Table of Content

    Pentingnya Menjaga Kualitas Produk bagi Bisnis

    Kualitas produk adalah kunci pertama untuk memastikan bisnis dapat terus maju dan berkembang

    Kualitas produk adalah elemen utama yang perlu diperhatikan oleh para pelaku usaha. Khususnya bagi mereka yang memang ingin mempertahankan bisnisnya di tengah sengitnya persaingan dan bahkan membuat bisnis tersebut semakin maju dan berkembang. Namun, tentu saja ini bukanlah perkara yang mudah.

     

    Pengertian kualitas produk yang baik harus terlebih dahulu dipahami, sehingga pelaku usaha mengerti kualitas seperti apa yang bisa dibilang baik, bagaimana mencapainya, apa saja yang perlu dilakukan untuk mempertahankan tingkat kualitas tersebut, dan apa yang akan terjadi jika menemui kegagalan dalam upaya-upaya tersebut. Meski mungkin terdengar merepotkan dan seolah membutuhkan usaha yang besar, menjaga kualitas dari setiap produk atau jasa yang coba dipasarkan akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi operasional serta pengembangan bisnis.

    Memahami Pengertian Kualitas Produk dan Jasa

    Kualitas produk adalah kemampuan suatu produk atau jasa untuk melaksanakan fungsinya dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti keandalannya, daya tahan yang dimilikinya, nilai kemudahannya, kebutuhannya akan perbaikan, serta nilai-nilai lainnya yang juga perlu diperhatikan. Dari pengertian tersebut saja, pelaku usaha sudah dapat memperkirakan upaya apa saja yang perlu dilakukan untuk memastikan kualitas tetap selalu terjaga.

     

    Kualitas produk menurut para ahli memiliki pengertian yang kurang lebih sama. Kotler dan Armstrong, misalnya saja, memahami kualitas tersebut sebagai kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya, dan ukuran ini mencakup keseluruhan durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian, reparasi produk, dan juga atribut produk lainnya. Dari dua pengertian tersebut, ada kesamaan poin pertimbangan yang perlu diperhatikan oleh setiap pelaku usaha:

     

    a. Durabilitas atau Daya Tahan Produk

    Terkait dengan kualitas produk, yang dimaksud dengan durabilitas adalah ketahanan yang dimiliki oleh produk tersebut ketika digunakan. Semakin lama masa penggunaan suatu produk, maka bisa dibilang kualitasnya pun juga semakin baik.

     

    Dengan memastikan produk yang akan dipasarkan memiliki durabilitas yang baik selama digunakan, pelaku usaha dapat menambahkan nilai jual terhadap produk tersebut. Karena, disadari atau tidak, konsumen akan lebih senang dengan produk yang memiliki masa pakai yang lebih lama dibanding produk serupa yang mudah rusak. Kualitas produk dengan siklus hidup yang panjang akan meyakinkan pelanggan untuk melakukan pembelian berulang, misalnya saja membeli produk yang sama ketika masa pakai produk sebelumnya sudah habis dan tak dapat digunakan lagi.

     

    Namun, pelaku usaha harus memperhatikan juga sifat produk yang ingin dipasarkan tersebut sebelum meningkatkan durabilitasnya. Untuk produk-produk yang memang hanya digunakan dengan metode sekali pakai, durabilitas seharusnya bukanlah sesuatu yang harus dipertimbangkan secara mendalam. Jika ini yang terjadi, meningkatkan kualitas produk dari sisi lain dapat dijadikan pilihan.

     

    b. Reliabilitas atau Keandalan Produk

    Ukuran kualitas produk yang selanjutnya perlu diperhatikan setelah memastikan durabilitas adalah reliabilitas atau keandalan yang dimiliki oleh suatu produk. Untuk ukuran yang satu ini, pelaku usaha harus melihat seberapa tepat produk yang dipasarkan dalam menjalankan fungsionalitasnya. Produk-produk penggorengan, sebagai contohnya saja, dapat dikatakan memiliki reliabilitas yang baik jika dapat digunakan untuk menggoreng masakan secara merata; bukan matang di salah satu bagian, tetapi untuk bagian yang lain justru gosong atau masih terlalu mentah.

     

    Ingat bahwa tujuan konsumen dalam membeli suatu produk adalah untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-harinya. Oleh karena itu, tingkat reliabilitas sebagai ukuran kualitas produk adalah salah satu hal yang perlu dipertimbangkan sebaik mungkin. Konsumen tidak akan membeli produk-produk yang tidak dapat diandalkan.

     

    Berbeda dengan durabilitas yang bisa berbeda-beda kebutuhannya tergantung sifat maupun jenis produknya, kualitas produk dari sisi reliabilitasnya merupakan elemen yang sangat penting dan tak dapat disepelekan, karena setiap produk harus dapat digunakan sesuai dengan fungsinya; terlepas dari sifat maupun jenis produk itu sendiri. Produk-produk dengan tingkat keandalan tinggi juga akan lebih mudah dipasarkan dari mulut ke mulut sehingga dengan memastikan reliabilitas suatu produk, angka penjualan juga dapat ditingkatkan secara maksimal.

     

    c. Kemudahan Pengoperasian Produk

    Kualitas produk juga dapat dilihat dari seberapa mudah produk tersebut dalam penggunaannya. Jadi, selain durabilitas dan reliabilitas, pelaku usaha juga perlu memperhatikan apakah produk yang akan atau tengah dipasarkan mudah digunakan oleh pelanggan atau tidak.

     

    Terkadang, kemudahan penggunaan sedikit bertabrakan dengan keindahan atau estetika yang dimiliki oleh produk tersebut. Bagus jika suatu produk dibuat dengan cantik dan kualitas produk tersebut pun baik. Namun, jika memang harus memilih salah satu, pastikan untuk mengutamakan kemudahan penggunaan produk tersebut dibanding keindahan bentuknya.

     

    Berbeda dengan makanan yang dapat meningkatkan selera makan seseorang jika memiliki penyajian yang cantik dan menggugah, terkadang pelanggan tidak begitu peduli dengan bentuk dari produk yang digunakan selama mereka tidak mengalami kerepotan atau masalah lain saat mengoperasikannya. Bukan berarti sisi estetika yang dimiliki oleh produk yang dipasarkan menjadi tidak penting; tentu rupa suatu produk juga merupakan elemen yang penting dalam menarik pelanggan untuk membelinya, tetapi tingkat urgensinya jadi tidak begitu tinggi jika dibandingkan dengan kemudahan penggunaannya.

     

    Lihat juga target pasar yang ingin disasar dengan produk tersebut. Kualitas produk juga dapat disesuaikan dengan pangsa pasarnya. Sebagai contoh, produk yang menarget pasar pelanggan usia muda yang mungkin kemampuan motoriknya masih belum mencapai tumbuh kembang puncaknya perlu didesain dengan kemudahan penggunaan sebagai pertimbangan utamanya.

     

    Setiap pelaku usaha disarankan untuk mementingkan kualitas produk yang ingin dipasarkannya. Setelah kualitas yang tinggi tercapai, tidak masalah jika pelaku usaha ingin mengembangkan produk dengan memperhatikan nilai-nilai estetikanya.

     

    d. Reparasi atau Perbaikan Produk

    Mungkin terdengar tidak masuk akal, tetapi kualitas produk tidak hanya perlu dijaga pada saat pembuatannya, misalnya saja dengan merancang produk yang memiliki ketahanan, keandalan, serta kemudahan dalam penggunaannya, tetapi juga memastikan produk tersebut bisa mendapatkan layanan purna jual yang baik juga. Dalam sisi ini, kemudahan perbaikan atau reparasi produk adalah bintang utamanya.

     

    Tidak jarang orang merasa maju-mundur saat ingin membeli mobil-mobil antik meskipun mobil tersebut sudah terkenal dan teruji setiap kualitasnya; baik dari sisi durabilitas, reliabilitas, serta kemudahan penggunaannya. Alasan utamanya adalah meski mobil tersebut memiliki kualitas produk yang baik, mobil antik kerap menimbulkan masalah baru ketika mengalami kerusakan karena sudah tidak banyak lagi penyedia komponen-komponen mobil dengan keluaran tahun yang baru.

     

    Hal yang sama juga dapat berlaku pada komoditas bisnismu. Kualitas produk juga harus mempertimbangkan seberapa mudah reparasi produk dilakukan ketika produk tersebut mengalami masalah, baik masalah yang sudah diperkirakan sebelumnya maupun masalah yang tak terduga. Menyediakan gerai-gerai khusus untuk reparasi akan membantu meyakinkan pelanggan untuk membeli produk tersebut tanpa harus khawatir memikirkan apa yang harus dilakukan ketika produk mengalami kerusakan pada saat pemakaian.

     

    Selain ketersediaan tempat reparasi yang mudah dijangkau, harga dari komponen yang diperlukan pada saat reparasi juga dapat menjadi ukuran kualitas produk. Meski sudah tersedia banyak gerai resmi yang menyediakan jasa reparasi, semuanya akan terasa percuma jika harga perbaikan itu sendiri terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan fungsi yang ditawarkan oleh produk terkait.

     

    Jika ukuran kualitas produk yang satu ini tidak diperhatikan dengan baik, pelanggan akan dengan cepat berpaling pada kompetitor yang menyediakan produk serupa dengan layanan purna jual yang lebih terjangkau. Bayangkan saja, tentunya siapa pun tidak akan mau membeli suatu produk jika biaya perbaikan untuk produk tersebut sama tingginya dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk memperoleh produk baru, bukan? Pengguna pun akan dengan cepat berpaling dan enggan untuk melakukan pembelian berulang jika situasi tersebut sampai terjadi, sehingga pelaku usaha perlu memperhatikannya dengan benar.

     

    e. Atribut Produk Lainnya

    Selain sejumlah kualitas produk di atas, masih ada beberapa aspek lain yang dapat memengaruhi tingkat kualitas dari setiap produk yang dipasarkan. Untuk atribut lainnya ini, pelaku usaha perlu memberikan nilai tambah ke dalam produknya yang tidak dimiliki oleh produk-produk kompetitor, misalnya saja dengan menjamin citra produk yang positif.

     

    Dewasa ini, tak jarang suatu bisnis memasang selebritas untuk membangun citra yang positif bagi produknya. Tak jarang pelanggan melihat para selebritas sebagai seorang penjamin bagi kualitas produk yang dipasarkan. Perasaan ingin memiliki barang yang juga digunakan oleh orang yang diidolakan, sebagai contoh, dapat memberikan nilai tambahan bagi suatu produk yang dapat mendorong angka penjualannya.

     

    Atribut lainnya bisa mencakup nilai eksklusivitas yang dimiliki oleh suatu produk. Meski tidak secara langsung berkaitan dengan kualitas yang dimiliki oleh produk tersebut, atribut ini bisa menjadi nilai tambah dalam menarik minat pelanggan untuk membelinya.

     

    Sebaliknya, bukan berarti produk yang tidak eksklusif menjadi lebih rendah nilainya. Bagi beberapa jenis produk, seberapa banyak produk tersebut beredar dan mudah ditemukan justru menjadi nilai tambah yang lain. Di sinilah fungsi perencanaan strategi pemasaran bisnis diperlukan oleh pelaku usaha untuk menentukan nilai tambah yang ingin dikejar dalam memasarkan suatu produk.

     

    Memperhatikan dan menjaga kualitas produk adalah kunci utama yang dibutuhkan oleh pelaku usaha untuk memastikan bisnisnya mengalami tingkat pertumbuhan yang baik. Bisnis yang menawarkan produk-produk tanpa kualitas yang jelas akan sulit berkembang karena tidak dapat menarik pelanggan untuk melakukan pembelian. Jika suatu produk tidak memiliki nilai jual yang baik, bagaimana bisnis tersebut bisa meraih keuntungan untuk mengembangkan bisnisnya semakin besar, bukan?

     

    Kualitas produk dapat dijaga dengan melakukan pemeriksaan serta jaminan kualitas

    Pentingnya Menerapkan Pemeriksaan dan Jaminan Kualitas Produk

    Pemeriksaan dan jaminan kualitas produk adalah salah satu tahap yang perlu dilakukan pada saat, sebelum, maupun setelah proses produksi hingga pemasaran produk dilakukan. Setiap aktivitas memiliki fungsi dan manfaatnya masing-masing yang tidak dapat diabaikan begitu saja jika pelaku usaha ingin mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari produk yang ditawarkan.

     

    Pemeriksaan Kualitas Produk

    Pemeriksaan kualitas produk adalah salah satu proses yang kerap dilakukan di tengah maupun setelah proses produksi. Dengan melakukan pemeriksaan kualitas, pelaku usaha dapat memastikan bahwa setiap produk siap untuk dipasarkan dengan kualitas yang baik, memastikan pelanggan hanya akan menikmati hasil produksi yang terbaik saja sehingga bisnis yang dijalankan tidak mendapat ulasan buruk yang dapat menghancurkan reputasi bisnis atau masalah di kemudian hari.

     

    Dalam melakukan pemeriksaan kualitas produk, umumnya setiap bisnis memiliki daftar centang berupa standar yang harus dipenuhi sebelum produk tersebut dapat dipasarkan. Hanya produk-produk yang berhasil memenuhi standar kualitas standar ini saja yang akan dipasarkan, sementara produk-produk yang tidak memenuhi standar kualitas akan dimusnahkan untuk menghindari komplain dari pelanggan.

     

    Jaminan Kualitas Produk

    Produk yang dipasarkan harus memiliki jaminan kualitas produk yang jelas. Jaminan ini bisa didapatkan dari pemeriksaan kualitas yang sebelumnya telah dilakukan. Meski pelaku usaha mungkin tidak dapat menunjukkan daftar centang standar kualitas yang digunakan, tetapi pelaku usaha dapat menyajikan hasil analisis mengapa produk yang nantinya akan dipasarkan ini dapat diandalkan, memiliki siklus hidup produk yang panjang, serta mudah untuk digunakan.

     

    Jika diperhatikan dengan benar, jaminan ini sangat dipengaruhi oleh seberapa baik pelaku usaha dalam memastikan kualitas produk yang dimilikinya berdasarkan ukuran-ukuran yang ada. Pemberian jaminan, seperti yang sudah dijelaskan di atas, dapat dilakukan dengan memastikan durabilitas, reliabilitas, serta kemudahan penggunaan produk, sementara kemudahan perbaikan maupun reparasi produk dapat dijadikan sebagai jaminan purna jual untuk produk yang dipasarkan sehingga pelanggan bisa merasa sedikit lega dengan produk yang akan dibelinya.

     

    Setelah memastikan kualitas produk yang baik yang didukung dengan pemeriksaan serta jaminan kualitas yang andal, produk dapat dipasarkan dengan lebih mudah untuk mendorong angka penjualan, membuat bisnis juga lebih mudah untuk dikembangkan sesuatu dengan strategi bisnis yang dijalankan.

     

    Tentunya, menjaga kualitas produk tetap baik adalah langkah awal dalam suatu bisnis. Selanjutnya, pelaku usaha masih harus memikirkan bagaimana metode dan strategi pemasaran terbaik yang sesuai dengan produk tersebut. Untuk hasil yang maksimal, setiap aspek harus diperhatikan dengan benar dan dipertimbangkan secara hati-hati.

     

    Gunakan aplikasi majoo untuk operasional bisnis yang lebih mudah dalam memasarkan produk-produk berkualitas andalan bisnismu! Aplikasi majoo juga dilengkapi dengan berbagai fitur yang dapat mempermudah penjualan, pemasaran, serta analisis data yang lebih baik; memastikan bisnis yang dijalankan dapat terus maju dan berkembang.

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    9 Cara Memulai Bisnis dari Nol, Perhatikan Di Sini!
    Diperlukan langkah dan strategi yang matang untuk memulai sebuah bisnis. Pertimbangan ini dapat membantumu melewati setiap hambatan yang mungkin terjadi.
    Tokopedia Paylater adalah Bentuk Kenikmatan Belanja Online
    Tokopedia Paylater membantu lebih dari 100 juta pelanggan aktif Tokopedia untuk beli sekarang bayar nanti. Mau mencoba? Baca dulu tipsnya!
    RAB adalah Rencana Anggaran Biaya, Bagaimana Cara Buatnya?
    RAB adalah singkatan dari rencana anggaran dan biaya, lalu mengapa dokumen yang satu ini sangat dibutuhkan oleh pemilik usaha dalam operasional bisnis?
    Stakeholder adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis
    Operasional sebuah bisnis mustahil dijalankan tanpa adanya peran stakeholder. Namun, seberapa penting sebenarnya keberadaan peran ini dalam bisnis?