Kesalahan Dalam Membuat Laporan Keuangan Yang Sering Terjadi

Ditulis oleh Dwi Ernanda

article thumbnail


Ada beberapa kesalahan dalam membuat laporan keuangan yang sering terjadi

Dalam bisnis, pasti terdapat laporan keuangan. Namun, terkadang terjadi kesalahan dalam membuat laporan keuangan yang dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti human error atau memang terdapat komponen yang terlewatkan dalam melakukan pencatatan laporan. Jika terjadi suatu kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan, maka maka harus memperbaikinya yang pasti memakan banyak waktu. 

Pembuatan laporan keuangan memang harus dilakukan secara hati-hati dan teliti supaya laporan tersebut dapat menjadi akurat dan valid. Kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan dapat berdampak pada banyak hal dalam perusahaan, salah satunya adalah salah dalam mengambil keputusan. 

Salah dalam pengambilan keputusan dapat berdampak negatif bagi perusahaan itu sendiri. Karena itulah, seseorang yang bekerja sebagai pembuat laporan keuangan memiliki tanggung jawab yang besar karena secara tidak langsung dapat mempengaruhi kinerja dan proses dalam bisnis perusahaan. 

Faktor Penyebab Terjadinya Kesalahan Dalam Laporan Keuangan

Manusia memang tidak bisa lepas dari yang namanya salah. Kesalahan manusia dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, termasuk dalam proses pembuatan laporan keuangan dalam sebuah perusahaan. Beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya kesalahan dalam laporan keuangan adalah sebagai berikut:

  1. Human error

Human error atau kesalahan manusia dapat terjadi jika tidak mempunyai dasar ilmu dalam akuntansi. Selain itu, bisa juga disebabkan karena human error yang lainnya seperti hilangnya bukti transaksi atau salah dalam memasukkan data. 

  1. Ketidakjujuran

Kesalahan dalam membuat laporan keuangan juga dapat disebabkan oleh ketidakjujuran. Hal ini dapat terjadi jika adanya upaya untuk melakukan tindak kecurangan dari pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab melalui pembuatan laporan keuangan.

  1. Salah dalam interpretasi angka

Data yang tersimpan terlebih menggunakan sistem akuntansi yang masih manual seringkali disalah interpretasikan. Hal inilah yang membuat data menjadi tidak akurat atau tidak sesuai dengan riil.

Baca Juga: Apa Itu Laporan Keuangan Konsolidasi? Ini Jawabannya!

Untuk meminimalisir kesalahan dalam membuat laporan keuangan, gunakanlah aplikasi Akuntasi Majoo. Aplikasi ini merupakan aplikasi akuntansi terbaik untuk mengelola laporan keuangan bisnis perusahaan karena dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung.

Di aplikasi ini kamu dapat dengan mudah untuk melihat informasi mengenai faktur penjualan, biaya dan pengeluaran, kas dan bank, buku besar, hingga laporan keuangan. Penggunaan aplikasi ini akan memudahkan serta membantu kamu dalam membuat laporan keuangan yang baik dan akurat.

Upgrade level bisnis kamu sekarang juga dengan menggunakan aplikasi Akuntansi Majoo. Bantu meminimalisir kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan dan bantu tingkatkan perkembangan bisnis. 

Kesalahan Dalam Membuat Laporan Keuangan Yang Sering Terjadi

Ada banyak kesalahan yang sering terjadi ketika pembuatan laporan keuangan. Kamu harus tahu apa saja kesalahan yang sering terjadi supaya dapat menghindarinya untuk kedepannya. Berikut beberapa kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan:

  1. Salah dalam memperhitungkan stok barang

Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam pembuatan laporan keuangan yaitu salah dalam menghitung stok barang

Salah dalam memperhitungkan jumlah stok barang dapat menjadi salah satu penyebab kesalahan dalam membuat laporan keuangan. Persediaan barang pada perusahaan dagang adalah salah satu aset yang cukup penting. Perusahaan tentunya akan melakukan perhitungan secara fisik guna menyesuaikan dengan laporan stok barang yang telah dibuat sebelumnya.


Saja saja karena salah dalam memperhitungkan stok barang sehingga membuat persediaan di akhir periode menjadi terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. Kesalahan ini nantinya dapat berdampak pada neraca yang terdapat didalam laporan keuangan.

  1. Salah pencatatan akun

Salah dalam pencatatan akun dapat menyebabkan hutang bertambah

Kesalahan dalam pencatatan dapat saja terjadi sehingga jumlah untuk akun yang digunakan tidak sama atau sesuai. Misalnya, saat penjualan tunai kamu keliru membukanya sebagai penjualan dalam kredit. Kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan ini akan berdampak pada hutang bertambah serta kelebihan kas ketika dilakukan cash opname. 

  1. Tidak teliti menghitung harga pokok penjualan

Tidak menghitung harga pokok penjualan dapat berdampak pada kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan

Untuk menghitung harga pokok penjualan dalam sebuah perusahaan harus memperhatikan 3 hal, yaitu persediaan, pembelian bersih, dan retur. Bisa saja kamu lupa untuk memasukkan biaya angkut serta retur untuk menghitung harga pokok dari penjualan tersebut. Akibatnya, harga pokok yang ditampilkan menjadi tidak lagi akurat.

  1. Tidak dapat membedakan akuntansi berbasis Kas dan Akrual

Kesalahan dalam membuat laporan keuangan juga dapat terjadi akibat tidak paham mengenai perbedaan akuntansi berbasis kas dan akrual

Pencatatan akuntansi untuk penerimaan serta pengeluaran kas terbagi kedalam dua cara yaitu akrual dan kas basis. Kedua metode ini memiliki perbedaan saat melakukan pencatatan.


Misalnya, untuk metode cash basis biaya yang dicatat ketika adanya pengeluaran uang, sementara pada metode accrual basis pencatatan dilakukan ketika biaya tersebut digunakan. 


Salah dalam membedakan kedua metode akuntansi ini dapat berdampak pada kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan. Untuk itu, penting bagi kamu supaya dapat memahami kedua metode akuntansi tersebut.

Baca Juga: Akun Nominal: Suatu Jenis Akun dalam Pencatatan Akuntansi

  1. Laporan usia piutang yang buruk

Laporan usia piutang yang buruk dapat berdampak negatif bagi bisnis

Dalam sebuah perusahaan dagang pasti sering terdapat penjualan secara kredit. Untuk menghitung penjualan kredit penting untuk memperhitungkan usia dari piutang usaha.


Jangan sampai kamu hanya sibuk melakukan penjualan secara kredit, tetapi lupa untuk menagih piutang. Hal ini dapat berdampak pada perusahaan yang kekurangan kas untuk biaya operasionalnya jika piutang tak kunjung ditagih.

  1. Salah dalam penulisan desimal

Seringkali salah dalam menentukan desimal akan berdampak pada kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan

Kesalahan dalam membuat laporan keuangan bisa saja dikarenakan salah dalam penulisan desimal. Terkadang kita sebagai manusia dapat menjadi keliru jika dihadapkan dengan angka desimal yang banyak.


Misalnya, seharusnya kamu menulis Rp.10.000.000, akan tetapi kamu justru menulis Rp.1000.000. Kesalahan ini dapat mengakibatkan nominal dalam laporan keuangan menjadi tidak sesuai dengan kenyataannya sehingga tampilan dalam laporan keuangan menjadi tidak akurat dan accountable.

  1. Tidak menghitung biaya angkut

Salah satu penyebab salah dalam membuat laporan keuangan adalah karena tidak menghitung biaya angkut barang

Kesalahan yang terjadi dalam laporan keuangan mungkin saja disebabkan karena kamu tidak memperhitungkan biaya angkut. Biaya angkut ini dapat timbul ketika membeli atau menjual barang kepada konsumen. 


Ada beberapa ketentuan untuk pengiriman barang seperti CIF, FOB, ataupun, CNF. Ada biaya angkut yang ditanggung oleh pembeli, tetapi juga ada biaya angkut yang ditanggung oleh penjual.


Karena itulah, penting bagi kamu untuk memastikan dahulu biaya angkutnya supaya tidak terjadi kesalahan dalam memperhitungkan harga pokok penjualan. 

  1. Bukti transaksi hilang

Hilangnya bukti transaksi dapat membuat laporan keuangan menjadi tidak akurat

Kesalahan dalam membuat laporan keuangan juga dapat terjadi jika bukti transaksi hilang. Pencatatan semua transaksi dalam laporan keuangan harus menyertakan bukti transaksi seperti invoice, nota, kwitansi, dan lain sebagainya.


Bukti transaksi ini nantinya akan berguna sebagai kontrol atas pencatatan untuk tiap transaksi tersebut, terutama ketika pemeriksaan. Tanpa adanya bukti transaksi, maka laporan keuangan tidak akan dianggap sah.


Masalah mengenai bukti transaksi ini masih saja sering terjadi. Pemilik bisnis seringkali tidak menyimpan bukti-bukti transaksi tersebut secara teratur. Masih banyak ditemukan pemilik bisnis yang cenderung mengabaikan hal ini sehingga pada akhirnya saat pembuatan laporan akhir, audit, atau pelaporan pajak, pemilik bisnis pun menjadi kebingungan. 

  1. Tidak paham arus kas

Tidak paham arus kas dapat mempengaruhi perkembangan bisnis perusahaan

Arus kas yang baik jadi salah satu faktor dalam penentu perkembangan bisnis perusahaan. Akan tetapi, masih banyak yang tidak paham mengenai bagaimana cara mengolah arus kas yang baik. 


Arus kas yang buruk pada bisnis dapat mengakibatkan bisnis menjadi lumpuh. Hal ini dikarenakan bisnis tersebut sudah tidak mempunyai simpanan lagi untuk melakukan perkembangan bisnis.


Untuk meminimalisir kesalahan dalam membuat laporan keuangan ini, pastikan kamu untuk membuat prosedur yang ketat dalam mengelola arus kas pada bisnis.

  1. Tidak menghitung pajak

Banyak pemilik bisnis yang tidak paham mengenai pajak sehingga berdampak pada kesalahan dalam membuat laporan keuangan

Ada berbagai faktor yang menjadi penyebab mengapa perhitungan pajak sering tidak dihitung dalam perhitungan. Biasanya dikarenakan karena tidak paham, rasa malas, atau karena jumlah pembayaran terlalu besar.


Banyak dari pemilik bisnis tidak mengetahui bagaimana cara dalam menghitung pajak yang benar. Hal inilah yang membuat mereka malas untuk melakukan perhitungan pajak sehingga cenderung mengabaikannya.


Faktor lainnya yang membuat pajak tidak dihitung yakni karena pemilik bisnis merasa bahwa pajak yang dibayar tidak sesuai dengan bisnis yang dijalankannya dikarenakan nominalnya yang cukup besar. 

Beberapa kesalahan dalam membuat laporan keuangan diatas dapat kamu hindari dengan cara berhati-hati serta teliti dalam pembuatan laporan. Pastikan kamu untuk mengecek semuanya dengan benar supaya informasi pada laporan keuangan menjadi akurat. Jika salah dalam membuat laporan keuangan, kamu juga akan menyita banyak waktu untuk memperbaikinya.

Pembuatan laporan yang salah dapat memiliki beberapa dampak bagi perusahaan, seperti pengambilan keputusan yang salah, salah dalam melakukan analisa bisnis, memberikan citra buruk bagi perusahaan, hingga mempengaruhi aliran dana. Untuk itu, pastikan kamu membuat laporan keuangan yang jelas, akurat, dan lengkap. 

Sumber : 

  • https://www.jurnal.id/id/blog/kesalahan-dalam-membuat-laporan-keuangan/

  • https://www.simulasikredit.com/dampak-kesalahan-laporan-keuangan/

  • https://www.freepik.com

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
majoo logo circle

Silakan Isi data diri di bawah Ini untuk terhubung dengan majooCare

+62
whatsapp logo