Table of Content

    • Solusi
    • Fitur
    • Merchandise Adalah: Jenis, Contoh, dan Profesi Merchandiser

    Merchandise Adalah: Jenis, Contoh, dan Profesi Merchandiser

    Totebag menjadi salah satu contoh merchandise yang umum digunakan 

    Merchandise adalah salah satu media populer yang digunakan untuk mendukung aktivitas promosi. Selain membantu meningkatkan brand awareness, merchandise juga bisa menjadi sumber pendapatan tersendiri jika dijual kepada konsumen. Saat ini, semakin banyak jenis-jenis merchandise dan contoh merchandise yang dapat ditemukan di pasaran. Biasanya, merchandise menghiasi berbagai lokasi jual beli yang ramai pengunjung, seperti pasar, supermarket, mall, dsb.

    Selain mendukung aktivitas promosi, merchandise biasanya juga umum digunakan sebagai media untuk memperkenalkan brand baru kepada masyarakat. Oleh sebab itu, merchandise adalah salah satu elemen pemasaran yang bisa menjadi pilihan dalam era digital marketing seperti saat ini. Lantas, bagaimana dengan pekerjaan merchandise atau lebih tepatnya merchandiser?

    Simak penjelasan lengkap mengenai merchandise adalah, jenis-jenis merchandise, contoh merchandise, dan pekerjaan merchandise atau lebih tepatnya merchandiser di bawah ini.

    Merchandise Adalah…

    Secara umum, pengertian merchandise adalah media yang digunakan oleh pelaku usaha untuk melakukan promosi terhadap produk yang mereka tawarkan. Tidak hanya satu, ada banyak sekali jenis-jenis merchandise yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Di dalam merchandise, terdapat berbagai elemen brand, seperti representasi warna, logo, gambar maskot, tagline, alamat web, dsb.

    Di sisi lain, merchandise yang dipilih harus mampu membuat calon konsumen atau konsumen mengenal dan mengingat brand milikmu dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, berbeda dengan media promosi lainnya, merchandise umumnya berupa daily product yang dapat digunakan sehari-hari. Semakin sering seseorang menggunakan merchandise yang diberikan, secara otomatis mereka akan mengingat brand yang kamu miliki.

    Baca juga: Hashtag: Apa Itu Hashtag, Fungsi, dan Cara Menggunakannya

    Fungsi Merchandise

    Dalam dunia pemasaran, merchandise berperan penting untuk memperkenalkan dan membentuk brand image kepada masyarakat. Hal tersebut tentu menjadi bentuk komunikasi sekaligus salah satu strategi pemasaran yang dapat diterapkan dalam berbagai media. Dengan demikian, fungsi merchandise adalah sebagai berikut:

    • Memperkenalkan produk
    • Branding
    • Memperluas jaringan
    • Meningkatkan penjualan
    • Menarik minat pengunjung dalam suatu event
    • Media promosi
    • Cenderamata

    Representasi warna brand dapat dituangkan dalam produk merchandise yang menjadi pilihan

    Jenis-jenis Merchandise dan Contoh Merchandise

    Saat ini terdapat jenis-jenis merchandise dan contoh merchandise yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Secara garis besar, jenis-jenis merchandise adalah sebagai berikut:

    • Merchandise daily product

      Salah satu jenis-jenis merchandise yang sering dipilih oleh brand adalah daily product alias produk yang dapat digunakan sehari-hari. Contoh merchandise dari jenis merchandise ini adalah gelas, mug, pulpen, notebook, tote bag, jam dinding, dsb.

    • Merchandise produk fashion

      Jenis-jenis merchandise selanjutnya yang sering menjadi pilihan para pemilik brand adalah produk fashion. Contoh merchandise dari jenis merchandise ini adalah kaos, jaket, topi, masker, celemek, dsb. Biasanya, jika brand milikmu bergerak di bidang fashion, jenis merchandise ini akan menjadi pilihan.

