Jatuh Tempo adalah: Definisi dan Tips Membayar Tepat Waktu

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Apakah kamu sudah pernah mencoba pinjaman? Pinjaman bisa membantu kehidupan sehari-hari, terutama untuk memenuhi berbagai kebutuhan ketika gajian belum tiba atau kamu membutuhkan dana darurat. Selain memberikan manfaat, kamu juga perlu mengetahui jatuh tempo pinjaman, ya.

Jika kamu tidak memperhatikan tanggal jatuh tempo pinjamanmu, bersiaplah untuk menghadapi "kabar buruk" di akhir bulan. Artinya, kamu mungkin harus membayar biaya tambahan yang seharusnya tidak perlu kamu keluarkan, lho! 

Agar hal-hal seperti itu tidak terjadi, tentu kamu perlu memahami cara kerja pinjaman melalui mekanisme jatuh temponya. Selain itu, penting juga untuk mengenali bahwa jatuh tempo terdiri dari berbagai jenis. 

Jangan khawatir, kamu pasti bisa memahaminya dengan baik setelah membaca informasi dalam artikel di bawah ini. Are you ready? Yuk, kita mulai pembahasannya!

Definisi Jatuh Tempo

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) definisi jatuh tempo adalah batas waktu pembayaran atau penerimaan sesuatu yang sudah ditetapkan. Menurut Bank Indonesia, jatuh tempo adalah tanggal yang ditentukan sebagai waktu pelunasan utang atau kewajiban. 

Dalam bahasa Inggris, istilah jatuh tempo sering disebut sebagai due date atau date of maturity. Tanggal jatuh tempo (due date) adalah hari pembayaran yang harus dipenuhi oleh peminjam atau kreditur. Jika melewati tanggal tersebut atau terjadi keterlambatan, akan ada denda keterlambatan dan pembayaran akan tercatat. 

Penting bagi kamu sebagai peminjam untuk memahami tanggal jatuh tempo agar dapat segera menyelesaikan pembayaran dan menghindari keterlambatan serta denda. Tanggal jatuh tempo juga tentang pada waktu ketika pokok instrumen pendapatan tetap harus dibayar kepada investor. 

Tanggal jatuh tempo juga menunjukkan kamu sebagai peminjam harus melunasi pinjaman angsuran secara penuh. Klasifikasi jatuh tempo menjadi tiga kategori utama, yaitu jangka pendek (satu hingga tiga tahun), jangka menengah (10 tahun atau lebih), dan jangka panjang (biasanya obligasi treasury 30 tahun), tergantung pada tanggal jatuh tempo. Setelah tanggal jatuh tempo tercapai, pembayaran bunga yang biasanya diserahkan secara rutin kepada investor akan berhenti karena perjanjian utang telah berakhir.

Baca Juga: Piutang: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenis-jenis Piutang

 Jatuh tempo adalah batas waktu pembayaran transaksi.

Contoh Jatuh Tempo

Untuk memperjelas yang dimaksud dengan tanggal jatuh tempo pinjaman, mari kita lihat dua contoh nyata berikut ini. Pertama, bayangkan kamu memiliki pinjaman pribadi yang jatuh tempo bulanan pada tanggal 15 setiap bulannya.

Jadi, setiap tanggal 15 setiap bulannya, kamu perlu melunasi cicilan, terdiri dari sejumlah pokok pinjaman dan bunga yang sudah disepakati dengan pemberi pinjaman. Tanggal jatuh tempo bulanan ini akan terus berlanjut hingga seluruh pinjaman kamu lunasi. 

Untuk contoh kedua, seorang konsumen yang membeli barang pada tanggal 10 Februari dan menerima tagihan dengan jatuh tempo 14 hari akan menghadapi tanggal jatuh tempo pembayaran tagihan pada tanggal 24 Februari. 

Pinjaman hipotek sendiri adalah komitmen jangka panjang yang berlangsung selama beberapa tahun hingga seluruh pinjaman kamu lunasi sepenuhnya. 

Baca Juga: Account Receivable adalah Piutang Dagang, Pahami di Sini!

Tips Membayar Tagihan Sesuai Jatuh Tempo

Sebagai seseorang yang berkomitmen untuk menjadi debitur yang baik, pastinya kamu ingin membayar tagihan tepat waktu. Meski begitu, terkadang situasi tak terduga membuatmu terlambat melakukan pembayaran. Untuk menghindari hal tersebut, yuk terapkan beberapa tips melunasi pinjaman sebelum jatuh tempo berikut ini.

