Apa Itu CPC dan Bagaimana Cara Menerapkannya dalam Bisnis

Ditulis oleh Kikit Azeharie

article thumbnail

Definisi CPC dan cara menghitungnya

Dalam industri periklanan dan pemasaran daring, ada sebuah istilah yang wajib diketahui oleh para praktisinya, yaitu CPC atau cost per click. CPC adalah metode yang digunakan website untuk menghitung tagihan iklan yang harus dibayarkan per satu aktivitas klik yang dilakukan oleh pengunjung.

CPC merupakan faktor penting saat seorang pemasar daring menjalankan kampanye iklan, baik di Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, Linkedin Ads, hingga Twitter Promoted Tweets. CPC atau biaya per klik akan menjadi patokan dalam menghitung nominal yang harus dibayarkan. Oleh karena itu, CPC juga dikenal dengan sebutan PPC atau pay per click.

Dalam menjalankan kampanye iklan, ada dua pihak yang terlibat, yaitu pengiklan (advertiser) dan pemilik platform digital (publisher). Ada perbedaan fungsi CPC bagi pihak-pihak tersebut.

Dari sisi pengiklan, CPC digunakan sebagai metrik atau alat ukur untuk menentukan tingkat keberhasilan, serta hasil pengembalian investasi (ROI) dari kampanye iklan. Sebab, pihak pengiklan pasti telah menetapkan anggaran tertentu untuk biaya iklan tersebut. Kemudian mereka ingin mengetahui efektivitas dari iklan yang dijalankan.

Sementara itu, bagi publisher, CPC merupakan alat ukur untuk menagih jumlah atau tagihan biaya iklan berdasarkan jumlah kegiatan klik pada iklan tersebut yang dilakukan oleh para pengunjung website.

Sebagai sebuah cara beriklan di platform digital, banyak pengiklan yang lebih memilih menggunakan CPC. Alasannya, mereka hanya akan membayar biaya iklan hanya jika iklan yang mereka pasang diklik oleh pengunjung. Artinya, meskipun iklan tersebut sering muncul dan dilihat oleh banyak orang, selama tidak ada yang mengklik, pihak pengiklan tidak perlu membayar apapun.

Enak, toh? Itulah alasan CPC disukai. Bagi para pengiklan, mereka tidak perlu mengeluarkan biaya yang sia-sia.

Memasang iklan daring dengan metode CPC cocok digunakan untuk pemilik bisnis yang baru merintis usahanya atau memiliki anggaran minim untuk beriklan di internet. Bahkan, banyak yang mengatakan bahwa CPC adalah metode iklan yang aman karena minim risiko sebab melalui CPC tidak ada uang yang terbuang sia-sia.

Keuntungan menggunakan CPC juga dirasakan dari sisi publisher. Para pemilik website atau platform digital yang menyediakan ruang untuk beriklan akan mendapatkan bayaran yang cukup besar. Semakin tinggi kunjungan ke website atau platform yang dikelola, semakin besar pula penghasilan yang akan didapatkan.

Bagi yang tertarik menggunakan CPC untuk beriklan atau bagi para publisher, kamu bisa menggunakan Google AdSense. Layanan dari Google ini menjadi pusat dari program periklanan di internet dengan konsep CPC.

Dengan sistem yang jelas, regulasi yang tepat, dan perhitungan yang adil membuat Google AdSense semakin diminati untuk beriklan.

Tipe Iklan Cost Per Click

Secara umum, terdapat dua tipe dalam iklan CPC, yaitu:

1. Fixed priced per click

Dialihbahasakan sebagai biaya tetap per klik, tipe iklan CPC ini dilakukan berdasarkan dengan penawaran (price per click based on bidding). Artinya, iklan CPC dijalankan setelah melewati negosiasi di awal antara pihak pengiklan dan penerbit iklan mengenai harga pasti (fixed price) dalam setiap klik pada tayangan iklan.

2. Price per click based on bidding

Sementara itu, tipe iklan CPC yang berikutnya merupakan model CPC yang paling umum digunakan oleh pihak pengiklan. Pada model CPC ini, pihak pengiklan akan menentukan harga maksimal terhadap klik iklan. Semakin tinggi jumlah penawaran dan skor kualitas dari sebuah landing page, semakin tinggi pula potensi iklan tersebut dapat dilihat oleh calon audiens.

