Table of Content

    Konten yang Menarik: Jenis dan Etika

    Membuat konten menarik di media sosial tergantung format yang dibutuhkan.

    Sudah sering kata konten (content) dibaca atau didengar setiap harinya. Kamu mungkin salah satu warganet atau pengguna internet yang sering mengatakan, “Bikin konten dulu, ah!” 

    Secara bahasa, konten (content) berarti isi, muatan, atau kandungan. Istilah ini digunakan dan dipopulerkan di dunia digital untuk merujuk isi sebuah situs (website) atau laman web (web page) di internet. 

    Seiring berjalannya waktu, membuat media di era digital ini semakin mudah dan murah. Bahkan ada yang bisa dilakukan secara gratis. Kamu bisa membuat dan memiliki website dan akun media sosial dengan mudah dan cepat. 

    Setelah itu, lalu apa? Akankah website atau media sosialmu dibiarkan kosong begitu saja? Tentunya tidak, ya, Majoopreneurs. Kamu membutuhkan konten untuk mengisinya.

    Atau kamu bukan tipe kreatif membuat website, tapi bisa membuat aneka macam konten yang menarik. Kamu tetap membutuhkan “rumah” untuk menampung semua konten yang kamu buat. 

    Itu sebabnya media sosial dan marketplace tersedia untuk para warganet agar dapat digunakan sebagai tempat bersosialisasi secara maya sekaligus menjadi tempat berjualan dan membeli barang. 

    Baca Juga: Personal Selling: Arti, Pengertian dan Contohnya 

    Pengertian Konten

    Berasal dari bahasa Inggris yang memiliki banyak arti, content atau konten sering dikaitkan dengan media sosial. Artinya adalah sesuatu yang dapat diungkapkan melalui beberapa media, seperti gambar, tulisan, video, atau bentuk lainnya.

    Kata content artinya isi, daya muat, kandungan. Hati-hati tertukar dengan kata contain yang berarti memuat, mengandung, atau berisi. 

    Menurut KBBI, konten termasuk kata benda yang berarti informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik. 

    Menurut Cambridge Dictionary, salah satu pengertian konten adalah “artikel atau bagian yang terdapat di dalam majalah atau buku” (the articles or parts contained in a magazine or book).

    Dari pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa konten adalah berbagai macam format dan informasi yang disajikan melalui media, berupa teks/tulisan, gambar, suara/audio, atau video. 

    Jenis-Jenis Konten

    Jenis konten dibagi menjadi dua bagian, yaitu dari sisi format dan sisi konteks. 

    Jenis-Jenis Konten: Format

    Dari sisi format, jenis konten diuraikan sebagai berikut:

    Teks/Tulisan

    Teks adalah jenis konten tradisional atau konvensional berbentuk tulisan, baik berupa berita (news), opini, fitur (feature), atau esai (essay), dan ulasan (review).

    Sajian media cetak (surat kabar dan majalah) mayoritas berbentuk teks dengan tambahan gambar atau foto. 

    Konten teks tidak bisa disajikan di media penyiaran radio, tetapi dapat disajikan di media televisi dalam bentuk running text atau infografis. 

    Gambar (Image/Picture/Photo)

    Gambar adalah konten berupa foto hasil bidikan kamera atau hasil desain grafis. 

    Ada ungkapan satu gambar bernilai 1000 kata. Instagram terkenal dan menjadi sangat populer karena mewajibkan status update dalam bentuk foto atau video. Konten gambar lebih disukai pengguna media sosial daripada teks/tulisan.

    Di media massa cetak atau online, gambar bisa menjadi tambahan sebagai ilustrasi atau penguat isi berita. 

    Suara - Podcast

    Suara (audio) merupakan konten media penyiaran radio. Audio juga bisa menjadi konten website yang sekarang dikenal sebagai Podcast, singkatan dari Playable on Demand Broadcast. 

    Bedanya dengan radio yang biasanya berbentuk siaran langsung dan live streaming. Podcast adalah audio atau suara yang disimpan atau dimuat di sebuah website berupa berkas yang dapat diunduh yang dapat didengarkan kapan dan di mana saja. 

    Podcast biasanya merupakan rekaman suara ceramah, wawancara, obrolan, atau lainnya. Bisa juga berbentuk rekaman program radio, siaran televisi, pertunjukan, materi kuliah, atau lainnya.

    Video

    Video adalah konten internet paling populer saat ini. Video adalah rekaman gambar hidup yang awalnya ditayangkan media televisi. Sekarang, video bisa dipublikasikan melalui platform media sosial seperti YouTube atau Vimeo.

    Berkat kecanggihan teknologi, video pun bisa dipublikasikan di media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Instagram. 

    Baca Juga: Tips dan Trik Cara Menjadi Youtuber Indonesia

    Infografis

    Berasal dari bahasa Inggris: infographic (information and graphic), berarti gambar berisi informasi. Infografis merupakan gabungan gambar dan teks. 

    Laman House of Infographics mendefinisikan infografis sebagai “bentuk visualisasi data yang menyampaikan informasi kompleks kepada pembaca agar dapat dipahami dengan lebih mudah dan cepat.

    Tautan (Links

    Tautan adalah ciri khas konten media online atau halaman website berupa anchor text dan URL halaman website tertentu. Tautan yang diklik akan menampilkan halaman yang berbeda dengan yang sedang dibuka pengguna internet. 

    e-Book

    Electronic Book(e-Book) atau buku elektronik adalah buku berbentuk file/berkas yang bisa diunduh dan dibuka pada perangkat komputer, ponsel, atau laptop. 

    Berbeda dengan buku biasa berbentuk kertas berisi teks/tulisan dan gambar, e-Book biasanya berbentuk file dengan format Portable Document File (PDF).

    Game

    Game adalah permainan yang menggunakan media elektronik. Game adalah sebuah hiburan berbentuk multimedia yang sangat digemari berbagai kalangan usia. 

    Games ada yang dimainkan melalui personal computer dan mobile games. Dibagi dalam beberapa genre seperti shooting (tembak-menembak), adventure (petualangan), simulation (simulasi), fighting (pertarungan), sports (olah raga), dan education (pendidikan). 

    Baca Juga: Menyesuaikan Konten Instagram Bisnis untuk Pelanggan

    Jenis-Jenis Konten: Konteks

    Konten dalam bentuk konsep konteks antara lain adalah:

    • Penulisan konten (content writing)
    • Penulis konten (content writer)
    • Pembuatan konten (content creation)
    • Kurasi konten (content curation)
    • Editor konten (content editor)
    • Konten berkualitas (Quality content)
    • Pemasaran konten (content marketing)
    • Penempatan konten (content placement)
    • Sistem Manajemen Konten (Content Management System/CMS)
    • Jaringan Pengiriman Konten (Content Delivery Network)
    • Konten Buatan Pengguna (User Generated Content)
    • Konten adalah Raja (Content is King)

    Jenis-Jenis Konten Diminati

    Konten Hiburan

    Konten yang paling menarik dan digemari oleh banyak orang ialah hiburan. Bisa dilihat dari banyaknya orang yang mengisi waktu dengan bermain gawai dan mencari konten hiburan untuk menemani di waktu bosannya.

    Konten hiburan antara lain komedi, cerita lucu, karya seni seperti gambar atau meme, atau bentuk audio seperti percakapan tentang sesuatu yang lucu.

    Konten Informasi

    Informasi merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi banyak orang. Konten informasi berita termasuk paling banyak dicari banyak orang. 

    Informasi berita baru dan yang sedang hangat dibicarakan oleh banyak orang akan membuat konten tersebut lebih banyak dicari.

    Jenis konten informasi memiliki perhatian khusus karena harus dibuat dan disampaikan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Pembuat konten harus menyampaikan informasi yang benar, tepat, akurat, dan berdasarkan fakta. 

    Konten Inspirasi

    Konten inspirasi merupakan konten yang mampu memberikan efek positif bagi audiensnya. Inspirasi dapat dituangkan dalam berbagai media seperti teks, gambar, suara dan video. 

    Konten inspirasi yang paling mudah dan sederhana untuk dibuat yaitu mengutip kata-kata bijak atau quotes. Kamu tidak perlu mencari ide, Majoopreneurs. Kamu hanya perlu mendesain kontennya sehingga menarik perhatian audiens.

    Konten motivasi dan kisah sukses pun bisa dibuat untuk menginspirasi masyarakat dengan menghadirkan narasumber yang tepat. 

    Konten Blog dan Vlog

    Jenis konten yang cukup efektif untuk dibuat yaitu blog ataupun vlog. Mungkin kamu sudah sering berkunjung ke blog seseorang. 

    Blog lebih dikenal merupakan cerita pribadi yang dituangkan dalam sebuah media artikel tulisan yang diposting pada sebuah website. 

    Sedangkan vlog lebih dikenal sebagai cerita kisah yang dikemas dalam bentuk dokumentasi video dan mengunggahnya di berbagai platform yang ada seperti YouTube, Facebook, dan lainnya.

    Konten Edukasi

    Konten edukasi merupakan sebuah konten yang ditujukan untuk menyampaikan informasi yang khususnya berupa materi yang diyakini dapat menambah ilmu bagi audiensnya. 

    Konten edukasi mencakup banyak hal. Biasanya bisa berisi tentang materi pembelajaran pelajar, konten kesehatan, tutorial dan lainnya.

    Cara Membuat Konten yang Menarik

    Cara Membuat Konten Tulisan

    Konten yang cukup sederhana untuk dibuat yaitu tulisan. Kamu hanya perlu menuliskan sesuatu untuk dijadikan konten. 

    Jika kamu masih kesulitan mengekspresikan sebuah ide untuk menjadi sebuah tulisan, kamu bisa mengambil ide referensi dari buku, video, atau sumber media lainnya. Ambillah referensi sebanyak mungkin agar ide menulis kamu semakin bervariasi.

    Kamu juga bisa melakukan teknik rewriting, yaitu menulis ulang sumber tulisan yang sudah kamu dapatkan sebelumnya.

    Cara Membuat Konten Gambar

    Kamu bisa menggunakan berbagai macam media seperti langsung menggambar di kertas lalu memindainya untuk dipublikasikan di internet. 

    Kamu juga bisa menggunakan perangkat lunak seperti photoshop atau coreldraw yang dapat membantumu menghasilkan gambar sesuai keinginanmu.

    Cara Membuat Konten Audio

    Konten audio contohnya seperti percakapan, sound effect, ataupun musik yang bisa dibuat secara langsung menggunakan sebuah alat perekam. 

    Sebagai contoh, kamu ingin membuat konten suara sound effect tembakan, maka dapat menggunakan sebuah petasan untuk memperoleh hasil suara yang mirip seperti tembakan. 

    Cara Membuat Konten Video

    Membuat konten video umumnya bisa lebih kompleks dari konten lainnya. Karena pada konten jenis ini bisa berupa gabungan dari seluruh jenis konten yang ada. 

    Konten video bisa memuat isi berupa gambar, suara, dan tulisan, sehingga umumnya akan memerlukan waktu yang lebih lama. 

    Konten video yang tidak kompleks contohnya seperti video percakapan ringan yang membahas sebuah topik di TikTok atau Reels Instagram. 

    Baca Juga: Industri adalah: Jenis-jenis dan Tujuan Pembangunan Industri 

    Etika Membuat Konten

    Konten Original

    Jika kamu bisa membuat konten asli milikmu, tentunya lebih baik. Namun ada kalanya kamu membutuhkan konten dari kreator lain. 

    Umumnya penggunaan informasi yang didapat dari rujukan dari pembuat konten lainnya harus meminta izin kepada pemilik aslinya.

    Menyampaikan Informasi Valid

    Diperlukan ketelitian dan kehati-hatian dalam membuat sebuah konten yang menyampaikan informasi penting kepada audiens. Konten yang dibuat tentu harus sesuai dengan data dan fakta yang terjadi pada saat itu. 

    Menjaga Sopan Santun

    Terlihat sepele tapi cukup penting dalam pembuatan konten. Hindari pembuatan konten yang dapat menyinggung pihak lain atau memicu suatu konflik. 

    Jangan sampai kamu terjerat pasal pidana, Majoopreneurs. Karena nantinya yang rugi bukan hanya kamu. Bisa jadi audiens pun terkena imbasnya. 

    Menyertakan Nama Pembuat Konten

    Menampilkan identitas kamu sebagai pembuat konten sangat dibutuhkan untuk menunjukkan pihak yang bertanggung jawab terhadap konten yang sudah dipublikasikan. 

    Menjaga Privasi

    Menghormati privasi orang lain sangat penting dalam pembuatan konten. Sebaiknya kamu tidak sembarangan atau melewati batas saat melibatkan orang lain dalam konten yang kamu buat.  

    Hati-hati saat membuat konten agar tidak terjadi penyalahgunaan informasi oleh orang lain yang sangat besar kemungkinannya tidak bertanggung jawab dan membuat nama baik pun tercemar.

    Memiliki Disclaimer

    Disclaimer adalah pemberitahuan pembatasan tanggung jawab atas hasil konten yang telah dibuat. 

    Contohnya jika kamu membuat konten video tutorial reparasi ponsel. Akan lebih baik menyertakan disclaimer bahwa siapa saja yang ingin mengikuti tutorial tetapi tidak berhasil setelah melihat konten yang digunakan sebagai rujukan, mereka tidak bisa menyalahkan kamu karena sudah memberitahukan disclaimer DWYOR – Do With Your Own Risk/Lakukan dengan Resiko Anda Sendiri.

     Dalam membuat konten, perhatikan etikanya agar tidak menimbulkan masalah yang merugikan kamu sebagai pembuat konten.

    Baca Juga: Solusi Meningkatkan Brand Awareness melalui Konten Instagram

    Kesimpulan

    Setelah kamu mengetahui deskripsi tentang konten, jenis konten media, cara membuat konten sederhana, dan etika membuat konten, tentunya sekarang kamu sudah mempunya gambaran cukup lengkap.

    Konten adalah hal penting yang dibuat dalam rangka menyampaikan ide atau gagasan melalui media hingga bisa diterima oleh para audiens. 

    Kamu juga bisa membaca konten lain yang majoo sajikan dalam bentuk tulisan artikel di blog ini. Apakah kamu sudah membaca semua artikel yang ada di sini, Majoopreneurs?

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    18 Contoh Surat Lamaran Kerja dan Jenis nya 2022 Terbaru
    Mengambil inspirasi dari contoh surat lamaran kerja dapat dilakukan untuk memastikan kemungkinan diterima kerja lebih tinggi. Namun, perhatikan jenisnya!
    Freelancer adalah: Contoh dan Tips Menggeluti Profesi Ini
    Dunia Internet mendorong manusia untuk selalu beradaptasi. Saat ini banyak orang mencari cara menjadi freelancer. Freelancer adalah tenaga kerja lepas yang bekerja secara mandiri.
    Beragam Jenis Laporan Keuangan untuk Bisnismu
    Selain laporan keuangan laba rugi, apa saja jenis laporan keuangan yang kamu ketahui? Apakah kamu tahu pengertian laporan keuangan?
    Peran Penting Strategi Customer Relationship dalam Bisnis
    Customer relationship adalah strategi untuk menjaga hubungan baik antara pihak pemilik bisnis dan konsumen. Hal ini penting bagi perkembangan bisnis.