Mau Tahu Contoh Jurnal Umum Perusahaan Jasa?

Ditulis oleh Daniel Prasatyo

article thumbnail


Dalam menjalankan bisnis, memiliki pembukuan keuangan sudah menjadi kebutuhan mendasar. Kamu perlu memahami bahwa tanpa adanya pencatatan keuangan yang baik dan benar, kamu akan kesulitan mengetahui kesehatan bisnismu secara finansial, sehingga akan sulit dalam menentukan dan melakukan langkah-langkah pengembangan bisnis. 

Perusahaan jasa, khususnya dalam pembukuan keuangan, memiliki perbedaan yang signifikan bila dibandingkan dengan perusahaan dagang. Lalu, bagaimanakah contoh jurnal umum perusahaan jasa?

Mari kita bahas secara mendalam, agar bisnismu bisa memiliki pencatatan keuangan yang rapi dan bisa terus maju!

Baca Juga: Cara Membuat Jurnal Umum untuk Keperluan Bisnis

Apa itu Jurnal Umum?

Kamu pasti sudah sering mendengar istilah jurnal. Jurnal, secara awam, mengacu pada catatan harian, yang merangkum kegiatan, pengalaman, atau perasaan seseorang pada hari itu. Dalam konteks akuntansi atau pembukuan, jurnal memiliki arti yang kurang lebih sama yaitu rangkuman dari semua transaksi keuangan yang terjadi pada bisnis tersebut pada suatu hari.

Pembukuan pun mengenal jurnal umum dan jurnal khusus. Kedua jurnal ini sudah bisa kita lihat bedanya dari definisinya, kan? Jurnal umum mencatat semua transaksi tanpa terkecuali, sementara jurnal khusus mencatat transaksi-transaksi khusus yang masuk dalam kategori tertentu, seperti pembelian, penjualan, penerimaan kas, dan pengeluaran kas.

Perusahaan kecil dan menengah dengan jumlah transaksi yang terbatas, biasanya tidak memerlukan jurnal khusus ketika semua sudah tercatat ke dalam jurnal umum. Di sisi lain, ketika jumlah transaksi sangat banyak, jurnal khusus dibutuhkan untuk memudahkan pencatatan dan pelacakan transaksi.

Jurnal umum ini dibuat dengan dua kolom, debit dan kredit, yang jumlah totalnya harus seimbang.

Baca Juga: Contoh dan Cara Membuat Jurnal Umum untuk Operasional Bisnis

Fungsi Contoh Jurnal Umum Perusahaan Jasa

Seperti yang sudah kita singgung di bagian sebelumnya, jurnal umum merupakan catatan dari semua transaksi yang terjadi di suatu usaha. Sekilas, kita sudah bisa menyimpulkan betapa pentingnya jurnal umum ini. Tentu saja tidak ada salahnya bila kita bahas lebih mendalam, kan?

Jurnal umum memiliki lima fungsi dasar, seperti yang diuraikan di bawah ini.

  1. Fungsi pertama jurnal umum adalah fungsi historis. Fungsi historis ini berkaitan dengan cara pencatatan transaksi ke dalam jurnal umum yang dilakukan pada hari yang sama dengan terjadinya transaksi. Dengan demikian, apabila kelak diperlukan, data transaksi dapat ditemukan dengan mudah secara kronologis.

  2. Fungsi kedua jurnal umum adalah fungsi pencatatan. Maksudnya, jurnal umum menjadi tempat pencatatan utama semua transaksi termasuk ketika ada perubahan pada kekayaan atau modal, misalnya. Dengan mencatatkan semua transaksi secara kronologis, laporan keuangan atau laporan perubahan modal akan dapat disusun dengan mudah.

  3. Fungsi ketiga jurnal umum adalah fungsi analisis. Dalam mencatatkan transaksi di dalam jurnal umum, telah dilakukan analisis untuk mengelompokkan jenis transaksi, dan untuk menentukan letak pencatatannya, apakah di kolom kredit atau debit.

  4. Fungsi keempat jurnal umum adalah fungsi instruksi. Pencatatan dalam jurnal umum memberi instruksi lanjutan mengenai cara pencatatan transaksi tersebut dalam buku besar, yaitu dengan menentukan akun pencatatan dan kolom pencatat, debit atau kredit.

  5. Fungsi kelima jurnal umum adalah fungsi informatif. Selain semua transaksi tercatat secara kronologis, kita bisa mengetahui kelompok akun transaksi tersebut dicatatkan dan bukti transaksi tersebut.

    Cara membuat jurnal umum perusahaan jasa tidak sesulit yang kamu bayangkan.

Cara Membuat Jurnal Umum Perusahaan Jasa

Pertama, mari kita ulas ulang teori dasar akuntansi yang mengatakan bahwa Harta = Utang + Modal. Kita bisa mengembangkan rumus ini menjadi lebih luas, yaitu Harta = Utang + Modal + (Pendapatan - Beban).

Rumus ini merupakan dasar pencatatan jurnal umum, yang akan membantu kita menentukan akun mana yang akan kita tulis dalam kolom debit dan akun mana yang akan kita tulis dalam kolom kredit.

Sebagai contoh, perhatikan transaksi-transaksi PT Maju Terus Pantang Mundur di bawah ini:

  • Pada tanggal 1 Juli 2023, Bapak Dwi Sasongko menyetorkan modal perusahaan sebesar Rp250.000.000.

  • Pada tanggal 2 Juli 2023, perusahaan membayar sewa kantor untuk satu tahun sebesar Rp50.000.000

  • Pada tanggal 2 Juli 2023, perusahaan membeli perlengkapan kantor dengan nilai Rp10.000.000,-

  • Pada tanggal 3 Juli 2023, perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp15.000.000

  • Pada tanggal 3 Juli 2023, perusahaan membayarkan honor staf freelance sebesar Rp12.000.000

    Baca Juga: Mengenal Beragam Contoh Jurnal Umum dalam Dunia Bisnis

Bagaimanakah cara pencatatan jurnal umumnya?

Mari kita analisis bersama.

  1. Transaksi pertama adalah transaksi penyetoran modal oleh Bapak Dwi Sasongko, pemilik perusahaan. Dengan setoran tersebut, perusahaan mendapatkan penambahan Kas sebesar Rp250.000.000, yang berarti Kas dicatatkan sebesar Rp250.000.000 di kolom debit.

Modal Pak Dwi sendiri bertambah sebesar Rp250.000.000. Namun karena modal ada di sisi yang berlawanan dengan kas/harta, penambahan ini dicatatkan dalam kolom kredit.

Pencatatannya sebagai berikut:

  1. Pada tanggal 2 Juli 2023, tercatat dua transaksi, yaitu pembayaran sewa kantor dan pembelian perlengkapan kantor. Pembayaran sewa dan pembelian perlengkapan kantor menyebabkan pengurangan kas. Artinya, kita catatkan kas mengalami kredit untuk kedua transaksi di atas. Di sisi debit, kita akan catat “Sewa dibayar di muka” dan “Perlengkapan”. 

Pencatatannya sebagai berikut:

  1. Pada tanggal 3 Juli 2023, juga tercatat dua transaksi, yaitu pendapatan senilai Rp15.000.000 dan pembayaran honor sebesar Rp12.000.000.

Pendapatan berarti adanya tambahan uang kas, bukan? Nah, dengan demikian, kita catatkan kas bertambah sebesar Rp15.000.000, yaitu pada kolom debit, sementara akun pendapatan kita catatkan di kolom kredit dengan nilai yang sama.

Demikian sebaliknya dengan pembayaran honor. Ketika kita membayar honor karyawan, kas kita berkurang. Dengan demikian, kita catatkan kas pada kredit sebesar honor yang dibayarkan, dan akun honor karyawan pada kolom debit.

Pencatatannya sebagai berikut:

Bagaimana? Sudah cukup jelas, kan, cara membuat jurnal umum perusahaan jasa?

Cara termudah untuk mengetahui pencatatan suatu akun pada kolom debit atau kredit adalah dengan melihat apakah transaksi tersebut menambah uang kas atau mengurangi uang kas. Apabila menambah uang kas, kas kita catatkan pada kolom debit dan akun tersebut pada kolom kredit. Demikian pula sebaliknya, kita akan catatkan kas pada kolom kredit ketika transaksi tersebut mengurangi jumlah kas kita.

Nah, berikut ini ada beberapa contoh jurnal umum perusahaan jasa.

Baca Juga: Mengenal Beragam Contoh Jurnal Umum dalam Dunia Bisnis

Contoh Jurnal Umum Perusahaan Jasa

Yang membedakan perusahaan jasa dengan perusahaan dagang tentu saja berkaitan dengan produk utama perusahaan tersebut. Perusahaan dagang akan menjual barang, yang artinya akan melibatkan persediaan barang, pembelian barang atau bahan baku, dan seterusnya. Perusahaan jasa tidak melibatkan persediaan barang.

Contoh Jurnal Umum Perusahaan Jasa Travel

Mari kita lihat transaksi-transaksi PT Jalan-Jalan berikut ini:

  • Setoran modal awal dari pemilik perusahaan, pada tanggal 1 Juli 2023 sebesar Rp500.000.000

  • Pembayaran sewa kantor selama setahun, tertanggal 1 Juli 2023 sebesar Rp50.000.000

  • Pembelian perlengkapan kantor sebesar Rp10.000.000 pada tanggal 2 Juli, dan biaya renovasi kantor sebesar Rp8.000.000 pada tanggal 3 Juli.

  • Penerimaan pembayaran Trip Group Kecil ke Jepang sebesar Rp80.000.000 pada tanggal 5 Juli 2023.

  • Penerimaan pembayaran Trip Group Kecil ke Korea sebesar Rp60.000.000, juga pada tanggal 5 Juli 2023

  • Pembayaran biaya perjalanan ke Jepang sebesar Rp25.000.000 pada tanggal 10 Juli 2023.

  • Pembayaran biaya perjalanan ke Korea sebesar Rp20.000.000 pada tanggal 11 Juli 2023.

  • Pembayaran gaji karyawan kantor sebesar Rp18.000.000 pada tanggal 25 Juli

  • Pembayaran fee tour guide sebesar Rp20.000.000 pada tanggal 25 Juli.

Pencatatannya sebagai berikut:

Contoh Jurnal Umum Perusahaan Jasa Salon

Salon Cantika mencatatkan transaksi-transaksi sebagai berikut pada bulan Juli 2023:

  • Tanggal 1, setoran modal awal sebesar Rp20.000.000

  • Tanggal 2, membeli peralatan salon senilai Rp10.000.000 secara kredit.

  • Tanggal 3, membayar sewa salon bulanan sebesar Rp2.500.000

  • Tanggal 4, melayani rias pengantin senilai Rp6.000.000 namun belum dibayar.

  • Tanggal 5, melayani rias pengantin senilai Rp4.000.000 dibayar tunai.

  • Tanggal 8, membayar angsuran pertama peralatan salon sebesar 2 juta rupiah.

  • Tanggal 10, melayani rias wisuda senilai Rp750.000, dibayar tunai.

  • Tanggal 11, melayani rias wisuda senilai Rp500.000, belum dibayar.

  • Tanggal 15, membayar gaji asisten sebesar Rp2.500.000

  • Tanggal 16, membayar listrik sebesar Rp500.000.

Pencatatannya sebagai berikut:

Contoh Jurnal Umum Perusahaan Jasa Laundry

Laundry Bersih Wangi mencatatkan transaksi-transaksi sebagai berikut:

  • Tanggal 1 Juli 2023, setoran modal awal senilai 100 juta rupiah.

  • Tanggal 1 Juli 2023, pembelian lima mesin cuci masing-masing senilai 5 juta rupiah.

  • Tanggal 1 Juli 2023, pembelian dua mesin pengering masing-masing senilai 7 juta rupiah.

  • Tanggal 1 Juli 2023, membeli 4 setrika senilai Rp1.200.000, deterjen senilai Rp1.500.000, kemudian pengharum pakaian senilai 750.000.

  • Tanggal 3 Juli 2023, menerima orderan laundry senilai Rp120.000, dibayar di muka.

  • Tanggal 4 Juli 2023, menerima orderan laundry dibayar tunai senilai Rp720.000 dan dibayar di belakang senilai Rp375.000.

  • Tanggal 5 Juli 2023, membayar listrik senilai Rp1.000.000,-

  • Tanggal 5 Juli 2023, menerima orderan laundry senilai 600 ribu rupiah, belum dibayar.

Pencatatannya adalah sebagai berikut:

Nah, bagaimana, sudah cukup jelas kan, contoh jurnal umum perusahaan jasa yang disajikan di atas?

Aplikasi wirausaha majoo

Kalau kamu masih merasa cemas atau ragu dalam membuat jurnal umum untuk perusahaan jasamu, atau gentar dengan segala hal yang berkaitan dengan pencatatan transaksi atau pembukuan keuangan, kamu bisa mulai menggunakan aplikasi wirausaha besutan majoo. 

Aplikasi ini akan secara otomatis menyajikan semua transaksimu dalam laporan keuangan yang mudah dipahami, tanpa perlu membuatmu pusing kepala dalam menyusunnya. Penasaran, kan? Coba majoo sekarang juga!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo