Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Apa Itu Bundling, Tujuan, Strategi, dan Keuntungannya?

    Menggabungkan stok mati di gudang dengan produk baru adalah strategi bundling untuk meningkatkan penjualan sekaligus menghabiskan stok.

    Pernah ditawari beberapa produk yang dikemas menjadi sebuah paket dengan harga lebih murah? Itu namanya bundling. Kamu sering menemukannya dalam promo di sebuah toko fisik atau bahkan penawaran melalui media sosial dan marketplace. 

    Bundling adalah salah satu strategi pemasaran beberapa produk digabungkan bersama dan dijual sebagai satu unit dengan satu harga. Biasanya, produk akan dikemas dengan cara berbeda. Misalnya, produk dikemas dengan menggunakan pembungkus khusus.

    Promosi seperti ini sering disebut sebagai “paket hemat” atau “package deals“. Kamu pasti sering melihat promosi semacam ini muncul pada kesempatan dan waktu tertentu seperti promosi bulan Ramadan atau Hari Natal.

    Strategi promosi ini akan mendorong konsumen untuk membeli lebih banyak produk dari brand yang sama.

    Strategi pemasaran bundling adalah suatu peluang yang dapat meningkatkan nilai pesanan secara rata-rata. Dengan menggunakan strategi ini, harga produk akan menjadi lebih ekonomis dari total harga produk secara satuan. 

    Bundling adalah strategi yang dapat dilakukan kepada setiap produk yang kurang laku ataupun produk baru yang masih kurang dikenal oleh konsumen.

    Kita lanjut mengulas tentang bundling ini, yuk!

    Baca juga: Raup Keuntungan dari Peluang Bisnis Frozen Food

    Pengertian Bundling Adalah

    Produk bundling adalah suatu pengelompokan dua atau lebih produk dalam satu SKU. Jadi, pelanggan terhitung hanya membayar 1 item.

    Produk akan dikemas atau dipaketkan dengan cara yang berbeda, baik itu dalam bentuk kotak seperti hadiah ataupun suatu pembungkus khusus.

    Menurut Shipbob, strategi ini cukup umum digunakan di dalam bisnis e-commerce sepanjang tahun untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan per pesanan.

    Ini juga merupakan strategi pemasaran dan penjualan silang yang sangat populer selama musim liburan atau hari raya dalam masa promosi satu kali.

    Strategi promosi ini adalah salah satu peluang yang mampu meningkatkan nilai pesanan secara rata-rata. Berdasarkan suatu perkiraan yang dinyatakan oleh Mc. Kinsey dan dilansir dari CXL, sebanyak 35% dari seluruh pembelian website Amazon berasal dari rekomendasi produk bundling.

    Awal Mula Hadirnya Paket Bundling

    Awal mula paket bundling dikenal di tengah masyarakat adalah saat dunia telekomunikasi menghadirkan suatu ponsel CDMA di tahun 1995.

    Agar bisa menarik perhatian masyarakat untuk menggunakan pulsa dengan jaringan baru yaitu jaringan CDMA maka para vendor dan operator menghadirkan jaringan CDMA ini melakukan paket strategi bundling. Adanya strategi ini membuat pembeli akan menjadi lebih banyak menggunakan ponsel CDMA.

    Penerapan strategi paket ini pun kemudian dicontoh oleh berbagai produsen asal China dengan memberikan paket perdana secara gratis hingga akhirnya berhasil lebih sukses.

    Bundling produk dapat menghemat biaya pemasaran dan distribusi sekaligus meningkatkan volume penjualan.

    Keuntungan Melakukan Product Bundling

    Sudah pasti, strategi bundling adalah bagian dari strategi yang digunakan oleh divisi marketing perusahaan untuk mendapatkan keuntungan penjualan. Tujuan bundling paling utama adalah untuk meningkatkan pendapatan dan menghabiskan stok mati di gudang. 

    Di bawah ini adalah beberapa keuntungan bundling yang bisa kamu dapatkan dalam mempromosikan brand.

    • Meningkatkan Volume Penjualan

    Volume penjualan adalah total produk yang terjual selama periode tertentu. Perhitungan ini akan membantumu untuk menentukan teknik penjualan yang paling efektif dan tenaga penjualan dengan kinerja yang tinggi. 

    Kamu mungkin harus menemukan strategi pemasaran tertentu bila memiliki produk yang tidak terjual karena kurang promosi, tetapi memikirkan anggarannya harus seminimal mungkin untuk menghindari pengeluaran lebih besar. 

    Bundling adalah jawaban yang tepat karena masalah tersebut dapat teratasi dengan menggabungkan item tersebut dalam satu paket bersama produk yang paling laris, sehingga akan meningkatkan volume penjualan kamu secara signifikan dan memungkinkan klien untuk menjelajahi produk baru.

    • Mengurangi Stok Gudang

    Setiap perusahaan pasti memiliki beberapa stok mati (dead stock) di gudangnya. Stok mati adalah inventory barang yang tidak dapat dijual lagi. Barang-barang ini tertahan di rak-rak gudang dan akan menghalangi stok baru. 

    Agar dapat memberikan ruang di gudang, kamu dapat menggunakan strategi menggabungkan barang-barang tersebut dengan produk paling laris sehingga akan saling melengkapi. 

    • Menghemat Biaya Pemasaran dan Distribusi

    Setiap produk tentu membutuhkan promosi dan untuk melakukannya membutuhkan biaya. Produk bundling memungkinkan kamu untuk menjual lebih banyak produk, sehingga dapat mengurangi biaya pemasaran seperti distribusi. 

    Daripada mempromosikan setiap produk baru, ada baiknya kamu mengelompokkan produk dengan mengemasnya secara bersamaan. Tentu saja kamu akan menghemat biaya untuk pengemasan karena kamu hanya membutuhkan satu kemasan khusus untuk mengirim satu set produk.

    • Meningkatkan Pengalaman Para Pelanggan

    Para pelanggan akan lebih senang bila bisa memilih produk dan jasa sesuai dengan keinginan ataupun kebutuhan mereka. Untuk itu memberikan pelanggan pilihan dalam menentukan produk yang akan dibelinya penting untuk membuat proses pemilihan menjadi lebih mudah dan juga lebih memuaskan

    • Mengurangi Kebingungan Pelanggan

    Konsumen suka dengan banyak pilihan tapi mereka tidak suka bila pilihan tersebut terlalu banyak. Itu sebabnya Netflix dan Amazon menggunakan rekomendasi produk yang sesuai dengan preferensi para penggunanya.

    Mereka akan diarahkan ke pilihannya sesuai dengan keperluan mereka agar bisa membantu mengurangi tingkat ketimpangan atau penjumlahan dalam memilih produk dari sekian banyaknya pilihan produk.

    Jenis dan Contoh Produk Bundling

    Strategi bundling memiliki beragam jenis yang bisa digunakan dan disesuaikan dengan kebutuhan pemasaran. Berikut jenis-jenis dan contoh produk bundling.

    1. Pure Bundling


    (sumber: indihome.co.id)

    Pure bundling adalah campuran produk yang biasanya hanya dapat dibeli dalam satu bundle dan tidak ada produk yang dijual secara terpisah. Misalnya, penyedia televisi kabel yang menawarkan paket dengan saluran yang tidak dapat dijual terpisah.

    2. New Product Bundling

    (sumber: pengadaanbarang.co.id)

    New product bundling adalah strategi bundling yang menawarkan produk yang baru diluncurkan bersama dengan produk yang laris terjual. Adanya jenis bundling ini membuat perusahaan memberikan produk baru mereka dorongan serta mempromosikannya secara gratis.

    3. Mix and Match Bundling

    (sumber: tokopedia)

    Mix and match bundling adalah jenis strategi bundling yang memilih beberapa produk tersedia untuk dijadikan satu kemasan sehingga konsumen dapat memilih produk yang mereka perlukan dan membuat bundle khusus. Di sini konsumen memiliki kendali penuh atas transaksi tersebut.

    4. Cross-Sell Bundling

    (sumber: jualo.com)

    Cross-sell bundling adalah strategi pemasaran dengan menawarkan produk yang melengkapi pilihan awal. Biasanya produk pelengkap tidak dapat digunakan secara terpisah.

    5. Buy One Get One Bundling


    (sumber: shopee)

    Buy one get one bundling adalah salah satu jenis bundling yang banyak digunakan oleh e-commerce. Adanya jenis bundling ini, perusahaan mendorong para konsumen untuk membeli produk dengan harga penuh agar mendapatkan produk lain sebagai hadiah atau agar mendapatkan diskon besar.

    Kendala dalam Bundling Produk

    Ada beberapa kendala atau tantangan yang bisa kamu temui ketika membuat produk bundle ini. Berikut masalah yang mungkin kamu temui beserta solusinya:

    1. Salah Bundling Produk

    Ada kalanya bundling produk itu tidak dapat laku di pasaran, meskipun salah satu produknya sebelumnya sangat laku di pasaran. Hal ini bisa terjadi karena kamu salah mengombinasikan produk. Jadi pembeli pun tidak tertarik dengan penggabungan produk tersebut.

    Agar tidak terjadi kesalahan tersebut, kamu harus melakukan riset sebelum membuat bundle. Trial and error adalah hal wajar dalam membuat produk bundling. Jika pada percobaan pertama kamu gagal, lebih baik kamu coba lagi kombinasi produk lain untuk memastikannya.

    2. Kehabisan Salah Satu Produk dalam Bundle

    Jika hal ini terjadi, tentu kamu tidak dapat menjual produk bundling tersebut. Cara agar hal ini tidak terjadi adalah dengan memastikan stok barang kamu cukup untuk memenuhi promo bundling. Sebaiknya pisahkan stok yang memang ingin kamu jual dalam bentuk bundle.

    Baca juga: 2 Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang

    Kesimpulan

    Produk bundling adalah metode yang tepat untuk meningkatkan nilai produk dan mendorong pelanggan untuk bertransaksi lebih banyak di toko kamu.

    Berbagai tipe product bundling bisa diterapkan sesuai dengan target penjualan yang ingin kamu capai. Kamu juga bisa mengombinasikan strategi promosi ini dengan strategi lainnya.

    Coba terapkan promosi bundling ini untuk mempromosikan brand kamu, ya. Jangan lupa baca artikel lain seputar strategi pemasaran di blog majoo untuk membantumu meningkatkan penjualan. 

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.