalu ditunggu masing-masing umat agama yang menganutnya. Momen yang penuh berkah tersebut dimanfaatkan untuk saling berbagi kebahagiaan kepada sesama dan munculah ide bisnis hampers. Saat ini hampers telah dijadikan hadiah kepada keluarga atau kerabat sebagai ucapan syukur. 

    Meskipun bisnis hampers tergolong bisnis musiman, tak ayal bahwa bisnis hampers ini masih diminati di luar suasana hari raya. Tak sedikit orang-orang yang masih memesan hampers untuk kepentingan merayakan hari-hari spesialnya, sperti ulang tahun, kado rumah baru, kado kelahiran, seserahan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, bisnis hampers memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan dan tentunya sangat cocok untuk kamu lakukan.

    Berkaca dari informasi di atas, kamu boleh menjadikan bisnis hampers sebagai inspirasi untuk menambah income. Sebelum bergegas merealisasikan bisnis ini, ada baiknya kamu memahami pengertian, ide, hingga cara memulai bisnis hampers agar nantinya bisa berkembang. Yuk, simak lebih lengkapnya di bawa ini!

    Apa Itu Bisnis Hampers?

    Arti Hampers dalam Bahasa Inggris adalah sebuah keranjang yang terbuat dari anyaman. Arti hampers berbeda dengan parcelParcel adalah barang yang dibungkus dengan rapi dengan menggunakan kertas maupun bahan lainnya sedangkan hampers adalah barang yang ditata rapi dengan menggunakan keranjang.

    Pada mulanya, saling mengirimkan hampers tidak bertujuan untuk menjalin silaturahmi atau memberi hadiah di perayaan besar seperti saat ini, tetapi untuk menyumbang beberapa barang kepada orang yang membutuhkan. Hal ini karena kondisi perang telah membuat banyak orang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan, sehingga isi dari hampers saat itu adalah makanan yang bisa disimpan selama beberapa minggu.

     Salah satu cara memulai bisnis hampers dengan menentukan target pasar.

    Ide Bisnis Hampers

    Terdapat berbagai jenis hampers dengan isi berbeda dan menyesuaikan musim pada saat itu atau kebutuhannya. Berikut ini contoh beberapa ide bisnis hampers, antara lain:

    1. Hampers Makanan atau Minuman

    Ide bisnis hampers yang pertama adalah makanan dan minuman. Jenis ini bisa digunakan untuk perayaan Lebaran ataupun ulang tahun. Makanan yang dapat dijadikan hampers berupa kue kering ataupun berbagai jenis cemilan.

    Untuk hari Valentine, isian hampers bisa berupa berbagai macam coklat dengan bentuk yang unik dan menarik. Selain itu, isian hampers juga bisa diisi dengan minuman berupa kopi litean yang saat ini lagi hype atau kopi yang sudah dihaluskan.

    2. Hampers Fashion

    Ide bisnis hampers fashion bisa diisi dengan pakaian untuk lebaran yang lengkap dengan jilbabnya atau syal. Kamu juga mengisi isian hampers ini dengan pakaian Outfit of The Day (OOTD) yang menarik disertai masker, gantungan hand sanitizer, dan aksesori yang warnanya senada dengan outfit-nya.

    3. Hampers Perlengkapan Makan atau Minum

    Perlengkapan makan atau minum bisa dijadikan ide bisnis hampers, lho! Isian hampers ini bisa berupa sendok, garpu, sumpit, sedotan stainless, serta tumbler yang temanya senada. Selain itu, untuk perayaan tertentu seperti Imlek, isian hampers dapat berupa set teko dan cangkir cantik.

    4. Hampers Perlengkapan Ibadah

    Ide bisnis hampers ini berisi perlengkapan salat, seperti mukena, tasbih, Alquran mini, dan sajadah travel. Hampers ini akan sangat cocok dihadiahkan kepada orang tersayang untuk menyambut Lebaran.

    Baca Juga: Ide Bisnis Kreatif dan Unik yang Minim Pesaing

    5. Hampers Self-Care

    Terlalu sibuk beraktivitas membuat seseorang terkadang kurang memedulikan penampilannya. Untuk itu, hampers ini bisa dijadikan solusi. Isian hampers ini bisa berupa produk skincare seperti facial wash, toner, serum wajah, dan sunscreen. Isian lain dari hampers ini juga bisa berupa body care, seperti body scrub, body lotion, sabun, deodorant, dan lulur mandi.

    Isian hampers self-care ini juga dapat berupa make up, seperti lipstik, pensil alis, maskara, dan bedak. Untuk isian hampers self-care yang lebih unik lainnya dapat berupa diffuser mini dan lilin aromaterapi.

    6. Hampers Stationery (Alat Tulis)

    Di kalangan remaja, ide bisnis hampers ini akan diminati dan bisa digunakan sebagai kado ulang tahun untuk temannya. Set stationery ini dapat berisi jurnal, pensil, pulpen warna-warni, berbagai jenis stiker cantik,  dan tempat pensil.

    7. Hampers Aneka Bumbu Dapur

    Ide bisnis hampers anti mainstream yang bisa kamu coba adalah hampers aneka bumbu dapur. Pasalnya, bumbu dapur dapat menjadi berkesan apabila dikemas secara unik dan menarik.

    8. Hampers Perlengkapan Bayi

    Hampers yang cocok diberikan ketika seseorang baru saja memiliki buah hati adalah perlengkapan bayi. Isian hampers ini, seperti baju bayi, botol susu, selimut, gendongan bayi, dan sepatu bayi.

    Baca Juga: Pahami! Langkah-Langkah Pengembangan Ide dan Peluang Usaha 2022

    Cara Memulai Bisnis Hampers

    Tren saling mengirimkan hampers saat hari raya keagamaan atau momen tertentu seolah menjadi hal wajib. Justru, momentum seperti itu menjadi peluang bisnis bagi kamu para penjual hampers.

    Apakah kamu tertarik ingin memulai bisnis hampers ini? Tenang! Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu praktikkan untuk memulai bisnis hampers.

    1. Buat Kategori Hampers

    Kamu bisa fokus pada satu jenis produk hampers atau beberapa kategori produk yang paling diminati customer.

    Buatlah katalog hampers sesuai dengan jenis, jumlah, besar, serta harga produk. Katalog ini akan memudahkan calon konsumen untuk memilih hampers yang sesuai dengan budget yang mereka miliki.

    Sortir secara berkala katalog hampers yang paling diminati dan yang tidak, sehingga kamu dapat membuat strategi pemasaran yang baru.

    2. Siapkan Modal Bisnis Hampers

    Cara memulai bisnis hampers bagi pemula dengan menyiapkan modal awal. Hal ini berawal dari membeli produk, keranjang, kartu ucapan, dan aksesori hampers.

    Kamu bisa menyesuaikan antara modal, harga per paket hampers tersebut, isian produk, serta tingkat kesulitan wrapping-nya.

    3. Carilah Vendor Terpercaya

    Dapatkan vendor terpercaya, berkualitas, dan menyediakan berbagai produk lengkap yang sesuai dengan kebutuhan bisnismu. Pada umumnya harga produk dari vendor jauh lebih murah dari harga toko retail dan pasaran.

    Selain itu, kerja sama dengan vendor akan memberikan kemudahan dalam menyediakan kebutuhan dalam menjalankan bisnis hampers milikmu.

    4. Cari Ide Kemasan Hampers yang Estetis

    Nilai jual dari hampers adalah dari kemasan dan isiannya. Untuk menarik minat customer, kamu harus dapat wrapping hampers dengan bagus dan rapi. Ada beberapa hampers yang perlu dirangkai dengan teknik khusus agar terlihat mewah, mahal, dan estetis.

    Kamu dapat mengkreasikan kemasan produk hampers dengan box lucu, kain, pita,  kotak rotan, dan hiasan lainnya. Hal ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam berjualan hampers.

    5. Lengkapilah dengan Kartu Ucapan

    Lengkapilah isian hampers dengan kartu ucapan berdesain menarik. Berikan juga pilihan kartu ucapan yang sesuai dengan tema hampers.

    Fungsi dari kartu ucapan ini selain untuk mempercantik hampers, kartu ucapan juga bermakna bagi pengirim dan penerima hampers. Sebagai bentuk promosi kecil, berikan kartu ucapan gratis

    6. Menyediakan Pesanan Hampers Custom

    Kamu memang sudah menyediakan katalog hampers sesuai kategori produk, tetapi akan ada konsumen yang ingin custom isian hampers-nya sendiri. Kamu dapat menyediakan pesanan hampers custom dengan sistem pre order (PO).

    7. Sediakan Varian Hampers

    Kamu mungkin harus menyiapkan kategori hampers ukuran kecil dengan kemasan estetik khas anak muda, bila ingin menargetkan bisnis hampers-mu untuk anak muda dengan jenis hadiah yang kasual.

    8. Mengikuti Momen dan Tren

    Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa hampers akan sangat laris menjelang momen tertentu atau hari raya keagamaan. Setidaknya beberapa minggu sebelum momen tersebut, kamu harus sudah menyiapkan strategi marketing. Hal ini termasuk memberikan promosi, launching katalog hampers, dan gencar dalam memperkenalkan produk. Perlu kamu ingat bahwa kamu harus terus mencari ide, inovasi, dan kreativitas khususnya dalam pengemasan hampers.

    9. Strategi Marketing ke Orang Terdekat

    Cara memulai bisnis hampers untuk pemula adalah dengan menggunakan strategi marketing ke orang terdekat, seperti keluarga, kerabat, tetangga, saudara, teman kerja, atau kolega. Strategi marketing ini akan jauh lebih mudah karena kamu sudah mengenal kebutuhan yang mereka inginkan. Selebihnya, kamu bisa meminta testimoni atau review dari mereka. Bila hasilnya bagus, pada umumnya mereka akan mulai menjalankan strategi marketing word of mouth secara tidak sengaja.

    10. Buatlah Strategi Marketing yang Lebih Luas

    Setelah ide bisnis hampers-mu sudah matang, kamu harus mulai memikirkan strategi marketing yang lebih luas. Analisis target konsumenmu, tujuan dari marketing, tempat berjualan, cara menjualnya.

    Ada berbagai macam strategi bisnis yang bisa kamu pelajari sebelum memulainya bisnis hampers ini. Hal ini berguna untuk membantu dalam perencanaan bisnis, analisis kompetitor, serta mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan bisnis yang kamu jalani.

    11. Manfaatkan Media Sosial

    Buatlah akun official brand bisnismu di media sosial. Fungsinya untuk meningkatkan brand awareness ke konsumen.

    Unggahlah beberapa konten berupa foto dan video hampers yang cantik serta berikan informasi produk dan harganya. Kamu juga bisa bekerja sama dengan para influencer untuk mengenalkan produk hampers-mu ke konsumen.

    12. Bergabung di E-Commerce

    Untuk memperluas penjualan hampers, kamu bisa menggunakan e-commerce untuk berjualan secara online. Hal ini juga akan memudahkan konsumen untuk mengakses dan membeli produk-produkmu. Tentunya kamu harus menggunakan sistem pengemasan dan pengiriman yang aman. Jangan sampai kemasan hampers rusak saat dikirim, ya.

    13. Memberikan Promosi yang Menarik

    Ambil perhatian konsumen dengan berbagai promo menarik, seperti voucher diskon dengan minimal pembelian tertentu, cashback bagi pelanggan baru, potongan harga, paket bundling, atau giveaway.

    Kamu juga bisa membuat strategi promosi dengan menawarkan kartu member, special price, dan hadiah kecil setiap kali ada konsumen melakukan pemesanan.

    14. Menjalankan Bisnis dengan E-Commerce Omnichannel

    Kamu dapat menjalankan bisnis hampers dengan menggunakan e-commerce omnichannel. Dalam menjalankan bisnis hampers ini kamu dapat menggunakan aplikasi majoo yang terdapat fitur e-commerce omnichannel. Dengan menggunakan e-commerce omni channel di aplikasi majoo, kamu dapat memiliki website dengan domain premium lengkap dengan informasi bisnis, promosi, jam buka toko, peta lokasi toko, WhatsApp Chat, dan lain sebagainya. Dengan memiliki website ini akan meningkatkan kredibilitas toko online kamu.

    15. Pantau Tanggal Kadaluarsa Produk

    Untuk kamu yang ingin berbisnis hampers dengan isian makanan atau minuman, sebaiknya kamu memantau tanggal kadaluarsa produk. Bila perlu, cantumkanlah tanggal kadaluarsa produk dalam deskripsi produk. Dengan begitu, penjelasan ini akan memberikan informasi kepada pembeli bahwa hampers yang mereka pesan aman untuk dikonsumsi dalam rentang waktu tertentu.

    16. Kerja Sama dengan Jasa Pengiriman

    Pengiriman menjadi aspek penting untuk mengontrol paket hampers sampai ke tangan konsumen. Jangan sampai paket hampers rusak saat proses pengiriman. Berikan beberapa pilihan ekspedisi agar konsumen dapat menentukan biaya kirim hampers sesuai dengan budget yang dimilikinya.

    Baca Juga: Inspirasi Usaha Online Shop Terlaris yang Menarik Dicoba

    Kesimpulan

    Hampers adalah suatu bingkisan dalam keranjang rotan yang ternyata memiliki nilai jual yang tinggi jika diberi sentuhan kreatifitas dan inovasi. Bisnis hampers semakin marak karena sebagian masyarakat mulai mengikuti tren untuk memberikan hadiah kepada seseorang dalam rangka acara tertentu.

    Untuk kamu yang sudah memiliki bisnis dan sudah menggunakan aplikasi majoo, kamu bisa mengajukan pembiayaan usaha  instan tanpa agunan dengan majoo capital.

    Tiga alasan memilih majoo capital untuk pendanaan bisnismu yaitu mitra lembaga keuangan resmi diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan), pengajuan mudah, tanpa ribet laporan keuangan, dan tanpa agunan dengan cicilan bulanan hingga 36 bulan.

    Upgrade level bisnismu sekarang dan tinggalkan cara lama dan mulai #langkahmajoo mu!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Cara Melihat dan Menaikkan Insight Instagram
    Jika kamu sudah memiliki akun bisnis Instagram, cobalah ulik bagian insight Instagram agar tahu jangkauan produkmu dan bisnismu pun semakin berkembang.
    Bahan Baku dalam Industri: Pengertian, Jenis, dan Contohnya
    Bahan baku adalah bahan utama yang digunakan untuk membuat suatu produk dan bahan tersebut menjadi bagian paling besar dari produk akhir.
    Chart of Account (CoA): Jenis, Cara Membuat, dan Contoh
    Chart of Account (CoA) adalah istilah lazim dalam akuntansi. Perusahaan yang ingin sukses dalam bisnisnya, harus bisa membuat Chart of Account dengan baik.
    Definisi dan Contoh Kurva Penawaran dalam Bisnis
    Kurva penawaran adalah salah satu unsur dalam ilmu ekonomi yang menggambarkan jumlah penawaran atas barang atau jasa dari produsen.