Table of Content

    Marketing: Definisi, Fungsi, Strategi, dan Jenis

    Bisnismu tidak akan bertumbuh dan berkembang jika tidak melakukan marketing dengan baik.

    Pernah mendengar pertanyaan, “Kuliah jurusan apa?” dan dijawab, “Marketing.”? Atau ketika kamu membuka lowongan pekerjaan di koran, internet, atau pengumuman di majalah dinding ada yang mencari karyawan, “Dicari: Marketing.”

    Apa sebenarnya marketing itu? Dalam kamus terjemahan, marketing berasal dari bahasa Inggris yang berarti pemasaran. Namun di dalam dunia bisnis, maknanya menjadi sangat luas. 

    Marketing adalah proses mengenalkan produk atau jasa agar diketahui oleh masyarakat. Marketing bisa berarti sebuah proses pemasaran produk atau jasa, mulai dari pembuatan strategi hingga hal-hal yang dirasakan oleh konsumen.

    Marketing adalah istilah bisnis yang didefinisikan berbeda oleh banyak ahli. Pada dasarnya, marketing adalah proses manajemen perpindahan produk dan layanan dari bentuk konsep ke wujud pelanggan. 

    Proses marketing ini meliputi identifikasi produk, menentukan permintaan dan harganya, serta memilih saluran distribusi. Termasuk di dalamnya pengembangan dan penerapan strategi promosi.

    Dari bentuk billboard, spanduk, pamflet, dan iklan baris di koran di masa lalu, hingga kini kita berada di lingkungan serba digital yang memunculkan online marketing membuat dunia marketing semakin berkembang. 

    Mari kita bahas tentang marketing di dalam artikel ini, Majoopreneurs!

    Apa Itu Marketing?

    Menurut Caroline Forsey dari Hubspot, marketing atau pemasaran adalah proses untuk membuat masyarakat tertarik pada produk atau jasa dari sebuah perusahaan. 

    Untuk melakukan proses ini, perlu dilakukan riset pasar, analisis, dan pencarian pelanggan yang ideal agar tepat sasaran.

    Definisi dari pemasaran yang sangat luas menjelaskan proses di dalam marketing itu sendiri. 

    Pemasaran sudah dimulai dari proses ide yang dilanjutkan dengan pengembangan produk, metode distribusi yang akan dilakukan, penjualan produk atau jasa, dan periklanan. 

    Perkembangan teknologi membuat definisi pemasaran meluas. Saat ini ada dua jenis pemasaran: online dan offline. Dua konsep ini dipisahkan oleh mediumnya, yaitu online menggunakan internet, sementara offline menggunakan media konvensional.

    Marketing memang dekat dengan dengan kehidupan sehari-hari, karena marketing ditugaskan di lapangan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    Karena banyaknya produk yang dipromosikan oleh seorang marketing, biasanya akan membuat kamu kebingungan dalam menentukan pilihan produk yang menurut kamu terbaik.

    Saat ini, marketing adalah sesuatu yang harus diterapkan oleh setiap perusahaan dan organisasi dalam strategi pertumbuhannya.

    Kalau bisnis diibaratkan sebagai sebuah peperangan, maka marketing adalah divisi yang memiliki posisi paling depan. 

    Kalau garda terdepan mengalami kemunduran, keseluruhan pasukan akan mengalami gangguan. Performa marketing yang buruk berpengaruh pada kinerja perusahaan secara menyeluruh. 

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Brosur, Pamflet, dan Leaflet 

    Mengapa Marketing Penting?

    Dalam sebuah bisnis, pemasaran/marketing memiliki banyak fungsi. Pemasaran tidak hanya mampu membuat orang awam memahami produk atau jasa yang ditawarkan, tapi juga meningkatkan penjualan hingga membuat bisnis berkembang.

    Secara umum, marketing berguna untuk menjelaskan produk atau jasa yang ditawarkan kepada masyarakat. Penjual tentu saja tahu apa saja produk atau jasa yang mereka tawarkan, tapi bagaimana dengan masyarakat luas?

    Untuk menggunakan sebuah produk atau jasa, masyarakat membutuhkan edukasi. 

    Menurut Creativs, pemasaran adalah cara paling efektif untuk menjelaskan sebuah produk atau jasa kepada calon pengguna. Untuk menambah nilai plus, gunakan materi yang menyenangkan dan menarik.

    Caranya banyak dan bervariasi. Di antaranya adalah sekadar memberikan ucapan terima kasih karena telah menggunakan produk atau jasamu. 

    Bisa juga dengan memberikan hadiah untuk pengguna atau konsumen yang setia. Proses ini penting karena mereka akan menjadikan produk atau jasamu sebagai pilihan utama mereka.

    Menurut Forty, marketing adalah cara terbaik untuk membuat nilai produk atau jasa yang ditawarkan tetap tinggi. 

    Di tengah persaingan bisnis, proses tersebut akan menentukan produk atau jasa apa yang akan membuat pembeli bertahan dan membantu untuk berkembang.

    Fungsi Marketing Perusahaan

    Berikut adalah beberapa fungsi marketing dalam perusahaan yang sepertinya jarang kamu ketahui:

    1. Fungsi Pertukaran

    Dalam dunia marketing, konsumen dapat dengan bebas memilih produk yang berasal dari perusahaan manapun dan menukarkannya dengan uang.

    Atau bisa menukarkan produk dengan produk yang digunakan sendiri ataupun yang akan dijual kembali.

    2. Fungsi Distribusi Fisik

    Fungsi distribusi produk dilakukan dengan cara memindahkan produk, bisa diangkut dan/atau disimpan.

    Produk yang dimiliki oleh produsen akan didistribusikan kepada konsumen baik melalui melalui darat, laut, atau udara.

    Penyimpanan produk dilakukan agar produk terjaga pasokannya di pasar sehingga tidak terjadi kelangkaan saat dibutuhkan oleh konsumen.

    3. Fungsi Perantara

    Untuk bisa memberikan produk sampai kepada tangan konsumen, seorang seorang tenaga marketing adalah penghubung dari pihak produsen kepada konsumen.

    4. Fungsi Lain Marketing

    Fungsi lain dari marketing adalah tidak hanya sebagai pertukaran, distribusi fisik, dan perantara, tetapi masih ada fungsi penting lainnya yang dimiliki oleh seorang marketing berdasarkan manajemen pemasaran, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

    Marketing Sales

    Tugas utama seorang tenaga marketing adalah menghasilkan sales atau penjualan dari produk yang dimiliki oleh perusahaan, sehingga perusahaan mendapatkan keuntungan dari setiap produk yang dijual.

    Marketing Promosi

    Marketer memiliki tugas untuk mengenalkan sebuah produk kepada masyarakat luas agar produk yang dimiliki perusahaan bisa dikenal.

    Marketing Riset dan Pengembangan

    Marketer bertugas untuk mencari informasi dari sebuah produk yang dibutuhkan oleh konsumen atau melakukan pengembangan produk yang sudah ada mengenai kelebihan dan kekurangannya. 

    Kemudian melaporkan semua hasilnya kepada perusahaan agar segera dilakukan tindak lanjut.

    Marketing Communication

    Marketer juga bertugas untuk membuat hubungan yang baik antara perusahaan dengan konsumen, perusahaan dengan masyarakat sekitar dan perusahaan kepada pihak yang terkait dalam bisnis.

    Strategi Marketing

    Ada berbagai macam strategi marketing atau pemasaran yang tersedia. Mengambil strategi pemasaran termasuk menganalisis kebutuhan bisnis kamu, audiens target kamu, dan spesifikasi produk kamu.

    Dua jenis utama strategi pemasaran adalah:

    1. Pemasaran Bisnis ke Bisnis (B2B)
    2. Pemasaran Bisnis ke Konsumen (B2C)

    Bentuk pemasaran yang paling umum adalah pemasaran bisnis ke konsumen (B2C). Mari kita bahas lebih banyak tentang beberapa strategi pemasaran yang tersedia.

    1. Iklan Berbayar

    Ini mencakup berbagai pendekatan untuk pemasaran. Termasuk pendekatan tradisional seperti iklan televisi dan iklan media cetak. 

    Salah satu pendekatan pemasaran yang paling terkenal adalah pemasaran internet. Ini mencakup berbagai metode seperti PPC (paid per click/bayar per klik) dan iklan berbayar.

    2. Cause Marketing

    Cause marketing menghubungkan layanan dan produk perusahaan dengan suatu penyebab atau masalah sosial. Ini juga dikenal sebagai pemasaran terkait penyebab.

    3. Pemasaran Relasional

    Strategi pemasaran ini pada dasarnya berfokus pada pembangunan pelanggan. Meningkatkan hubungan yang ada dengan pelanggan dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

    4. Undercover Marketing

    Strategi pemasaran ini berfokus pada pemasaran produk sementara pelanggan tetap tidak mengetahui strategi pemasaran yang sedang dilakukan perusahaan. Ini juga dikenal sebagai pemasaran siluman.

    5. Dari Mulut ke Mulut atau Word of Mouth

    Strategi ini sepenuhnya bergantung pada kesan apa yang hendak kamu tinggalkan pada konsumen. Secara tradisional merupakan jenis strategi pemasaran yang paling penting. 

    Didengarkan itu penting dalam dunia bisnis. Ketika kamu memberikan layanan berkualitas kepada pelanggan, kemungkinan mereka akan mempromosikan produk kamu dengan sukarela.

    6. Pemasaran Internet

    Ini juga dikenal sebagai pemasaran online dan biasanya terjadi melalui internet. Semua item pemasaran dibagikan di internet dan dipromosikan di berbagai platform melalui berbagai pendekatan.

    7. Pemasaran Transaksional

    Penjualan adalah pekerjaan yang paling menantang. Bahkan untuk retail terbesar sekalipun, penjualan selalu sulit terutama bila ada target volume yang tinggi.