    • Merchandise produk unik

      Jenis-jenis merchandise berikutnya yang juga menjadi pilihan para pemilik brand adalah produk unik. Contoh merchandise dari jenis merchandise ini adalah lightstick, stiker, dsb. Umumnya, jenis merchandise ini dipilih oleh atau boyband atau girlband dan film yang akan melakukan promosi agar para penggemarnya merasa lebih dekat dengan sang idola.

    Baca juga: Influencer: Jenis, Tugas, dan Pengaruhnya Terhadap Bisnis

    Pekerjaan Merchandiser

    Saat sedang mengantri di kasir, pernahkah kamu secara impulsif ingin membeli permen yang dipajang di area kasir tersebut? Jika demikian, dapat dikatakan bahwa merchandiser yang bertugas berhasil menjalankan strateginya dengan baik. Umumnya, seorang merchandiser bekerja di industri retail dan berperan untuk memastikan bahwa setiap produk berada di tempat yang strategis dan tepat. Pekerjaan merchandise atau lebih tepat disebut dengan merchandiser memiliki beberapa tanggung jawab tersendiri. Akan tetapi, pengertian dan tanggung jawab merchandiser di suatu tempat bisa saja berbeda dengan tempat lainnya.

    Dikutip dari The Balance Small Business, merchandiser adalah seseorang yang bertugas menciptakan lingkungan yang menarik secara visual untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dalam berbelanja. Sementara itu, dikutip dari Repsly, merchandiser adalah seseorang yang bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi pada suatu produk, mulai dari produk tersebut dikirim ke toko sampai pembeli mengambilnya dari rak pajangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa merchandiser adalah seseorang yang mengatur tata letak produk di toko agar menarik untuk dibeli oleh pelanggan. Selain itu, pelanggan juga dapat dengan mudah menemukan berbagai produk unggulan.

    Di sisi lain, seorang merchandiser juga harus memastikan produk selalu tiba tepat waktu. Dalam bekerja, seorang merchandiser akan bekerja sama dengan tim purchasing atau sales untuk memperkirakan, merencanakan, dan mengawasi stok barang. Biasanya, seorang merchandiser bekerja di sebuah toko retail atau supermarket dan menjadi bagian dari tim sales. Tanggung jawab seorang merchandiser diulas lebih detail sebagai berikut:

    1. Memeriksa produk yang akan dipajang

    Sebelum produk dipajang di sebuah toko, kios, atau supermarket, seorang merchandiser harus memeriksa produk-produk tersebut sebelum dipajang. Hal-hal yang diperiksa antara lain adalah harga, tanggal kedaluwarsa, kondisi kemasan, dan kondisi produk. Sebelum dipajang dan diambil oleh konsumen, merchandiser harus memastikan bahwa produk tersebut layak untuk dijual.

    2. Mengatur tata letak penjualan

    Salah satu tanggung jawab utama seorang merchandiser adalah mengatur tata letak penjualan. Biasanya, sebuah toko memiliki floor plan atau layout tersendiri. Berdasarkan data yang diperoleh dari floor plan tersebut, merchandiser dapat menentukan lokasi yang cocok untuk setiap produk yang dijual. Selain itu, merchandiser juga bertanggung jawab agar produk tersebut mudah ditemukan oleh pelanggan. Bahkan, ada beberapa trik yang biasa dilakukan, seperti menaruh produk-produk kecil di bagian kasir agar dapat dilihat pelanggan saat mengantre.

    3. Memeriksa stok produk

    Setelah memeriksa produk yang akan dipajang dan mengatur tata letaknya,  seorang merchandiser juga harus memeriksa stok produk secara berkala. Merchandiser bisa melihat dan menentukan produk mana yang memerlukan stok lebih banyak dan produk mana yang harus dikurangi. Hal ini tentu diperlukan agar tidak tidak terjadi kehabisan stok atau penumpukan stok di suatu toko, kios, atau supermarket.

    4. Menganalisis tren market terhadap produk

    Tanggung jawab seorang merchandiser berikutnya adalah melakukan analisis tren market terhadap produk-produk yang dijual. Dengan kata lain, merchandiser harus mencari tahu produk apa yang sedang banyak dicari dan dibeli oleh pelanggan. Dengan mengetahui hal tersebut, merchandiser dapat menentukan produk mana yang perlu mendapat perhatian lebih untuk ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau pelanggan.

    5. Menjalankan strategi promosi

    Tanggung jawab seorang merchandiser yang terakhir adalah menjalankan strategi promosi yang sudah dirancang oleh tim sales atau tim lain yang bekerja sama dengannya. Promosi yang dimaksud, seperti diskon 50%, beli 1 gratis 1, cashback, undian berhadiah, dsb.

    Dengan demikian seorang merchandiser juga membutuhkan beberapa skill berikut ini untuk menunjang pekerjaannya:

    • Memahami display produk
    • Memiliki ketelitian yang tinggi
    • Memiliki kreativitas yang tinggi
    • Memiliki kemampuan analisis data dan tren
    • Dapat berkomunikasi dengan berbagai pihak

    Baca juga: 5 Perbedaan Sales dan Marketing yang Pebisnis Harus Tahu!

    Penutup

    Demikianlah penjelasan tentang merchandise adalah, jenis-jenis merchandise, contoh merchandise, dan pekerjaan merchandise atau lebih tepatnya merchandiser. Dapat disimpulkan bahwa merchandise adalah salah satu media populer digunakan untuk mendukung aktivitas promosi, memperkenalkan dan meningkatkan brand awareness, serta menjadi sumber pendapatan tersendiri jika dijual kepada konsumen. Saat ini, semakin banyak jenis-jenis merchandise dan contoh merchandise yang dapat ditemukan di pasaran.

    Sementara itu, pekerjaan merchandise atau lebih tepatnya merchandiser sangat dibutuhkan dan memiliki tanggung jawab tersendiri, mulai dari memeriksa produk yang akan dipajang, hingga menjalankan strategi promosi. Selain penjelasan tentang merchandise, berbagai informasi mengenai pemasaran, bisnis, dan ekonomi secara umum juga dapat kamu temukan di sini. Saatnya perkaya pengetahuanmu agar menjadi pebisnis andal!

    Selain itu, jangan ragu memilih majoo untuk menemani perjalanan bisnismu. Manfaatkan berbagai fitur praktis dan menarik yang dapat disesuaikan dengan segala kebutuhan. Tunggu apa lagi? Yuk, berlangganan sekarang!

    Upcoming Event

    Ikuti event-event yang sangat bermanfaat buat kamu.

    Lihat semua event

    Download Majalah

    Cover majalah wirausaha Indonesia
    Lihat semua edisi

    Download Ebook

    Cover Ebook
    Lihat semua edisi

    Related Article

    18 Contoh Surat Lamaran Kerja dan Jenis nya 2022 Terbaru
    Mengambil inspirasi dari contoh surat lamaran kerja dapat dilakukan untuk memastikan kemungkinan diterima kerja lebih tinggi. Namun, perhatikan jenisnya!
    Freelancer adalah: Contoh dan Tips Menggeluti Profesi Ini
    Dunia Internet mendorong manusia untuk selalu beradaptasi. Saat ini banyak orang mencari cara menjadi freelancer. Freelancer adalah tenaga kerja lepas yang bekerja secara mandiri.
    Beragam Jenis Laporan Keuangan untuk Bisnismu
    Selain laporan keuangan laba rugi, apa saja jenis laporan keuangan yang kamu ketahui? Apakah kamu tahu pengertian laporan keuangan?
    Peran Penting Strategi Customer Relationship dalam Bisnis
    Customer relationship adalah strategi untuk menjaga hubungan baik antara pihak pemilik bisnis dan konsumen. Hal ini penting bagi perkembangan bisnis.