Whatsapp
Chat 24 jam Hubungi Kami

Table of Content

    Apa itu Leadership: Jenis-jenis dan Contoh Leadership

    Leadership adalah hal yang penting sebagai kunci keberhasilan tim

    Kata 'Leadership' mungkin sering kamu temukan dalam sebuah manajemen perusahaan atau organisasi. Saat mendengar kata ini, yang terbayang mungkin adalah seorang sosok pemimpin yang mampu memberikan arahan dan panduan bagi orang-orang di sekitarnya. 

    Leadership disebut sebagai salah satu faktor penting dalam jalannya perusahaan karena merupakan kunci keberhasilan bagi sebuah tim untuk meraih kesuksesan. 

    Apakah benar hanya sampai di situ definisi dari leadership? Kenyataannya, banyak orang yang sering menyebut kata ini tanpa benar-benar memahami apa itu leadership dan maknanya. 

    Pengertian Leadership

    Jika mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), secara harfiah arti dari kata leadership adalah kepemimpinan. Pengertian leadership secara umum adalah keterampilan atau suatu fungsi manajemen untuk mempengaruhi, memotivasi, atau mengarahkan orang lain untuk melakukan hal-hal demi mencapai tujuan tertentu.

    Bisa juga didefinisikan leadership adalah gaya memimpin seseorang. Masing-masing orang pastinya memiliki gaya memimpin sendiri yang tidak sama antara satu dengan lainnya. Semuanya tergantung pada karakter diri. Masing-masing orang juga belum tentu mampu menjadi seorang pemimpin yang memiliki sikap kepemimpinan yang baik. 

    Dalam sebuah bisnis atau perusahaan, peran sikap kepemimpinan penting untuk mengarahkan dan melakukan koordinasi kepada semua orang yang terlibat dalam bisnis agar tujuan bisnis bisa segera tercapai. 

    Sebagian orang mungkin masih mengalami kebingungan memaknai apa itu leadership dan leader. Tidak sedikit yang menganggap dua hal ini adalah hal yang sama. Kenyataannya, ada perbedaan mendasar di antara keduanya. 

    Bila arti leadership adalah sikap kepemimpinan, leader adalah pemimpin. Dengan kata lain bisa diartikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan, kekuatan, dan keterampilan untuk memimpin serta mengarahkan orang lain untuk bersama-sama meraih tujuan dalam bisnis. 

    Seseorang yang memiliki leadership yang baik secara otomatis merupakan seorang leadership. Namun, tidak semua leader adalah orang yang mampu menunjukkan sikap leadership yang bisa diteladani. 

    Jenis-jenis Leadership

    Dalam menjalankan perusahaan atau bisnis, ada jenis-jenis leadership yang secara umum sering diadaptasi, antara lain:

    Essential Leadership

    Jenis leadership yang satu ini memperlihatkan sikap seorang pemimpin yang memiliki mental dan pola pikir kepemimpinan yang tepat. Selain itu, juga mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang mampu memotivasi anggota tim lainnya untuk memberikan kinerja terbaik yang mereka punya.

    Exponential Leadership

    Exponential leadership adalah suatu sikap yang dimiliki oleh seorang pemimpin yang mampu memberdayakan anggota timnya untuk membantu perkembangan bisnis yang lebih sukses di masa depan.

    Business Leadership 

    Sikap yang satu ini memperlihatkan kemampuan seorang pemimpin dalam berpikir secara strategis, dan juga mampu melakukan kontrol atas jalannya proses eksekusi dalam bisnis. Tujuannya adalah agar bisa meningkatkan keuntungan usaha baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

    Organizational Leadership

    Jenis leadership yang ini menunjukkan sikap seorang pemimpin yang mampu mengelola dan merancang kembali timnya apabila diperlukan untuk meningkatkan akselerasi dalam pencapaian tujuan bisnis.

    Team Leadership

    Team leadership termasuk dalam jenis-jenis leadership yang ditunjukkan oleh seorang pemimpin dalam mengatasi berbagai tantangan dan halangan yang mungkin datang dalam proses meraih target bisnis. Tantangan ini bukan hanya yang datang dari luar, melainkan juga yang datang dari sisi intern anggota tim, seperti permasalahan pribadi, emosi, strategi pribadi, dan sejenisnya. 

    Selain itu, terdapat juga berbagai gaya leadership yang sering ditemui dalam operasional suatu bisnis atau perusahaan, yaitu:

    Demokratis

    Dalam gaya leadership ini, umumnya pemimpin akan memutuskan segala sesuatu dengan tetap mempertimbangkan seluruh pendapat dari semua anggota tim.

    Autokratis

    Gaya leadership autokratis dilakukan dengan memutuskan segala sesuatu tanpa meminta atau mempertimbangkan pendapat dari anggota tim lainnya.

    Transformational

    Dalam gaya leadership transformational, seorang pemimpin biasanya ingin untuk melakukan perubahan dengan cara membalikkan keadaan untuk meraih keuntungan yang lebih banyak. 

    Transaksional

    Gaya leadership seperti ini maksudnya adalah pemimpin akan lebih mengutamakan kinerja tim dengan melakukan tugas sesuai dengan job desk masing-masing dan tidak ingin melakukan perubahan atas kondisi yang sudah stabil.

    Baca Juga: Inilah 4 Manfaat Pengembangan Karyawan Bagi Bisnis

    Ada beberapa contoh leadership yang bisa kamu jadikan sebagai referensi

    Contoh Leadership

    Banyak orang yang salah memaknai sikap leadership adalah suatu sikap yang memiliki kemampuan untuk menyuruh, memberikan perintah, menetapkan larangan kepada anggota timnya saja. Padahal, bukan seperti itu sikap leadership yang diinginkan dari seorang pemimpin.

    Berikut adalah beberapa contoh leadership yang mungkin bisa kamu terapkan agar dinilai mampu menjadi seorang pemimpin yang baik. 

    • Mampu menanamkan rasa percaya diri yang kuat pada anggota tim atau bawahan
    • Pandai memberikan arahan pada anggota tim untuk memiliki visi dan misi yang lebih maju
    • Menjadi pribadi yang optimis baik dalam sikap maupun perkataan
    • Mampu dan mau berdiri paling depan saat ada masalah yang datang
    • Selalu ada saat dibutuhkan oleh anggota tim dan bawahan
    • Mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan kepentingan pribadi
    • Bersedia untuk ikut turun ke lapangan kerja dan bukan hanya duduk di belakang meja
    • Bisa membantu anggota tim dan bawahan untuk mengembangkan potensi dirinya masing-masing
    • Memperlakukan orang lain dengan penuh rasa hormat 
    • Bersedia meluangkan waktu untuk meninjau dan melakukan kontrol atas kinerja anggota tim
    • Membuka peluang komunikasi dan interaksi antar sesama anggota tim lainnya

    Sebenarnya masih ada banyak contoh leadership dengan sikap baik lainnya, kamu bisa menemukannya sendiri dengan mengembangkan dari contoh-contoh di atas. 

    Baca Juga: Kepanjangan CEO adalah: Apakah Perbedaan CEO dan Direktur?

    Tips Jadi Leadership

    Jika kamu sedang berada dalam posisi memimpin sebuah bisnis atau memegang kontrol kepemimpinan dalam perusahaan, kamu bisa dikatakan sudah memiliki sikap leadership yang baik bila sudah memenuhi beberapa hal seperti contoh leadership di atas. 

    Pada dasarnya, semua orang bisa memiliki sikap leadership jika mau melatih diri. Ada beberapa tips jadi leadership di bawah ini yang bisa kamu jadikan sebagai bahan referensi untuk mulai melatih diri sebagai seorang leader yang memiliki integritas leadership tinggi. 

    Memiliki Sikap Proaktif

    Sikap proaktif dibutuhkan dalam mengidentifikasi masalah dan menemukan jalan keluar atau solusi atas masalah tersebut. Tidak semua orang yang kuat secara fisik, bisa menjadi kuat secara mental dan pikiran juga saat bertemu dengan masalah. Apalagi bila masalah tersebut bukan hanya melibatkan dirinya, melainkan anggota tim lainnya. 

    Menumbuhkan sikap seperti ini sebenarnya bisa dilatih secara bertahap jika kamu memang mau untuk memiliki leadership yang baik. Jadi, jangan pernah ragu untuk terus belajar dan melatih diri.

    Bertanggung jawab

    Untuk lari dan kabur dari tanggung jawab adalah hal yang mudah untuk dilakukan bagi siapapun. Namun, untuk terus ada dan berani mempertanggung jawabkan apa yang sudah menjadi kewajibannya adalah sikap leadership yang sangat dihormati. 

    Tanggung jawab di sini bisa dalam bentuk banyak hal, seperti bertanggung jawab atas jalannya rencana bisnis, menghadapi masalah, sampai yang berhubungan dengan kesejahteraan anggota tim dan bawahan.

    Memiliki Visi yang Baik

    Apa jadinya bila menjalankan sebuah bisnis tanpa memiliki visi? Bahkan untuk menjadi seorang pribadi yang berpikiran maju dan sukses pun, memiliki visi adalah sebuah hal yang penting. 

    Untuk memiliki atau menetapkan sebuah visi adalah dengan cara mempertanyakan cita-cita atau impian apa yang ingin kamu capai dalam beberapa waktu ke depan. Tidak sampai di situ, visi ini perlu kamu beritahukan kepada beberapa orang yang terlibat agar bisa muncul rasa tanggung jawab bersama dan tidak ada kesalahpahaman nantinya. 

    Bersedia Memberi Contoh

    Satu hal ini adalah yang paling sering dipertanyakan mengenai leadership, sekaligus menjadi hal yang utama dalam tips jadi leadership. Tidak semua leader adalah orang yang mau atau bersedia memberikan contoh langsung kepada anggota timnya. 

    Memberi contoh ini bisa sangat banyak bentuknya, mulai dari dengan turun langsung ke lokasi kerja untuk memberikan contoh melakukan pekerjaan dengan baik, memberikan contoh bagaimana mengembangkan potensi diri, sampai memberi contoh untuk selalu bersikap dan bercakap yang positif. 

    Baca Juga: Memperbaiki Leadership Dengan Penetapan Tujuan Lebih Baik

    Perbedaan Leadership, Bos, dan Management

    Pada kenyataannya, memang masih ada sebagian orang yang belum bisa mengerti dan memahami perbedaan leadership, bos, dan management. Walaupun ketiganya memiliki keterkaitan, namun pada dasarnya definisi dan maknanya berbeda antara satu sama lain.

    Antara leadership atau kepemimpinan dengan management atau manajemen memang sama-sama merupakan hal penting dalam operasional bisnis atau perusahaan. Namun, maknanya berbeda. 

    John P. Kotter, dalam tulisannya yang berjudul “What Leaders Really Do” di Harvard Business Review pada Desember 2001, menjelaskan bahwa ada 3 hal utama yang menjadi perbedaan dalam dua hal tersebut. 

    • Pertama, management berhubungan dengan perencanaan dan anggaran, sementara leadership terkait dengan mengarahkan atau memberikan arahan.
    • Kedua, management memiliki keterkaitan dengan staffing dan pengorganisasian dalam bisnis atau perusahaan, sedangkan leadership adalah sesuatu yang berhubungan menyelaraskan orang. 
    • Ketiga, management hadir dengan kontrol dan pemecahan masalah, sementara leadership lebih fokus untuk memberikan motivasi atau inspirasi. 

    Sementara, yang dimaksud dengan bos adalah sesuatu yang mengacu pada posisi atas atau kekuasaan. Istilah bos sering digunakan untuk menyebut seseorang yang memiliki kontrol atas orang-orang yang posisinya berada di bawahnya. 

    Bos juga identik dengan fokusnya kepada keuntungan atau hasil yang bisa didapatkan oleh bisnis atau perusahaan. Bos tidak memfokuskan dirinya pada perkembangan potensi atau kinerja bawahannya seperti yang ada pada sikap leadership, namun juga tidak memberikan perhatian lebih pada perencanaan, anggaran, dan pengorganisasian seperti pada management

    Dari sini sudah bisa terlihat dengan jelas perbedaan leadership, bos, dan management. Setelah ini, semoga kamu tidak salah lagi dalam mengartikan dan memaknainya ya. 

    Penutup

    Dari keseluruhan pembahasan mengenai apa itu leadership tadi, semestinya kamu bisa mengambil kesimpulan bahwa sebenarnya untuk menjadi seorang leader adalah suatu hal yang susah-susah gampang. Tidak semua leader bisa memiliki sikap dan perilaku leadership yang baik dan bisa dijadikan sebagai teladan oleh anggota tim atau bawahannya. 

    Leadership adalah hal yang penting dalam jalannya suatu bisnis atau perusahaan karena dari sikap tersebut bisa menentukan strategi bisnis yang bukan hanya baik bagi keberlangsungan bisnis, namun juga bagi kesejahteraan bawahan. Selain itu, leadership yang berorientasi pada solusi akan membantu kamu untuk lebih mudah dalam menjalankan dan mengelola bisnis.

    Bila dilihat-lihat, leadership tidak jauh berbeda dengan majoo yang juga memiliki orientasi pada solusi membantu para pelaku bisnis agar lebih mudah mengelola bisnisnya, ya? Satu leader dengan sikap leadership yang baik mampu menjadikan bisnis lebih sukses, satu aplikasi majoo dengan fitur yang lengkap mampu membantu kamu melakukan semua hal yang terkait dengan pengelolaan bisnis. Kamu sudah berlangganan majoo? 

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    11+ Faktor Keberhasilan Wirausaha yang Wajib Dimiliki!
    Faktor keberhasilan wirausaha tidak terbatas pada modal uang saja, sehingga dibutuhkan adaptasi, inovasi, dan sikap wirausaha untuk mengembangkan usaha.
    Valuasi adalah: Pengertian dan Cara Menghitungnya
    Valuasi adalah perhitungan nilai sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Besar maupun kecil, valuasi menjadi hal yang sangat penting.
    Fair Value adalah: Tujuan dan Cara Menghitung
    Nilai Wajar atau Fair Value adalah alat yang sangat berguna untuk membantu pengguna memahami keuangan perusahaan, terutama situasi keuangan saat ini.
    Daftar UMKM Online: Syarat dan Manfaatnya
    Daftar UMKM online bisa dilakukan dengan praktis. Manfaatnya antara lain agar mudah mengembangkan usaha dan untuk mendapatkan bantuan dana dari pemerintah.