    Namun dengan strategi pemasaran baru, penjualan tidak sesulit sebelumnya. Dalam pemasaran transaksional, pengecer mendorong pelanggan untuk membeli dengan kupon belanja, diskon, dan acara besar. 

    Hal ini meningkatkan peluang penjualan dan memotivasi audiens target untuk membeli produk yang dipromosikan.

    8. Diversity Marketing

    Strategi marketing ini melayani beragam audiens dengan menyesuaikan dan mengintegrasikan strategi pemasaran yang berbeda. Ini mencakup berbagai aspek seperti budaya, kepercayaan, sikap, pandangan, dan kebutuhan khusus lainnya.

    Baca Juga: Marketing Mix 7P: Pentingnya Implementasi Dalam Bisnis

    Jenis-jenis Marketing

    Ada Beberapa jenis marketing yang perlu kamu ketahui di bawah ini.

    1. Outbound Marketing

    Outbound Marketing adalah model pemasaran yang lebih mengacu pada promosi menggunakan berbagai media seperti iklan cetak, iklan TV, telepon sampai dengan email. 

    2. Inbound Marketing

    Berbeda dengan outbound marketing, inbound marketing merupakan mode pemasaran yang lebih difokuskan untuk menggaet customer dengan melibatkan mereka dalam strateginya. 

    3. Digital Marketing

    Digital marketing merupakan metode pemasaran yang lebih memanfaatkan media elektronik dan teknologi serta tidak lagi menggunakan cara-cara tradisional.

    Media yang digunakan antara lain mesin pencari di internet, sosial media, email sampai dengan website.

    4. Search Engine Marketing

    Search engine marketing atau biasa disebut dengan singkatan SEM merupakan mode pemasaran yang mencakup semua aktivitas marketing untuk memastikan produk atau layanan bisnis kamu dapat terlihat di halaman utama mesin pencari atau search engine results pages (SERP). 

    5. Content Marketing

    Content marketing adalah instrumen utama dalam inbound marketing dan digital marketing karena konten yang diciptakan memungkinkan audiens serta mesin telusur, seperti Google, untuk menemukan informasi yang mereka butuhkan di internet. 

    6. Social Media Marketing

    Social media marketing adalah jenis pemasaran dengan membuat konten untuk mempromosikan merek, produk atau layanan yang sedang kamu tawarkan dan jual di berbagai platform media sosial.

    7. Video Marketing

    Video marketing adalah jenis pemasaran konten yang melibatkan penggunaan video sebagai medianya. 

    Idenya adalah membuat video dan mengunggahnya ke website, YouTube, dan media sosial untuk meningkatkan kesadaran merek, menghasilkan konversi, dan tentu kemudian adalah close deal. 

    8. Voice Marketing

    Voice marketing merupakan metode pemasaran yang memanfaatkan layanan media besar lain seperti Amazon, Alexa, dan Google Home untuk mendidik orang dan menjawab pertanyaan tentang topik yang mereka minati. 

     Melakukan marketing bagi perusahaan harus dengan strategi tepat agar hasilnya bisa maksimal dan sesuai target.

    Kesimpulan

    Dalam sebuah bisnis, pemasaran memiliki banyak fungsi. Marketing tidak hanya mampu membuat orang awam memahami produk atau jasa yang ditawarkan, tapi juga meningkatkan penjualan hingga membuat bisnis tumbuh.

    Ketika masuk ke dalam teknis pengembangan bisnis, tim dan pemilik usaha harus mempunyai strategi pemasaran yang tepat dengan memilih jenis marketing yang akan digunakan.

    Sehingga, kemungkinan bisnis akan berkembang menjadi lebih besar. Bisnis pun bisa berjalan secara maksimal.

    Selamat mengembangkan bisnis dengan strategi marketing terbaikmu, Majoopreneurs! Jangan lupa membuka artikel lain yang sudah majoo siapkan untukmu, ya!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    Kenali Apa Itu CV ATS Friendly
    CV ATS Friendly adalah CV yang secara otomatis dapat disortir melalui sebuah aplikasi yang disebut ATS. Lalu, bagaimana membuat CV ATS Friendly yang baik?
    NPV adalah: Rumus, Contoh, dan Cara Menghitung
    Tidak hanya bermanfaat untuk menganalisis untung rugi, perhitungan NPV juga akan sangat membantu dalam menyusun perencanaan keuangan perusahaan.
    Bisnis Proposal atau Proposal Bisnis? Mana yang Benar?
    Apa itu bisnis proposal? Apakah sama dengan proposal bisnis? Sebelum membuatnya, pahami pengertian dan ciri-ciri proposal bisnis lebih dulu.
    Bank Digital adalah Kebutuhan Masyarakat Saat Ini. Kok Bisa?
    Bank digital adalah transformasi layanan perbankan dari luring menjadi daring. Kemunculannya semakin marak di Indonesia. Mau jadi nasabahnya?