1. Mencatat Setiap Tanggal Jatuh Tempo Transaksi

Kadang-kadang, kesibukan sehari-hari membuat kita lupa membayar tagihan. Oleh karena itu, mencatat setiap tanggal jatuh tempo adalah solusi yang sangat praktis. Kamu bisa mencatatnya di buku khusus, ponsel, atau kalender untuk memastikan tidak terlewat.

2. Segeralah Membayar Tagihan Setelah Menerima Gaji

Tips berikutnya adalah segera membayarnya saat kamu menerima gaji. Selain untuk menghindari kesulitan dalam angsuran, cara ini juga membantu kamu mengalokasikan keuangan dari penghasilan bersihmu. 

3. Periksa Email Secara Rutin

Beberapa provider atau bank biasanya memberikan pengingat melalui email beberapa hari sebelum jatuh tempo. Sisihkan waktu sembari bekerja untuk mengecek notifikasi email agar pengingat ini tidak terlewatkan.

4. Menyisihkan Uang untuk Setiap Tagihan

Beberapa orang mungkin tidak membayar tagihan sebelum jatuh tempo karena kekurangan uang. Untuk menghindari hal ini, alokasikan anggaran khusus untuk tagihan sejak awal bulan. 

5. Gunakan Aplikasi e-Wallet/Dompet Digital

Cara praktis yang  bisa kamu lakukan saat membayar tagihan sebelum jatuh tempo yakni dengan menggunakan e-wallet atau aplikasi dompet digital. Beberapa dompet digital menyediakan fitur autodebet yang secara otomatis memotong saldo. Dengan demikian, kamu hanya perlu membuat daftar tagihan dan menetapkan tanggal pembayarannya.

6. Membuat Pengingat di Gadget

Ada banyak aplikasi pengingat yang bisa kamu unduh melalui gadget, bahkan beberapa di antaranya sudah menjadi fitur bawaan di HP. Manfaatkan aplikasi ini untuk memberikan "alarm" saat jatuh tempo tagihan tiba. 

7. Pastikan Nominal yang Terbayar Sudah Sesuai

Saat membayar tagihan, pastikan nominal yang kamu bayarkan sesuai dan tercatat dalam bukti pembayaran. Ini untuk mengantisipasi masalah kurang bayar atau transaksi tidak tercatat yang dapat menimbulkan tagihan baru di masa mendatang. 

8. Menghindari Pemakaian Kartu Kredit yang Berlebihan

Jika kamu memiliki kartu kredit dan kamu gunakan untuk berbelanja atau membayar tagihan, sebaiknya kamu perlu memikirkan untuk membuat prioritas kebutuhan yang dibayar dengan menggunakan kartu kreditmu. Pasalnya, adanya banyak kebutuhan yang kamu bayar, tentunya kamu memiliki banyak tagihan yang nantinya bisa sulit dibayar tepat waktu, lho!  Sebaiknya keuanganmu dengan baik, ya.

 Aplikasi akuntansi

Kesimpulan

Nah, itulah penjelasan tentang jatuh tempo. Jadi, jatuh tempo bukan lagi sekadar batas waktu pembayaran, melainkan sebuah aspek krusial yang dapat memengaruhi arus keuangan bisnismu secara signifikan. 

Jika kamu pemilik usaha, kamu perlu memiliki pemahaman yang baik tentang jatuh tempo dan mengelolanya dengan efisien untuk kelancaran operasional usahamu, ya. 

Untuk membantu memudahkan proses ini, aplikasi majoo hadir sebagai solusi cerdas bagi kamu pemilik usaha, lho! Dengan aplikasi majoo yang memiliki fitur akuntansi, kamu dapat dengan mudah mengelola tanggal jatuh tempo, memantau arus kas, dan menjaga keuangan bisnismu tetap teratur. Jadi, kamu pun tak perlu khawatir tentang keterlambatan pembayaran atau kerumitan dalam manajemen keuangan usaha milikmu. 

Jadi, yuk, gunakan aplikasi majoo untuk memastikan bisnismu tetap berjalan lancar dan sukses!

 

Sumber Data:

https://www.investopedia.com/terms/m/maturitydate.asp

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo