Apa Itu Jurnal Penutup Perusahaan Dagang? Simak di Sini!

Ditulis oleh Faiqotul Himma

article thumbnail

Pada perusahaan dagang, pada setiap akhir periode akuntansi perlu membuat jurnal penutup. Jurnal penutup adalah jurnal akuntansi yang dibuat terakhir pada proses pembuatan laporan keuangan. Akun yang berkaitan dengan jurnal penutup ini, seperti akun pendapatan, beban, ikhtisar laba/rugi, dan prive.

Bisa dikatakan, bahwa jurnal penutup ini ialah pencatatan keuangan perusahaan yang dibuat pada akhir periode akuntansi. Lalu, bagaimana cara membuatnya? Di artikel ini akan dijelaskan secara lengkap, mulai dari pengertian hingga contoh jurnal penutup perusahaan dagang. Tak perlu berlama-lama lagi, yuk, baca sampai selesai, ya! 

Apa Itu Jurnal Penutup Perusahaan Dagang?

Jurnal penutup perusahaan dagang adalah langkah penting dalam siklus akuntansi yang berfungsi sebagai penutup atau penyelesaian sementara dari semua akun pendapatan, biaya, serta laba dan rugi pada akhir periode akuntansi. Perusahaan perlu mengamankan dan membersihkan catatan keuangannya untuk memulai periode berikutnya dengan akun-akun yang kosong. Pada siklus ini, proses penutupan akun dengan menggunakan ayat jurnal penutup perusahaan dagang.

Tujuan pencatatan jurnal penutup ini untuk menyusun laporan keuangan yang akurat dan memberikan gambaran yang jelas tentang kinerja keuangan perusahaan. 

Baca Juga: Ketahui Cara Membuat Jurnal Penutup yang Praktis, Yuk!

Fungsi Jurnal Penutup Perusahaan Dagang

Setelah mengetahui pengertian jurnal penutup di atas, tentunya kamu perlu mengetahui fungsi pencatatan in, kan? Berikut ini beberapa fungsi dari pencatatan jurnal penutup pada perusahaan dagang, antara lain: 

Menghitung Laporan Laba Rugi Bersih

Salah satu fungsi utama jurnal penutup perusahaan dagang ialah untuk membantu perusahaan dalam menghitung laba atau rugi bersih selama periode akuntansi tertentu. Dengan menutup akun pendapatan dan biaya, memungkinkan perusahaan menghitung laba atau rugi secara akurat selama periode tersebut. 

Menyiapkan Laporan Keuangan

Jurnal penutup membantu perusahaan dalam membuat laporan keuangan. Dengan menutup akun pendapatan dan biaya, kamu dapat memastikan bahwa semua pendapatan dan biaya yang relevan telah dicatat dengan benar dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku sehingga berkontribusi pada integritas laporan keuangan. 

Memulai Periode Akuntansi Baru

Proses menutup akun-akun dalam jurnal penutup merupakan cara efektif untuk memulai periode akuntansi yang baru. Dengan akun-akun yang telah ditutup, perusahaan dapat memulai dengan buku catatan yang bersih dan akun-akun yang kosong dan siap untuk mencatat transaksi baru pada periode berikutnya.

Memastikan Konsistensi dan Akurasi

Jurnal penutup juga berperan dalam memastikan konsistensi dan akurasi catatan keuangan perusahaan. Dengan menghitung laba atau rugi bersih dan menutup akun-akun sementara, proses ini membantu mencegah kesalahan atau transaksi ganda yang dapat merugikan integritas catatan keuangan. 

Mendukung Pengambilan Keputusan

Laporan keuangan yang dihasilkan dari pencatatan jurnal penutup memberikan informasi penting bagi pemangku kepentingan perusahaan, seperti pemilik perusahaan, investor, atau pihak lain. Fungsi ini menjadikan jurnal penutup sebagai alat penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang informasional dan berdasarkan fakta, ya. 

Jadi, jurnal penutup perusahaan dagang bukan hanya tentang menutup akun-akun sementara. Lebih dari itu, jurnal penutup berperan sebagai langkah kunci dalam menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan memberikan gambaran penting bagi pengelolaan perusahaan serta interaksi dengan para pemangku kepentingan. 

Baca Juga: Temukan Fungsi Jurnal Penutup di Sini!

Metode Pencatatan Jurnal Penutup Perusahaan Dagang

Untuk mencatat jurnal penutup, kamu bisa menggunakan dua metode, yaitu metode periodik dan perpetual. Berikut ini penjelasan kedua metode pencatatan jurnal penutup perusahaan dagang. 

Metode Periodik

Metode periodik dalam pencatatan jurnal penutup melibatkan pengumpulan dan penghitungan seluruh transaksi yang terjadi selama periode akuntansi tertentu, biasanya satu bulan atau satu tahun. Pada akhir periode ini, semua akun pendapatan (seperti penjualan) dan biaya (seperti pembelian) akan diakumulasi dalam akun sementara. Setelah itu, akun pendapatan dan biaya ditutup dengan mentransfer saldo mereka ke akun laba ditahan atau modal. 

Metode Perpetual

Di sisi lain, metode perpetual melibatkan pencatatan secara terus-menerus atas setiap transaksi yang terjadi sepanjang periode akuntansi. Dalam metode ini, akun pendapatan dan biaya tidak perlu ditutup sementara karena saldo pada kedua akun ini terus dipantau dan diperbarui setiap kali ada transaksi. Namun, pada akhir periode, perusahaan masih perlu menyesuaikan akun pendapatan dan biaya untuk menghitung laba bersih. Selain itu, jurnal penutup dalam metode perpetual juga mencakup penyesuaian atas akun persediaan barang dagang, mengingat adanya perubahan stok yang tercatat setiap kali barang masuk atau keluar.


Cara Membuat Jurnal Penutup Perusahaan Dagang

Langkah untuk membuat jurnal penutup perusahaan dagang adalah sebagai berikut: 

1.    Identifikasi Akun Pendapatan dan Biaya

Pertama-tama, identifikasi semua akun pendapatan (seperti penjualan) dan akun biaya (seperti biaya barang terjual, biaya operasional). 

2.    Transfer Saldo Akun Pendapatan

Catatlah jumlah total pendapatan dari akun-akun pendapatan ke sisi kredit jurnal penutup. 

3.    Transfer Saldo Akun Biaya

Catatlah jumlah total biaya dari akun-akun biaya ke sisi debit jurnal penutup. 

4.    Hitung Laba Bersih atau Rugi Bersih

Selisihkan total pendapatan dengan total biaya. Perlu kamu ketahui jika hasilnya positif, merupakan laba bersin begitu pula sebaliknya jika negatif termasuk rugi bersih. Catatlah jumlah ini di jurnal penutup sesuai dengan tipe saldo (debit atau kredit) akun laba/rugi. 

5.    Pemindahan Laba/Rugi

Transfer jumlah laba bersih ke akun laba atau rugi di sisi kredit dan jumlah rugi bersih ke akun laba/rugi di sisi debit. 

6.    Transfer Saldo Laba/Rugi ke Ekuitas Pemilik

Pindahkan saldo akun laba/rugi ke akun ekuitas pemilik. Jika laba, catatlah di sisi kredit dan catatlah rugi di sisi debit. 

7.    Penutupan Akun Laba/Rugi

Untuk menyelesaikan proses penutupan, catat jumlah yang sama dengan langkah sebelumnya di akun laba/rugi dengan tipe saldo yang berlawanan (jika awalnya di sisi kredit, sekarang di sisi debit, begitu pula sebaliknya). 

8.    Pemindahan Saldo Ekuitas Pemilik

Pindahkan saldo dari akun laba/rugi di akun ekuitas pemilik ke sisi kredit akun ekuitas pemilik. 

Baca Juga: Jurnal Penutup: Pengertian, Fungsi, & Contoh Jurnal Penutup

Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Dagang

Agar kamu lebih memahami dan mengerti tentang jurnal penutup perusahaan dagang, ini, berikut contohnya.

Pendapatan PT Sejahtera Bahagia per 31 Desember 2022 sebesar Rp200.000.000.

Biaya-biaya yang dikeluarkan perusahaan ini, antara lain:

  • Biaya gaji dan upah karyawan: Rp20.000.000

  • Biaya perlengkapan: Rp10.000.000

  • Biaya depresiasi perlengkapan: Rp3.000.000

  • Biaya depresiasi gedung: Rp5.000.000

  • Beban bunga: Rp2.000.000

 Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Dagang 

Kesimpulan Aplikasi wirausaha

Langkah terakhir dalam siklus pelaporan keuangan yaitu mencatat jurnal penutup. Proses ini melibatkan penutupan sementara akun-akun pendapatan dan biaya, serta pemindahan saldo laba/rugi ke akun ekuitas pemilik. Dengan melakukan langkah-langkah ini, perusahaan dapat memastikan bahwa informasi keuangan dalam buku-buku akuntansi telah disiapkan dengan baik untuk memulai periode pelaporan baru. 

Jurnal penutup adalah langkah penting untuk menjaga ketertiban pencatatan keuangan perusahaan dagang, ya. 

Untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnismu, kamu bisa menggunakan aplikasi wirausaha seperti aplikasi majoo. Pasalnya, aplikasi majoo memiliki beragam fitur yang bisa digunakan dalam membantu operasional bisnis, seperti fitur Point of Sales (POS), inventory, Customer Relationship Management (CRM), akuntansi, toko online, owner, dan masih banyak lagi. adalah aplikasi yang membantu operasional bisnis untuk beragam jenis bisnis.

Jadi, tak ada salahnya untuk menggunakan aplikasi majoo untuk upgrade level bisnismu, bukan? Cobalah dulu trial gratisnya selama 14 hari, yuk!

 

Sumber Data:

https://www.gramedia.com/literasi/jurnal-penutup/

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
whatsapp logo