Laba Kotor adalah Aspek Penting dalam Bisnis, Ini Alasannya!

Ditulis oleh Dini N. Rizeki

article thumbnail

Laba kotor adalah salah satu dari banyaknya hal yang penting untuk dipahami oleh pebisnis. Dalam dunia bisnis, memahami berbagai istilah keuangan adalah kunci untuk menjalankan perusahaan secara efektif. 

Laba kotor dalam laporan keuangan berperan penting dalam bisnis karena memberikan informasi mendalam tentang efisiensi produksi, profitabilitas produk, dan kesehatan finansial perusahaan. Memahami dan menganalisis laba kotor akan membantu perusahaan dalam menetapkan harga yang tepat, membuat keputusan strategis, dan menjaga kesehatan finansial. Oleh karena itu, pemantauan dan analisis laba kotor secara rutin sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang perusahaan.

Baca Juga: Apa Itu Laba dan Mengapa Penting Memahami Jenis-Jenisnya?

Apa itu Laba Kotor?

Laba kotor adalah metrik keuangan yang menunjukkan selisih antara pendapatan dari penjualan produk atau jasa dengan biaya langsung yang terkait dengan produksi barang atau jasa tersebut. Dalam istilah yang lebih sederhana, laba kotor adalah keuntungan yang diperoleh perusahaan sebelum dikurangi biaya-biaya lainnya seperti biaya operasional, pajak, dan biaya bunga.

Laba kotor dapat dihitung dengan rumus:

Laba Kotor = Pendapatan − Harga Pokok Penjualan (HPP)

Lantas, apakah omset adalah laba kotor? Omset atau pendapatan kotor adalah total uang yang diterima perusahaan dari penjualan barang atau jasa sebelum dikurangi biaya apapun. Seringkali, orang awam keliru menganggap omset sebagai laba kotor. 

Padahal, omset hanya menggambarkan jumlah total penjualan tanpa memperhitungkan biaya produksi. Laba kotor, sebaliknya, menggambarkan keuntungan setelah dikurangi biaya langsung produksi.

Singkatnya, omzet atau omset adalah total pendapatan dari penjualan barang atau jasa sebelum dikurangi biaya apapun. Umumnya digunakan untuk mengukur total volume penjualan atau pendapatan. Omset dapat dimanfaatkan untuk menilai seberapa besar skala operasi atau aktivitas penjualan perusahaan.

Sedangkan, laba kotor adalah pendapatan setelah dikurangi biaya langsung produksi (HPP). Perhitungan laba kotor digunakan untuk mengukur keuntungan dari aktivitas penjualan setelah mengurangi biaya produksi langsung. Selain itu juga untuk menilai efisiensi produksi dan profitabilitas dasar dari aktivitas penjualan.

Baca Juga: Rumus Persediaan Akhir dengan 3 Metode Perhitungan Berbeda

Bagaimana Cara Mencari Laba Kotor?

Mengetahui cara mencari laba kotor sangat penting bagi pebisnis. Ini adalah dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat, penetapan harga yang kompetitif, dan perencanaan strategis. Dengan memahami dan menganalisis laba kotor, kamu sebagai pebisnis dapat mengelola perusahaan dengan lebih efektif, mengidentifikasi peluang dan tantangan, serta memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dalam cara mencari laba kotor, langkah-langkah berikut ini perlu kamu lakukan: 

  • Jumlahkan semua uang yang diterima dari penjualan produk atau jasa. Termasuk semua penjualan selama periode waktu yang ditentukan.

  • Jumlahkan semua biaya langsung yang dikeluarkan untuk memproduksi barang atau jasa. Biaya langsung ini bisa mencakup bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.

  • Kurangi jumlah HPP dari pendapatan total untuk mendapatkan laba kotor.

Sebagai contoh, jika perusahaan memiliki pendapatan sebesar Rp5.000.000 dan HPP sebesar Rp3.000.000, jumlah laba kotor adalah:

Laba Kotor = Rp5.000.000 − Rp3.000.000 = Rp2.000.000

Baca Juga: Rumus Laba dan Cara Menghitung Laba yang Benar dalam Bisnis

Pentingnya Analisis Laba Kotor

Analisis laba kotor adalah proses evaluasi laba kotor untuk memahami kesehatan finansial perusahaan dan efisiensi produksinya. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dalam analisis laba kotor:

1. Margin Laba Kotor

Margin laba kotor adalah rasio laba kotor terhadap pendapatan total, dinyatakan dalam persentase. Rumus yang digunakan untuk menghitungnya adalah:

Margin Laba Kotor = Laba Kotor/Pendapatan x 100 %

2. Tren Laba Kotor

Melihat tren laba kotor dari waktu ke waktu membantu dalam mengidentifikasi pola-pola tertentu. Apakah laba kotor meningkat, menurun, atau stabil? Tren analisis laba kotor ini bisa memberikan petunjuk tentang bagaimana perusahaan mengelola biaya produksinya dan efisiensi operasionalnya.

3. Komparasi Industri

Membandingkan margin laba kotor dengan perusahaan lain di industri yang sama bisa memberikan informasi penting tentang posisi kompetitif perusahaan. Jika margin laba kotor perusahaan lebih tinggi dari rata-rata industri, artinya menunjukkan efisiensi produksi yang baik.

Analisis laba kotor memiliki berbagai manfaat yang signifikan bagi perusahaan. Manfaat analisis laba kotor tersebut antara lain:

1. Mengukur Efisiensi Produksi

Laba kotor adalah perhitungan yang memberikan gambaran tentang seberapa efisien perusahaan dalam mengelola biaya produksi atau biaya langsung. Intinya adalah biaya-biaya yang terkait dengan pembuatan produk atau penyediaan jasa. 

Dengan mengetahui laba kotor, perusahaan dapat menilai apakah mereka mengendalikan biaya produksi dengan baik. Jika laba kotor tinggi, ini menunjukkan bahwa perusahaan berhasil mengendalikan biaya produksi atau mendapatkan harga jual yang baik.

2. Penentuan Harga Jual

Manfaat analisis laba kotor yang berikutnya adalah berguna untuk menentukan harga jual produk atau jasa. Perusahaan harus memastikan bahwa harga jual mencakup semua biaya produksi dan memberikan margin yang cukup untuk menutupi biaya operasional dan menghasilkan keuntungan. Analisis laba kotor membantu dalam menetapkan harga yang kompetitif namun tetap menguntungkan.

3. Mengidentifikasi Profitabilitas Produk

Dengan menganalisis laba kotor, perusahaan dapat menentukan produk atau jasa mana yang paling menguntungkan. Produk dengan laba kotor yang tinggi lebih menguntungkan dan mungkin layak untuk diprioritaskan dalam hal produksi dan pemasaran. Sebaliknya, produk dengan laba kotor yang rendah memerlukan evaluasi ulang apakah perlu perbaikan atau dihentikan produksinya.

4. Pengambilan Keputusan Strategis

Analisis laba kotor merupakan dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan strategis dalam bisnis. Pebisnis dapat menggunakan informasi ini untuk membuat keputusan tentang pengembangan produk baru, investasi dalam lini produksi, atau strategi pemasaran. Dengan mengetahui margin laba kotor, perusahaan dapat merencanakan ekspansi atau penghematan dengan lebih percaya diri.

5. Pemantauan Kesehatan Finansial

Laba kotor adalah indikator penting dari kesehatan finansial perusahaan. Penurunan laba kotor dari waktu ke waktu bisa menjadi tanda bahwa ada masalah dalam proses produksi atau bahwa biaya produksi meningkat tanpa peningkatan yang sebanding dalam pendapatan. 

6. Evaluasi Kinerja Operasional

Manajemen dapat menggunakan laba kotor sebagai salah satu metrik untuk mengevaluasi kinerja operasional perusahaan. Jika laba kotor meningkat, menunjukkan bahwa langkah-langkah efisiensi yang telah diterapkan berhasil. Sebaliknya, jika laba kotor menurun, bisa menjadi tanda bahwa perlu ada peninjauan ulang terhadap proses produksi atau strategi penetapan harga.

7. Dasar untuk Laporan Keuangan

Laba kotor merupakan komponen penting dalam laporan laba rugi (income statement), yang merupakan salah satu dari tiga laporan keuangan utama. Laba kotor dalam laporan keuangan memberikan gambaran tentang kinerja keuangan perusahaan selama periode tertentu. Laba kotor yang sehat merupakan indikasi bahwa perusahaan berada pada jalur yang tepat untuk mencapai laba bersih.

8. Memperoleh Kepercayaan Investor dan Kreditur

Investor dan kreditur cenderung melihat laba kotor sebagai indikator kinerja operasional perusahaan. Laba kotor yang kuat dapat meningkatkan kepercayaan investor dan kreditur, memudahkan bisnismu untuk mendapatkan modal tambahan. Perusahaan yang mampu menunjukkan laba kotor yang stabil atau meningkat memiliki daya tarik yang lebih besar bagi investor dan pemberi pinjaman.

Aplikasi Kasir Online majoo

Kesimpulan

Laba kotor adalah komponen penting dalam analisis keuangan yang memberikan informasi tentang efisiensi produksi dan profitabilitas perusahaan. Dengan memahami dan menganalisis laba kotor, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan efisiensi, menilai profitabilitas produk, dan membuat keputusan strategis yang lebih baik. 

Selain itu, analisis laba kotor juga membantu perusahaan dalam mengidentifikasi dan menangani masalah keuangan sebelum berdampak lebih jauh. Dengan demikian, memahami dan menggunakan analisis laba kotor secara efektif dapat menjadi alat yang sangat berharga bagi setiap perusahaan yang ingin mencapai kesuksesan jangka panjang.

Dalam era yang semakin canggih, penggunaan teknologi menjadi semakin penting dalam pengelolaan bisnis. Salah satu alat teknologi yang sangat berguna adalah aplikasi kasir. Aplikasi kasir online majoo tidak hanya memproses transaksi penjualan tetapi juga menyimpan data secara akurat dan real-time, yang sangat bermanfaat untuk analisis laba kotor. 

Aplikasi kasir dapat otomatis menghitung omset dan biaya langsung yang terkait dengan penjualan, sehingga memudahkan perhitungan laba kotor secara cepat dan akurat. Pebisnis yang mampu mengelola laba kotor dengan baik melalui teknologi akan lebih siap menghadapi tantangan pasar dan mencapai kesuksesan jangka panjang. Jadi, pastikan bisnismu sudah pakai Aplikasi POS majoo!

Sumber: https://kledo.com/blog/rumus-laba-kotor/

Dapatkan Inspirasi Terbaru dari majoo

Subscribe untuk dapatkan berita, artikel, dan inspirasi bisnis di email kamu

Footer support

Pustaka majoo

Isi Form dibawah ini untuk download pustaka

format: 62xxxxxxxx
Batal
Icon close

Temukan Paket Paling Tepat untuk Bisnismu

Isi form berikut untuk membantu kami tentukan paket paling sesuai dengan jenis dan skala bisnismu.
solusi bisnis form

+62
Selamat datang di majoo 👋 Hubungi konsultan kami untuk pertanyaan dan info penawaran menarik
whatsapp logo