Rata-rata biaya klik atau Average Click Cost setiap iklan akan berbeda-beda, tergantung pada jenis industri dan banyaknya kompetitor yang membidik kata kunci sejenis. Semakin ketat kompetisi pada suatu industri, semakin besar rata-rata CPC pada industri tersebut.

Cara Menghitung Cost Per Click

Lantas, bagaimana cara menghitung CPC? Pada dasarnya, CPC dihitung dengan membagi biaya iklan dengan jumlah klik. Rumus penghitungan cost per click adalah sebagai berikut:


Apabila pengiklan membayar sebesar Rp3.000.000 untuk iklan yang menerima 500 klik, CPC untuk iklan tersebut adalah sebesar Rp6.000.

Cara Kerja Cost Per Click

CPC diklaim sebagai cara yang baik bagi pelaku bisnis untuk beriklan. Sebab, pelaku bisnis sebagai pihak yang memasang iklan dapat mengendalikan anggaran iklan. Selain itu, pengiklan juga dapat mengevaluasi kampanye yang dijalankan berdasarkan reaksi audiens terhadap iklan yang ditayangkan.

Bagaimana sih cara CPC bekerja? Secara singkat, proses atau cara kerja CPC adalah sebagai berikut:

  1. Pengiklan memasang iklan melalui dashboard dari platform digital (publisher) yang akan digunakan untuk beriklan.
  2. Sebelum iklan disetuju oleh publisher, sistem akan melakukan lelang (bidding) terlebih dahulu untuk menentukan anggaran yang sesuai.
  3. Setelah iklan disetujui, iklan akan muncul dan terpapar ke audiens setiap kali seorang pengguna memasukkan kata kunci yang cocok dengan daftar kata kunci yang dipilih pengiklan.
  4. Pengiklan akan membayar saat ada audiens yang melakukan klik pada iklan tersebut.
  5. Jika pengguna hanya terlihat, tanpa meng-klik, pengiklan tidak dikenakan biaya.

Tipe Iklan yang Melibatkan CPC

 Tipe iklan CPC dan cara mengoptimasinya

Hampir setiap platform digital menggunakan metode CPC sebagai faktor dalam menghitung jumlah biaya yang harus dikeluarkan oleh pengiklan dari sebuah kampanye. Beberapa jenis iklan yang menggunakan CPC adalah sebagai berikut:

  • Text ads
  • Image ads
  • Video ads
  • Shopping ads

CPC juga kerap digunakan untuk:

  • Facebook ads
  • Instagram ads
  • LinkedIn ads
  • TikTok ads
  • Twitter promoted ads

Baca juga: Mengenal Facebook Business Manager dan Keuntungannya

Alasan CPC Penting Bagi Bisnis

Ada banyak manfaat CPC bagi pelaku bisnis, terutama yang mengandalkan teknologi internet. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami bagaimana menghitung CPC serta cara mengoptimalkan strategi pemasaran dengan CPC.

Manfaat yang didapatkan oleh pelaku bisnis dengan beriklan menggunakan metode CPC adalah sebagai berikut:

  • Pelaku bisnis mampu mengetahui efektivitas biaya iklan yang sudah dikeluarkan berdasarkan jumlah audiens yang berkunjung ke website.
  • Pelaku bisnis akan mendapatkan informasi terkait teks iklan, kata kunci, atau banner iklan yang efektif digunakan dalam kampanye.
  • Pelaku bisnis lebih fokus dalam menjalankan kampanye karena dapat mendatangkan pengunjung yang berkualitas, serta menunjang perkembangan bisnis.

Istilah-Istilah Penting yang Berhubungan Dengan CPC

Sebelum menjalankan iklan dengan metode CPC, ada beberapa istilah yang perlu kamu ketahui.

1. Maximum Bid

Maximum bid adalah proyeksi biaya maksimal yang dapat dikeluarkan untuk cost per click sebuah iklan. Tentu saja, biaya aktual yang akan kamu gelontorkan bisa lebih rendah dari maximum bid.

2. Ad Rank

Seperti namanya, ini menunjukkan posisi atau peringkat iklan yang sedang berjalan dibandingkan dengan iklan-iklan lainnya. Artinya, kamu bisa menilai posisi iklan yang sedang berjalan di antara iklan kompetitor.

3. Quality Score

Quality Score adalah nilai iklan yang diberikan oleh Google Adwords. Skor ini ditentukan berdasarkan CTR (click through rate), kata kunci iklan, dan kualitas dari landing page.

4. Ad Placement

Jika ingin posisi iklan berada di posisi strategis, selain membutuhkan waktu lebih, kamu juga membutuhkan dana lebih pula. Oleh karena itu, sebelum memasang iklan, kamu harus memastikan posisi iklan sesuai dengan anggaran.

5. Time of Day

CPC juga dipengaruhi waktu dan hari saat iklan berjalan. Pasalnya, jumlah pengunjung website atau media sosial dapat berubah sesuai hari dan juga waktu.

Cara Mengoptimasi Iklan Cost Per Click

Sekarang kamu sudah siap untuk menjalankan iklan CPC. Ada dua hal yang bisa kamu lakukan untuk mengoptimasinya, antara lain:

1. Membuat ad copy yang menarik

Ad copy adalah teks yang berisi hal-hal yang dapat menarik orang untuk mengklik iklanmu. Dalam menulis ad copy yang efektif, tiga komponen penting yang harus kamu cantumkan adalah kegunaan fitur, manfaat, dan ajakan untuk bertindak (call to action).

Ad copy yang baik biasanya menggunakan kata kerja aktif, tidak melakukan pengulangan kata, dan menggunakan kalimat ajakan. Ad copy yang menarik terbukti akan meningkatkan rasio click through rate (CTR). Tingkat CTR ini akan memengaruhi efektivitas CPC yang dijalankan.

2. Membuat landing page yang tepat

Dalam menjalankan CPC, menyediakan landing page wajib hukumnya. Landing page adalah halaman website atau profil media sosial yang akan muncul ketika link iklan diklik oleh pengguna.

Landing page yang baik dan menarik untuk audiens harus berisi hal-hal berikut ini:

  • Headline, pilihlah judul yang menarik dan relevan dengan ad copy dan kata kunci yang kamu gunakan.
  • Desain brand yang konsisten, desainlah landing page yang bersih dan sederhana mengikuti panduan brand kamu untuk meningkatkan kepercayaan pengguna.
  • Copy, tulislah copy yang menjelaskan value proposition dari produk atau jasa yang kamu tawarkan.
  • Landing page harus mudah digunakan dan berisikan informasi yang diperlukan pengguna untuk mengenal produk atau jasa.
  • Tombol call to action yang jelas dan menarik.


Baca juga: Value Proposition adalah Elemen Utama Pada Produk. Apa Saja?

Kesimpulan

Di dunia digital marketing, CPC atau cost per click merupakan istilah yang lazim digunakan. CPC adalah salah satu metode yang digunakan untuk menghitung biaya iklan yang harus dikeluarkan untuk mencapai target dari suatu kampanye.

Cara kerja CPC adalah pengiklan tidak membayar ketika iklan tayang dan terlihat oleh audiens, melainkan tagihan akan muncul jika audiens mengklik iklan yang ditayangkan. Karena itu, posisi iklan atau ad rank sangat penting untuk menentukan posisi iklan kamu di antara kompetitor.

Menjalankan iklan berbayar dengan CPC adalah salah satu cara aktivasi pemasaran daring untuk mendatangkan kunjungan atau interaksi yang berkualitas. Iklan yang dijalankan dengan metode CPC harus melalui beberapa kali evaluasi agar dapat berjalan dengan baik dan efektif.

Jika kamu sedang membuat kampanye iklan dengan metode biaya CPC, maksimalkan dengan membuat copy ad yang menarik dan landing page yang tepat. Selain itu, catat dengan baik seluruh anggaran periklanan dengan baik dalam laporan keuangan.

Namun, membuat laporan secara manual tentu sangat rentan terjadi kesalahan dan membutuhkan banyak waktu. Gunakan aplikasi kasir majoo untuk membantu kamu dalam menyajikan laporan keuangan yang otomatis, cepat dan akurat. Dengan majoo, operasional bisnis akan berjalan lebih efisien.

Yuk, cobain majoo sekarang juga!

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo