Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Co Creation adalah: Manfaat, Contoh, Langkah

    Kolaborasi yang baik dapat menghasilkan produk yang baik bagi masyarakat.

    Dalam dunia bisnis, kamu pasti sering menemui berbagai cara dilakukan oleh perusahaan untuk dapat memasarkan dan mengembangkan produknya agar dikenal oleh banyak orang. Salah satu media yang sering digunakan adalah co creation.

    Co creation merupakan suatu cara untuk mengembangkan dan menciptakan suatu produk dengan melibatkan konsumen atau pihak ketiga secara langsung. Lalu, apa saja manfaat beserta contoh penerapan co creation ini? Simak penjelasannya secara lengkap pada artikel ini, ya!

    Apa yang Dimaksud dengan Co Creation?

    Secara umum, co creation adalah suatu bentuk kerja sama antara perusahaan dengan pihak ketiga yang dapat berupa individu maupun ahli di dalam suatu bidang tertentu.

    Co creation juga dapat diartikan sebagai strategi bisnis yang melibatkan kelompok eksternal perusahaan atau konsumen untuk berkolaborasi mengembangkan produk atau menciptakan inovasi baru.

    Konsep Co Creation 

    Konsep co creation dianggap sebagai salah satu metode pendekatan yang dapat menghasilkan ide-ide unik karena konsumen dilibatkan secara langsung untuk menghasilkan produk-produk tertentu.

    Perusahaan melakukan kolaborasi dengan tenaga ahli dan juga konsumen untuk mengembangkan dan menciptakan produk yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat.

    Dalam konsep co creation, seorang konsumen tidak hanya dilihat sebagai objek strategi saja, namun juga merupakan sumber daya potensial yang harus dilibatkan dalam proses pengembangan dan penciptaan produk baru.

    Baca juga: Marketing adalah: Definisi, Fungsi, Strategi, dan Jenis

    Manfaat Co Creation  

    Ada beberapa manfaat dan tujuan yang dapat dirasakan oleh perusahaan apabila kamu menerapkan konsep co creation pada bisnis yang kamu kelola.

    • Meningkatkan brand awareness

    Manfaat co creation yang pertama adalah untuk membuat lebih banyak konsumen mengenali dan mengetahui keberadaan suatu brand atau perusahaan.

    Dengan melibatkan mereka ke dalam pengembangan dan penciptaan suatu produk, brand atau perusahaan tersebut dapat dikenal secara lebih luas.

    • Brand loyalty

    Keterlibatan konsumen dalam proses pengembangan dan penciptaan produk baru di perusahaan juga bisa memengaruhi konsumen untuk terus berkomitmen dengan produk yang dipasarkan oleh perusahaan tersebut.

    Hal ini terjadi karena konsumen merasa memahami dan mempercayai produk yang perusahaan buat, sehingga konsumen merasa bahwa perusahaan telah menciptakan produk yang paling baik dan sesuai dengan kebutuhannya.

    • Mengurangi risiko kerugian

    Adanya co creation juga bisa membantu mengurangi risiko kerugian yang mungkin terjadi saat perusahaan melakukan research and development (R&D)

    Di dalam proses R&D, perusahaan akan melakukan serangkaian riset dan pengembangan terhadap produk yang akan dibuat. R&D yang dilakukan belum tentu dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen.

    Dengan adanya co creation, perusahaan bisa menghemat keuangan yang harus dikeluarkan untuk biaya pemasaran, penelitian, dan pengembangan produk tersebut.

    • Menyesuaikan dengan keinginan konsumen

    Manfaat lain yang tidak kalah penting dari adanya co creation adalah untuk menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen.

    Adanya co creation dapat memberi sudut pandang baru yang dapat memberikan variasi atau ide untuk mengembangkan produk lebih baik lagi.

    Baca juga: Konsep Brand Awareness dan Cara Meningkatkannya Dalam Bisnis

    Co creation dapat menjadi alat untuk membuat produk yang sesuai kebutuhan konsumen.

    Langkah Pengembangan Co Creation

    Adapun tahapan pengembangan co creation yang bisa kamu lakukan adalah sebagai berikut.

    • Discovery

    Tahap co creation yang pertama adalah discovery. Pada tahap ini perusahaan akan melakukan riset yang mendalam untuk mencari tahu tren, perilaku, keinginan, dan juga kebutuhan dari konsumen.

    Nantinya, data yang telah terkumpul akan disortir dan digunakan guna menilai apa yang paling relevan untuk dikembangkan oleh perusahaan tersebut.

    • Development

    Kedua adalah tahap development atau pengembangan ide. Seluruh ide yang didapatkan dari tahap riset akan diolah lebih jauh untuk menemukan kekurangan, kelebiham, serta peluang untuk mengembangkan ide produk tersebut.

    Pada tahap ini, perusahaan akan mulai menyusun beragam alternatif dari konsep produk yang akan dipasarkan, termasuk fitur dan manfaat yang bisa didapatkan oleh konsumen. 

    Nantinya, produk akan diuji kepada konsumen untuk dapat mengetahui bentuk penerimaan konsumen terhadap alternatif dari produk-produk tersebut.

    • Commercialization

    Tahap terakhir adalah commercialization atau publikasi produk. Pada tahap ini, perusahaan akan memperkenalkan produk kepada konsumen setelah mendapatkan respon pasar terkait produk dan alternatif produk yang telah dikenalkan sebelumnya.

    Baca juga: Apa Itu CRM? Kenali Manfaat dan Fungsinya di Sini!

    Contoh Co Creation

    Di bawah ini terdapat brand-brand besar yang telah menerapkan co creation marketing ini. Beberapa di antaranya telah berhasil meningkatkan nilai kepuasan konsumen hingga 80%.

    1. Lego

    Contoh co creation yang pertama adalah Lego. Lego mengembangkan komunitas pecinta lego untuk dapat berkontribusi langsung memberikan ide untuk dapat menghasilkan lego yang menarik.

    2. Starbucks

    Selanjutnya ada perusahaan kopi dan jaringan kedai kopi global yang telah membuka gerainya di banyak negara di dunia. Untuk mengembangkan strategi marketingnya, Starbucks meluncurkan website Starbucks Idea untuk mewadahi kritik dan saran yang dapat mengembangkan kinerja perusahaan.

    3. Unilever 

    Unilever mengajak para konsumennya untuk terlibat dalam menghasilkan ide-ide baru yang relevan dengan kebutuhan pasar melalui kegiatan Open Innovation. Nantinya seluruh konsumen dapat berbincang secara langsung dan menyampaikan ide atau inovasi produk kepada karyawan perusahaan.

    Penutup

    Itu tadi penjelasan terkait co creation yang bisa kamu manfaatkan untuk mengembangkan produk yang tepat sasaran. Sudah banyak perusahaan besar yang menerapkan konsep ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini dilakukan agar produk yang akan mereka pasarkan sesuai dengan kebutuhan pasar.

    Setelah menerapkan konsep ini, kamu bisa mengelola relasi yang telah terbangun dengan konsumen dengan memanfaatkan fitur yang disediakan oleh aplikasi POS majoo, seperti aplikasi CRM.

    Selain itu, banyak fitur lain yang dapat membantu kamu mengelola bisnis dengan lebih mudah. Tinggalkan cara lama dan mulai #langkahmajoo mu bersama aplikasi majoo.

     

    Pertanyaan Terkait

    • Jadi, ada beberapa tujuan dan manfaat yang bisa kamu dapatkan saat menerapkan konsep co creation pada bisnis yang kamu kelola, di antaranya: (1) Meningkatkan brand awareness, (2) Brand loyalty, (3) Mengurangi risiko kerugian, (4) Menyesuaikan dengan keinginan konsumen.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Quick Ratio adalah: Kelebihan dan Kekurangannya
    Quick ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek suatu perusahaan. Apa saja kelebihan dan kekurangan quick ratio?
    Newsletter adalah: Definisi, Manfaat, dan Tips Newsletter
    Newsletter adalah tools yang dapat menjembatani perusahaan dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting dan menarik terkait perusahaan secara rutin.
    Benarkah Termin adalah Istilah untuk Cicilan atau Uang Muka?
    Termin adalah sistem pembayaran dengan jangka waktu berdasarkan kesepakatan, atau terkait syarat yang telah disepakati saat akad jual secara kredit.
    Payback Period Adalah: Dari Rumus Sampai Contohnya
    Sederhananya, pengertian payback period adalah jangka waktu yang diperlukan untuk mengembalikan nilai investasi yang telah dikeluarkan.